Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Revitalisasi Perilaku Ibu: Mengoptimalkan Pengetahuan dan Pendekatan Praktis dalam Tatalaksana Diare Melalui MTBS Lisnawati, Lisnawati; Purnamasari, Anisa; Zoahira, Wa Ode Aisa; Nofitasari, Ari; Andas, Amzal Mortin
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v1i1.38

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan serius di banyak negara berkembang, termasuk Indonesia. Penyakit ini menyebabkan angka kematian yang tinggi pada anak-anak akibat dehidrasi yang cepat terjadi jika tidak ditangani dengan benar. Oleh karena itu penting bagi perawat untuk memberikan edukasi berupa pendidikan kesehatan terhadap sikap ibu dalam penatalaksanaan diare di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu Kota Kendari. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita dalam pencegahan diare melalui penyuluhan. Metode pelaksanaan yang digunakan ialah ceramah. Berdasarkan hasil kegiatan, terdapat peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan ibu tentang gejala diare, penilaian dehidrasi pada anak, serta langkah-langkah praktis dalam menggunakan MTBS. Selain itu terjadi perubahan positif dalam sikap dan pendekatan praktis ibu dalam menghadapi diare pada anak.
Pendampingan Caregiver dalam Penerapan Lansia Sehat Secara Holistik di Sentra Terpadu Lansia Puspitasari, Indah; Andas, Amzal Mortin; Soalihah, Maratun; Wada, Fauziah H; Prima, Ashar; Fauziah, Hani; Nurwahidah, Andi Tenri; Rahmawati, Syifa
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v1i1.40

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia Program Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup lanjut usia (lansia) melalui pendampingan kepada para caregiver dalam menerapkan prinsip-prinsip lansia sehat secara holistik di Sentra Terpadu Lansia. Pendampingan ini meliputi edukasi dan pelatihan tentang kesehatan fisik, mental, dan sosial lansia. Dengan pendekatan holistik, program ini berusaha untuk mengintegrasikan berbagai aspek kesehatan, termasuk nutrisi, aktivitas fisik, kesehatan mental, dan interaksi sosial, dalam upaya menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan lansia. Metode yang digunakan dalam program ini mencakup sesi pelatihan, workshop, dan pendampingan individual. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan caregiver dalam merawat lansia, serta peningkatan kualitas hidup lansia yang diukur melalui indikator kesehatan fisik dan mental. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model yang dapat direplikasi di berbagai sentra lansia lainnya untuk mencapai tujuan serupa.
Penguatan Kapasitas Ibu Melalui MTBS Lanjutan: Strategi Komunitas untuk Menurunkan Kasus Diare Berulang pada Balita Purnamasari, Anisa; Lisnawati, Lisnawati; Nazaruddin, Nazaruddin; Romantika, I Wayan; Andas, Amzal Mortin
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i2.61

Abstract

Kasus diare berulang pada balita masih menjadi masalah kesehatan utama di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya kapasitas ibu dalam penanganan awal diare di rumah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu melalui pelatihan berbasis Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) lanjutan sebagai strategi komunitas untuk menurunkan angka diare berulang pada balita. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu edukasi dan pelatihan yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok terarah (FGD), simulasi, dan studi kasus. Metode partisipatif digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta. Sebanyak 45 ibu dan 12 kader kesehatan berpartisipasi dalam kegiatan ini di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu, Kota Kendari pada Mei 2025. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta, dari rata-rata skor pre-test 45,2 menjadi 87,4 pada post-test. Aspek yang mengalami peningkatan tertinggi adalah deteksi tanda bahaya dan praktik pemberian oralit. Selain itu, 88% ibu menyatakan siap menangani diare ringan di rumah. Kesimpulannya, pelatihan MTBS lanjutan tanpa pendampingan intensif terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu dan kader secara mandiri, serta berpotensi menjadi strategi komunitas yang berkelanjutan dalam menurunkan kasus diare berulang pada balita.
DETERMINANTS OF LONELINESS, RESILIENCE, AND MENTAL HEALTH IN ELDERLY PATIENTS AT LONG TERM CARE IN JAKARTA : LONELINESS, RESILIENCE, AND MENTAL HEALTH Andas, Amzal Mortin; Romantika, I Wayan; Silaswati, Shinta; Prima, Ashar; Purnamasari, Anisa; Lisnawati, Lisnawati
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 6 No. 2 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol6.Iss2/251

