Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisa Pengaruh Penggunaan Media Sosial terhadap Kesesuaian Citra Diri Followers Akun Instagram @rahasiagadis Sani, Mutiara; Rusdi, Farid
Prologia Vol. 7 No. 2 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i2.21441

Abstract

Social media use is growing rapidly in this modern era, especially Instagram. The emergence of online communities on Instagram helps audiences to fulfill their needs. On the Instagram platform there is one community account for young women in Indonesia, namely @rahasiagadis, which helps provide positive energy and interaction space to its followers. This study aims to understand whether there is an influence of social media use on the suitability of the self-image of the Instagram followers of @rahasiagadis. This study uses New Media theory and uses and gratification theory. This study applies New Media theory and uses and gratification theory. This theory argues that people actively seek out certain media and content to produce satisfaction.  Using quantitative methods and survey methods. The group of people in this study are Instagram followers @rahasiagadis. The data collection technique used in this study was the distribution of questionnaires to 100 respondents who were identified by purposive sampling with non-probability techniques. Validity test, reliability test, normality test, simple linear regression analysis, T test, correlation coefficient test and determination coefficient test were carried out on the data obtained. Through this research, a simple linear regression equation Y = 11.549 0.218X was obtained with a significance value (Sig) of 0.001. The t-test also shows the effect of using social media on increasing the suitability of the self-image of Instagram account followers @rahasiagadis. Seiring perkembangan zaman di era modern ini, penggunaan media sosial semakin berkembang pesat terutama Instagram. Munculnya komunitas online di Instagram membantu khalayak untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pada platform Instagram terdapat salah satu akun komunitas untuk perempuan muda di Indonesia yaitu @rahasiagadis yang membantu memberikan energi positif dan ruang interaksi kepada para pengikutnya. Penelitian ini mempunyai tujuan yaitu untuk memahami adakah pengaruh penggunaan media sosial terhadap kesesuaian citra diri pengikut Instagram @rahasiagadis. Dalam penelitian ini menerapkan teori media baru dan teori uses and gratification. Teori ini berpendapat bahwa orang secara aktif mencari media dan konten tertentu untuk menghasilkan kepuasan.  Menggunakan metode kuantitatif dan metode survei. Populasi dalam penelitian ini yaitu followers Instagram @rahasiagadis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang diidentifikasi secara purposive sampling dengan teknik non-probability. Uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier sederhana, uji T, uji koefisien korelasi, dan uji koefisien determinasi dilakukan terhadap data yang diperoleh. Melalui penelitian ini diperoleh persamaan regresi linier sederhana Y = 11,549 0,218X dengan nilai signifikansi (Sig) sebesar 0,001. Uji T juga menunjukkan pengaruh penggunaan media sosial terhadap peningkatan kesesuaian citra diri followers akun Instagram @rahasiagadis.
Strategi Komunikasi Pemasaran PT Alko Sumatra Kopi dalam Meningkatkan Brand Loyalty Simarmata, Amelia Kristina; Rusdi, Farid; Salman, Doddy
Prologia Vol. 7 No. 2 (2023): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v7i2.21477

Abstract

Marketing communication strategy in company is important to increase brand loyalty. Marketing communication strategy consists of three, namely segmenting, targeting, positioning. This research was conducted at PT. Alko Sumatra Kopi, aims to find out the marketing communication strategy that is being carried out so that this small company can penetrate the international market and compete with others. This research used a qualitative approach with descriptive analysis. The research method is a case study with data collection, such as interviews, observation, and documentation study. The results of the study concluded that the marketing communication strategy in PT. Alko Sumatra Kopi is to determine the market segment, then determine the target market to be achieved, and introduce the company to build an image in public. In addition, another marketing communication strategy is experiential marketing, which gives a positive and unforgettable impression to buyers. The marketing communication strategy carried out by PT. Alko Sumatra Coffee is proven to increase brand loyalty. Strategi komunikasi pemasaran dalam perusahaan menjadi bagian yang sangat penting dalam meningkatkan brand loyalty. Strategi komunikasi pemasaran terdiri dari tiga, yaitu segmenting, targetting, positioning. Penelitian ini dilakukan pada PT. Alko Sumatra Kopi dan bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan sehingga perusahaan kecil ini bisa menembus pasar internasional dan bersaing dengan perusahaan lain produk sejenis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Metode penelitian adalah studi kasus dengan pengumpulan data, seperti wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan PT. Alko Sumatra Kopi adalah dengan menetapkan segmen pasar terlebih dahulu, kemudian menentukan target pasar yang ingin dicapai, dan memperkenalkan diri perusahaan agar terbangun citra di mata buyer. Selain itu, strategi komunikasi pemasaran lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan experiential marketing, yakni memberikan kesan yang positif dan tidak terlupakan bagi para buyer.
Pendekatan Kuantitatif dalam Memahami Dampak Konten TikTok pada Brand Image: Studi Kasus Skintific Viona, Viona; Rusdi, Farid
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27554

