Claim Missing Document
Check
Articles

Analysis of Factors Associated with Events Tuberculosis (TB) Lungs at Dr H Koesnadi Bondowoso Regional Hospital Qaimah, Silatil; Andayani, Sri Astutik
Research of Service Administration Health and Sains Healthys Vol 5, No 2 (2024): Research of Service Administration Health and Sains Healthys (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rehat.v5i2.7391

Abstract

Tuberculosis (TB) menjadi epidemic di dunia serta penyebab utama kematian dari penyakit infeksi. Karena penularan infeksi TB paru ini mudah di tularkan kepada orang lain, yang terjadi ketika seseorang menghirup droplet nuklei yang mengandung organisme mycobacterium tuberculosis yang di keluarkan oleh seseorang yang terinfeksi TB paru, Karena penularan infeksi TB paru ini mudah di tularkan kepada orang lain, hal ini juga dapat di timbulkan oleh beberapa faktor penyebab seperti umur, pengetahuan, lingkungan, riwayat kontak langsung dengan pasien tuberculosis (TB) paru, dan perokok. Metode: penelitian ini menggunakan desain korelasional yang digunakan untuk mencari hubungan antara dua variabel, yang menggunakan pendekatan cross-sectional. Desain cross- sectional merupakan suatu metode pengumpulan data yang digunakan untuk membandingkan beberapa variabel yang berbeda dalam waktu yang sama. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari kelima variabel independent tersebut semua terdapat hubungan dangan variable dependen : pengetahuan (OR=5.48416) Kontak langsung dengan pasien (OR=3.7278) lingkungan (OR=3.4097) perokok (OR=0.894).Kesimpulan : Terdapat 5 variabel yang berhubungan dengan kejadian tuberculosis paru, antara umur, pengetahuan, lingkungan, kontak langsung dengan pasien tuberculosis paru dan perokok yang hubungan paling dominan yaitu pengetahuan, hasil penelitian yang sudah dilakukan nantinya dapat meningkatkan tingkat pengetahuan serta beberapa faktor yang lain yang memicu seseorang dalam menangani suatu masalah kesehatan dengan tuberculosis paru.
Pengaruh Edukasi Kesehatan tentang SADARI terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Siswi di Sekolah Mambaul Hikam Desa Tegal Mojo Kabupaten Probolinggo Aisyah, Siti; Andayani, Sri Astutik; J.A.H, Maulidiyah
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v5i4.9060

Abstract

Breast cancer remains one of the leading causes of death among women, often due to late detection. Early detection can be achieved through Breast Self-Examination (BSE), which helps identify abnormalities early. This study examines the impact of health education about BSE on the knowledge and skills of female students at Mambaul Hikam School, Tegal Mojo, Probolinggo. A quasi-experimental design was used with pretest-posttest groups. The population comprised 115 students, and 90 respondents were selected through probability sampling using the simple random sampling method. Data were collected using questionnaires and observation checklists and analyzed with Wilcoxon and Mann-Whitney tests. The findings show a significant increase in knowledge and skills in the intervention group after health education (p = 0.000), highlighting the effectiveness of BSE education in improving early detection capabilities among students. This study emphasizes the importance of structured health education to enhance knowledge and skills for early breast cancer detection.
Hubungan antara Peran Kader Demam Berdarah dan Indeks Bebas Larva (LFI) terhadap Kasus Demam Berdarah Andayani, Sri Astutik; Humairo, Avita Bulghois; Agustina, Diana
Journal of Language and Health Vol 5 No 3 (2024): Journal of Language and Health
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v5i3.4344

