Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Analisis Kualitas Pelayanan Publik Pada Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil Kabupaten Dompu Jibril Alwi Jahir; Indah Ariffianti; I Nengah Arsana
Kredibel: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol. 2 No. 2 (2024): Vol. 2, No. 2, April 2024
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM (STIE AMM) Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the quality of public services at the Population and Civil Registry Office of Dompu Regency. This research method is descriptive research using a qualitative approach. The collection technique used observation, interviews, and documentation of research informants determined using purposive sampling and snowball sampling techniques. The informants in this study were the head of the population and civil registration office of Dompu district and 4 community users as supporting informants. The data analysis procedure used has several stages, namely, data collection, data reduction, data presentation, and verification. The results of this study indicate that the quality of public services at the Population and Civil Registry Office of Dompu Regency is assessed from the dimensions of physical evidence classified as incomplete, good ability reliability, excellent responsiveness, assurance does not provide clarity, empathy applies a good attitude. The conclusion of this study is that the quality of public services at the Population and Civil Registration Office of Dompu Regency has sufficiently met some of the expectations of the people of Dompu.
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PADA PENGEMBANGAN UMKM USAHA TEMPE KOBE PANDA Indah Ariffianti; I Wayan Nuada
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 12: Juli 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i12.891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan bisnis pada Usaha Tempe Kobe Panda dengan menggunakan aspek pemasaran dan aspek keuangan. Alat analisis aspek keuangan menggunakan analisis Payback Periode, Net Present Value dan Internal Rate of Return untuk mengetahui suatu usaha layak atau tidak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Usaha tempe Kobe Panda layak dari aspek pemasaran dengan produk yang berkualitas tinggi, karena bahan baku yang di impor, harga yang terjangkau, sehingga seluruh kalangan masyarakat bisa membelinya, distribusi yang sudah cukup luas, dan promosi yang pemilik berikan cukup membuat para konsumen mengetahui produk yang dijualnya. Dan hasil analisis dari aspek keuangan menunjukkan Usaha tempe ini dikatakan layak dijalankan dengan umur proyek selama 10 tahun pada tingkat discount rate sebesar 10%. Analisis kriteria kelayakan menghasilkan Payback Period selama 8 bulan 2 minggu, nilai Net Present Value (NPV) sebesar Rp 154.490.500, nilai Internal Rate of Return 22%.
Peningkatan Produktivitas Usaha Kelompok Industri Pengrajin Peralatan Dapur Ariffianti, Indah; Hamdi, Nizar; Zaenuddin, Zaenuddin; Ahyat, Muhamad
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/m6ny6367

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah menciptakan Produktivitas Usaha Kelompok Industri Pengrajin Peralatan Dapur dan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarganya  terutama  pada  kelompok  yang dijadikan  mitra  dalam  kegiatan ini adalah Kelompok Industri Pengrajin Peralatan Dapur “Beriuk Maju”. Permasalahan sering muncul dalam menjalankan usaha bagi kelompok ini adalah terutama permasalahan dibidang: 1. Permasalahan Diversifikasi Produk, 2. Permasalahan manajemen pemasaran dan Pengelolaan Keuangan dan 3. Permasalahan pemasaran dengan menggunakan teknologi informasi. Metode pelaksanaan untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan pelatihan dan pemberiab bantuan bahan dan peralatan guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengrajin serta meningkatnya kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan. Adapun jenis pelatihan yang dilakukan adalah : pelatihan Diversifikasi Produk, Pelatihan manajemen pemasaran dan Pengelolaan Keuangan dan 3. Pelatihan pemasaran dengan menggunakan teknologi informasi dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif melalui (4) empat tahapan pelatihan, yaitu: 1. tahap penilaian, 2. tahap perancangan, 3. tahap penyampaian dan 4. tahap evaluasi. Hasil kegiatan ini meningkatnya pengetahuan dan keterampilan kelompok mitra dalam Diversifikasi Produk, manajemen pemasaran dan Pengelolaan Keuangan dan pemasaran dengan menggunakan teknologi informasi  Enhancing the Business Productivity of Kitchenware Craftsmen Industry Groups The purpose of this Community Service Program is to enhance the business productivity of the kitchenware craftsmen industry group and to improve the welfare of their families, particularly the partner group involved in this program, namely the “Beriuk Maju” Kitchenware Craftsmen Industry Group. Several challenges frequently arise in the operation of this business group, especially in the areas of: (1) product diversification, (2) marketing management and financial administration, and (3) marketing using information technology. To address these issues, the program implemented a series of training activities and provided material and equipment assistance aimed at increasing the craftsmen’s knowledge and skills, as well as improving the quality and quantity of the products produced. The training included: product diversification training, marketing management and financial administration training, and marketing training using information technology. All training activities were delivered using a participatory approach and carried out through four stages: (1) assessment, (2) planning, (3) implementation, and (4) evaluation. The results of the program indicate an increase in the partner group’s knowledge and skills in product diversification, marketing management, financial administration, and digital marketing.
Pengembangan Kreativitas Ekonomi Pengerajin Kria Delia Ketato Khas Lombok Sebagai Pendukung Pariwisata di Nusa Tenggara Barat Afriwan, Okky; Ariffianti, Indah; Suryadi , Emi; Ahyat, Muhamad
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mw6jpj97