Abstract

Skintific introduces its brand identity through various social media platforms, especially TikTok. This study aims to assess whether TikTok content affects Skintific's brand image in public opinion. Quantitative methods were used in this study by distributing questionnaires to 100 respondents, who were selected using the Slovin Formula and a purposive or judgmental sampling approach. The theoretical basis underlying this study involves the concept of social media content and brand image. The data processing and analysis techniques involve normality tests, partial tests (t-tests), simple linear regression tests, validity tests, reliability tests, linearity tests, and heteroscedasticity tests. The social media content variable (X) shows a positive regression coefficient with a b value = 0.377 as shown in the regression test results. This indicates that a one-point increase in variable X will result in an increase in brand image (Y) by 0.377. Therefore, the results of the analysis indicate a positive relationship between social media content and brand image. Social media content produced by Skintific on the TikTok platform acts as a significant source of product information for consumers. This influence plays a crucial role in forming a brand image which will later show the benefits of a brand image that has been successfully built and shown to the public. Skintific memperkenalkan identitas mereknya melalui berbagai platform media sosial, terutama TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah  konten TikTok mempengaruhi citra brand Skintific di opini publik. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan cara mendistribusikan kuesioner kepada 100 responden, dan pendekatan pengambilan sampel purposive atau judgmental. Landasan teori yang mendasari penelitian ini melibatkan konsep konten media sosial dan citra merek. Adapun teknik pengolahan dan analisis data melibatkan uji normalitas, uji parsial (uji t), uji regresi linear sederhana, uji validitas, uji reliabilitas, uji linearitas, dan uji heterokedastisitas. Variabel konten media sosial (X) menunjukkan koefisien regresi positif dengan nilai b = 0,377 yang ditunjukkan dalam hasil uji regresi. Hal ini mengindikasikan bahwa kenaikan satu poin pada variabel X akan mengakibatkan peningkatan citra merek (Y) sebesar 0,377. Oleh karena itu, hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif antara konten media sosial dan citra merek. Konten media sosial yang diproduksi oleh Skintific di platform TikTok berperan sebagai sumber informasi produk yang signifikan bagi konsumen. 
Strategi Komunikasi di Media Sosial PT. Pos Logistik Indonesia dalam Membangun Brand Awareness Kurniawan, Caroline; Rusdi, Farid
Prologia Vol. 8 No. 1 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i1.27569