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang memiliki dampak sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan menganalisis hubungan antara dukungan keluarga, peran kader kesehatan, dan angka bebas jentik (ABJ) dengan kasus DBD. Metode: Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kuantitatif observasional analitik. Penelitian ini akan mengkaji bagaimana peran kader kesehatan, dan angka bebas jentik mempengaruhi kejadian DBD. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini melibatkan pengumpulan data observasional dengan memperoleh data kasus DBD dan angka bebas jentik di Klinik Azzayiniyah sejunlah 98 responden dengan teknik Purpose sampling, serta menggunakan kuesioner mengenai peran kader kesehatan dengan hasil uji validitas diperoleh r table = 0,312, sedangkan uji reabilias didapatkan nilai alpha cronbach’s 0,933. Hasil uji Teknik statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Korelasi Chi-Square dengan tingkat kepercayaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara peran kader kesehatan dengan kejadian DBD, dengan nilai P sebesar 0,000. Angka bebas jentik juga menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian DBD, dengan nilai P sebesar 0,000. Kesimpulan: Kesimpulannya adalah bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara peran kader kesehatan, angka bebas jentik, dan kejadian DBD.
Penerapan Asuhan Keperawatan Tn ”A” dengan Diagnosa Appendisitis dengan Terapi Pijat Pinggang Terhadap Intensitas Nyeri pada Post Operasi Diruang Teratai Damayanti, Irma; Andayani , Sri Astutik; Khotimah, Husnul
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 4 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i4.138

Abstract

Apendiktomi merupakan pengobatan melalui prosedur tindakan operasi hanya untuk penyakit apendisitis  atau pengangkatan usus buntu yang terinfeksi. Apendiktomi dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan risiko perforasi lebih lanjut seperti peritonitis atau abses. Tindakan apendiktomi akan menimbulkan efek pasca operasi berupa nyeri. Nyeri pasca operasi dapat terjadi baik setelah operasi besar maupun operasi yang relative kecil. Pembedahan apendisitis akan mengakibatkan rasa nyeri. Nyeri yang hebat pasca operasi akan dirasakan terutaa pada bagian dalam abdomen. Nyeri pada penderita post operasi akan mengalami pasien sulit untuk tidur karena pasien tidak dapat mengontrol rasa nyeri. Nyeri merupakan sensasi tidak menyenangkan yang dirasakan klien nyeri yang dialami klien pasca operasi usus buntu disebabkan oleh kerusakan jaringan akibat sayatan atau sayatan pada saat operasi. Rasa sakit pasca operasi menimbulkan reaksi fisik dan psikir seperti gangguan mobilitas, kecil kemungkinan untuk beraktivitas, susah tidur kehilangan nafsu makan dan kecemasan. Metode Penelitian: Laporan kasus ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Subjek laporan kasus adalah seorang laki laki yang mengeluh nyeri perut dengan menggunakan terapi massase pinggang. Hasil Penelitian: setelah dilakukan intervensi nyeri akut pada kasus appendicitis dapat peningkatan terhadap terapi massase pinggang. Didapatkan hasil intervensi terapi massase pinggang /terapi pijat pada appendicitis yaitu untuk menghilangkan rasa nyeri perut. Kesimpulan: melihat dari hasil laporan kasus ini. Maka penerapan  intervensi terapi massase/terapi pijat pinggang marupakan intervensi yang tepat pada penangan kasus appendicitis.
PENERAPAN APLIKASI ANDROID CEGAH STUNTING (PODO CETING) UNTUK MENDUKUNG PEMAHAMAN IBU TERHADAP KEBUTUHAN ASUPAN GIZI BALITA DI KABUPATEN PROBOLINGGO Sri Astutik Andayani; M. Syafiih
CYBER-TECHN Vol. 15 No. 01 (2021): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2018 dari serpetiga kasus stunting di dunia berada di Asia (54%) sedangkan sepertiganya (39%) lebih dari Afrika.. Dari 84,6 juta balita penderita stunting di kawasan Asia terbanyak terletak di Asia Selatan (59,7%) dan proporsi kasus paling sedikit Asia Tengah. Indonesia meningkati peringkat kelima sebagai negara yang terindikasi stunting terbanyak dalam penyebaran di dunia. Tingkat pengetahuan dan pemahaman ibu yang lebih baik dapat menurun sekitar 4% hingga 5% dalam kemungkinan terhambatnya tumbuh kembangnya pada anak. Adapun target penelitian ini ialah pemerintah Kabupaten Probolinggo, hasil dalam perancangan sistem Penerapan Aplikasi Android untuk Mendukung Pemahaman Ibu Terhadap Pemenuhan Kebutuhan Asupan Gizi Balita di masyarakat Probolinggo meliputi beberapa aspek antara lain (1) penyebaran stunting (2) Mengetahui penyebaran kurang gizi balita (3) Memberikan informasi tentang pemenuhan kebutuhan Gizi. Dari tiga aspek tersebut mempermudah bagi dinas terkait untuk mengetahui penyebaran stunting dan kurang gizi bagi balita serta memberikan informasi pemenuhan kebutuhan gizi balita berbasis android sebagai upaya pencegahan serta penanggulangan gizi buruk. Aplikasi sangat membantu bagi masyarakat akan pentingnya asupan yang bergizi akan diberikan kepada balita mereka. Metode yang dipakai dalam penelitian meliputi pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literature dan dokumentasi. Melalui obsevasi dengan mengumpulkan data pendukung dalam membangun sebuah sistem, wawancara dengan pihak Dinas Kesehatan dalam persoalan stunting dan kurang gizi bagi balita. Kemudian dibuatkan perencanaan sistem ialah (1) perencanaan database, (2) perencanaan antar muka (interface) perangkat lunak dan (3) perencanaan algoritma pemrograman database. Berikutnya dilakukan perencanaan sistem kemudian implementasi rancangan serta pengujian sistem. Hasil Penelitian adalah menciptakan aplikasi PODOCENTING yang berbasis android, amplikasi ini merupakan sebagai media bagi masyarakat untuk mengetahui resiko stunting terhadap anak balita. Karena aplikasi ini dilengkapi informasi langsung tentang resiko stunting, terpapar stunting dan stunting akut.
PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMETAAN IBU HAMIL KATEGORI KEGAWATAN BERBASIS GIS DI KABUPATEN PROBOLINGGO M. Syafiih; Sri Astutik Andayani
CYBER-TECHN Vol. 14 No. 02 (2020): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu bagian dari Propinsi Jawa Timur yang terletak diantara 1120 50’ - 1130 30’ Bujur Timur dan 70 40’ – 80 10’ Lintang Selatan dengan batas-batas wilayah : utara selat madura, timur Kabupaten Situbondo, selatan Kabupaten Lumajang dan Jember dan barat Kabupaten Pasuruan. Topografi Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yaitu Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Bromo dan Gunung Lamongan. Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0-2500 m diatas permukaan laut, sehingga tanah di Kabupaten Probolinggo berupa tanah vulkanis yang banyak mengandung mineral yang berasal dari ledakan gunung berapi yang berupa pasir, batu dan lumpur bercampur dengan tanah liat yang memiliki tingkat kesuburan tinggi. Dari luar yang ada kurang berbanding dengan jumlah pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo meliputi : 20 (dua puluh) puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten Probolinggo. 6 (enam) rumah sakit, Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo tahun 2018 ada 1.550 orang, dimana tenaga yang tersebar di 33 puskesmas dan jaringannya sebanyak 936 orang. Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, menghasilkan aplikasi pemetaan resiko kematian ibu hamil dan anak berbasis GIS, aplikasi ini memberikan informasi kepada dinas kesehatan terhadap letak peta ibu hamil yang beriko kematian dengan kategori kegawatan.
Studi Fenomenologi: Pengalaman 5 Momen Hand Hygiene Perawat di Ruang Asoka RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo Sawari, Diana Agustina; Husnul Khotimah; Sri Astutik Andayani
Journal of Vocational Health Science Vol. 3 No. 2 (2024): Journal of Vocational Health Science (JOVAS)
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31884/jovas.v3i2.48

