Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

EFEKTIVITAS KONSUMSI BUAH PEPAYA MUDA TERHADAP KELANCARAN ASI PADA IBU MENYUSUI DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN IDA FARIDA KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2024 FARIDA, IDA; NOVIYANI, ERNITA PRIMA; JAYATMI, IRMA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendahuluan: Masalah yang timbul dari ibu menyusui adalah tidak maksimalnya produksi ASI, sehingga kebutuhan nutrisi bayi ikut tidak maksimal sehingga perlu diperhatikan banyaknya pengeluaran ASI pada Ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektifitas Konsumsi Buah Pepaya Muda Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Menyusui Di Praktik Mandiri Bidan I Kabupaten Cianjur Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan studi kasus. Dengan Populasi 20 Ibu menyusui dan jumlah sample 2 orang dengan pemberian intervensi buah papaya muda. Hasil dan Pembahasan: Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa pada kasus I yaitu pasien yang diberikan intervensi Buah Pepaya Muda diketahui hasil pemeriksaan Kelancaran ASI yang diukur melalui pompa ASI pada kunjungan ke-1 adalah 30 ml, kunjungan ke-2 sebanyak 60 ml dan pada kunjungan ke-3 sebanyak 150 ml. Sedangkan pada kasus II yaitu pasien yang tidak diberikan intervensi diketahui hasil observasi banyaknya ASI pada kunjungan ke-1 sebanyak 60 ml, kunjungan ke-2 sebanyak 60 ml dan kunjungan ke-3 sebanyak 80 ml. Kesimpulan: Pemberian buah papaya muda efektif dalam menangani masalah ASI tidak lancar,lebih cepat dibandingkan dengan ibu yang tidak diberikan intervensi, dengan jumlah pengeluaran ASI yang lebih signifikan.
PENGARUH PEMBERIAN DAUN KATUK DAN REBUSAN DAUN KELOR TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI PMB BIDAN N NURHALIPAH, NURHALIPAH; LISCA, SHINTA MONA; NOVIYANI, ERNITA PRIMA
Journal Of Midwifery Vol 12 No 2 (2024)
Publisher : UNIVED PRESS, Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ASI memberikan gizi terbaik untuk bayi serta perlindungan terhadap penyakit. Para ibu hendaknya diberikan bimbingan tentang persiapan sebelum dan selama menyusui dengan perhatian khusus pada pentingnya makanan bergizi seimbang selama kehamilan dan sesudah melahirkan. Tujuan dari studi kasus ini Untuk mengetahui Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Katuk Dan Rebusan Daun Kelor Terhadap Peningkatan Produksi Asi Pada Ibu Nifas Di PMB N Kabupaten Cianjur Tahun 2023. Studi kasus ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus, dimana penelitian ini memusatkan diri secara intensif pada satu obyek tertentu yang mempelajarinya sebagai suatu kasus. Berdasarkan hasil dari studi kasus, didapatkan bahwa terdapat perbedaan yang meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas yang diberikan intervensi daun katuk dan daun kelor. Dari hasil studi kasus dapat ditarik kesimpulan bahwa daun katuk dan daun kelor berpengaruh terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas. Tetapi yang sangat signifikan dalam peningkatan produksi ASI yaitu daun katuk. Diharapkan hasil studi kasus ini dapat dijadikan sebagai terapi non farmakologi dalam mengatasi klien yang mengalami gangguan ASI meningkatkan pengetahuan dan wawasan ibu nifas mengenai cara untuk mengatasi produksi ASI sedikit, dapat menjadi bahan pertimbangan dan materi tambahan untuk pengkaji selanjutnya, serta dapat dijadikan pedoman untuk pengkaji selanjutnya dalam melanjutkan studi kasus tentang ibu nifas yang mengalami gangguan produksi ASI nya sedikit atau tidak keluar.
Perbedaan Posisi Miring dan Setengah Duduk pada Ibu Bersalin terhadap Kelancaran Persalinan Kala II di RB Puskesmas Kecamatan Matraman Tahun 2021 Noviyani, Ernita Prima; Ruliyah, Siti; Thompson, Maria
Media of Health Research Vol. 1 No. 1 (2023): Media of Health Research, April 2023
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/mohr.v1i1.6