Abstract

One of the most popular applications today is Tik Tok by providing an opportunity for promotional events. This study aims to describe communication in the Tik Tok social media application of PT Pos Logistics Indonesia's account @officialposlog. The strategy carried out is with the communication mix theory, namely there is a marketing communication strategy, the 4C theory of social media, and the theory of the brand awareness pyramid triangle. The research was conducted using qualitative methods, the results of this research were carried out because they recently started utilizing the social media Tik Tok account @officialposlog. So that the audience knows what services are provided through the @officialposlog social media account starting from stori, stend and super cargo. So the audience recognizes what products are provided by PT Pos Logistics Indonesia so that it becomes an attraction because the content consistently provided by the @officialposlog account communication strategies are made in hard selling and soft selling. So followers of the @officialposlog account see the PT Pos Logistics Indonesia brand as cheap and fast delivery. The author concludes that the aim of his research is to build brand awareness. PT Pos Logistik Indonesia creates social media content consistently on the @officialposlog account. So that Tik Tok follower clients have also spread the word to their closest friends and family to use super cargo products from PT Pos Logistik Indonesia. Salah satu aplikasi yang paling digemari saat ini adalah Tik Tok dengan memberikan suatu peluang untuk ajang promosi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan komunikasi di aplikasi media sosial Tik Tok akun PT Pos Logistik Indonesia yaitu @officialposlog. Strategi yang dilakukan adalah dengan teori bauran komunikasi yaitu ada strategi komunikasi pemasaran, teori 4C media sosial, dan teori segitiga piramida brand awareness. Penelitian yang dilakukan dengan metode kualitatif, hasil penelitian ini dilakukan karena baru – baru ini mulai memanfaatkan media sosial Tik Tok akun @officialposlog. Dengan banyak persaingan jasa kurir diperlukan brand awareness yang kuat di media sosial Tik Tok @officialposlog. Agar khalayak mengetahui layanan apa saja yang diberikan melalui akun media sosial @officialposlog mulai dari stori, stend dan super kargo. Jadi followers dari akun @officialposlog melihat brand PT Pos Logistik Indonesia murah dan pengiriman cepat. Penulis menyimpulkan tujuan penelitian adalah dalam membangun brand awareness PT Pos Logistik Indonesia membuat konten sosial media secara konsisten di akun @officialposlog. Sehingga klien followers Tik Tok pun juga sudah menyebarluaskan ke teman – teman terdekat dan keluarga untuk menggunakan super kargo produk dari PT Pos Logistik Indonesia. 
Efektivitas Komunikasi Pemasaran Melalui Key Opinion Leader (KOL) dalam Meningkatkan Brand Awareness SH-RD Indonesia Kellin, Thio; Rusdi, Farid
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27599

Abstract

The use of Key Opinion Leaders (KOL) to increase brand awareness is a very common marketing communications strategy and considered as one of the most effective ways to introduce products and brands. The use of KOL as a marketing communication strategy is also carried out by SH-RD Indonesia and is an interesting phenomenon to research because the brand has developed quite rapidly since its initial appearance in 2019. The aim of this research is to determine the effectiveness of marketing communications through KOL used by SH-RD Indonesia to increase brand awareness. On this research, the approach that been using is  a quantitative approach by distributing questionnaires to followers of the TikTok social media account @yourminbite who know or follow the @shrd.id account. Based on the data obtained in the research, it was found that marketing communication through KOLs for the SH-RD Indonesia brand was declared effective because the influence of KOLs on brand awareness was found through descriptive statistical tests. Apart from that, in simple linear regression tests, t tests and correlation coefficient test it was also found that there was a positive relationship between key opinion leaders and brand awareness. Pemanfaatan Key Opinion Leader (KOL) guna meningkatkan brand awareness merupakan sebuah strategi komunikasi pemasaran yang sangat lazim dan dinilai sebagai salah satu cara paling efektif dalam mengenalkan produk dan merek. Penggunaan KOL sebagai strategi komunikasi pemasaran ini juga dilakukan oleh SH-RD Indonesia dan merupakan suatu fenomena yang menarik diteliti karena perkembangan merek yang cukup pesat dari awal kemunculannya pada tahun 2019 lalu. Adapun tujuan penelitian ini ialah guna mengetahui efektivitas komunikasi pemasaran melalui KOL yang digunakan SH-RD Indonesia guna meningkatkan brand awareness. Adapun penedekatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah pendekatan kuantitatif dengan membagikan kuesioner pada pengikut akun media sosial TikTok @yourminbite yang mengetahui atau mengikuti akun @shrd.id. Berdasarkan data yang didapatkan dalam penelitian, didapatkan bahwa komunikasi pemasaran melalui KOL pada brand SH-RD Indonesia dinyatakan efektif karena ditemukan pengaruh antara KOL terhadap brand awareness yang didapatkan melalui uji statistik deskriptif. Selain itu, pada uji regresi linear sederhana, uji t hingga uji koefisien korelasi juga didapatkan bahwa terdapat hubungan positif antar key opinion leader dengan brand awareness.
Membangun Personal Branding 'Positif Energy' Melalui Media Sosial Shasa Zhania Khotimah, Aliya; Rusdi, Farid
Prologia Vol. 8 No. 2 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i2.27605

