Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Perspektif Sosial dan Ekonomi dalam Penilaian Kapasitas Penanganan Darurat Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Marapi Tanipu, Funco; Hidayat, Muhamad
Jurnal Geosains West Science Vol 2 No 01 (2024): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v2i01.993

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi perspektif sosial dan ekonomi yang membentuk kapasitas manajemen darurat masyarakat yang terkena dampak letusan Gunung Marapi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, sepuluh partisipan dilibatkan melalui wawancara dan diskusi kelompok terarah, dan data dianalisis menggunakan NVivo. Studi ini mengidentifikasi tema-tema utama, termasuk kohesi sosial dan jaringan masyarakat, tantangan komunikasi, faktor budaya dan mekanisme penanggulangan, kerentanan ekonomi, dan kepemimpinan masyarakat. Temuan-temuannya menekankan pada sifat saling keterkaitan dari faktor-faktor ini dan pengaruh kolektifnya terhadap ketahanan masyarakat. Studi ini memberikan kontribusi wawasan yang berharga bagi para pembuat kebijakan, petugas tanggap darurat, dan pemimpin masyarakat dalam mengembangkan intervensi yang ditargetkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat yang terkena dampak Gunung Marapi dalam mengelola keadaan darurat.
Dampak Sosial dan Lingkungan dari Eksploitasi Migas dan Tambang Batubara di Jambi Hidayat, Muhamad; Supriandi, Supriandi
Jurnal Geosains West Science Vol 2 No 01 (2024): Jurnal Geosains West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jgws.v2i01.1023