Abstract

Pengalaman dapat diartikan sebagai sesuatu yang pernah dialami, dijalani atau dirasakan, baik yang sudah lama maupun yang baru saja terjadi. Di bangsal rawat inap penyakit dalam, seorang perawat dianggap patuh dalam penerapan hand hygiene jika melaksanakannya dalam enam langkah dan 5 momen. Namun, rendahnya kepatuhan perawat terhadap konsep hand hygiene lima momen dapat mengakibatkan tingginya penyebaran Healthcare Associated Infections (HAIs) di rumah sakit. Tujuan dari penelitian progresif ini adalah untuk mengeksplorasi pengalaman perawat dalam menerapkan konsep hand hygiene lima momen di ruang rawat inap bedah RSUD Waluyo Jati. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode purposive sampling dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang mendalam tentang pengalaman hand hygiene lima momen perawat di ruang Asoka RSUD Waluyo Jati. Lima partisipan dipilih berdasarkan kriteria penelitian dan telah jenuh. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam kepada partisipan. Analisis data yang digunakan adalah Analisis Fenomenologi Interpretatif (IPA). Penelitian ini mengidentifikasi 5 tema yaitu: 1) Perawat mengetahui tentang 5 momen hand hygiene, 2) Perawat tidak melaksanakan 5 momen hand hygiene sesuai yang dianjurkan, 3) Hambatan dalam penerapan 5 momen hand hygiene, 4) Situasi yang sering menyebabkan perawat tidak melaksanakan 5 momen hand hygiene, 5) Harapan perawat dalam peningkatan penerapan 5 momen hand hygiene. Hasil penelitian ini didukung dengan fakta bahwa perawat di ruang rawat inap Asoka belum mengetahui 5 momen hand hygiene.
Efektivitas Promosi Kesehatan Menggunakan Media Audiovisual Terhadap Keaktifan Lansia ke Posyandu Lansia Andayani, Sri Astutik; Khotimah, Husnul; Desy, Sry; Trilianto, Arif Eko; Razaq, Hefniy
Jurnal Keperawatan Profesional Vol 7, No 2 (2019): Public Health
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/jkp.v7i2.602

