Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Efektifitas Terapi Rendam Kaki Air Hangat dan Pemberian Jus Tomat Pada Ibu Hamil dengan Hipertensi di PMB H Kabupaten Cianjur Tahun 2023 Habibah, Habibah; Noviyani, Ernita Prima; Lisca, Shinta Mona
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11102

Abstract

Hipertensi kehamilan adalah salah satu penyebab kesakitan dan kematian diseluruh dunia baik bagi ibu maupun janin. Angka Kejadian Hipertensi pada kehamilan di Jawa Barat, berdasarkan laporan sebanyak 295 per 100.000 diantara penyebabnya yaitu Hipertensi dalam kehamilan (12 kasus). Tujuan untuk mengetahui efektivitas terapi rendam kaki air hangat dan pemberian jus tomat pada ibu hamil dengan hipertensi di PMB H Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pada penelitian ini sampel sebanyak 2 orang dimana 1 sampel menggunakan intervensi Rendam kaki air hangat dan 1 sampel dengan jus tomat. Penelitian dilakukan di PMB H dan dilakukan pada bulan Desember - Januari Tahun 2024. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan intervensi terapi rendam kaki air hangat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah ibu dan pada intervensi pemberian jus tomat berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada ibu. Didapatkan perbedaan pengaruh pemberian intervensi terapi rendam kaki air hangat dan pemberian jus tomat pada ibu hamil dengan hipertensi ringan, dimana pemberian jus tomat lebih memiliki pengaruh yang signifikasi terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil.. Diharapkan hasil studi kasus ini dapat dijadikan sebagai terapi non farmakologi dalam mengatasi klien yang mengalami hipertensi dan adanya pengaruh rendam kaki air hangat dan jus tomat terhadap penurunan hipertensi pada ibu hamil di PMB H Tahun 2023
Efektivitas Pemberian Air Rebusan Daun Binahong Dan Air Rebusan Daun Sirih Hijau Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Di RSUD Pagelaran Nurhalimah, Nurhalimah; Noviyani, Ernita Prima; Darmi, Salfia
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11259

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan plasenta) yang telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalui jalan lahir, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri). Persalinan sering kali mengakibatkan luka perineum. Luka perineum dapat terjadi karena adanya robekan jalan lahir, baik terjadi karena ruptur ataupun karena episiotomi. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Efektivitas Pemberian Air Rebusan Daun Binahong dan Air Rebusan Daun Sirih Hijau terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di Rsud Pagelaran Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Studi Case Literatur Review, Penelitian ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok responden yang diberikan rebusan daun binahong dan kelompok responden diberikan rebusan daun sirih hijau. Dalam rancangan ini, memungkinkan peneliti mengukur pengaruh perlakuan (intervensi) pada kelompok eksperimen dengan cara membandingkan kedua kelompok tersebut. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa Pemberian air rebusan daun binahong lebih efektif untuk penyembuhan luka perineum (sembuh dalam waktu 4 hari) dibandingkan dengan pemberian air rebusan daun sirih hijau (sembuh dalam waktu 5 hari).  
Pengaruh Konsumsi Putih Telur Dan Madu Terhadap Penyembuhan Luka Post Sc Di RSUD Pagelaran Cianjur Tahun 2023 Safitri, Mutia; K, Milka Anggreni; Noviyani, Ernita Prima
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11642

Abstract

Meningkatnya jumlah persalinan dengan Sectio Caesarea menjadi tantangan bagi bidan untuk melakukan perawatan luka post SC. Infeksi merupakan salah satu penyebab kematian ibu keempat tertinggi di Indonesia. Banyaknya masalah yang terjadi setelah post SC karena adanya infeksi pada luka jahitan. Perawatan luka yang tepat adalah salah satu faktor eksternal yang sangat mendukung dan berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka. Salah satunya faktor non farmakologi seperti konumsi  tinggi protein yang ada didalam putih telur rebus dan juga penggunaan Madu yang tinggi zat  antioksidan. Untuk mengetahui pengaruh konsumsi putih telur dan oles madu terhadap penyembuhan luka post SC. disusun menggunakan study case litelatur review. Data  di observasi  dengan  derajat  kesembuhan luka menggunakan instrument REEDA. Terdapat percepatan penyembuhan luka operasi pada ibu post SC yang diberikan intervensi putih telur rebus dan madu (RI skor REEDA hari ke-1=6 di hari ke-5=0 vs RII skor REEDA hari ke-1=5 di hari ke-3=0). Kesimpulannya penggunaan oles madu lebih efektif dalam percepatan penyembuhan luka post SC dibandingkan dengan konsumsi putih telur rebus. Untuk tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan perawatan dan edukasi kepada masyarakat tentang terapi nonfarmakologis konsumsi putih telur rebus dan oles madu sebagai upaya percepatan penyembuhan luka post SC.  
Pengaruh Prenatal Yoga dan Pijit Hamil Terhadap Kualitas Tidur pada Ibu Hamil Trimester III di Tpmb N Kabupaten Cianjur Tahun 2023 Halimah Sa’diah, Nopi Nurani; Darmi, Salfia; Noviyani, Ernita Prima
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11745

