Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peran Guru PAI Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Toleransi Berbasis Islam di Madrasah Ibtidaiyah Daerah Minoritas Pohan, Nurbiah; Robiah, Robiah; Habib, Muhammad
Bunayya: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol 4 No 2 (2023): Juni (2023)
Publisher : Prodi PGMI STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61082/bunayya.v4i2.459

Abstract

This study aims to describe and analyze the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in instilling Islamic-based tolerance values ​​in Elementary Madrasahs located in areas with a non-Muslim majority, precisely in MIS Muhammadiyah Gunungsitoli, Nias. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method. Data were collected through observation, in-depth interviews with teachers, madrasah principals, and students, as well as documentation studies. The results of the study indicate that PAI teachers design learning that systematically integrates tolerance values ​​through lesson plan planning, the use of exemplary stories of the Prophet Muhammad SAW, and student social activities. The implementation process takes place through a dialogical, contextual approach, and the habituation of tolerant attitudes in everyday life. The obstacles faced include the stereotypical views of society towards madrasahs, limited learning resources that discuss diversity, and the diverse family backgrounds of students. These findings indicate that PAI teachers have a strategic role as agents of religious moderation in the educational environment. The novelty of this study lies in the context of the location in a Muslim minority area and the phenomenological approach that explores the teacher's direct experience in instilling tolerance. This research contributes to the development of an inclusive Islamic education model that is responsive to the multicultural realities of Indonesian society.
MENJAGA MARWAH PROFESI PENDIDIK : ETIKA DALAM PRAKTIK MENGAJAR DI ERA SOCIETY 5.0 Robiah, Robiah; Sahara, Indah; Mardiana, Mardiana; Putri, Nurlidia; Asroni, Muhammad
Jurnal Education and Development Vol 13 No 3 (2025): Vol 13 No 3 September 2025
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v13i3.7189

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Society 5.0 menuntut guru tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik, tetapi juga menjaga etika profesi dalam praktik mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran etika profesi dalam menjaga marwah pendidik di tengah tantangan digitalisasi pendidikan. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan teknik pengumpulan data berupa studi literatur, observasi, dan wawancara mendalam terhadap 10 informan yang terdiri dari guru dan praktisi pendidikan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan nilai-nilai etika seperti kejujuran, tanggung jawab, dan keteladanan sangat penting dalam membentuk profesionalisme guru dan budaya positif di lingkungan sekolah. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran etis, kurangnya pembinaan, dan pengaruh tekanan eksternal dari sistem pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan etika profesi secara konsisten berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang bermartabat dan relevan dengan perkembangan zaman. Kontribusi teoritisnya memperkaya kajian etika dalam profesi kependidikan, sementara secara praktis, temuan ini menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembinaan guru berbasis nilai moral dan profesionalisme.
Briket Arang Dari Limbah Bonggol Jagung (Kajian Pengaruh Temperatur Karbonisasi, Rasio Arang Bonggol Jagung Dan Perekat Lem Kayu) Melani, Ani; Ariyanto, Eko; Robiah, Robiah; Ajie Tentara, Muhammad
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i2.388

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi briket arang dengan menganalisis pengaruh temperatur karbonisasi dan rasio perekat lem kayu terhadap sifat fisik dan kimia briket. Mengatasi kesenjangan dalam pemanfaatan limbah biomassa, penelitian ini mengoptimalkan temperatur karbonisasi (200°C hingga 400°C) dan rasio perekat (1:1, 1,5:1, dan 2:1) untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan stabilitas struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur karbonisasi 400°C dengan rasio perekat 1:1 menghasilkan briket dengan kadar air terendah (3,9%) dan kadar abu terendah (2,9%), serta nilai kalor tertinggi (6172 cal/g). Temuan ini menunjukkan potensi briket bonggol jagung sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi jenis perekat tambahan dan rentang suhu yang lebih luas guna menyempurnakan proses produksi dan memaksimalkan kinerja bahan bakar.
THE PERSPECTIVE OF CONTEMPORARY FIQH ON GENITAL SURGERY: BETWEEN MEDICAL NECESSITY AND SHARIA NORMS Robiah, Robiah; Sugiarto, Wira; Norwahyudi, Tri; Maharani, Siti; Hakiki, Nurfatin; Maisarah, Alya; Laili, Nurul; Amira, Nur; Julita, Tria; Ramadhani, Dewi Puspa
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 9 No. 4 (2025): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v9i4.3141

Abstract

The increasing phenomenon of genital reassignment surgery in the modern era has sparked debate between medical necessity and Islamic legal principles. In the field of contemporary fiqh, this issue is crucial to study as it relates to preserving the natural disposition (fitrah) created by Allah and ensuring human well-being (maslahah). The aim of this research is to examine contemporary fiqh perspectives on the legal rulings regarding genital reassignment surgery and to distinguish between medically permissible procedures and those prohibited due to personal motives. Using a literature study method and a descriptive approach, this study explores various scholarly sources, including journals, books, and articles, to highlight the importance of contemporary fiqh views on genital surgery. The findings indicate that Islam permits genital surgery when intended for healing or correcting congenital abnormalities (khuntsa) and restoring organ function, but prohibits it when performed solely to change one’s gender identity. Based on the 1980 fatwa issued by the Indonesian Ulema Council (MUI), such procedures do not alter a person’s legal gender status. Therefore, contemporary fiqh emphasizes the importance of maintaining a balance between advancements in medical science and the principles of Sharia in determining the legal status of genital surgery.
Briket Arang Dari Limbah Bonggol Jagung (Kajian Pengaruh Temperatur Karbonisasi, Rasio Arang Bonggol Jagung Dan Perekat Lem Kayu) Melani, Ani; Ariyanto, Eko; Robiah, Robiah; Ajie Tentara, Muhammad
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i2.388

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi potensi pemanfaatan limbah bonggol jagung menjadi briket arang dengan menganalisis pengaruh temperatur karbonisasi dan rasio perekat lem kayu terhadap sifat fisik dan kimia briket. Mengatasi kesenjangan dalam pemanfaatan limbah biomassa, penelitian ini mengoptimalkan temperatur karbonisasi (200°C hingga 400°C) dan rasio perekat (1:1, 1,5:1, dan 2:1) untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan stabilitas struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa temperatur karbonisasi 400°C dengan rasio perekat 1:1 menghasilkan briket dengan kadar air terendah (3,9%) dan kadar abu terendah (2,9%), serta nilai kalor tertinggi (6172 cal/g). Temuan ini menunjukkan potensi briket bonggol jagung sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi jenis perekat tambahan dan rentang suhu yang lebih luas guna menyempurnakan proses produksi dan memaksimalkan kinerja bahan bakar.