Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Tapid Sponge dan Foot Bath terhadap Nyeri Desminorea pada Remaja Putri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Wongsorejo Banyuwangi Fariqoini, Ayyul; Nugroho, Setiyo Adi; Andayani, Sri Astutik
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v5i1.7300

Abstract

Dampak dari dismenorea dapat mengganggu aktivitas remaja dan menyebabkan ketidakhadiran siswi di sekolah, Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan yang dialami wanita saat menstruasi. biasanya dengan rasa kram dan terpusat pada abdomen bagian bawah yang menjalar kepunggung bawah sampai ke paha. Dismenore primer merupakan permasalahan yang banyak menyerang remaja putri. Dampak dari dismenorea dapat mengganggu aktivitas remaja dan menyebabkan ketidakhadiran siswi di sekolah, Dismenorea atau nyeri haid merupakan salah satu keluhan yang dialami wanita saat menstruasi. biasanya dengan rasa kram dan terpusat pada abdomen atau perut bagian bawah yang menjalar kepunggung bawah sampai ke paha Keluhan ini dapat terjadi bervariasi mulai dari yang ringan sampai berat. Setiap wanita pada masa pubertas akan mengalami menstruasi, saat menstruasi mayoritas wanita akan mengalami gangguan menstruasi  diantaranya disminore tujuan melakukan terapi non farmakologis ini yaitu untuk mengurangi disminore dengan cara melakukan terapi tapid sponge dan foot bath dengan cara menganalisis Lebih Efektif manakah antara kedua intevensi tersebut, sedangkan penelitian ini menggunakan uji statistik wilcoxon dan mann whitney dengan menggunakan rancangan pretest dan postest  sebanyak 96 reponden, dengan kelompok intervensi tapid sponge dan kelompok intervensi foot bath, dari hasil analisis menggunakan uji mann whitney Menunjukkan uraian tabel diatas bahwa lebih efektif terapi tapid sponge dibandingkan terapi foot bath pada remaja putri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Bengkak Wongsorejo Banyuwangi, Maka didapatkan  <0,005 yang artinya Ha diterima HO ditolak yang berarti ada pengaruh yang signifikasi terhadap intervensi tapid sponge pada penurunan nyeri desminore primer pada remaja putri di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Wongsorejo    Banyuwangi.
Pengalaman Disfungsi Seksual pada Klien Pria dengan Ulkus Diabetikum Maulida, Haifah; Rahman, Handono Fatkhur; Nugroho, Setyo Adi; Andayani, Sri Astutik; Wahid, Abdul Hamid
Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI) Vol 4, No 3 (2019)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.974 KB) | DOI: 10.32419/jppni.v4i3.187