Abstract

Kehamilan trimester III pada ibu menyebabkan perubahan baik secara fisiologis, psikologis, dan sosial. Ketika usia kehamilan meningkat, juga akan terjadi ketidaknyamanan pada ibu hamil salah satunya gangguan pola tidur. Gangguan pola tidur pada ibu hamil sering dirasakan saat kehamilan trimester II dan III, hal tersebut terjadi karena perubahan adaptasi fisiologis dan psikologis. Tujuan Dari studi kasus ini untuk memberikan asuhan kebidanan dan untuk mengidentifikasi Efektifitas Yoga dan pijat hamil Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Di TPMB N Tahun 2023. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus. Pada penelitian ini sampel sebanyak 2 orang dimana 1 sampel menggunakan intervensi prenatal yoga dan 1 sampel dengan pijat haml. Penelitian dilakukan di TPMB N dan dilakukan pada bulan Desember - Februari Tahun 2024. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa kualitas tidur ibu hamil lebih efektif menggunakan terapi pijat hamil di bandingkan dengan terapi yoga. Perbandingan pengaruh pemberian yoga di dapat score 14 dan pijat hamil di dapat score 12 terhadap peningktan kualitas tidur ini lebih efektif dengan mengunakan terapi pijat hamil nilai selisih score 2 Diharapkan hasil studi kasus ini dapat dijadikan sebagai terapi non farmakologi dalam mengatasi klien yang mengalami gangguan tidur, meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi para ibu mengenai cara untuk mengatasi gangguan tidur, dapat menjadi bahan pertimbangan dan materi tambahan untuk pengkaji selanjutnya, serta dapat dijadikan pedoman untuk pengkaji selanjutnya dalam melanjutkan studi kasus tentang ibu hamil yang mengalami gangguan tidur.
Efektivitas Telur Rebus dan Ikan Gabus terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas di UPT Pusksesmas Jawilan Kabupaten Serang Tahun 2023 Yanasari, Novi; Astuti, Retno Puji; Noviyani, Ernita Prima
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.12582

Abstract

Postpartum merupakan masa pemulihan organ-organ reproduksi yang mengalami perubahan selama kehamilan dan persalinan, seperti terjadinya robekan perineum. Luka perineum yaitu luka pada perineum karena adanya robekan jalan lahir maupun karena episiotomi pada waktu melahirkan janin. Dampak apabila perawatan luka perineum tidak baik dapat menyebabkan terjadinya infeksi yang merupakan salah satu penyebab kematian ibu postpartum. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka perineum ibu post partume yaitu karakteristik ibu bersalin, nutrisi, jenis luka dan cara perawatannya. Salah satu Solusi bagi ibu postpartum adalah konsumsi makanan hewani yaitu telur rebus dan ikan gabus. Penelitian bertujuan untuk mengukur efektivitas telur rebus dan ikan gabus terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di UPT Puskesmas Jawilan. Sampel terdiri dari 2 ibu postpartum, 1 ibu postpartum yang diberikan telur rebus dan 1 ibu postpartum yang diberikan ikan gabus. Metode yang digunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, desain penelitian menggunakan study case literature review (SCLR). Hasil penelitian menunjukkan ibu yang diberikan telur rebus lebih cepat proses penyembuhan pada luka perineum dibandingkan dengan ikan gabus. Kesimpulan, pemberian telur rebus lebih efektive terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu postpartum di UPT Puskesmas Jawilan Kabupaten Serang. Disarankan, supaya ibu postpartum dengan luka perineum untuk dapat mengkonsumsi telur rebus 2 butir perhari yaitu pagi 1 butir dan sore 1 butir dalam upaya percepatan penyembuhan luka serta menghindari infeksi masa nifas
Efektivitas Senam Hamil dan Massage Perineum terhadap Kelancaran Kala I Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Cikalong Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024 Suharyati, Leni; Wulandari, Ratna; Noviyani, Ernita Prima
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.16193