Abstract

TikTok's popularity rising. Number of women 16-24 years old considering it their "favorite" has jumped more than a third. The power of personal branding creates new opportunities in TikTok content creator accounts (Shasa Zhania). Shasa Zhania's personal branding to increase followers on TikTok social media and see social responses about the value of feminine energy. The research uses a qualitative-descriptive method, through the semantic approach of the Semiotic code according to Charles Sanders Peirce which relates to the 8 concepts of personal branding from Peter Montoya. The author collects information through the tiktok @_shaz, based on library sources and the results of data reduction through journals related to "Utilization of Social Media, TikTok for Personal Branding". The results of data presentation become informative, and conclusions are clearly verified. The results of the semiotic model analysis successfully identified the appropriate trichotomy component, it is known that the sign in the selected video uses Qualisign. The index object: the shape of each video. The interpretant uses rheme, argument based on text The results of the theory of 8 personal branding concepts in relation to Shana Zania, in these findings, have fulfilled 8 personal branding concepts to survive as a content creator. Popularitas TikTok meningkat dengan jumlah perempuan antara 16-24 tahun menganggapnya sebagai platform sosial “favorit” telah melonjak lebih dari sepertiga selama setahun terakhir. Kekuatan personal branding menciptakan peluang baru di akun TikTok content creator, seperti Shasa Zhania. Menariknya, personal branding Shasa Zhania untuk meningkatkan followers di media sosial TikTok dan melihat tanggapan sosial tentang nilai feminine energy dari dirinya. Penelitian menggunakan metode kualitatif-deskriptif, melalui pendekatan semantik kode Semiotika menurut Charles Sanders Peirce yang berhubungan dengan 8 konsep personal branding menurut Peter Montoya secara terperinci dalam bentuk pemaknaan tanda. Penulis mengumpulkan informasi melalu objek penelitian pada akun media sosial tiktok @_shaz, berdasarkan sumber pustaka dan hasil reduksi data melalui jurnal-jurnal yang berkaitan dengan “Pemanfaatan Media Sosial, TikTok untuk Personal Branding”. Hasil penyajian data menjadi lebih informatif dan simpulan terverifikasi dengan jelas. Hasil analisa model semiotika, berhasil didentifikasi komponen trikotomi yang sesuai, maka diketahui bahwa tanda pada video yang dipilih menggunakan Qualisign. Objek indeksnya: bentuk dari setiap frame video, sedangkan interpretant menggunakan rheme dan argumen berdasarkan teks yang sedikit rancu sehingga memungkinkan adanya penafsiran multitafsir. Hasil teori 8 konsep personal branding hubungannya dengan Shana Zania, pada temuan ini, telah memenuhi 8 konsep personal branding untuk dirinya dapat bertahan menjadi seorang content creator.
Pemanfaatan Media Sosial Tiktok oleh Adira Finance dalam Menyampaikan Content Marketing Winata, Maria Evelyn; Rusdi, Farid
Prologia Vol. 8 No. 1 (2024): Prologia
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/pr.v8i1.27640

