Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JPMB Parahita

Penyuluhan pembuatan Pupuk Organik Cair Daun Kelor Untuk Mencegah Bahan Kimia Yang Mencemari Lingkungan di RW 05 Tanjung Mekar Karawang barat Ois Nurcahyanti; Aidha Zulaika; Sari Sekar Ningrum
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v3i01.350

Abstract

Sektor 19 Citarum Harum Tanjung Mekar Karawang merupakan desa binaaan Universitas Binawan, dimana salah satu kegiatan tersebut adalah penanaman kelor. Banyaknya kelor yang ditanam menimbulkan limbah daun kelor yang tidak termanfaatkan. Limbah kelor yang tidak termanfaatkan dapat digunakan sebagai pupuk cair organik yang memiliki banyak manfaat serta tidak mencemari lingkungan. PKM ini bertujuan untuk mengenalkan pupuk cair organik dari daun kelor sebagai pengganti pupuk anorganik yang dapat mencemari lingkungan. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan dengan menggunakan media power point. Hasil kegiatan PKM ini merupakan pengetahuan baru masyarakat akan pupuk cair organik, cara pembuatan sertamanfaat dari pupuk cair itu sendiri. Simpulan yang dapat diperoleh dari kegiatan ini adalah pengetahuan baru masyarakat akan penggunaan, pemanfaatan dan cara pembuatan pupuk cair organik dari bahan dasar daun kelor.
Edukasi Penanganan Limbah Infeksius Covid-19 Di Masyarakat RT 4 Perumahan Grand Depok City, Depok Aidha Zulaika; Sari Sekar Ningrum; Nadia Paramita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jpmbp.v4i01.836

Abstract

Salah satu upaya pencegahan penularan virus Covid 19 adalah dengan menggunaan masker, faceshield, dan handsanitiser saat beraktivitas. Kondisi ini meimbulkan permasalahan limbah infeksius yang harus ditangani dengan perlakuan khusus untuk mengurangi resiko penularan. Pembuangan limbah infeksius secara sembarangan dapat menyebarkan virus ke masyarakat luas. Prosedur penanganan sampah atau limbah B3 infeksius memiliki beberapa kebijakan yang meliputi prosedur pemisahan, pengumpulan, pengangkutan, dan pemusnahan sampah atau limbah B3 infeksius. PKM ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat cara penanganan limbah infeksius covid 19 sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Metode yang digunakan adalah Penyuluhan dengan metode ceramah yang dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab dengan menggunakan media power point. Analisis dilakukan untuk menentukan tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat yang didapat melalui kuesioner dan dianalisis dengan metode skala likert. Hasil kegiatan PKM ini merupakan pengetahuan masyarakat akan cara penanganan limbah infeksius covid 19 yang baik sesuai dengan kebijakan yang berlaku. Simpulan yang dapat diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan pengetahuan masyarakat akan cara penanganan limbah infeksius covid 19 yang baik sesuai dengan kebijakan yang berlaku untuk mencegah penularan covid 19 di rumah.
Pemanfaatan Potensi Pangan Lokal (Ubi Jalar dan Sukun) sebagai Alternatif Bahan Pangan bagi Masyarakat Ningrum, Sari Sekar; Muhamad Sofi Ardani; Nur Indah Wardani; Zhilal Shadiq; Annisa Yuliana Angeline
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Bakti Parahita
Publisher : Universitas Binawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/

Abstract

Jumlah penduduk di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah penduduk pada semester kedua tahun 2024 sebesar 1,7 juta jiwa. Pertambahan jumlah penduduk dapat diiringi dengan meningkatnya kebutuhan akan pangan. Melalui program diversifikasi pangan, kebutuhan pangan bagi penduduk dapat terpenuhi baik dari segi ketersediaan dan gizi atau kandungan pangannya. Untuk mencapai hal tersebut, maka diselenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat melalui webinar dengan tema “Memanfaatkan Potensi Pangan Lokal sebagai Alternatif” yang menyasar kepada masyarakat umum. Tujuan diadakannya kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk memberi pengetahuan kepada msayarakat secara umum mengenai diversifikasi pangan dengan menggunakan ubi jalar dan sukun. Sehingga dapat menjadi dasar sebelum diterapkan lebih lanjut dalam kegiatan sehari-hari. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan memberikan Pre-Test sebelum pemberian materi, pemberian materi, memberikan Post-Test setelah pemberian materi, dan evaluasi peningkatan pengetahuan peserta dengan perbandingan hasil Pre-test dan Post-Test. Berdasarkan perbandingan hasil Pre-test dan Post-Test dapat disimpulkan masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan mengenai diversifikasi pangan dan pemanfaatan limbah pangan. Hal tersebut terlihat dari nilai terbanyak yang diraih oleh peserta pada sesi Pre-Test adalah 70 poin dengan persentase peserta sejumlah 46,67%. Dan saat sesi Post-Test Nilai terbanyak yang diraih oleh peserta mengalami peningkatan pada angka 90 poin dengan persentase peserta yang mendapatkan nilai tersebut sebesar 33,33%.