Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Membandingkan Algoritma Data Mining Dengan Tools Orange untuk Social Economy Mardiani, Eri; Rahmansyah, Nur; Kurniati, Ira; Matondang, Nurhafifah; Tesalonika; Zanitha, Dinda Amelia; Romzy , Inayah
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 2 (2023): Artikel Periode September 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i2.3256

Abstract

Data mining adalah proses ekstraksi pengetahuan yang bermanfaat atau pola tersembunyi dari kumpulan data besar. Tujuan utama dari data mining adalah mengungkap informasi yang tidak terlihat secara langsung atau dapat diidentifikasi dengan mudah melalui analisis rutin. Teknik data mining menggunakan berbagai metode statistik, matematis, dan kecerdasan buatan untuk menganalisis dan menginterpretasi data. Salah satu data mining yang dibahas adalah Sosial ekonomi yang merupakan salah satu bidang studi yang mempelajari interaksi antara aspek sosial dan ekonomi dalam masyarakat. Hal ini melibatkan analisis tentang bagaimana kebijakan ekonomi dan praktek-praktek bisnis mempengaruhi kondisi sosial, dan sebaliknya, bagaimana kondisi sosial dapat mempengaruhi ekonomi. Dalam lingkup yang lebih luas, sosial ekonomi mencakup berbagai topik, termasuk pengangguran, kemiskinan, kesenjangan ekonomi, kebijakan sosial, hak-hak pekerja, dan ketidaksetaraan sosial. Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana faktor sosial dan ekonomi saling terkait dan bagaimana interaksi ini dapat memengaruhi kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Studi sosial ekonomi dapat membantu memperbaiki kebijakan ekonomi dan sosial yang ada dengan menekankan pentingnya menciptakan kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan, yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. Oleh karena itu, sosial ekonomi menjadi salah satu bidang studi yang penting dalam menciptakan masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan di masa depan, Dengan metode deskritif, kita dapat melakukan analisis untuk datasets Socio Economic Country.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Digitalisasi Bank Sampah dan Pemanfaatan Minyak Jelantah Matondang, Nurhafifah; Prakoso, Bobby Suryo; Ernawati, Iin; Isnainiyah, Ika Nurlaili
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.608

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat berfokus pada penyelesaian masalah pengelolaan limbah rumah tangga di kawasan padat penduduk wilayah Bekasi. Pada komunitas mitra menghadapi tantangan operasional akibat administrasi bank sampah yang masih manual, rentan terhadap kesalahan, serta belum transparan. Tujuan kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat terhadap bahaya limbah minyak jelantah dan cara pengelolaan yang memiliki nilai jual. Pendekatan metode Participatory Action Research diterapkan dengan dua intervensi kunci "Go Digital" melalui pengembangan dan pelatihan sistem manajemen bank sampah berbasis web, serta "Go Green" melalui lokakarya pembuatan sabun cuci piring dari minyak jelantah dan eco-enzyme. Dari sejumlah peserta menghasilkan 30 botol sabun yang dapat digunakan untuk mencuci piring. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi dan transparansi pengelolaan bank sampah berkat sistem digital, yang diperkuat oleh testimoni positif dari pengurus. Pelatihan keterampilan pembuatan sabun berhasil diikuti oleh 23 peserta, yang mampu mengubah persepsi mereka terhadap limbah menjadi potensi ekonomi dan membuka peluang wirausaha. Kesimpulan yang diperoleh terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan masyarakat yang holistik, mengintegrasikan teknologi digital dengan keterampilan ramah lingkungan untuk peningkatan kapasitas kelembagaan, kesadaran lingkungan, dan ketahanan ekonomi komunitas secara berkelanjutan.
Pelatihan Keterampilan bagi Siswi Daar Al Hekam melalui Merangkai Bunga Nurhafifah Matondang; Tati Handayani
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 5 No. 01 (2021): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan belajar rutin pada lingkungan pondok pesantren menuntut siswi harus memiliki ketrampilan kerajinan tangan diluar pelajaran inti. Salah satu diantaranya dengan memberikan pelatihan merangkai bunga dengan tujuan menumbuhkan jiwa kreatifitas yang mampu membuat mereka lebih siap dan mandiri ketika sudah berada dilingkungan masyarakat setelah lulus pendidikan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Ponpes Daar El Hekam yaitu memberikan pengetahuan dasar kewirausahaan dan pengalaman pelatihan yang memunculkan motivasi serta kreativitas melalui rangkaian bunga dari bahan dari akrilik. Metode pelaksanaan dibagi dalam tiga tahap dimulai dengan menggali informasi kebutuhan pelatihan yang diperlukan oleh siswi. Tahap berikutnya persiapan materi kewirausahaan, bahan dan alat, sehingga pelaksanaan pelatihan siswi dengan langsung mempraktekkan merangkai bunga. Tahap ketiga evaluasi dengan diskusi serta tanya jawab terkait hasil penyelenggaraan kegiatan pengabdian kepada masyarakan yang telah dilaksanakan dilingkungan sekolah. Hasil yang diperoleh setelah siswi melakukan pelatihan merangkai bunga yaitu siswi lebih kreatif dalam memadupadankan warna bunga dan daun dan penambahan wawasan terkait kewirausahaan.
Meningkatkan Produktivitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan di SDN Kebagusan 01 melalui Penerapan Teknologi AI Bayu Hananto; Catur Nugrahaeni PD; Ridwan Raafi’udin; Fajar Edyana; Nurhafifah Matondang
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v6i1.11298