Abstract

Kala II persalinan dimulai saat pembukaan lengkap dan berakhir dengan kelahiran janin. Senam hamil dan Massage Perineum dapat membantu mempercepat persalinan. Tujuan dari penelitian ini mengetahui  Efektivitas Senam Hamil dan Massage Perineum terhadap Kelancaran Kala II Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024. Penelitian ini merupakan Eksperimen murni dengan rancangan Two Group Post Test. Populasi penelitian Ibu Hamil Trimester III. Dengan teknik sampel Purposive Sampling yang berjumlah 30 sampel. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi. Hasil uji statistik independet t-tes didapatkan p value = 0,037 (p < 0,05), artinya ada perbedaan efektifitas Senam Hamil dan Massage Perineum terhadap Kelancaran Kala II Persalinan pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Cikalong Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2024. Saran diharapkan tempat penelitian dapat memberikan sosialisasi melalui penyuluhan tentang efektivitas senam hamil dan massage perineum untuk membantu kelancaran kala II pada ibu hamil
Efektivitas Metode Bermain Menggunting terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Usia Dini di PAUD Bhakti Pertiwi Kota Cimahi Tahun 2024 Andini, Hanny Yuli; Nency, Aprilya; Noviyani, Ernita Prima
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.453

Abstract

Usia emas adalah periode yang sangat penting bagi kehidupan seorang anak di masa depan. Hal ini juga menjadi dasar untuk mengajar anak-anak kemampuan kognitif, motorik, bahasa, dan sosial. Pengembangan motorik halus pada usia dini akan bermanfaat bagi anak-anak baik sekarang maupun di masa depan. Anak-anak yang memiliki koordinasi motorik halus yang buruk atau yang tidak berkembang dengan baik cenderung mengalami frustasi, gagal, dan ditolak. Motorik halus adalah keterampilan dasar yang perlu dibangun sejak usia dini. Belajar menggunting dapat membantu anak meningkatkan keterampilan koordinasi dan motorik halus mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas metode bermain menggunting terhadap perkembangan motorik halus anak usia dini. Metode penelitian Study case literature review digunakan untuk menyusun karya penulisan ini. Kemampuan motorik halus anak diukur dengan menggunakan teknik bermain menggunting pada dua responden yang menerima intervensi; data kemudian dievaluasi tiga kali, yaitu pada minggu pertama; kedua; dan keempat. Hasil Observasi dilakukan selama empat minggu. Observasi dilakukan sebelum dan setelah intervensi. Dari hasil observasi setelah dilakukan intervensi maka terlihat peningkatan kemampuan dan perkembangan pada motorik halus anak. Kesimpulannya adalah metode bermain menggunting efektif meningkatkan motorik halus anak usia dini, dan diharapkan orangtua dan guru dapat menerapkan teknik bermain menggunting baik di rumah maupun di sekolah.
The relationship between knowledge, culture, and the role of health workers and the behavior of women of reproductive age in the selection of contraceptive methods Wirasimpati, Putri; Ginting, Agus Santi br; Noviyani, Ernita Prima
THE JOURNAL OF Mother and Child Health  Concerns Vol. 4 No. 12 (2026): March
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mchc.v4i12.2698

Abstract

Background: Contraception is the regulation of pregnancy through the use of devices or methods aimed at preventing pregnancy. The purposes of contraceptive use include delaying pregnancy, spacing pregnancies, and terminating fertility. There are various types of contraceptive methods, each with its own advantages and disadvantages (Susanti & Sari, 2020). One of the efforts implemented in the Family Planning (FP) program is the use of contraceptive methods. Purpose: To determine the relationship between knowledge, culture, and the role of health workers and the behavior of women of reproductive age in selecting contraceptive methods. Method: This study used a quantitative analytical survey with a cross-sectional design. The population consisted of all women of reproductive age who were active family planning participants at Cipayung Public Health Center, totaling 62 respondents. Data were collected using structured questionnaires and analyzed through univariate and bivariate analyses. The Chi-Square test was used to assess relationships between variables, with a significance level of 0.05. Results: The results showed that knowledge was not significantly associated with contraceptive method selection (p = 0.097), cultural factors were not significantly associated with contraceptive method selection (p = 0.397), and the role of health workers was also not significantly associated with contraceptive method selection (p = 0.706). Conclusion: There was no significant relationship between knowledge, culture, and the role of health workers and the behavior of women of reproductive age in selecting contraceptive methods.