Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

The Use of Aromatherapy in Reducing Stress Levels among Hemodialysis Patients: A Scoping Review Kusdiana, Asep Nugraha; Jais, Suriadi; Supriadi, Supriadi; Haryanto, Haryanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7259

Abstract

Background: Patients with chronic kidney disease (CKD) undergoing hemodialysis are vulnerable to stress and psychological disturbances due to the long-term, repetitive, and lifelong nature of the treatment. Aromatherapy is a non-pharmacological intervention that has been applied in various clinical settings to support psychological well-being. However, the scientific evidence regarding the use of aromatherapy for stress management in hemodialysis patients remains fragmented and has not been systematically mapped. Methods: This scoping review was conducted in accordance with the Joanna Briggs Institute (JBI) methodology and reported following the PRISMA Extension for Scoping Reviews (PRISMA-ScR) guidelines. Literature searches were performed in PubMed, Scopus, and Google Scholar databases. Study selection was based on predefined inclusion and exclusion criteria. Data from included studies were extracted and analyzed descriptively to map study characteristics, intervention contexts, types of aromatherapy, and reported psychological outcomes. Results: A total of six studies met the inclusion criteria and were included in this scoping review. The included studies demonstrated variability in study design, types of essential oils used, methods of aromatherapy administration, and psychological outcome measurement instruments. Aromatherapy was predominantly administered via inhalation before or during hemodialysis sessions. Reported outcomes primarily focused on stress, anxiety, and other psychological aspects relevant to patients’ experiences during hemodialysis. Conclusion: This scoping review indicates that aromatherapy has been used as a supportive non-pharmacological intervention for stress management among hemodialysis patients; however, the available evidence remains limited and heterogeneous. Variations in intervention methods and reported outcomes highlight the need for further research using more standardized designs and a specific focus on hemodialysis populations to strengthen the evidence base in nursing practice.
Scoping Review: Prevalensi Obesitas di Indonesia dan Faktor Risikonya Berdasarkan Data Nasional Haryanto, Haryanto; Dahlia, Dahlia; Imran, Imran; Jais, Suriadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7292

Abstract

Obesitas menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia dengan tren peningkatan prevalensi selama beberapa dekade terakhir. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018, prevalensi obesitas nasional mencapai sekitar 21,8% pada orang dewasa (IMT ≥ 27) dan prevalensi obesitas sentral juga meningkat sekitar 31%. Tren dari 2007 hingga 2018 menunjukkan peningkatan obesitas dari angka yang lebih rendah di tahun-tahun sebelumnya. Faktor risiko obesitas di Indonesia meliputi usia, jenis kelamin, urbanisasi, pendidikan, pola makan, aktivitas fisik, dan status sosial ekonomi. Studi juga menunjukkan disparitas geografis dan sosial ekonomi dalam distribusi obesitas. Temuan ini menggarisbawahi perlunya strategi kesehatan masyarakat yang komprehensif untuk pencegahan dan pengendalian obesitas di Indonesia.. Penelitian ini menganalisis prevalensi obesitas di Indonesia beserta faktor risiko seperti perbedaan urban-rural, jenis kelamin, dan usia, menggunakan data kuantitatif dari survei nasional dan studi terkini. Data menunjukkan prevalensi obesitas tinggi dan terus meningkat, dengan odds ratio (OR) yang signifikan untuk faktor-faktor tertentu. Analisis statistik menggunakan chi-square dan odds ratio menegaskan hubungan signifikan antara faktor risiko dan obesitas. Sumber data meliputi RISKESDAS 2018, Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, Profil Kesehatan Indonesia 2023, dan studi peer-reviewed. Temuan ini menyoroti kebutuhan intervensi kesehatan masyarakat untuk mengatasi epidemi obesitas di Indonesia, dengan penambahan data terbaru dari sumber nasional untuk memperkaya analisis
Analisis Kepuasan Pasien terhadap Kualitas Pelayanan di Rumah Sakit: Scoping Review Hidayati, Yuli; Bakti, Wida Kuswida; Jiu, Cau Kim; Jais, Suriadi; Haryanto, Haryanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5894

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu dan keberhasilan pelayanan kesehatan di rumah sakit. Tingkat kepuasan ini mencerminkan kesesuaian antara harapan pasien dan pelayanan yang diterima, baik dari aspek teknis maupun non-teknis. Seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu dan berorientasi pada pasien, evaluasi kualitas pelayanan rumah sakit menjadi semakin krusial.Scoping review ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah terkait kepuasan pasien terhadap kualitas pelayanan rumah sakit, mengidentifikasi dimensi kualitas pelayanan yang paling berpengaruh, serta menemukan kesenjangan penelitian yang masih perlu dikaji. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan pendekatan PRISMA-ScR. Pencarian literatur dilakukan pada berbagai database nasional dan internasional, meliputi PubMed, Scopus, ScienceDirect, ProQuest, Google Scholar, dan Garuda. Artikel yang disertakan merupakan penelitian kuantitatif, kualitatif, dan mixed methods yang dipublikasikan pada periode 2019–2025 dan membahas kepuasan pasien serta kualitas pelayanan rumah sakit.Proses seleksi artikel dilakukan melalui tahap identifikasi, penyaringan judul dan abstrak, penilaian full-text, hingga penetapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Data diekstraksi secara sistematis mencakup karakteristik studi, desain penelitian, instrumen pengukuran, dan temuan utama. Hasil scoping review menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan instrumen SERVQUAL. Lima dimensi kualitas pelayanan keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik—secara konsisten berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien. Dimensi empati, komunikasi tenaga kesehatan, dan daya tanggap menjadi faktor paling dominan. Selain itu, waktu tunggu, sistem administrasi, kenyamanan fasilitas, dan aksesibilitas layanan juga berperan penting. Kesimpulannya, kepuasan pasien bersifat multidimensional dan menegaskan pentingnya penerapan pelayanan kesehatan yang berpusat pada pasien.