Abstract

Maternal mortality is death that occurs during pregnancy, childbirth and the postpartum period due to certain causes. Indonesia is in the third highest rank for Maternal Mortality Rate (MMR) in ASEAN countries. The first rank is Laos with 470/100,000 live births, while the lowest is Singapore with 3/100,000 live births. This study is an experimental study of static group comparison (static group comparison), namely observing the quasi-experimental group (delivery position tilted to the left) and the experimental group (sitting position of labor). It was found that there was a difference in the average value of the second stage of labor between the half-sitting and left-sided labor positions. The second stage in the standing position group was 26.87 minutes, while the second stage in the left tilted position group was 23.60 minutes, with a difference in the average value of 3.27 minutes. The half-sitting position has advantages, namely the birth canal groove that needs to be achieved to be able to get out shorter and the earth's gravity to lower the fetus into the pelvic cavity. While the tilted position to the left has the advantage of providing a relaxed feeling for the mother to get the baby out. However, from the results of hypothesis testing using an independent T test, it was found that the p value: 0.670 > alpha (0.05) which means that there is no significant difference between the exercise position and tilted to the left on monitor II.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, LAMA PEMAKAIAN KONTRASEPSI, JENIS KONTRASEPSI SUNTIK TERHADAP GANGGUAN MENSTRUASI PADA AKSEPTOR KB SUNTIK DI PMB SETIAWATI KOTAWARINGIN TIMUR TAHUN 2023 Ruari, Willan; Yolandia, Rita Ayu; Noviyani, Ernita Prima
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2727

Abstract

Penggunaan KB suntik dalam jangka waktu yang lama menyebabkan terjadinya penipisan tulang. Sejatinya ini bisa memicu penurunan kepadatan tulang (osteoporosis). Dampak lain yang terjadi apabila masalah efek samping akibat pemakaian kontrasepsi hormonal tidak diatasi dengan baik adalah terganggunya kesuburan seorang wanita sehingga kemungkinan memiliki anak kembali akan membutuhkan waktu lama ,dampak lainnya berhubungan dengan masalah kesehatan yaitu dengan kenaikan berat badan yang terus bertambah akan menyebabkan obesitas yang dapat memicu timbulnya penyakit penyerta yang bisa berdampak kematian.Tujuan dalam penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan, lama pemakaian kontrasepsi, jenis kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi pada akseptor KB suntik di PMB Setiawati Kotawaringin Timur Tahun 2023 dengan menggunakan metode penelitian Kuantitatif, dan desain penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional.Tehnik pengambilan sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah sample 93 responden. Hasil uji Chi Square Asymp Sig (2-sided) Terdapat hubungan jenis kontrasepsi suntik terhadap gangguan menstruasi akseptor KB suntik dengan nilai pvalue = 0,000. Kesimpulan : jenis kontrasepsi terhadap gangguan menstruasi memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap terjadinya gangguan menstruasi Disarankan bagi ibu yang ingin menjadi akseptor KB suntik agar lebih bijak dalam menentukan jenis kontrasepsi suntik apa yang akan digunakan. Perhatikan manfaat, dan efek samping kontrasepsi yang akan digunakan.
HUBUNGAN SENAM HAMIL, BERAT BADAN BAYI LAHIR DAN LAMA PERSALINAN TERHADAP KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU BERSALIN DI PUSKESMAS CIBIUK KABUPATEN GARUT TAHUN 2023 Indriyani, Indriyani; Noviyani, Ernita Prima; Kuswati, Kuswati
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2728

Abstract

Berdasarkan laporan tahunan Puskesmas Cibiuk tahun 2022 terdapat sebanyak 45,8% yang mengalami luka perineum. Tinginya kejadian luka perineum salah satunya disebabkan oleh berat badan bayi, perineum yang kaku dan lama persalinan. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah robekan perineum adalah senam hamil dimana yang dapat memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot dinding perut, lingamen otot dasar panggul yang berhubungan degan proses pesalinan. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui hubungan senam hamil, berat badan bayi lahir dan lama persalinan terhadap kejadian ruptur perineum pada ibu bersalin di Puskesmas Cibiuk Kabupaten Garut tahun 2023. Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian adalah sebanyak 62 ibu bersalin, tehnik pengambilan sampel adalah total sampling artinya seluruh populasi dijadikan sampel. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Hasil penelitian diperoleh 51,6% ibu bersalin tidak mengalami ruptur, 51,6% tidak rutin senam hamil, 56,5% melahirkan dengan berat badan bayi > 3500 gram dan sebanyak 71,0% mengalami lama waktu persalinan yang lambat. Hasil analisis bivariat menunjukkan senam hami p-value 0,011, berat badan bayi lahir p-value 0,019 dan lama persalinan p-value 0,034. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara senam hamil, berat badan bayi lahir dan lama persalinan dengan kejadian rupture perineum. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu dalam meningkatkan pengetahuan pada ibu bersalin keluarga atau masyarakat khususnya ibu hamil tentang pencegahan luka perineum dengan melakukan senam hamil secara rutin
HUBUNGAN SUMBER INFORMASI, DUKUNGAN SUAMI DAN MOTIVASI IBU TERHADAP PEMILIHAN KONTRASEPSI AKDR DI PUSKESMAS KARANGPAWITAN KABUPATEN GARUT TAHUN 2023 Nurbaeti, Neulis; Sari, Agustina; Noviyani, Ernita Prima
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2746

