Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pengaruh Sertifikat Halal Terhadap Peningkatkan Kepercayaan Konsumen (Studi Kasus Konsumen AHA Food di Kota Watampone) Syam, Islinda; Hafid, Abd; Abd Salam, Hasni
Jurnal Al-Istishna Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Al-Istishna
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jai.v1i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi halal terhadap kepercayaan konsumen pada produk AHA Food di Kota Watampone. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 97 responden menggunakan metode Simple Random Sampling. Variabel penelitian meliputi sertifikasi halal sebagai variabel independen dan kepercayaan konsumen sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan dengan regresi linear sederhana untuk menilai hubungan antara sertifikasi halal dan kepercayaan konsumen. Hasil menunjukkan bahwa sertifikasi halal secara signifikan meningkatkan kepercayaan konsumen. Konsumen yang percaya pada produk bersertifikat halal cenderung lebih loyal dan merasa aman saat mengonsumsinya. Penelitian ini memberikan wawasan bagi produsen makanan halal, khususnya UMKM, untuk meningkatkan daya saing melalui sertifikasi halal. Temuan ini juga dapat menjadi acuan bagi pembuat kebijakan dalam mengembangkan dan mengawasi sertifikasi halal guna meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas pasar produk halal di Indonesia.
Evaluating the Implementation of Formal Early Childhood Education in Pesantren in South Sulawesi Kasmah, Kasmah; Mardiyanti Syam, A. Sri; Tajuddin, Mawaddah; Hafid, Abd; L, Idrus
Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 3 (2023): Transformative Islamic Education in Pesantren and Madrasah
Publisher : Universitas Pesantren Kh Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/nzh.v6i3.4209

Abstract

This article discusses the implementation of the Program Diniyah Formal (PDF) organized by four Islamic boarding schools in South Sulawesi, namely PDF Al-Junaidiyah in Bone Regency, PDF Asadiyah in Sengkang Regency, PDF Mangkoso in Barru Regency, and PDF Nahdatul Ulum in Maros Regency. This research is evaluative research using a discrepancy model. The purpose of this study is to examine whether there is a gap between the standards/criteria for implementing PDF and its actual implementation. The indicators used in this study are derived from the criteria for high school education set by the National Secondary School Accreditation Body (BAN-SM), which is divided into four aspects: graduate quality, learning process, teacher quality, and madrasah management. The instruments used include questionnaires, interview guidelines, and documentation guidelines. Based on the results, the evaluation of the quality of PDF graduates at Islamic boarding schools in South Sulawesi is classified as good. Meanwhile, the evaluation of the PDF learning process at Islamic boarding schools in South Sulawesi is classified as fair. Additionally, the evaluation of the quality of PDF teachers at Islamic boarding schools in South Sulawesi is classified as fair, while the evaluation of PDF madrasah management at these schools is also classified as fair.
Penguatan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Untuk Pembangunan Berkelanjutan Di Kabupaten Bone Perspektif Maqashid Syariah Bahri, Syamsul; Hafid, Abd
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): JIEI : Vol.10, No.1, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i1.11954

Abstract

This study aims to investigate the characteristics of Village Owned Enterprises (BUMDes), analyze the form of bumdes management, and analyze the strategy of strengthening Village Owned Enterprises (BUMDes) in Bone Regency.The analysis unit is a Village Owned Enterprise (BUMDes) with research objects of Bumdes Management, Village Government, and Village Escorts.This research is qualitative research with descriptive research type. Data is collected with interviews and observations.The data was analyzed using qualitative descriptive analysis techniques. Qualitative descriptive technique is qualitative data processing that has been obtained through simple depiction of facts/characteristics.The results of the study that village owned enterprises in Bone District have not found a character that suits local conditions.In running a business still tends to imitate what others have done.BumDes governance has not implemented the principle that should be a handle in conducting activities.The manager still does not have good human resources to innovate, so BUMDes cederung does not experience significant development.bumdes strengthening must be done with a good management approach, improving human resources, strengthening institutions, creating products based on local potential, as well as creating connectivity / business networks.
PENDAMPINGAN TATA KELOLA AKUNTANSI PADA BMT NAHDLIYIN GUNUNG LERANG DALAM UPAYA MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE SHARIA BUSINESS Hafid, Abd; Shakila, Andi; Harmayanti, Andi Ayu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26517