Abstract

Implemented posyandu elderly there are obstacles that often faced is low visit, one of cause factor is low of knowledge of elderly so that beneficiary of posyandu elderly still not maximal. The purpose of this research is to know the influence of health promotion about elderly posyandu by use audio visual media toward liveliness of elderly in following elderly posyandu. The design use in this research is Quasy Experimental with pretest-posttest with control design. This research was conducted at Maesan Bondowoso health center with 55 respondents with total sampling technique. This analysis used Wilcoxon and Mann-Whitney test. The results showed that health promotion was effective to increase the member of ekderly visit to the elderly health center with p value 0,000. Keywords  : Health Promotion, Elderly Health Centre, elderly active
PENURUNAN ANGKA KEMATIAN IBU DAN ANAK MELALUI PEMETAAN IBU HAMIL KATEGORI KEGAWATAN BERBASIS GIS DI KABUPATEN PROBOLINGGO M. Syafiih; Sri Astutik Andayani
CYBER-TECHN Vol. 13 No. 02 (2019): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Probolinggo merupakan salah satu bagian dari Propinsi Jawa Timur yang terletak diantara 1120 50’ - 1130 30’ Bujur Timur dan 70 40’ – 80 10’ Lintang Selatan dengan batas-batas wilayah : utara selat madura, timur Kabupaten Situbondo, selatan Kabupaten Lumajang dan Jember dan barat Kabupaten Pasuruan. Topografi Kabupaten Probolinggo terletak di lereng gunung-gunung yang membujur dari Barat ke Timur, yaitu Gunung Semeru, Gunung Argopuro, Gunung Bromo dan Gunung Lamongan. Kabupaten Probolinggo terletak pada ketinggian 0-2500 m diatas permukaan laut, sehingga tanah di Kabupaten Probolinggo berupa tanah vulkanis yang banyak mengandung mineral yang berasal dari ledakan gunung berapi yang berupa pasir, batu dan lumpur bercampur dengan tanah liat yang memiliki tingkat kesuburan tinggi. Dari luar yang ada kurang berbanding dengan jumlah pelayanan kesehatan yang ada di Kabupaten Probolinggo meliputi : 20 (dua puluh) puskesmas yang tersebar di seluruh kabupaten Probolinggo. 6 (enam) rumah sakit, Jumlah tenaga kesehatan di Kabupaten Probolinggo tahun 2018 ada 1.550 orang, dimana tenaga yang tersebar di 33 puskesmas dan jaringannya sebanyak 936 orang.Penelitian ini menggunakan metode Waterfall, menghasilkan aplikasi pemetaan resiko kematian ibu hamil dan anak berbasis GIS, aplikasi ini memberikan informasi kepada dinas kesehatan terhadap letak peta ibu hamil yang beriko kematian dengan kategori kegawatan.
Self-Efficacy, Dietary Adherence, and Medication Compliance among Hypertension Patients. Andayani, Sri Astutik; Sholehah, Baitus; Kamaruzzaman, Muh.
Adult Health Nursing Journal Vol 1, No 1 (2024): Advancing Adult Nursing Care: Clinical, Behavioral, and Psychosocial Perspective
Publisher : Fakultas Kesehatan, Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/ahnj.v1i1.9261