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Diabetes melitus (DM) menjadi salah satu penyebab organis utama gangguan fungsi seksual pria yang berefek pada kompleksitas gangguan seksual. Tujuan: mengetahui secara mendalam tentang disfungsi seksual pada klien pria dengan ulkus diabetikum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Penelitian ini melibatkan 7 partisipan yang dipilih dengan purposive sampling. Kriteria inklusi pada penelitian ini adalah klien pria ulkus diabetik, usia 30-60 tahun, dan bersedia menjadi partisipan. Analisis data menggunakan pendekatan analisis selektif dan focusing (the selective or highlighting approach). Hasil: enam tema teridentifikasi dalam penelitian ini diantaranya pandangan tentang seksual pada kehidupan pria, perubahan seksual yang dialami, dampak perubahan seksual, perilaku mengatasi masalah akibat perubahan seksual, harapan terhadap kondisi perubahan seksual, dan respons support system. Kesimpulan: Klien pria dengan ulkus diabetikum mengalami disfungsi seksual yang berdampak pada diri dan pasangan. Klien berupaya mencari cara penyelesaian sesuai persepsinya dan mengharapkan dukungan keluarga untuk memperbaiki fungsi seksual mereka. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk perawat sebagai dasar penentuan tindakan preventif yang sesuai agar tidak terjadi komplikasi yang lebih cepat yang akan menimbulkan gangguan/disfungsi seksual. Selain itu dapat juga digunakan untuk penyusunan program pelayanan kesehatan seksual, dengan menyediakan ruang khusus untuk konsultasi seksual, layanan konsultasi paripurna, hotline service, dan home based care untuk menfasilitasi minimnya fasilitas pelayanan seksual.Kata kunci: Diabetes Melitus, ulkus diabetikum, disfungsi seksualThe Experience of Sexual Dysfunction in Male Clients with Diabetes Ulcers ABSTRACTBackground: Diabetes mellitus (DM) is one of the main organic causes of male sexual dysfunction. Objective: This research is to find out about sexual dysfunction in male clients with diabetes ulcers. Methods: This study used a qualitative method using phenomenology and interviews as data collection techniques. There were 7 participants selected with using purposive sampling. The inclusion criteria in this study were male clients with diabetes ulcers, aged between 30-60 years, and agree to participate. Data analysis using selective or focused (the selective or highlighting approach). Results: Six themes identified in this study include sexual perspective in men’s life, experienced sexual changes, effect of the sexual changes, behaviors to overcome the effect of sexual changes, expectation related to the condition of sexual changes, and support system response. Conclusion: male clients with diabetic ulcers experience sexual dysfunction that affects themselves and their partners. Clients try to find solutions to their perceptions and expect family support to improve their sexual function. The results of this study could be used for nurses as a basis for determining appropriate precautions to prevent faster complications that will cause sexual disorders/dysfunction. In addition, it could also be used for the preparation of sexual health service programs, by providing special space for sexual consultation, plenary consultation services, hotline services, and home-based care to facilitate the lack of sexual service facilities.Keywords: Diabetes mellitus, diabetic ulcer, sexual dysfunction
Faktor Resiko Pneumonia Berbasis Transkultural Nursing Andayani, Sri Astutik; Januarta, Shelya; Aini, Siti Nur; Hofalia, Lingga Zelly; Sahida, Milayatus
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: April 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i2.1939

Abstract

Penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama pneumonia, adalah penyebab utama kematian balita. Pada tahun 2015, penyakit ini menyumbang 16% dari seluruh kematian anak di bawah 5 tahun, menyebabkan 920.136 balita meninggal, atau lebih dari 2.500 orang per hari, atau 2 anak balita meninggal setiap menit. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki faktor-faktor yang memengaruhi jumlah kasus pneumonia berbasis transkultural nursing pada balita. Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dilakukan dengan metode analitik observasional yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Semua balita di Rawat di RSUD Waluyo Jati Kraksaan adalah subjek penelitian ini; sebagian kecil dari balita ini memenuhi kriteria inklusi. Alat kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini. Uji statistik Chi-Square untuk analisis bivariat. Hasil penelitian yang dilakukan pada 115 responden menunjukkan bahwa sebagian besar responden yang memiliki status imunisasi lengkap tidak memiliki pneumonia, yaitu 23 responden (50%), dan 31 responden (67,4%) yang mendapatkan ASI eksklusif memiliki kriteria tidak terjadi pneumonia. responden yang menggunakan layanan kesehatan dengan kriteria pneumonia sejumlah 36 (52,2%). Analisis bivariat didapatkan hasil p = 0,000 < 0,05 ada hubungan status imunisasi, status gizi, riwayat pemberian AS EkslusifI, kebiasaan merokok keluarga, kepadatan Hunian, ventilasi rumah dan penggunaan layanan kesehatan terhadap pneumonia.
Pengabdian Pada Masyarakat melalui Edukasi Kesehatan tentang Perawatan Penyakit Diabetes Melitus pada Komunitas Pasien Rawat Jalan di Klinik Azzainiyah Andayani, Sri Astutik; Raufa, Raufa; Haliza, Nur; Susanti, Dwi; Sagita, Putri Dwi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Peduli Masyarakat: Desember 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v5i4.2475