Abstract

  Background: Elderly individuals in nursing homes often experience psychological challenges such as loneliness, decreased resilience, and mental health issues. Understanding the prevalence and determinants of these issues is essential for designing targeted interventions. This study aims to examine the prevalence of loneliness, resilience, and mental health issues among elderly patients at Long Term Care, and to identify the key factors influencing these variables. Methods: A cross-sectional study design was employed involving 126 elderly residents aged 60-90 years. Data were collected using validated instruments, including the UCLA Loneliness Scale, the Resilience Scale, and the General Health Questionnaire (GHQ-12). Demographic and clinical data, such as age, gender, education level, length of stay, marital status, income, and history of chronic diseases, were also recorded. Statistical analyses included descriptive statistics for prevalence and logistic regression to identify significant predictors of loneliness, resilience, and mental health. Results: The prevalence of loneliness was 58%, with a higher incidence among females and those aged over 70 years. Resilience was significantly lower in participants with chronic diseases and lower socioeconomic status. Mental health issues were identified in 45% of participants, with lower education levels, longer stays in the nursing home, and chronic illness as significant contributing factors. Logistic regression revealed that chronic disease history (OR = 3.32, p < 0.05) and length of stay >5 years (OR = 1.91, p < 0.05) were the strongest predictors of poor mental health outcomes. Conclusion: The study highlights the high prevalence of loneliness, reduced resilience, and mental health issues among elderly residents at Long Term Care. Chronic disease and prolonged institutionalization emerged as critical factors influencing psychological well-being. These findings underscore the need for targeted interventions, such as structured psychosocial therapies, to address these challenges and improve the quality of life of elderly patients.
THE EFFECT OF LAVENDER AROMATHERAPY, BENSON RELAXATION THERAPY, AND A COMBINATION OF BOTH ON ANXIETY LEVELS, SLEEP QUALITY, AND BLOOD PRESSURE IN THE ELDERLY: LAVENDER AROMATHERAPY, BENSON RELAXATION THERAPY H Wada, Fauziah; Hasiolan, Mara Imbang Satriawan; Andas, Amzal Mortin; Puspitasari, Indah; Prima, Ashar
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT (IJHSRD) Vol. 6 No. 2 (2024): INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH SCIENCES RESEARCH AND DEVELOPMENT
Publisher : STIKes Mandala Waluya Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36566/ijhsrd/Vol6.Iss2/279

Abstract

Background: The increasing number of elderly causes various health problems, one of which is hypertension. If hypertension is not well controlled it can cause psychological and physiological problems. The combination of Benson relaxation therapy and lavender aromatherapy is a non-pharmacological intervention that can be used to manage anxiety, sleep quality, and blood pressure. This study aims to determine the effects of lavender aromatherapy, Benson relaxation therapy, and their combination on anxiety levels, sleep quality, and blood pressure in elderly individuals with hypertension. Methods: The research design is quantitative with a quasi-experimental approach without a control group. The sampling selection in this study used purposive sampling. The sample consists of elderly individuals at Sentra Bekasi, totaling 90 respondents, divided into 30 respondents for each intervention. After interventions were carried out and data collected, data analysis was conducted using the MANOVA test. Results: p-value 0.000 indicating a significant effect of intervention type on sleep quality, anxiety, and blood pressure. The next test is the test of between-subjects effects, which shows a significant effect only on the variables of anxiety and blood pressure. The final test used is the Post Hoc Test (multiple comparisons), which indicates that the variables with significant values and a real difference in relation to the intervention are anxiety and blood pressure. Meanwhile, the variable of sleep quality does not show any real difference across each intervention. Conclusion: Overall, Lavender Aromatherapy is superior in reducing anxiety and blood pressure compared to the other two therapies.
Psychological Well-Being In Family Caregivers Of Stroke Patients Prima, Ashar; Iriani, Rida Dwika; Andas, Amzal Mortin
Nursing Genius Journal Vol. 1 No. 4 (2024): Nursing Genius Journal Vol. 1 No. 4 October 2024
Publisher : PT. Nursing Genius Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background – Stroke remains a major health concern in Indonesia, with rising morbidity and mortality rates annually. The psychological well-being of caregivers is crucial to ensure optimal care for their family members. Objective – This study aims to examine the psychological well-being of family caregivers of stroke patients. Methods – A quantitative descriptive approach was employed, with non-probability sampling. The study population consisted of 100 family caregivers of stroke patients from two regions (Bogor and Bekasi). Data were collected using the Ryff’s Scale of Psychological Well-Being (RPWB) questionnaire, comprising 18 statements representing six dimensions of psychological well-being. Results – The findings revealed that 68% of caregivers exhibited high psychological well-being, with an average score above 96.18. The dimensions were ranked from lowest to highest: purpose in life (48%), environmental mastery (54%), autonomy (58%), self-acceptance (68%), personal growth (68%), and positive relations with others (73%). The most dominant dimension was positive relations (73%), followed by self-acceptance and personal growth. Conclusion – Family caregivers of stroke patients generally demonstrate high psychological well-being.
PENGARUH PENYULUHAN DENGAN FILM ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN SISWA SDN 70 KENDARI TENTANG CUCI TANGAN Purnamasari, Anisa; Zoahira, Wa Ode Aisa; Yusnayanti, Cici; Lisnawati, Lisnawati; Romantika, I Wayan; Andas, Amzal Mortin
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v9i2.1216