Abstract

Permasalahan yang terjadi yaitu minimnya pengetahuan akuntansi bagi pengelola BMT, belum terintegrasinya dengan software akuntansi serta belum maksimalnya sosialisasi program kebaikan BMT Nahdliyin Gunung Lerang. Pendampingan tata kelola keuangan akuntansi yang akan diberikan yaitu pendampingan berupa diklat terkait tata kelola keuangan akuntansi dan penggunaan software akuntansi nirlaba ISAK 35 bagi pengelola BMT Nahdliyin Gunung Lerang. Tujuan jangka pendek yaitu untuk memenuhi kebutuhan pengelola BMT akan suatu pemberian pemahaman tata kelola akuntansi dan sistem software akuntansi dalam melakukan pengelolaan keuangan sesuai standar yang berterima umum. Pendekatan metode yang digunakan yaitu Community Based Research (CBR) yang melibatkan komunitas dengan metode berupa diklat/pendampingan, dengan melakukan tahapan yaitu tahapan persiapan dan identifikasi, tahapan pelaksanaan tindakan/diklat, tahapan pendampingan lanjutan, dan tahapan evaluasi. Hasil dari kegiatan pendampingan ini bisa dikategorikan berhasil dari segi peningkatan pemahaman akuntansi, peningkatan keterampilan (skills) software akuntansi berbasis ISAK 35, terwujudnya staff yang berpikiran terbuka, serta partisipasi aktif para peserta dalam hal pelaksanaan tugas yang diberikan dengan akuntabel (accountability), dan mampu dipertanggungjawabkan (responsibility) dengan baik. Kegiatan pendampingan ini terkait tata kelola keuangan akuntansi pada BMT Nahdliyin Gunung Lerang baik manual maupun software akuntansi terbukti efektif karena sangat dirasakan manfaatnya selama proses pendampingan.
Penggunaan Media  Puzzle Maker  untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SD Negeri 217 Kampuno Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone DH, Satriani; Hafid, Abd; Ani, Kasmini
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v2i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan media Puzzle Maker pada mata pelajaran IPAS di kelas V SD Negeri 217 Kampuno Kecamatan Barebbo Kabupaten Bone. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 14 siswa dan guru kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes, dan analisis data menggunakan teknik pengumpulan data yaitu reduksi data, mendeskripsikan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hasil belajar IPAS siswa setelah menggunakan media Puzzle Maker . Persentase ketuntasan belajar siswa meningkat dari 64,28% pada siklus I menjadi 85,71% pada siklus II. Kesimpulan penelitian adalah media Puzzle Maker dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD Negeri 217 Kampuno Kecamatan Barebbo kabupaten Bone.
LANDASAN HUKUM DAN REGULASI JAMINAN HALAL DI INDONESIA Hafid, Abd; Sapa, Nasrullah Bin Sapa; Cut Muthiadin
AL-IQTISHAD: Jurnal Ekonomi Vol. 17 No. 2 (2025): AL-IQTISHAD: JURNAL EKONOMI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/aliqtishad.v17i2.11234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam landasan hukum dan kerangka regulasi Sistem Jaminan Produk Halal di Indonesia, serta membedah peran kelembagaan tripartit yang menyelenggarakannya. Penelitian ini berfokus pada transformasi tata kelola halal dari inisiatif sukarela berbasis komunitas menjadi rezim hukum wajib (mandatory) yang diatur oleh negara.Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis yuridis-teologis (fiqh dan hukum positif) untuk mengkaji fondasi JPH di Indonesia. Metodologi yang digunakan adalah deskriptif analitis, yang menelaah dua sumber utama: Hukum Primer (Al-Qur'an dan Al-Hadits) sebagai landasan teologis, serta Hukum Positif (UUD 1945, UU No. 33 Tahun 2014 tentang JPH, dan peraturan pelaksanaannya, khususnya PP No. 39 Tahun 2021) sebagai kerangka regulasi. Analisis juga melibatkan pembahasan metodologi ijtihad (Mashlahah Mursalah) sebagai justifikasi hukum negara untuk mewajibkan sertifikasi.Sistem JPH didirikan di atas landasan ganda: Landasan Syariah yang diatur oleh prinsip halalan thayyiban dan Hadits tentang syubhat (samar-samar), yang menuntut prinsip kehati-hatian (ihtiyat) ; dan Landasan Konstitusional pada Pasal 29 ayat (2) UUD 1945, yang menjamin hak beribadah dan menjadi justifikasi negara untuk intervensi JPH. Transformasi Regulasi: UU No. 33 Tahun 2014 mengubah sistem JPH menjadi wajib, dengan tujuan untuk memberikan perlindungan dan kepastian hukum kepada masyarakat. Peraturan Pelaksana, seperti PP No. 39 Tahun 2021, merinci aspek prosedur, jenis produk wajib, dan sanksi.Tata kelola JPH diselenggarakan melalui sinergi tripartit: Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) sebagai regulator dan penerbit Sertifikat Halal; Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) yang melakukan audit teknis dan pengujian ; dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mempertahankan otoritas tunggal untuk menerbitkan Ketetapan Halal (Fatwa tertulis), yang bersifat pra-syarat bagi BPJPH.Sinkronisasi dan Konflik: Terdapat sinkronisasi substansi (otoritas fatwa di MUI sejalan dengan syariah), namun perbedaan mendasar pada aspek formal-prosedural, di mana hukum positif memperkenalkan unsur kewajiban dan sanksi tegas. UU JPH dipandang sebagai manifestasi Maqashid al-Shari'ah dalam skala nasional, melindungi agama, jiwa, dan harta (hifz al-din, hifz al-nafs, hifz al-mal)
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share berbantuan Kartu Soal terhadap Minat Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V SD Inpres 6/75 TA Kabupaten Bone Hafid, Abd; Satriani DH, Satriani DH; salsabila, amelia
JPPSD: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 5, No 3 (2026): Januari
Publisher : Universtas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jppsd.v5i3.75899