Abstract

Diabetes dapat menyebabkan masalah berbagai organ, dengan ulkus diabetikum akibat neuropati yang paling umum, jadi masyarakat harus dididik tentang perawatan kesehatan kaki dan senam kaki untuk mencegah ulkus diabetikum. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang diabetes melitus dan meningkatkan kemampuan mereka untuk menerima perawatan, termasuk senam kaki diabetik. Metode yang digunakan dalam Kegiatan ini menggabungkan ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktek. Leaflet adalah alat yang digunakan untuk membantu penyampaian materi. Persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi adalah langkah-langkah awal dari kegiatan. Untuk mengetahui seberapa efektif kegiatan ini, apersepsi dilakukan untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Setelah kegiatan selesai, diberikan pertanyaan untuk melakukan evaluasi. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa metode edukasi efektif meningkatkan pengetahuan responden tentang perawatan senam kaki diabetes.
Pemberdayaan Siswa Pemantau Jentik dalam Upaya Penurunan Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)” Andayani, Sri Astutik; Sugianto, Emelya Yuliana; Arifah, Fitri Ani; Karimah, Inayatul; Ruqoyyah, Immatur
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4346

Abstract

Pesantren Nurul jadid dengan jumlah santri kurang lebih sepuluh ribu jiwa yang bermukim tentu memiliki kepadatan penduduk cukup tinggi dan lingkungan yang rawan terhadap penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Dalam beberapa tahun terakhir, pesantren ini mengalami peningkatan kasus DBD di kalangan santri dan staf, yang disebabkan oleh kondisi lingkungan yang mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, kurangnya kesadaran tentang pentingnya pencegahan DBD, dan rendahnya partisipasi dalam upaya pemantauan jentik. Program pengabdian kepada masyarakat ini dirancang untuk mengatasi masalah tersebut melalui pemberdayaan siswa sebagai pemantau jentik dalam upaya penurunan kasus DBD di pesantren. Bentuk pengabdian yang dilakukan meliputi sosialisasi dan edukasi tentang DBD dan pencegahannya, pelatihan praktis bagi siswa tentang cara mengidentifikasi dan memantau jentik nyamuk, pembentukan tim pemantau jentik dari siswa yang telah dilatih, pelaksanaan kegiatan pemantauan rutin di lingkungan pesantren, serta evaluasi dan monitoring secara berkala. Solusi yang ditawarkan melalui program ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri serta staf pesantren tentang DBD dan langkah-langkah pencegahannya, membekali siswa dengan keterampilan praktis untuk melakukan pemantauan jentik, dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman dari ancaman DBD. Kesimpulan dari program pengabdian ini adalah bahwa pemberdayaan siswa sebagai pemantau jentik dapat secara efektif mengurangi tempat perkembangbiakan nyamuk, meningkatkan partisipasi aktif santri dalam upaya pencegahan DBD, dan menurunkan jumlah kasus DBD di lingkungan pesantren. Program ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pesantren, siswa, dan tim PKM dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi seluruh penghuni pesantren
Model Intervensi Stunting (Misting) pada Balita dengan Kejadian Stunting Berbasis Transkultural Nursing Sri Astutik Andayani; Lestari, Yusri Dwi
Jurnal Keperawatan Vol 16 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/keperawatan.v16i2.1561

Abstract

Praktik pola makan dalam keluarga erat kaitannya dengan nilai-nilai budaya dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor demografi, sosial budaya dan praktik pemberian gizi terhadap stunting berbasis transkultural nursing. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita dengan jumlah sampel 155 yang dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan confirmatory factor analysis menggunakan structural equation modeling (SEM) PLS. Hasil Menunjukkan ada pengaruh faktor demografi, sosial budaya dan praktik pemberian gizi terhadap stunting (T>1.96; R Square total bernilai 0,335 atau 33,5%. Hal ini dapat menunjukkan bahwa keragaman variabel stunting (Y2) mampu dijelaskan secara keseluruhan oleh Faktor demografi (X1), Faktor sosial budaya (X2), secara langsung maupun tidak langsung melalui , praktik pemberian gizi (Y1) sebesar 33,5%. Tidak ada hubungan secara langsung faktor demografi dengan kejadian stunting, namun secara tidak langsung mempunyai hubungan dengan praktik pemberian gizi. Ada hubungan sosial budaya dengan kejadian stunting baik secara langsung maupun tidak langsung melalui praktik pemberian gizi.  Petugas kesehatan dan tokoh masyarakat direkomendasikan untuk meningkatkan pendidikan kesehatan  kepada keluarga (orang tua) mengenai pemberian intervensi gizi dalam pencegahan stunting.
Pengalaman Personal Hygiene Pada Santri Putra Dengan Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah Sidomukti Kraksaan Probolinggo Khotimah, Husnul; Andayani, Sri Astutik; Maulidah, Robiyatul
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 9, No 1 (2021): Maternity Nursing
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v9i1.2038

