Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Modul Ajar Fisika Termodinamika Berbasis Kontekstual Yaspin Yolanda
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 1 No. 03 (2021): Jurnal Jendela Pendidikan : Edisi Agustus 2021
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.543 KB) | DOI: 10.57008/jjp.v1i03.12

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakpahaman siswa dalam menguasai konsep termodinamika, kesulitan siswa dalam operasi hitung seperti menyederhanakan pecahan mengubah satuan CGS menjadi KGS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan modul ditinjau dari tingkat validitas, kepraktisan dan efektivitas penggunaan modul. Teknik Pengumpulan data berupa angket dan tes hasil belajar. Analisis data dilakukan tahap pendahuluan, saat pengembangan modul ajar, analisis data pada tahap validasi, evaluasi, dan revisi modul ajar, serta pada tahap implementasi modul ajar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa hasil penilaian kelayakan kualitas modul termodinamika berbasis kontekstual dikatakan valid dan memenuhi kriteria sangat baik dengar capaian adalah 84,83% (Sangat Baik). Untuk uji kepraktisan modul yang dikembangkan. Hasil angket yang telah diisi oleh 31 siswa tersebut mendapatkan rata-rata skor 32,3% dengan kategori praktis. Efektivitas modul berdasarkan hasil belajar diambil dari nilai tes kemudian diakumulasi diperoleh nilai N-GAIN sebesar 0,75 dengan kategori peningkatan tinggi, berdasarkan uji hipotesis efektivitas dengan  t tabel  dengan  dk= 30  dengan α = 0,05  dengan α  (0,05) =  1,669 Jadi thitung > ttabel atau 10,08 > 1,669  maka Ha diterima dan Ho ditolak. Setelah ujian tes terdiri 10 soal. Dengan demikian modul termodinamika berbasis kontekstual sudah dapat dikatakan valid, praktis dan efektif.
Pendampingan Pembuatan Kompor Energi Alternatif Berbahan Bakar Limbah Serbuk Kayu dan Sekam Padi di Kelurahan TPU Keramat Cereme Taba Lubuklinggau Yaspin Yolanda; Ahmad Amin; Armi Yuneti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 4 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.765 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i2.814

Abstract

Based on the observations we made in the TPU Keramat Cereme Taba Village, which is part of the area in Lubuklinggau City, most of the people make a living as wood craftsmen and farmers often cause problems, namely the increasing number of piles of sawdust and rice husks that have not been handled, then the high gas elpigi because it is difficult to find and the community. The goal is to manufacture energy-efficient stoves fueled by sawdust and rice husk waste as a solution to overcome waste. The method of implementing the activities is in the form of lectures, demonstrations and direct practicums. The implementation time is March to June 2021. The target of this activity is youth and women in the village. Evaluation of the increase in participants' knowledge was carried out by pre- and post-test after socialization. The evaluation of participants' skills was carried out during a direct demonstration of stove making. The results of the PKM implementation showed success because there was an increase in knowledge of around 87.5 percent, namely (a) an increase in participants' knowledge about the usefulness of sawdust and rice husk waste by 89 percent. (b) Increased knowledge during media demonstrations about the efficiency of sawdust and rice husk stoves (KOKADI) compared to Elpigi Gas Stoves by 87 percent. (c) Increased knowledge of KOKADI stove maintenance techniques by 88 percent. And (d) Improving community skills regarding the manufacture of KOKADI stoves by 86 percent. This service activity is classified as successful, with an average increase of more than 70 percent, which is an increase of around 87.5 percent. All participants attended PKM activities starting from the opening, the benefits of sawdust and rice husk waste, simulating the manufacture of KOKADI stoves, and observing directly the process of comparing the efficiency of KOKADI with Elpigi gas stoves (KGE).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) TERHADAP AKTIVITAS SISWA KELAS X DI SMA NEGERI 5 MODEL LUBUKLINGGAU TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Srilisnani M; Ahmad Amin; Yaspin Yolanda
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 1 No 1 (2019): SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (618.175 KB) | DOI: 10.31540/sjpif.v1i1.319