Abstract

Over time, a great deal of technology has been purposefully built to make human activities easier. The internet, inextricably linked to social media, is one of the technical innovations most frequently utilised for communication. Due to the onset of the Covid-19 pandemic, not only have individuals been affected, but the situation has also compelled the entire economy, including financial institutions, to revamp their communication strategies in order to sustain marketing efforts for their products. Adira Finance is a finance company under the supervision of OJK (Financial Services Authority) that provides various product services. The presence of TikTok social media creates ease of effective communication between consumers and companies. Adira Finance utilizes TikTok social media as a medium to deliver marketing content. This research uses the theory of the four pillars of social media support strategies according to Lon Safko and K. Brake (2009), namely communication, collaboration, education, and entertainment. TikTok features a variety of interesting content that is packaged differently, namely short videos. Content formulation of the message to be conveyed is important in using this digital platform. This study collects data through observation and interviews using a qualitative methodology. This research was conducted to find out how the utilization of social media, especially TikTok, by a finance company, namely Adira Finance. The results of this research show that Adira Finance's TikTok content focuses on current trends in social media and the content is packaged in a relaxed and humorous manner. Seiring berjalannya waktu, begitu banyak teknologi yang sengaja diciptakan dan dikembangkan untuk mempermudah aktivitas manusia. Salah satu kemajuan teknologi yang paling sering dimanfaatkan sebagai alat komunikasi yaitu Internet yang tidak lepas dari media sosial. Pandemi COVID-19 membuat seluruh sektor ekonomi, termasuk perusahaan pembiayaan, perlu mengubah strategi komunikasi mereka untuk tetap memasarkan produk mereka. Adira Finance merupakan perusahaan pembiayaan di bawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) yang memberikan berbagai pelayanan produk. Kehadiran media sosial TikTok menciptakan kemudahan komunikasi yang efektif antara konsumen dengan perusahaan. Adira Finance memanfaatkan media sosial TikTok sebagai media untuk menyampaikan konten marketing. Penelitian ini menggunakan teori empat pilar strategi pendukung media sosial menurut Lon Safko dan K. Brake yaitu komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan hiburan. TikTok menampilkan berbagai konten menarik yang dikemas berbeda yaitu video berdurasi singkat. Formulasi konten terhadap pesan yang ingin disampaikan menjadi hal penting dalam penggunaan platform digital ini. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Adira Finance, sebuah perusahaan pembiayaan menggunakan media sosial TikTok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten TikTok Adira Finance berfokus pada tren yang sedang berjalan di media sosial tersebut serta konten dikemas dengan santai dan lucu.
Strategi Redaksi Media Kompas.com dalam Menarik Minat Generasi Milenial Widyawati, Widyawati; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 7 No. 1 (2023): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v7i1.15978

Abstract

Online media utilizes portals like using social media. Millennials use social media the most such as Instagram, YouTube, and Facebook. This study wants to know the editorial strategy of Kompas.com media in attracting the interest of the millennial generation and Kompas.com's strategy in facing competition. The author uses the theory of new media and agenda setting. The research method used in this research is a qualitative research method. In this study, the authors conducted interviews with the managing editor of Kompas.com, Kompas.com Reporter, and loyal readers of Kompas.com daily. The findings show that the Kompas.com media editorial strategy to attract the millennial generation is by using social media and the features in it and creating relevant content. Research also shows that Kompas.com's readers are dominated by millennials. Kompas.com's strategy to face competition is to maintain brand news that prioritizes news accuracy. Media online memanfaatkan portal layaknya menggunakan media sosial. Generasi milenial paling banyak menggunakan media sosial seperti Instagram, YouTube, dan Facebook. Penelitian ini ingin mengetahui strategi redaksi media Kompas.com dalam menarik minat generasi milenial dan strategi Kompas.com dalam menghadapi persaingan. Penulis menggunakan teori new media dan agenda setting. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kualitatif. Dalam penelitian ini, penulis melakukan wawancara pada redaktur pelaksana Kompas.com, Reporter Kompas.com, dan pembaca setia harian Kompas.com. Temuan menunjukkan bahwa strategi redaksi media Kompas.com untuk menarik generasi milenial yaitu dengan penggunaan media sosial dna fitur-fitur di dalamnya serta membuat konten yang relevan. Penelitian juga menunjukkan bahwa pembaca Kompas.com didominasi oleh kaum milenial. Strategi Kompas.com menghadapi persaingan yaitu dengan mempertahankan brand news yang mengutamakan akurasi berita.
Komunikasi Instagram Narasi.tv dengan Generasi Z melalui Empat Pilar Media Sosial Michael, Michael; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 8 No. 1 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i1.27559

