Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Nephrolithiasis DI RSUD DR. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Gusna, Abdillah Daniel; Hasbie, Neno Fitriyani; Dalfian, Dalfian; Sahara, Nita
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.16518

Abstract

Nephrolithiasis atau batu ginjal, adalah penyakit ginjal di mana ditemukan batu yang mengandung komponen kristal dan matriks organik dan merupakan penyebab paling umum dari kelainan saluran kemih. Lokasi khas batu ginjal adalah kelopak atau panggul. Bila prolaps menyumbat daerah ureter (batu ureter) dan kandung kemih (batu kandung kemih). Beberapa faktor  dapat meningkatkan risiko batu ginjal, seperti usia, jenis kelamin, genetika, asupan makanan dan air, dan faktor-faktor tersebut berperan penting dalam perkembangan batu ginjal. Terdapat bukti bahwa asupan kalsium, oksalat, dan  asupan cairan yang berlebihan dapat meningkatkan pembentukan batu. Tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi faktor risiko yang terkait dengan perkembangan nefrolitiasis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung, 2023. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pelaksanaan penelitian ini pada bulan April di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Subjek penelitian dikumpulkan dari data rekam medik yang terdiagnosa Nephrolithiasis sebanyak 157 orang dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini didapatkan beberapa hasil yaitu (1) terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan kejadian Nephrolithiasis pada p-value  0,016, (2) terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian Nephrolithiasis pada p-value  0,029, (3) terdapat hubungan yang bermakna antara jenis pekerjaan dengan kejadian Nephrolithiasis pada p-value  0,001, (4) terdapat hubungan yang bermakna antara IMT dengan kejadian Nephrolithiasis pada p-value  0,011.
Pengabdian Masyarakat : Penyuluhan “Kenali Hipertensi” Di Puskesmas Satelit Kota Bandar Lampung Suriadi, Ghulam Muharam; Hasbie, Neno Fitriyani; Darma, Guntur Bintang Hadi; Wahyuni, Indah Sri; Dito, ⁠M. Farhan; Ningrat, M. Taufik Hadi; Putri, Puput Ayu; PJ, Setyo Bagoes; Sofyan, M. Kholid
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 2 (2025): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i2.20352

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi terus mengalami peningkatan dan menjadi tantangan utama dalam dunia kesehatan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Berdasarkan data Puskesmas Satelit Kota Bandar Lampung tahun 2022, hipertensi tercatat sebagai penyakit terbanyak dengan jumlah kasus mencapai 1900 jiwa. Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan penyuluhan berjudul "Kenali Hipertensi" dilaksanakan oleh mahasiswa kepaniteraan Klinik Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi, mendorong partisipasi aktif dalam pencegahan serta meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Penyuluhan dilakukan pada tanggal 10 Maret 2025 di ruang tunggu Puskesmas Satelit dengan metode edukasi, ceramah, dan diskusi interaktif menggunakan media leaflet dan alat pengeras suara. Sasaran kegiatan adalah masyarakat sekitar yang sedang mengikuti senam pagi, dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat dalam mengelola dan mencegah hipertensi, serta menjadi model edukasi kesehatan berkelanjutan di wilayah kerja Puskesmas Satelit.
Pengabdian Masyarakat : Penyuluhan “Dampak Negatif Penggunaan Gadget” Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Bandar Lampung Tiara, Putri Amsa; Putri, Siti Fhatima Novariani; Aulia, Winneke Rizki; Barokah, Msy. Siti Ika; Pratiwi, Citra Adhiputri; Herita, Sri Intan; Putri, Dealita Eka; Hayati, Miftachi Evita; Hasbie, Neno Fitriyani
Jurnal Abdimas Kedokteran & Kesehatan Vol 3, No 2 (2025): Volume 3 Nomor 2
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jakk.v3i2.20451