Abstract

Scabies is a skin disease caused by an infestation of the sarcoptes scabie mite, which is transmitted by direct human contact and indirect human contact. The problem of santries  experiencing scabies is related to their poor personal hygiene, because each individual has different characteristics in maintaining personal hygiene. This research is qualitative research, the research subjects are male santries of junior high school and high school darullughah wal karomah sidomukti kraksaan probolinggo. data collection methods used observation, interviews, and documentation. This qualitative research with a phenomenological approach aims to obtain in-depth information about personal hygiene exsperinces of male santries in islamic boarding schools. Five participants were selected based on the research criteria and were saturated. Focusing selective analysis (the selective or high-painting approach) was used in data analysis. four themes identified in this research: 1) personal hygiene experience for santries 2) the environment around the santris 3) the impact of scabies on the santries 4) the handling of the satries in dealing wiht scabies. The results of this research indicate : 1) there is a description of how santries maintain ther personal hygiene properly in islamic boarding school, namely that clothes and toiletries are not used interchangedably 2) there is description of how the santris protect the environmennt around the santries 3)there is an illustration of the impactt that will arise when santris experience scabies. 4) there is a description of how the santris can overcome  scabies in islamic bording schools
Hubungan Self Efficacy dan Self Esteem Dengan Perilaku Berisiko Remaja Andayani, Sri Astutik; Maghfiroh, Nahdia Fiki; Anggraini, Novita Riska
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 9, No 2 (2021): Pandemic
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v9i2.2765

Abstract

This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and self-esteem, with juvenile delinquency. The population of this study were students of Nurul Jadid University with a sample of 120 aged between 19-21 years. The sampling technique used is simple random sampling. The data collection tool in this study was a Likert scale. This study uses statistical analysis of the Spearman rho correlation. The results show that there is a significant relationship between self-efficacy, self-esteem, and juvenile delinquency. There is a correlation between self-efficacy and juvenile delinquency (p=0.000), there is a correlation between self-esteem and juvenile delinquency (p=0.000). The higher the self-efficacy and self-esteem, the juvenile delinquency tends to be low or not at risk.
Penerapan Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan kadar glukosa darah pada klien diabetes mellitus dengan Hiperglikemia di ruangan mawar pink RSUD Sidoarjo Raudatul Jannah; Sri Astutik Andayani; Handono Fathur Rahman
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v2i1.2357

Abstract

  Abstrak Diabetes melitus merupakan sekelompok kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia. Tujuan : Mengetahui gambaran penerapan terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan glukosa darah pada klien diabetes melitus dengan hiperglikemia di Ruang Mawar Pink RSUD Sidoarjo. Metode : metode yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan pendokumentasian pelaksanaan relaksasi otot progresif. Pelaksanaan Relaksasi Otot Progresif dilakukan selama 3 hari berturut turut dengan durasi 10 menit. Hasil : Hasil evaluasi keperawatan berdasarkan catatan perkembangan menunjukkan bahwa, setelah dilakukan terapi relaksasi otot progresif selama 3 kali pertemuan, indikator kriteria hasil tercapai sepenuhnya penurunan sering BAK, sering merasa lapar dan gula darah puasa menurun. Kesimpulan : Berdasarkan hasil evaluasi kasus yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan relaksasi otot progresif menangani ketidakstabilan kadar glukosa darah efektif untuk digunakan karena adanya perubahan kadar glukosa darah sebelum dan sesudah terapi yaitu dari kadar glukosa darah tinggi menjadi turun. 
Analysis of Factors for Increased Blood Pressure in Hypertensive Clients at Panarukan Community Health Center, Situbondo Regency Silvi, Dinia; Andayani, Sri Astutik; Sholehah, Baitus
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 2 (2024): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i2.7552