Abstract

Introduction: Hypertension is a significant non-communicable disease that is a global health priority due to its status as a major risk factor for cardiovascular conditions such as stroke, heart failure, and myocardial infarction. A lack of public awareness regarding the detrimental effects of hypertension remains a critical issue, compounded by non-compliance with dietary and medication regimens, which exacerbates the condition of hypertensive patients. Objectives: This study aims to identify the factors influencing dietary adherence and medication compliance among hypertensive patients. Methods: A cross-sectional design was employed in this study, which focused on hypertensive patients from Alasbayur Village and Campoan Village, totaling 500 individuals. Using the Slovin formula, a sample of 222 participants was selected. Data were collected through a closed questionnaire, where respondents indicated their answers by marking their responses. Data analysis included bivariate analysis using the Spearman test and multivariate analysis using logistic regression. The research was conducted between March and April 2023. Results: Among the factors tested, four independent variables were significantly associated with adherence to diet and medication: perceived severity (P = 0.005), perceived benefits (P = 0.017), cues to action (P = 0.019), and self-efficacy (P = 0.021). Two variables showed no significant association: perceived vulnerability (P = 0.34) and perceived barriers (P = 0.165). Conclusions: The study identifies four variables that are significantly related to dietary adherence and medication compliance in hypertension patients. Conversely, perceived vulnerability and perceived barriers are not significantly associated with adherence, suggesting that other factors may influence these behaviors.  
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abda Abda Abdul Ghoni Abdul Hamid Abdul Hamid Wahid Abdullah Abdullah Abu Hasan Agus Ahmad Zubaidi Amiroh, Heti Hanifati Ananda Nuristigfarin Anggraini, Novita Riska Anis Rosatil Jannah Arifah, Fitri Ani Aulya Septiarini Azizah, Ulfa Naila Baharun, Hasan Binti Istiqomah Chandra Dewi, Novela Eka Daniel Happy Putra Desy, Sry Dewi, Novela Eka Candra Dia Fara Yuningsih Diana Agustina Dwi Susanti Enggar Prasetyo Fadilatus Siriah Fariqoini, Ayyul Fatkhur Rahman , Handono Fatkhur Rahman, Handono Fauzi, Ahmad Kholid Fitri, Melinia Akhirul Haliza, Nur Handono Fathur Rahman Hasim, Ely Heti Hanifati Amiroh Hofalia, Lingga Zelly Humairo, Avita Bulghois Husna, Fatimatul Husnul Khotimah HUSNUL KHOTIMAH Husnul Khotimah Irma Damayanti J.A.H, Maulidiyah Januarta, Shelya Julifianti, Rinda Riyani Kamaruzzaman, Muh. Karimah, Inayatul Karimah, Nisa'ul Karimah, Nisa’ul Kholisotin, Kholisotin Khusnul Khotima Kurnia Dewi , Putri Lailatul Izzah Lestari, Yusri Dwi M. Syafiih Maghfiroh, Nahdia Fiki Malasari, Putri Nur Maulida, Haifah Maulidah, Robiyatul Mohammad Irwansyah Nadiyah Nadiyah Khairiyah Aziz Nisak, Choirun Nur Hatima Inda Arifin Panji Anom tri Prasetyo Qaimah, Silatil Rahayu, Rina Ika Rahman, Handono Fatkhur Rahmatillah, Alda Novita Raudatul Jannah Raufa, Raufa Razaq, Hefniy Rizal, Himmatur Rizkiyah, Sarifatur Robiatul Adawiyah Rofiatul Husnah Ruqoyyah, Immatur S.Tauriana S.Tauriana Sagita, Putri Dwi Sahida, Milayatus Saifuddin Saifuddin Sari, Monika Novita Sawari, Diana Agustina Setiyo Adi Nugroho Setyo Adi Nugroho Setyo Adi Nugroho Sholehah, Baitus Silvi, Dinia Silvia Nuruddani Siti Aisyah Siti Aisyah Siti Nur Aini, Siti Nur Siti Raudatul Hasanah Sri Astutik Sufiati, Sufiati Sugianto, Emelya Yuliana Syafii, M. Syafiih, M. Totok Hariyadi Trilianto, Arif Eko Ummul Banin Haddar Wahid, Abdul Hamid Zainul Hasan