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian jenis kuantitatif pre-eksperimental dengan desain penelitian one group pre-test post-test yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Think Pair Share berbantuan kartu soal terhadap minat belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Inpres 6/75 TA Kabupaten Bone. Sampel penelitian ini 22 siswa kelas V dengan menggunakan instrumen angket. Teknik analisis data adalah analisis statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif nilai rata-rata pre-test siswa adalah 67,18 yang berada pada kategori cukup berminat, sedangkan nilai ratarata posttest meningkat menjadi 88,55 yang berada pada kategori sangat berminat. Hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan minat belajar Bahasa Indonesia siswa sebelum dan sesudah penggunaan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan kartu soal. Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Think Pair Share berbantuan kartu soal terhadap minat belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V SD Inpres 6/75 TA Kabupaten Bone. 
STRATEGI IMPLEMENTASI BRILINK SEBAGAI SALURAN PEMBAYARAN DIGITAL DI KALANGAN MASYARAKAT (Desa Uloe Kec. Dua Boccoe Kab. Bone) Muflif, Muh. Naufal; Hafid, Abd; Hasbi, Hartas
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 1 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan digitalisasi sistem pembayaran mendorong lembaga perbankan untuk memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah pedesaan guna mendukung inklusi keuangan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) merespons hal tersebut melalui program BRILink sebagai bentuk branchless banking yang memanfaatkan peran agen lokal dalam menyediakan layanan pembayaran digital bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi implementasi BRILink sebagai saluran pembayaran digital di kalangan masyarakat Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe, serta mengkaji dampaknya terhadap perubahan pola transaksi keuangan masyarakat pedesaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap agen BRILink serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai implementasi layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan psikologis, sosiologis, ekonomi, dan teknologi untuk memahami tingkat penerimaan masyarakat terhadap layanan pembayaran digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi implementasi BRILink di Desa Uloe berjalan secara adaptif dan kontekstual sesuai dengan karakteristik sosial masyarakat pedesaan. Pemilihan agen lokal yang dikenal, dipercaya, dan memiliki kedekatan sosial dengan masyarakat menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan terhadap layanan BRILink. Pelaksanaan layanan yang sederhana, disertai pendampingan langsung, serta konsistensi pelayanan agen mendorong meningkatnya penggunaan pembayaran non-tunai.