Abstract

Penelitian ini menyajikan analisis kualitatif mengenai dampak sosial dan lingkungan dari eksploitasi minyak dan gas bumi serta pertambangan batu bara di Jambi, Indonesia. Melalui wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus, dan analisis konten, penelitian ini mengeksplorasi berbagai konsekuensi dari kegiatan ekstraktif terhadap masyarakat lokal dan ekosistem. Hasilnya menunjukkan bahwa penggusuran masyarakat, kesenjangan ekonomi, erosi budaya, deforestasi, polusi, dan perubahan iklim merupakan isu-isu yang menonjol. Tantangan seperti partisipasi yang terbatas dalam pengambilan keputusan dan pengawasan peraturan yang tidak memadai semakin memperumit lanskap. Studi ini merekomendasikan peningkatan keterlibatan masyarakat, penguatan kerangka kerja peraturan, dan diversifikasi ekonomi untuk pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Temuan-temuan ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih baik mengenai konteks lokal dan memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti oleh para pembuat kebijakan, pemangku kepentingan industri, dan masyarakat yang bergulat dengan dampak kegiatan ekstraktif di Jambi.
Preserving Primate Paradises: Innovative Communication Risk Strategies For Deforestation Prevention In The Enchanting Mentawai Islands, Indonesia Chania, Indah; Hidayat, Muhamad
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition January - March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As one of the tropical countries in Southeast Asia, Indonesia boasts a remarkable diversity of flora that serves as a habitat for the wildlife within its borders. This diversity has positioned Indonesia as a nation with the highest diversity of primate species globally, comprising 61 species out of the 479 primate species worldwide, with 38 of them being endemic. The distribution of primate species in Indonesia extends from the far reaches of Papua to the tip of Sumatra, including the Mentawai Islands. Mentawai, known as a regency beyond the boundaries of Sumatra, is home to four endemic primate species: Bilou (Hylobates Klosi); Joja (Presbytis Potenziani); Monyet Ekor Babi (Simias Concolor); and Bokkoi (Macaca Pagensis). According to the International Union for Conservation of Nature (IUCN) Red List, these four species are currently listed as critically endangered due to deforestation activities leading to the loss of their habitats. This study aims to determine barriers and risk communication strategies in preventing deforestation (case study of biodiversity of four endangered endemic primates in Mentawai Islands, Indonesia). This research method uses descriptive qualitative research methods with data collection techniques using observation, interviews, documentation, and literature review.
Get to Know More About “The Power of Mama”, Community – Based Disaster Preparedness and Female Heroes for Indonesia’s Borneo Forests Nabilla, Nada; Hidayat, Muhamad
Jurnal Ekonomi Vol. 13 No. 01 (2024): Jurnal Ekonomi, Edition January - March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia has unique astronomic location which positioning in the south of the equator exerts substantial influence on various facest of the region, including weather patterns, land and forest arrangement, economic dynamics, societal structures, and disaster vulnerability. The country’s reputation as the “world’s lungs” stems from its high precipitation levels, profoundly impacting the expanse of forests. Conversely, the equatorial dry season can usher in extreme high temperatures, giving rise to hazards like forest and land fires, as exemplified in the protected forest areas of Ketapang Village, West Kalimantan. Consequently, comprehensive mitigation strategies involving both structural and non-structural approaches are imperative, engaging a multitude of stakeholders. Notably, women’s leadership roles play a pivotal part in disaster risk management and decision-making, given their influential contributions to rural community development. Furthermore, this initiative aims to curtail the disproportionate toll that disasters, and their aftermath, impose on women. In response to these circumstances, YIARI has instituted “The Power of Mama,” a women’s community initiative spearheaded by homemakers in Ketapang Village, focused on addressing the wildfire disaster risk in Borneo’s Protected Forest, Kalimantan. This analysis of women’s empowerment in forest and land fire disaster governance in Kalimantan draws upon semi-srtuctured qualitative interviews and insights gleaned from an extensive literature review.
Penerapan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Berbantuan KAHOOT! Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Sosiologi Siswa XII F B1 SMAN 2 Jonggat Dewi, Baiq Luwita; Suryanti, Ni Made Novi; Sumitro, Sumitro; Hidayat, Muhamad
Journal of Authentic Research Vol. 4 No. Special Issue (2025): Agustus
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v4iSpecialIssue.3681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media Kahoot!. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tiga kali pertemuan yang mencakup empat tahapan utama, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi lembar observasi kegiatan guru dan siswa, tes hasil belajar, serta dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan baik dalam proses maupun hasil pembelajaran. Tingkat keterlaksanaan pembelajaran dengan model STAD berbantuan Kahoot! mencapai 80% pada siklus I dan mengalami peningkatan menjadi 100% pada siklus II. Di sisi lain, pencapaian hasil belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan, yaitu 53% siswa tuntas belajar pada siklus I, dan meningkat menjadi 78% pada siklus II, berdasarkan kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (KKTP) yang telah ditetapkan. Penerapan model pembelajaran STAD yang dipadukan dengan media interaktif Kahoot! efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar pada mata pelajaran Sosiologi kelas XII F B1 SMAN 2 Jonggat.   Abstract This study aims to improve student learning outcomes in Sociology through the application of the Student Teams Achievement Division (STAD) learning model assisted by Kahoot! media. This study is a type of Classroom Action Research (CAR) implemented in two cycles. Each cycle consists of three meetings covering four main stages, namely: planning, implementation of actions, observation, and reflection. Instruments used to collect data include observation sheets of teacher and student activities, learning outcome tests, and documentation of the learning process. The results of the study showed an increase in both the process and learning outcomes. The level of learning implementation with the STAD model assisted by Kahoot! reached 80% in cycle I and increased to 100% in cycle II. On the other hand, student learning outcomes also showed a significant increase, namely 53% of students completed learning in cycle I, and increased to 78% in cycle II, based on the criteria for achieving learning objectives (KKTP) that have been set. The application of the STAD learning model combined with the interactive media Kahoot! effective in increasing student engagement and learning outcomes in Sociology for grade XII F B1 of SMAN 2 Jonggat.
Pemberdayaan dan Penerapan Teknologi Pengeringan untuk Meningkatkan Kualitas dan Efisiensi Industri Ikan Kering Poklahsar Saling Sakiki di Dusun Padak Sumbawa Hidayat, Muhamad; Zulkieflimansyah, Zulkieflimansyah; Nurasia, Nurasia; Rahayu, Sri; Atisina, Taufik; Hudzaifah, Muhammad
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i1.10873