Abstract

This thesis is entitled "The Application of Contextual Teaching And Learning (CTL) Learning Model to the Activities of Class X Students in Lubuklinggau 5 Senior High Schools in Academic Year 2018/2019". The problem in this study is how student learning activities when practicing using CTL learning on the material magnitude and measurement of students of class X MIPA in Lubuklinggau State Senior High School 5 Model 2018/2019. The population in this study were all class X MIPA Lubuklinggau State Senior High School 5 Model 2018/2019 and part of the sample was class X MIPA 4, amounting to 36 students taken randomly. Data collection is done by observation, interviews, questionnaires, and tests. Based on data analysis that 'learning activities at practicum I had a percentage of 76.96% in good category and at practicum II had a percentage of 85.65% very good category for students of class X MIPA 4 in Lubuklinggau Model 5 High School 2018/2019.
Pengembangan Buku Ajar Fisika Berbasis Kotekstual pada Materi Medan Magnetik Siswa Kelas XII SMA Negeri 2 Muara Beliti Dela Aryansi; Yaspin Yolanda
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 2 No 2 (2020): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika (SJPIF)
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sjpif.v2i2.1004

Abstract

This research aims to develop a textbook of physics based on contextual magnetic field material in class XII students of SMA Negeri 2 Muara Beliti. The research method in this research is Research and Development, while the development model used is ADDIE with 5 stages of Analyze, design, devlopment, implementation and evaluation. The population in this study was class XII IPA 3 with 28 students. The sampling technique used positive sampling using 6 samples. Data collection techniques in this study used interviews, observation, diagnostic test questions, expert validation questionnaires, teacher response questionnaires, student response questionnaires and contextual-based physics textbooks. The results of the validation questionnaire data analysis with 3 validator experts were the results of the validation of the physics lecturer material 42, the results of the validation of the physics teacher material with a score of 46. The results of the validation of the linguists got a score of 18, the results of the validation of the media expert got a score of 35, so the final score obtained after validation of 35 in the very good category, the results of the 6 student response questionnaires obtained a score of 3.7 with the category of strongly agree and the results of the questionnaire response of the teacher and students got a score of 3.6 with the category of strongly agree. The results of competency test scores to support practicality obtained competency test scores obtained by an average of 80.3% complete reaching ≥ 75. So it can be said that the Textbook of Physics Based on Contextual Magnetic Field Material in Class XII Students of SMA Negeri 2 Muara Beliti is Valid and Practical .
PENGEMBANGAN E-MODUL LISTRIK STATIS BERBASIS KONTEKSTUAL SEBAGAI SUMBER BELAJAR FISIKA Yaspin Yolanda
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v2i1.5235

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum adanya E-Modul, ketidakpahaman siswa dalam menguasai konsep listrik statis, kesulitan siswa dalam operasi hitung seperti menyederhanakan pecahan mengubah satuan CGS menjadi KGS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan E-Modul ditinjau dari tingkat validitas, kepraktisan dan efektivitas penggunaan E-Modul. Teknik Pengumpulan data berupa angket dan tes hasil belajar. Analisis data ini dilakukan pada tahap pendahuluan, saat pengembangan E-Modul ajar, analisis data pada tahap validasi, evaluasi, dan revisi E-Modul, serta pada tahap implementasi E-Modul ajar. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa hasil penilaian kelayakan kualitas E-Modul listrik statis berbasis kontekstual dikatakan valid dan memenuhi kriteria sangat baik dengar capaian adalah 84,83% (Sangat Baik). Untuk uji kepraktisan E-Modul yang dikembangkan. Hasil angket yang telah diisi oleh 31 siswa tersebut mendapatkan rata-rata skor 32,3% dengan kategori praktis. Selanjutnya efektivitas E-Modul berdasarkan hasil belajar siswa diambil dari nilai tes kemudian hasil dari skor akumulasi dianalisa diperoleh nilai N-GAIN sebesar 0,75 dengan kategori peningkatan tinggi, berdasarkan uji hipotesis efektivitas dengan  t tabel  dengan  dk= n – 1 = 31 – 1= 30  dengan α < 0,1 maka  thitung> ttabel yakni 1,988 > 1,650  maka Ha diterima dan Ho ditolak. Setelah ujian tes terdiri 10 soal. Dengan demikian E-Modul listrik statis berbasis kontekstual sudah dapat dikatakan valid, praktis dan efektif.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DAN RESPON SISWA TERHADAP PENGGUNAAN BUKU AJAR FISIKA TERMODINAMIKA BERBASIS KONTEKSTUAL Yaspin Yolanda; Muhamad Imaduddin
Jurnal Luminous: Riset Ilmiah Pendidikan Fisika Vol. 2 No. 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/luminous.v2i1.5190