Abstract

Beban kerja administratif yang tinggi sering mengurangi waktu guru dan tenaga kependidikan untuk fokus pada kegiatan pembelajaran, sehingga diperlukan strategi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta tenaga kependidikan SDN Kebagusan 01 dalam memanfaatkan AI untuk mendukung tugas administratif dan penunjang pembelajaran. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap: (1) eksplorasi melalui survei dan observasi untuk memetakan kebutuhan dan literasi teknologi; (2) elaborasi melalui seminar, pendampingan, dan tugas mandiri yang mengarahkan peserta mempraktikkan penggunaan AI (seperti ChatGPT, Gemini, Copilot, dan Scite) dalam alur kerja harian; serta (3) evaluasi melalui kuesioner dan monitoring dan evaluasi (MONEV). Kuesioner diisi oleh 19 responden (guru dan tenaga kependidikan). Hasil menunjukkan 78,9% responden berada pada tingkat kemampuan teknologi menengah dan 68,4% menggunakan AI minimal beberapa kali dalam seminggu. Sebanyak 73,7% menyatakan AI dapat menghemat waktu kerja dan 63,2% menilai AI meningkatkan kualitas hasil kerja. Namun, 68,4% responden masih merasa perlu pelatihan khusus, dengan kendala utama berupa keterbatasan infrastruktur, perangkat, dan variasi kemampuan individu. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kesiapan dan pemanfaatan AI di sekolah, sekaligus memberikan dasar bagi perancangan program lanjutan yang lebih terstruktur untuk mengoptimalkan produktivitas guru dan tenaga kependidikan.   High administrative workloads often reduce the time of teachers and education staff to focus on learning activities, so a strategy for utilizing artificial intelligence (AI) technology is needed to increase work productivity. This Community Service activity aims to improve the understanding and skills of teachers and education staff of SDN Kebagusan 01 in utilizing AI to support administrative tasks and support learning. The implementation method is divided into three stages: (1) exploration through surveys and observations to map the needs and technology literacy; (2) elaboration through seminars, mentoring, and self-directed tasks that direct participants to practice the use of AI (such as ChatGPT, Gemini, Copilot, and Scite) in daily workflows; and (3) evaluation through questionnaires and monitoring and evaluation (MONEV). The questionnaire was filled out by 19 respondents (teachers and education staff). The results showed that 78.9% of respondents were at the intermediate level of technological proficiency and 68.4% used AI at least a few times a week. As many as 73.7% stated that AI can save work time and 63.2% assessed that AI improves the quality of work results. However, 68.4% of respondents still felt the need for special training, with the main obstacles being limited infrastructure, devices, and variations in individual abilities. This activity has been proven to increase the readiness and utilization of AI in schools, as well as provide a basis for designing more structured advanced programs to optimize the productivity of teachers and education staff.
Digital Marketing Development Strategy for Sharia Consumer Cooperatives with Business Model Canvas Tati Handayani; Sufyati Hs; Prima Dwi Priyatno; Nurhafifah Matondang; Yudi Nur Supriadi
International Journal of Business, Technology and Organizational Behavior (IJBTOB) Vol. 6 No. 1 (2026): International Journal of Business, Technology, and Organizational Behavior (IJB
Publisher : Garuda Prestasi Nusantara Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53363/ijbtob.v6i1.289

Abstract

Globalization has brought increasingly fierce competition for Islamic cooperatives, which threatens their survival in the market. As one of the important business sectors, sharia cooperatives need to develop strategies to remain relevant in various services, including financial services. The purpose of this study is to evaluate the business model and provide alternative recommendations for developing digital marketing with a business model canvas approach. This study uses a qualitative method with a business model canvas approach and the selected sharia cooperative model is the Baiturrahman Mitra Umat Sharia Consumer Cooperative (KKS). The results showed that the Baiturrahman Mitra Umat PSC experienced growth. The strategy that needs to be implemented should focus on growth that improves service, profit, and exploring new opportunities by prioritizing the role of digitalization for the marketing process of cooperative services. This strategy is formulated based on nine elements of the business model canvas, including customer segments, value proposition, distribution channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, and cost structure.
Digital Marketing Development Strategy for Sharia Consumer Cooperatives with Business Model Canvas Tati Handayani; Sufyati HS; Prima Dwi Priyatno; Nurhafifah Matondang; Yudi Nur Supriadi
International Journal of Business, Technology and Organizational Behavior (IJBTOB) Vol. 3 No. 5 (2023): International Journal of Business, Technology, and Organizational Behavior (IJB
Publisher : Garuda Prestasi Nusantara Consulting