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas ekonomi dan kapasitas usaha Kelompok Pengrajin Kria Delia Ketato “Ketato by Delia Craft” sebagai bagian dari penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya lokal di Lombok. Kelompok ini memiliki potensi strategis sebagai pendukung pariwisata Nusa Tenggara Barat, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam aspek manajemen organisasi, manajemen keuangan, produksi, perencanaan bisnis, dan pemasaran digital. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan mencakup manajemen organisasi, pencatatan keuangan sederhana, perencanaan dan penjadwalan produksi, pengendalian mutu, penyusunan business plan, dan pemasaran berbasis teknologi informasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan mitra, ditandai dengan kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana, rencana produksi, serta media promosi digital. Evaluasi pascapelatihan menunjukkan adanya peningkatan kualitas dan kuantitas produk, pembagian kerja yang lebih terstruktur, serta pemanfaatan platform digital untuk pemasaran. Program ini berkontribusi pada penguatan kapasitas usaha pengrajin, peningkatan pendapatan, dan keberlanjutan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal sebagai penopang penting sektor pariwisata Lombok Efforts to Prevent Stunting in Children Through Balanced Nutrition Education and Moringa Pudding Innovation This community service program aimed to strengthen the economic creativity and business capacity of the Delia Ketato Craft Group, a local knitting-based microenterprise that plays a strategic role in supporting cultural tourism in Lombok, West Nusa Tenggara. The program was designed to address several key challenges faced by the group, including weak organizational management, the absence of structured financial records, limited production planning, inadequate product quality control, and the minimal use of digital marketing. Activities were conducted through a participatory approach involving training, mentoring, and evaluation across management, financial literacy, production planning, business plan development, and information technology–based marketing. The results indicate significant improvements in organizational governance, with members able to define task distribution and enhance teamwork. Financial management showed progress through the adoption of simple bookkeeping and the separation of personal and business finances. Production skills improved through better scheduling, quality control practices, and equipment maintenance. Participants also successfully developed business plans and digital promotional media, leading to broader market reach. Post-training evaluations revealed increased product quality, higher production capacity, and improved sales performance. Overall, the program effectively enhanced the group’s entrepreneurial competence and contributed to strengthening Lombok’s creative economy as a supporter of sustainable tourism.  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MANAJEMEN USAHA MELALUI PENDAMPINGAN PEMBUATAN LABELING DAN KEMASAN USAHA ABON PADA DESA OMBE BARU LOMBOK BARAT Herawati Khotmi; Agus Khazin Fauzi; Yuli Astini; Indah Ariffianti; Nizar Hamdi; I Gusti Gede Narung
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 4 No. 2 (2024): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Desember 2024
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v4i2.3932

Abstract

Pembuatan label dan kemasan produk yang masih sederhana dikarenakan minimnya informasi dan pengetahuan mengenai cara pembuatan label dan kemasan yang menarik merupakan alasan dilakukan pengabdian pada usaha abon Hj. Rohanah. Melalui pengabdian ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan kepada pelaku usaha yang berkaitan dengan pembuatan label dan kemasan yang menarik sehingga menarik daya beli masyarakat untuk membeli produk tersebut. Metode pengabdian dilakukan dengan beberapa tahapan Tahap persiapan, dalam tahapan persiapan dibutuhkan koordinasi dan identifikasi masalah mitra, Tahap pelaksanaan yaitu kegiatan pendampingan langsung dengan mitra sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan meliputi pendampingan dalam labeling dan kemasan. Tahap evaluasi, dimana dalam tahap ini dilaksanakan evaluasi sampai sejauh mana mitra pengabdian sudah mengaplikasikan kegiatan pendampingan yang sudah dilaksanakan sebelumnya. Setelah dilakukan pengabdian pada usaha abon ibu Hj. Rohanah, saat ini sudah memiliki label dan kemasan yang menarik sehingga produknya mudah dikenal oleh masyarakat luas yang ingin melakukan pemesanan. Antusias dari pemilik Usaha Hj. Rohanah sangat terbantu dengan memberikan masukan terkait pelabelan produk supaya mudah dikenali konsumen atau pelanggannya.
PENGUATAN USAHA JAJANAN TRADISIONAL IBU MISNAH DI DESA GERIMAX INDAH KABUPATEN LOMBOK BARAT Erviva Fariantin; Ariffianti, Indah; Hikmah; Ulfiyani Asdiansyuri; Sukma Hidayat Kurnia Abadi
Valid Jurnal Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 Januari 2026
Publisher : Lembaga Pengembangan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi AMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strengthening Ibu Misnah's traditional snack business in Gerimax Indah Village, West Lombok Regency was the topic of a community service activity carried out by lecturers at STIE AMM Mataram. The community service partners were Ibu Misnah's MSMEs, who had been operating for years but lacked legal business registration. Therefore, they needed to understand formal legality as a first step towards the sustainability and success of their business in the future and to be able to compete with other business owners. This was achieved through discussions and mentoring. The results of the community service activity showed that the business owners fully understood the importance of having a Business Identification Number (NIB), a halal certificate, a well-designed label on product packaging, and preparing simple financial reports. They also emphasized the importance of having a precise and clear business location via Google Maps