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti di MAN 1 Model Lubuklinggau yang menunjukkan bahwa mata pelajaran termodinamika masih belum bisa mengukur kemampuan kognitif siswa dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan, dan 72,5 persen siswa mendapatkan nilai kurang memuaskan yakni mendapat nilai dibawah 60. Bedasarkan permasalahan diatas, pengembangan buku ajar ini bertujuan untuk mengetahui efek potensial buku ajar termodinamika yang sesuai dengan kebutuhan siswa pendidikan fisika STKIP PGRI Kota Lubuklinggau. Metode research and development yang digunakan menurut Borg dan Gall, karena sangat cocok untuk mengembangkan dan memvalidasi produk pendidikan. Adapun Tahapannya terdiri dari 10 langkah yakni (1) pengumpulan data, (2) perencanaan (3) pengembangan produk awal, (4) uji coba terbatas, (5) Revisi pertama, (6) uji coba kelas kecil, (7) Revisi kedua, (8) Uji kelas luas, (9) revisi akhir, dan (10) diseminasi produk. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan buku ajar mata kuliah termodinamika berbasis kontekstual pada semester ganjil serta sampel diteliti pada uji coba one to one, uji coba small group dan uji field test menunjukkan buku ajar termodinamika ini berbasis kontekstual adalah valid, praktis dan efektif dengan kategori baik. Hasil penilaian validator terhadap kualitas buku ajar fisika berbasis kontekstual dengan presentase 88,73%. Ketuntasan efektivitas pembelajaran secara klasikal sebesar 85,7% dan sangat efektif digunakan meningkatkan hasil belajar siswa dan respon siswa sangat baik.
Pendampingan Pembuatan Kompor Energi Alternatif Berbahan Bakar Limbah Serbuk Kayu dan Sekam Padi di Kelurahan TPU Keramat Cereme Taba Yaspin Yolanda; Ahmad Amin; Armi Yuneti
PKM Linggau: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal PKM Linggau (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (799.415 KB)