Abstract

Background The World Health Organization (WHO) designated COVID-19 as a Pandemic. Hand washing behavior using soap is an effort that has a major impact in preventing infectious diseases such as diarrhea and ARI, as well as a Preventive Effort in Breaking the Chain of COVID-19 Spread, but hand washing is still not a habit in society, especially children. The purpose of this study was to determine the effect of counseling through animated film media on increasing students' knowledge about handwashing behavior with soap as a preventive effort in breaking the chain of the spread of COVID-19. Method This research is Pre-Experimental using the One group Pretest-Posttest Design without a control group. This research was conducted at SDN 70 Kendari in April 2021, while the instrument used was a questionnaire made by researchers. The population in this study was 182 students. The sampling technique used consecutive sampling with a total sample size of 120 students. Results The t-value is -22.514 with a p value of 0.000 <0.05 so it can be concluded that there is an effect of counseling through animated film media on increasing student knowledge about hand washing with soap behavior as a preventive effort in breaking the chain of COVID-19 spread. Conclusion There is an Effect of Counseling Through Animated Film Media on Increasing Student Knowledge Regarding Handwashing Behavior Using Soap as a Preventive Effort in Breaking the Chain of COVID-19 Spread.
PREDIKTOR GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA: IMPLIKASI SKRINING DI TATANAN KOMUNITAS Silaswati, Shinta Silaswati; Andas, Amzal Mortin
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i2.1998

Abstract

HUBUNGAN POLA MENSTRUASI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA SISWI MA PERGURUAN ISLAM NURUL KASYSYAF (PINK) Sunirah, Sunirah; Farhan, M; Prima, Ashar; Andas, Amzal Mortin; Puspitasari, Indah; Hasiolan, Mara Imbang Satriawan; H Wada, Fauziah
Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda
Publisher : Program Studi S1 & DIII-Kebidanan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikebi.v10i1.1517

Abstract

Anemia is a condition where the concentration of hemoglobin in the blood is lower than normal, someone who has anemia will experience conditions such as weakness, fatigue, lethargy and loss of concentration. And carried out on students who have experienced menstruation. Research Objectives: To know about the relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia in SMA PINK 03 Tambun Selatan students. Methods: The design of this study used an analytical survey with a cross sectional design. Sample: The research sample was 127 students using purposive sampling technique. Research Results: The results obtained in this study were 73 (57.5%) female students who experienced anemia and (52%) 66 female students who experienced abnormal menstruation. The relationship between menstrual patterns and the incidence of anemia in female students through the chi-square test results in a p-value of 0.000, p value < a (0.05). Conclusion: Students who have anemia are likely to experience abnormal menstrual patterns. Suggestion: It is expected that students consume nutritious food and contain lots of iron, even though they experience abnormal menstruation.
PELATIHAN SATUAN TUGAS (SATGAS) REMAJA SIGAP PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL MENGGUNAKAN BONEKA (BOoklet daN pEta sKemA) H Wada, Fauziah; Puspitasari, Indah; Shoaliha, Maratun; Hasiolan, Mara Imbang Satriawan; Andas, Amzal Mortin
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kekerasan seksual pada anak dan remaja merupakan permasalahan serius yang membutuhkan upaya preventif berbasis pendidikan dan pemberdayaan komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja dalam mencegah kekerasan seksual melalui pembentukan dan pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Remaja Sigap menggunakan media edukatif inovatif BONEKA (BOoklet daN pEta sKemA). Metode pelaksanaan meliputi empat tahap, yaitu studi pendahuluan, persiapan, pelaksanaan, dan monitoring. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri Margahayu IX, Bekasi, dengan peserta perwakilan siswa dari setiap kelas. Media BONEKA digunakan sebagai alat bantu visual dan informatif dalam memahami jenis kekerasan seksual, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan sikap siswa terhadap isu kekerasan seksual, terbentuknya lima kelompok Satgas yang aktif melakukan edukasi sebaya, serta meningkatnya keberanian siswa dalam menyampaikan kasus atau tanda kekerasan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan dengan media BONEKA efektif dalam meningkatkan literasi, kesadaran, dan partisipasi remaja terhadap upaya pencegahan kekerasan seksual berbasis sekolah dan komunitas.