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mengatasi permasalahan utama yang dihadapi oleh Industri Rumah Tangga (IRT) Poklahsar Saling Sakiki di Desa Labuan Sumbawa, yaitu ketergantungan penuh pada cuaca dan pemasaran tradisional dalam proses pengeringan ikan teri. Metode tradisional dengan sinar matahari menyebabkan produksi terhenti saat musim hujan dan berisiko menurunkan mutu produk.Solusi yang diterapkan adalah intervensi ganda: (1) Penyediaan dan instalasi mesin pengering ikan bersumber gas (LPG) berkapasitas 100 kg dengan kontrol waktu dan temperatur otomatis; serta (2) Pelatihan komprehensif mengenai pengoperasian mesin dan strategi pemasaran berbasis teknologi informasi (e-commerce). Kegiatan dilaksanakan melalui lima tahapan inti: identifikasi masalah, perencanaan, persiapan, pelaksanaan pelatihan dan serah terima alat, serta evaluasi awal.Hasil awal PkM menunjukkan capaian signifikan: kelompok mitra kini dapat memproduksi ikan kering sepanjang tahun tanpa terpengaruh cuaca, yang secara langsung meningkatkan kualitas produk (konsistensi mutu) dan mengurangi risiko kerusakan. Selain itu, pelatihan pemasaran digital berhasil meningkatkan pemahaman anggota dalam pemanfaatan e-commerce. Dampak program ini adalah terciptanya stabilitas produksi, peningkatan pendapatan mitra, dan potensi kelompok untuk menjadi model adopsi teknologi pengeringan ikan berkelanjutan di wilayah Sumbawa.
Analisis Komunikasi Bencana melalui Media Sosial Instagram @bnpb_indonesia dalam Membangun Budaya Sadar Bencana Maretyana, Rahma Nur; Hidayat, Muhamad
Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia Vol 8, No 2 (2025): Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia
Publisher : Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25008/wartaiski.v8i2.387

Abstract

Abstract -   Disaster awareness is the main thing in disaster management. In this case, the community is an important aspect and active participation is needed. This makes the Indonesian National Disaster Management Agency (BNPB) strive to build a disaster awareness culture, one of which is through Instagram @bnpb_indonesia. Appropriate Instagram social media management is needed in order to maximize efforts to build a disaster-aware culture so that it is expected to reduce the number of fatalities due to disasters every year. This study aims to determine the management of BNPB Indonesia's Instagram social media in building a disaster awareness culture and its obstacles. Researchers used the concept of social media management stages according to Luttrell's The Circular Model of SoMe theory, namely Share, Optimize, Manage, and Engage. This research uses descriptive qualitative research methods. Researchers collected data with in-depth interviews, and documentation. The results of this study indicate that the management of Instagram @bnpb_indonesia in building a disaster-aware culture has implemented social media management steps according to Luttrell's The Circular Model of SoMe theory. Internal factors inhibiting the management of Instagram @bnpb_indonesia social media are the lack of human resources and inadequate budget allocation.Keywords: Disaster Communication, Social Media, Instagram, Disaster Awareness CultureAbstrak - Kesadaran akan bencana merupakan hal utama dalam penanggulangan bencana. Dalam hal ini, masyarakat menjadi aspek penting dan dibutuhkan partisipasi aktif. Hal ini membuat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupaya membangun budaya sadar bencana, salah satunya melalui Instagram @bnpb_indonesia. Pengelolaan media sosial Instagram yang tepat diperlukan agar dapat memaksimalkan upaya membangun budaya sadar bencana sehingga diharapkan dapat mengurangi jumlah korban jiwa akibat bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan media sosial Instagram BNPB Indonesia dalam membangun budaya sadar bencana dan hambatannya. Peneliti menggunakan konsep tahapan pengelolaan media sosial menurut teori The Circular Model of SoMe yaitu Share, Optimize, Manage, dan Engage. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan, pengelolaan Instagram @bnpb_indonesia dalam membangun budaya sadar bencana telah menerapkan langkah-langkah pengelolaan media sosial menurut teori The Circular Model of SoMe. Faktor internal yang menjadi penghambat pengelolaan media sosial Instagram @bnpb_indonesia adalah kurangnya sumber daya manusia dan alokasi anggaran yang kurang memadai.Kata Kunci: Komunikasi Bencana, Media Sosial, Instagram, Budaya Sadar Bencana