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52218/ijbtob.v3i5.290

Abstract

Globalization has brought increasingly fierce competition for Islamic cooperatives, which threatens their survival in the market. As one of the important business sectors, sharia cooperatives need to develop strategies to remain relevant in various services, including financial services. The purpose of this study is to evaluate the business model and provide alternative recommendations for developing digital marketing with a business model canvas approach. This study uses a qualitative method with a business model canvas approach and the selected sharia cooperative model is the Baiturrahman Mitra Umat Sharia Consumer Cooperative (KKS). The results showed that the Baiturrahman Mitra Umat PSC experienced growth. The strategy that needs to be implemented should focus on growth that improves service, profit, and exploring new opportunities by prioritizing the role of digitalization for the marketing process of cooperative services. This strategy is formulated based on nine elements of the business model canvas, including customer segments, value proposition, distribution channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, and cost structure. Keywords:business model canvas, digital marketing, sharia cooperative, marketing strategy
Perancangan Administrasi Pelayanan Pada Kedai Kopi Tuah Doa Berbasis Web Gina Ardhya Pradipta; Nurhafifah Matondang
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 18 No 1 (2022): April 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v17i4.4371

Abstract

Teknologi memiliki peran penting dan berdampak pada aktivitas serta kehidupan manusia tidak hanya individu saja, namun organisasi atau perusahaan juga merasakan perkembangan teknologi. Dengan adanya teknologi, dapat memberikan efektivitas pada proses bisnis suatu perusahaan untuk meningkatkan kualitas pelayanannya agar dapat bersaing dengan kompetitornya. Namun Kedai Kopi Tuah Doa masih belum memanfaatkan teknologi secara maksimal. Kedai Kopi Tuah Doa masih menggunakan sistem manual, sehingga menyebabkan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain itu, dapat terjadinya duplikasi data serta kerusakan data. Berdasarkan hal tersebut, penulis membangun sistem pada Kedai Kopi Tuah Doa berbasis web untuk membantu Kedai Kopi Tuah Doa dalam meningkatkan pelayanannya. Metode yang digunakan dalam perancangan sistem adalah metode waterfall serta PIECES sebagai metode analisis sistem. Bahasa yang digunakan untuk membangun sistem adalah PHP dan basis data yang digunakan adalah MySQL. Dengan dibangunnya aplikasi ini, maka Kedai Kopi Tuah Doa telah dapat mencatat pesanan pelanggan, mengelola menu produk dan bahan baku yang terkomputerisasi serta dapat mencetak laporan penjualan dan keluar masuknya bahan baku dengan mudah.
Perancangan Model Arsitektur Untuk Mendukung Persyaratan Big Data dan Cloud Computing Pada PTNB Nurhafifah Matondang; Theresiawati; Bambang Warsuta
Informatik : Jurnal Ilmu Komputer Vol 21 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/iftk.v21i2.11925

Abstract

Perguruan tinggi negeri baru menghadapi tantangan besar dalam mengelola volume data yang terus berkembang, serta memanfaatkan teknologi cloud computing untuk meningkatkan efisiensi operasional dan akademik. Isu utama yang dihadapi termasuk keterbatasan infrastruktur TI, masalah pengelolaan data besar (big data), dan kebutuhan untuk mengintegrasikan solusi berbasis cloud yang dapat mendukung kolaborasi dan aksesibilitas data secara efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model kerangka arsitektur yang dapat mendukung pengelolaan big data dan cloud computing pada perguruan tinggi negeri baru, sehingga memudahkan pengelolaan data akademik, administratif, dan riset. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan desain sistem dengan analisis kebutuhan dan studi pustaka sebagai dasar untuk merancang arsitektur yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggabungan antara big data dan cloud computing memungkinkan perguruan tinggi untuk meningkatkan skalabilitas, efisiensi, dan keamanan data. Model arsitektur yang diusulkan terdiri dari lapisan infrastruktur cloud, platform big data, serta sistem aplikasi yang saling terintegrasi. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan kontribusi dalam merancang sistem yang lebih efisien dan dapat diandalkan bagi perguruan tinggi negeri baru dalam mengelola data secara lebih baik. Selain itu, penelitian ini dapat menjadi referensi bagi implementasi solusi cloud computing di lembaga pendidikan tinggi.