Abstract

Currently, people rely more on social media to get information. In Indonesia, as many as 79% of the population uses social media to get information. One media company that disseminates information via social media is Narasi.tv which uses Instagram social media. The Narasi.tv Instagram account presents information in a different format. By using four pillars of social media strategy, this research wants to find out how the Narasi.tv Instagram account's communication strategy is in conveying messages to Generation Z. Researchers use descriptive qualitative research methods to be able to explore a phenomenon, an event, social activities, attitudes, views, beliefs, and an individual or a group. Data collection techniques include interviews, observation, and literature study. The results of this research show that the Narasi.tv Instagram account uses four strategic pillars to reach generation Z, consisting of communication, collaboration, education, and entertainment. Of these four pillars, the most prominent is entertainment using jokes which is a concern for Gen Z and makes interaction with the target audience easier. Saat ini masyarakat lebih mengandalkan media sosial untuk mendapatkan sebuah informasi. Di Indonesia, sebanyak 79% penduduk menggunakan media sosial untuk mendapatkan informasi. Salah satu perusahaan media yang menyebarkan informasi lewat media sosial adalah Narasi.tv yang menggunakan media sosial Instagram. Akun Instagram Narasi.tv menyajikan informasi dengan format berbeda. Dengan menggunakan empat pilar strategi media sosial penelitian ini ingin mengetahui bagaimana strategi komunikasi akun Instagram Narasi.tv dalam menyampaikan pesan kepada Generasi Z. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif bersifat deskriptif untuk bisa mendalami sebuah fenomena, sebuah peristiwa, kegiatan secara sosial, sikap, pandangan, kepercayaan, dan seorang individual atau suatu kelompok. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan akun Instagram Narasi.tv menggunakan empat pilar strategi untuk menggapai generasi Z yang terdiri dari komunikasi, kolaborasi, edukasi, dan hiburan. Dari keempat pilar ini yang paling menonjol adalah hiburan dengan menggunakan guyonan yang menjadi keresahan para Gen Z dan membuat interaksi dengan target audiens menjadi lebih mudah.
Strategi Penerapan Kode Etik Jurnalistik dalam Penyajian Video di Kanal 20detik Oktavia, Marshanda; Rusdi, Farid
Koneksi Vol. 8 No. 2 (2024): Koneksi
Publisher : Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/kn.v8i2.27702

Abstract

The development of technology and information has also had an impact on the development of the world of journalism, which started from print media until now news sites, blogs and websites have emerged. With this development, we must always provide the latest innovations by providing journalistic products with different media such as via video, podcast or live broadcast. However, the media must still comply with the agreed journalistic code of ethics. This research determines the strategy for presenting videos on cyber media to comply with the journalistic code of ethics. The research uses the case study method on the "Sosok" program on the 20detik channel on Detikcom. The Sosok program itself is a program with a maximum duration of 15 minutes, which presents very inspiring videos from life warriors and provides lessons about life. The theories used are online media theory, media convergence, journalistic video, strategy and journalistic code of ethics. The methodology used is a qualitative methodology with data collection techniques through interviews and documentation collected by researchers. The findings from the research are that the Sosok program has complied with the journalistic code of ethics articles two, three, four, six, seven and nine and the researchers found that there are creative positions working as press or journalists who do not have special certification as journalists so it needs to be further improved to provide related education. journalistic code of ethics. Perkembangan teknologi dan informasi juga memberikan dampak bagi perkembangan dunia jurnalistik yang berawal dari media cetak hingga sekarang muncul situs berita, blog, dan website. Dengan perkembangan ini pastinya harus selalu memberikan inovasi-inovasi terbaru dengan memberikan produk-produk jurnalistik dengan media yang berbeda seperti lewat video, podcast maupun siaran langsung. Meskipun demikian media harus tetap menaati kode etik jurnalistik yang sudah disepakati. Penelitian ini mengetahui bagaimana strategi penyajian video pada media siber agar sesuai dengan kode etik jurnalistik. Penelitian menggunakan metode studi kasus pada Program ”Sosok” kanal 20detik di Detikcom. Program Sosok sendiri adalah sebuah program dengan durasi maksimal 15 menit, yang menyajikan video yang sangat menginspirasi dari para pejuang kehidupan dan memberi pelajaran tentang hidup. Teori yang digunakan adalah teori media daring, konvergensi media, video jurnalistik, strategi, dan kode etik jurnalistik. Metodologi yang digunakan adalah metodologi kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi yang dikumpulkan oleh peneliti. Hasil temuan dari penelitian bahwa program Sosok sudah menaati kode etik jurnalistik pasal dua, tiga, empat, enam, tujuh dan sembilan dan peneliti temukan bahwa adanya posisi kreatif yang bekerja sebagai pers atau jurnalis tidak memiliki sertifikasi khusus sebagai jurnalis sehingga perlu ditingkatkan lagi untuk mengedukasi terkait kode etik jurnalistik.