Abstract

Cakupan AKDR di Kabupaten Garut tahun 2021 sebesar 21,2% dan Puskesmas Karangpawitan tahun 2021 cakupa AKDR sebanyak 845 orang (8,04%). Puskesmas Karangpawitan merupakan puskesmas yang cakupan penggunaan AKDR nya masih rendah yaitu 845 orang (8,04%). Rendahnya penggunaan AKDR disebabkan oleh beberapa faktor sehingga seperti kurangnya informasi yang didapat, dukungan suami dan motivasi ibu. Tujuan dari penelitian ini guna mengetahui hubungan sumber informasi, dukungan suami dan motivasi ibu terhadap pemilihan kontrasepsi AKDR. Penelitian ini menggunakan metode deskrptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu nifas sebanyak 172 orang, tehnik pengambilan sampel adalah accidental sampling dan didapatkan sebanyak 64 ibu responden dengan menggunakan rumus Slovin. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Sebagian besar ibu nifas yaitu 57,8% ibu nifas memilih kontrasepsi non AKDR, 56,3% mengatakan sumber informasi baik, 56,3% memiliki motivasi kurang dan 48,4% kurang mendapatkan dukungan suami. Hasil analisis bivariat menunjukkan sumber informasi p-value 0,151, motivasi p-value 0,008 dan dukungan suami p-value 0,000. Terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi dan dukungan suami dengan pemilihan kontrasepsi AKDR, sementara sumber informasi tidak berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi AKDR. Diharapkan dapat menjadi masukan dalam meningkatkan pelayanan kontrasepsi atau pemberian pendidikan kesehatan kepada keluarga dan masyarakat tentang faktor yang berhubungan dengan penggunaan AKDR..
HUBUNGAN MOTIVASI IBU, DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN BIDAN TERHADAP KUNJUNGAN NIFAS DI PUSKESMAS MARIPARI KABUPATEN GARUT TAHUN 2023 Syaripah, Pipih; Rindu, Rindu; Noviyani, Ernita Prima
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 5 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Mei 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i5.2812

Abstract

Cakupan kunjungan nifas lengkap di Kabupaten Garut tahun 2021 sebesar 96,31%. Puskesmas Maripari pada tahun 2022 cakupan kunjungan nifas lengkap baru mencapai 54,6% artinya masih banyak ibu nifas yang tidak melakukan kunjungan atau pemeriksaan secara lengkap. Salah satu faktor yang mempengaruhi kunjungan nifas adalah motivasi ibu, dukungan keluarga dan peran bidan. Dampak apabila tidak melakukan kunjungan nifas adalah dapat terjadi komplikasi persalinan di masa nifas atau komplikasi masa nifas yang tidak terkontrol oleh tenaga kesehatan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan motivasi ibu, dukungan keluarga dan peran bidan terhadap kunjungan nifas. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Pupulasi dalam penelitian ini adalah ibu nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Maripari pada bulan September 2023 sebanyak 54 orang, tehnik pengambilan sampel menggunakan total sampling karena populasi kurang dari 100. Analisa data yaitu analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-Square test untuk melihat hubungan terhadap 2 variabel yang diduga berhubungan atau berkolerasi. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 59,1% melakukan kunjungan nifas dengan lengkap, sebanyak 53,7% memiliki motivasi kurang baik, sebanyak 50% dukungan keluarga baik, dan sebanyak 55,6% peran bidan baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan motivasi ibu p-value 0,000, dukungan keluarga p-value 0,014 dan peran bidan p-value 0,031. Terdapat hubungan yang bermakna antara motivasi ibu, dukungan keluarga dan peran bidan terhadap kunjungan nifas. Diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya ibu hamil, bersalin dan nifas dalam mendapatkan informasi untuk meningkatkan pengetahuan seputar kesehatan terutama perawatan ibu post partum sehingga dapat meningkatkan kepatuhan dalam melakukan kunjungan masa nifas
HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR, PERAN ORANGTUA DAN GADGET TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK Menzi, Gira; Noviyani, Ernita Prima
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48541