Abstract

The prevalence of hypertension or blood pressure in Indonesia is quite high. In addition, the consequences it causes a public health problem. Hypertension is a disease whose number continues to increase every year. It is estimated that the number of hypertension sufferers in the world currently reaches 970 million. Data from the World Health Organization (WHO) in 2015 showed that 1.13 billion people in the world have hypertension. Meanwhile, cases of hypertension in Indonesia in 2018 amounted to 31.4%. The average person who experiences or suffers from hypertension is around 30 to 65 years old and over. In addition, there are many factors that cause patients to develop hypertension. Purpose : to find out the factors that cause increased pressure in hypertensive clients. Methods: This study used a cross-sectional design with a population of 401 hypertensive clients at the Panarukan Health Center, Situbondo Regency. The sampling technique used the slovin formula and obtained a sample of 200 people. Data collection was carried out by means of observation, interviews and questionnaires. The data analysis used was bivariate test with Spearman's rank and multivariate test using logistic regression. This research was conducted at the Panarukan Health Center in Situbondo Regency in June – July 2023. Results: Age has an effect on blood pressure in hypertensive clients with a P Value = 0.000, genetics has an effect on blood pressure in hypertensive clients with a P Value = 0.000), Physical activity has an effect on blood pressure in hypertensive clients with P Value = 0.000, and diet affects blood pressure in hypertensive clients with P Value = 0.000). Age is the most dominant factor related to blood pressure in hypertensive clients. Conclusion: there are 4 influential variables and diet is the most dominant factor on blood pressure in hypertensive clients.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abda Abda Abdul Ghoni Abdul Hamid Abdul Hamid Wahid Abdullah Abdullah Abu Hasan Agus Ahmad Zubaidi Amiroh, Heti Hanifati Ananda Nuristigfarin Anggraini, Novita Riska Anis Rosatil Jannah Arifah, Fitri Ani Aulya Septiarini Azizah, Ulfa Naila Baharun, Hasan Binti Istiqomah Chandra Dewi, Novela Eka Daniel Happy Putra Desy, Sry Dewi, Novela Eka Candra Dia Fara Yuningsih Diana Agustina Dwi Susanti Enggar Prasetyo Fadilatus Siriah Fariqoini, Ayyul Fatkhur Rahman , Handono Fatkhur Rahman, Handono Fauzi, Ahmad Kholid Fitri, Melinia Akhirul Haliza, Nur Handono Fathur Rahman Hasim, Ely Heti Hanifati Amiroh Hofalia, Lingga Zelly Humairo, Avita Bulghois Husna, Fatimatul Husnul Khotimah HUSNUL KHOTIMAH Husnul Khotimah Irma Damayanti J.A.H, Maulidiyah Januarta, Shelya Julifianti, Rinda Riyani Kamaruzzaman, Muh. Karimah, Inayatul Karimah, Nisa'ul Karimah, Nisa’ul Kholisotin, Kholisotin Khusnul Khotima Kurnia Dewi , Putri Lailatul Izzah Lestari, Yusri Dwi M. Syafiih Maghfiroh, Nahdia Fiki Malasari, Putri Nur Maulida, Haifah Maulidah, Robiyatul Mohammad Irwansyah Nadiyah Nadiyah Khairiyah Aziz Nisak, Choirun Nur Hatima Inda Arifin Panji Anom tri Prasetyo Qaimah, Silatil Rahayu, Rina Ika Rahman, Handono Fatkhur Rahmatillah, Alda Novita Raudatul Jannah Raufa, Raufa Razaq, Hefniy Rizal, Himmatur Rizkiyah, Sarifatur Robiatul Adawiyah Rofiatul Husnah Ruqoyyah, Immatur S.Tauriana S.Tauriana Sagita, Putri Dwi Sahida, Milayatus Saifuddin Saifuddin Sari, Monika Novita Sawari, Diana Agustina Setiyo Adi Nugroho Setyo Adi Nugroho Setyo Adi Nugroho Sholehah, Baitus Silvi, Dinia Silvia Nuruddani Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Nur Aini, Siti Nur Siti Raudatul Hasanah Sri Astutik Sufiati, Sufiati Sugianto, Emelya Yuliana Syafii, M. Syafiih, M. Totok Hariyadi Trilianto, Arif Eko Ummul Banin Haddar Wahid, Abdul Hamid Zainul Hasan