Abstract

Penggunaan gadget secara berlebihan pada anak-anak usia sekolah dasar semakin mengkhawatirkan karena dapat menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, dan sosial anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang dampak negatif penggunaan gadget serta mendorong perilaku penggunaan yang lebih bijak. Kegiatan dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Bandarlampung dalam bentuk penyuluhan interaktif kepada siswa kelas IV dan V. Materi penyuluhan mencakup pengenalan jenis-jenis gadget, manfaat dan risiko penggunaannya, serta tips mengatur waktu layar (screen time) secara sehat. Metode yang digunakan adalah ceramah, diskusi, dan permainan edukatif yang disesuaikan dengan usia peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, ditunjukkan oleh pemahaman siswa saat sesi pertanyaan di akhir sesi penyuluhan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk kebiasaan penggunaan gadget yang lebih sehat dan bertanggung jawab sejak dini.
Hubungan Kelainan Hematologi Dan Jumlah Virus Terhadap Lama Penggunaan Terapi Arv Pada Pasien Human Immunodeficiency Virus Di RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK Azzahra, Anggun Hayajihan; Hidayat, Hidayat; Hasbie, Neno Fitriyani; Kurniati, Mala
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i12.21849

Abstract

Human Immunodeficiency Virus (HIV) mengganggu sistem kekebalan tubuh dan sering dikaitkan dengan kelainan hematologis seperti anemia, neutropenia, limfopenia, dan trombositopenia. Meskipun terapi antiretroviral (ARV) penting untuk menekan replikasi virus, hubungannya dengan parameter hematologis seiring waktu tetap signifikan secara klinis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara kelainan hematologis dan viral load dengan lama penggunaan terapi ARV pada pasien HIV di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 42 pasien HIV. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square dan korelasi Spearman, dengan tingkat signifikansi p 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28 pasien (66,7%) mengalami anemia, 21 pasien (50%) limfopenia, 13 pasien (31%) neutropenia, dan 1 pasien (2,4%) trombositopenia, sementara 29 pasien (69%) memiliki viral load yang tidak terdeteksi. Analisis statistik tidak menemukan korelasi yang signifikan antara kelainan hematologis dengan lama terapi ARV, maupun antara viral load dengan lama pengobatan (p 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa terapi ARV jangka pendek (6–12 bulan) mungkin belum cukup untuk memperbaiki profil hematologis atau memastikan supresi virus secara konsisten, sehingga menekankan pentingnya pemantauan rutin parameter darah dan intervensi klinis dini dalam tata laksana HIV. Studi longitudinal lebih lanjut direkomendasikan untuk mengevaluasi hasil hematologis dan virologis jangka panjang dari terapi ARV.
LAPORAN KASUS : VULNUS SCISSUM DORSUM MANUS DIGITI I SINISTRA AKIBAT KECELAKAAN KERJA Hasbie, Neno Fitriyani; Suriadi, Ghulam Muharam; Darma, Guntur Bintang Hadi; Wahyuni, Indah Sri; Dito, M. Farhan; Ningrat, M. Taufik Hadi; Putri, Puput Ayu; PJ, Setyo Bagoes; Sofyan, M. Kholid
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 4 (2025): Volume 9 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i4.20354

Abstract

Vulnus scissum merupakan luka robek akibat benda tajam yang ditandai dengan tepi luka rapi dan lurus. Luka ini sering terjadi pada kecelakaan kerja dan berpotensi menimbulkan komplikasi seperti infeksi dan gangguan fungsi ekstremitas apabila tidak ditangani secara tepat. Laporan kasus ini membahas seorang pria berusia 29 tahun yang mengalami luka sayat pada dorsum ibu jari tangan kiri akibat terkena golok saat memanen nanas. Data diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, serta penilaian faktor sosial, ekonomi, lingkungan, dan perilaku pasien. Diagnosis ditegakkan sebagai vulnus scissum pada dorsum ibu jari tangan kiri. Penatalaksanaan dilakukan secara holistik meliputi tindakan kuratif berupa penjahitan luka dan pemberian antibiotik serta analgesik, disertai pendekatan promotif dan preventif melalui edukasi penggunaan alat pelindung diri dan anjuran diet tinggi protein untuk mendukung proses penyembuhan. Kasus ini menegaskan pentingnya penanganan luka robek secara komprehensif serta peran edukasi keselamatan kerja dalam mencegah kejadian serupa.