Abstract

Perkembangan emosi anak merupakan salah satu bentuk komunikasi sehingga anak dapat mengungkapkan segala kebutuhannya dan perasaannya kepada orang lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan lahir anak, peran orangtua dan durasi penggunaan gadget terhadap perkembangan emosi anak usia 4-6 Tahun di Kec. Simpang Teritip Prov. Bangka Belitung Tahun 2025. Menggunakan desain cross-sectional dengan subjek yaitu 58 anak usia 4-6 Tahun yang berdomisili di Kec. Simpang Teritip, Teknik pengambilan sampel menggunakan penarikan sampel acak terstruktur. Instrumen yang digunakan adalah SDQ (Strenghts and Difficulties). Analisa data yang digunakan yaitu uji spearman rho’. Hasil uji spearman rho’ dengan nilai (r) : sebesar -0.001 dengan Sig (2-tailed) 0.994 > α (0,05) untuk berat badan lahir anak, nilai (r) = 0.393* dengan Sig (2-tailed) 0.002 <  α (0,05) untuk peran orangtua, nilai (r) 0.659** dengan Sig (2-tailed) 0.000 atau lebih kecil α (0,05) untuk durasi penggunaan gadget. Tidak ada hubungan antara berat badan lahir anak terhadap perkembangan emosi anak usia 4-6 Tahun. Ada hubungan antara peran orangtua dan durasi penggunaan gadget terhadap perkembangan emosi anak usia 4-6 Tahun di Kec. Simpang Teritip Prov. Bangka Belitung Tahun 2025.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, KECEMASAN IBU HAMIL DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM TRIMESTER I DI PMB BIDAN Y TAHUN 2023 Prihatini, Seni; Noviyani, Ernita Prima; Hardiana, Hedy
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 3 No. 1 (2024): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Januari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v3i1.2190

Abstract

Pada survei pendahuluan yang peneliti lakukan di BPM Hj.Y didapatkan data bahwa pada tahun 2021 jumlah ibu hamil usia kehamilan kurang dari 20 minggu berjumlah 250 orang dan jumlah ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum pada tahun 2021 berjumlah 450 orang. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan Ibu hamil, kecemasan ibu hamil, dan peran dukungan suami dengan kejadian hyperemesis gravidarum trimester I Di PMB Bidan Y Tahun 2023. Metode: Penelitian menggunakan korelasi analitik (penelitian analitik) dengan pendekatan cross sectional yaitu suatu rancangan penelitian. Sampel: 50 responden ibu hamil trimester 1. Hasil: Distribusi frekuensi ibu mengalami hiperemisis (58%), ibu pengetahuan cukup (44%), ibu hamil cemas ringan (30%), dan suami tidak mendukung (58%). Dan didapatkan adanya hubungan signifikan pengetahuan ibu dengan kejadian hiperemisis (p=0,000), kecemasan dengan kejadian hiperemsis (p=0,002), dan dukungan suami dengan kejadian hiperemisis gravidarum (p=0,021). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, kecemasan ibu dan dukungan suami terhadap kejadian hiperemisis gravidarum. Saran: dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan terhadap ibu hamil khususnya ibu hamil trimester I untuk mengatasi kejadian hyperemesis gravidarum.
Pengaruh Edukasi Perawatan Tali Pusat terhadap Pengetahuan Ibu Nifas Sihombing, Anita; Noviyani, Ernita Prima
Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia Vol 14 No 02 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia (Indonesian Midwifery Scientific Journal) Uni
Publisher : Q PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jiki.v14i02.2459

Abstract

Sebagian besar infeksi bayi baru lahir adalah tetanus neonatorum yang ditularkan melalui tali pusat, karena pemotongan dengan alat tidak bersih, infeksi juga dapat terjadi melalui pemakaian obat, bubuk atau obat tradisional yang digunakan masyarakat dalam merawat tali pusat. Dampak negatif perawatan tali pusat adalah apabila tali pusat tidak dirawat dengan baik, kuman-kuman bisa masuk sehingga terjadi infeksi yang mengakibatkan penyakit tetanus neonatorum dan dapat mempengaruhi lama pelepasan tali pusat. Desain penelitian ini adalah quasi experimental dengan pre pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu nifas yang lahir dan memeriksakan kondisinya di RS TK.II Moch Ridwan Meuraksa. Besar sampel pada penelitian ini sebanyak 160 ibu nifas yang akan dijadikan responden. Instrumen penelitian ini menggunakan leaflet dan kuesioner. Berdasarkan hasil rata-rata pengetahuan ibu nifas saat pretest yakni 10,19. Skor rata-rata pengetahuan ibu nifas posttest yakni 16,94. Dari data tersebut adanya peningkatan pengetahuan ibu nifas mengenai perawatan tali pusat sebanyak 6,75. Hasil analisa dengan menggunakan uji Wilcoxon pretest pengetahuan dan posttest pengetahuan p-value = 0,000. Saran Sebagai bahan untuk menyebarluaskan informasi mengenai perawatan tali pusat pada bayi baru lahir.