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang kami lakukan di Kelurahan TPU Keramat Cereme Taba adalah bagian wilayah di Kota Lubuklinggau, sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai pengrajin kayu dan petani sering menimbulkan permasalahan yakni semakin banyaknya tumpukan limbah serbuk kayu dan sekam padi yang belum adanya penanganan, selanjutnya mahalnya gas elpigi karena sulit dijumpai dan masyarakat. Adapun tujuannya pembuatan kompor hemat energi berbahan bakar limbah serbuk kayu dan sekam padi sebagai solusi mengatasi limbah. Metode pelaksanaan kegiatan berupa ceramah, demonstrasi dan praktikum secara langsung. Waktu pelaksanaan Maret sampai Juni 2021. Sasaran kegiatan ini adalah remaja dan ibu-ibu di kelurahan. Evaluasi peningkatan pengetahuan peserta dilakukan dengan pre- dan post-test setelah dilakukan sosialisasi. Evaluasi keterampilan peserta dilakukan pada saat demonstrasi langsung pembuatan kompor. Hasil pelaksanaan PKM menunjukkan keberhasilan karena terjadi peningkatan pengetahuanekitar 87,5 persen yakni terjadi (a) peningkatan pengetahuan peserta tentang kebermanfaatan limbah serbuk kayu dan sekam padi sebesar 89 persen. (b) Peningkatan pengetahuan saat demonstrasi media tentang efisiensi kompor serbuk kayu dan sekam padi (KOKADI) dibandingkan dengan Kompor Gas Elpigi sebesar 87 persen. (c) Peningkatan pengetahuan teknik perawatan kompor KOKADI sebesar 88 persen. Dan (d) Peningkatan keterampilan masyarakat tentang pembuatan kompor KOKADI sebesar 86 persen. Kegiatan pengabdian ini tergolong berhasil rata-rata peningkatan melebihi 70 persen yakni terjadi peningkatan sekitar 87,5 persen. Seluruh peserta menghadiri kegiatan PKM mulai dari pembukaan, kebermanfaatan limbah serbuk kayu dan sekam padi, simulasi pembuatan kompor KOKADI, dan mengamati langsung proses membandingkan efisiensi KOKADI dengan kompor gas Elpigi (KGE).
PENGEMBANGAN MODUL PENILAIAN TES DIAGNOSIS MISKONSEPSI MAHASISWA MATERI KOMPONEN ELEKTRONIKA TERINTEGRASI CRI Yaspin Yolanda
Jurnal Pendidikan Pemuda Nusantara Vol. 4 No. 2 (2022): Edisi November 2022
Publisher : STKIPM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56335/jppn.v4i2.133

Abstract

Penelitian ini diambil berdasarkan hasil observasi dan wawancara peneliti di Mahasiswa Pendidikan Fisika Universitas PGRI Silampari Semester V (Lima) TP 2022/2023 Universitas PGRI Silampari yang menunjukkan banyak mahasiswa mengalami miskonsepsi komponen elektronika yakni sebanyak 84 persen mahasiswa mengalami miskonsepsi konsep tentang kode warna resistor, 90% mahasiswa belum memahami membedakan rangkaian resistor yang disusun secara seri, paralel dan campuran, sebanyak 90 persen mahasiswa mengalami miskonsepsi mahasiswa tentang membaca alat ukur multimeter. Selanjutnya masih banyaknya mahasiswa yang kesulitan matematis dalam menentukan nilai tegangan, arus pada rangkaian resistor yang disusun gabungan seri-paralel menjadi daftar panjang permasalahan yang harus dihadapi dosen pengampu mata pelajaran. Minimnya keterbatasan modul elektronik yang mendeteksi miskonsepsi mahasiswa menuntut kami mengembangkan modul penilaian komponen elektronika. Tujuan Penelitian (1) untuk menganalisa miskonsepsi mahasiswa pada materi komponen elektronika setelah menerapkan model Inquiry dalam pembelajaran dan (2) untuk mengukur validitas dan kepraktisan modul elektronika komponen-komponen elektronika sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Penelitian ini semester ganjil yaitu pada bulan september sampai bulan desember 2022. Model penelitian dan pengembangan (research and development) menurut Borg dan Gall. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan modul penilaian miskonsepsi komponen elektronika adalah tingkat validitas dengan persentase 37,5% (valid), rata-rata respon mahasiswa field test 3,8 dengan kategori sangat praktis dan efektivitas modul penilaian miskonsepsi komponen elektronika terjadinya peningkatan jumlah mahasiswa yang paham konsep sebesar 95,03% (sangat baik). Efektivitas modul dilihat dari nilai tes mahasiswa setelah mengunakan modul penilaian miskonsepsi komponen elektronika yang mengikuti tes ada 40 mahasiswa, terdapat 2 mahasiswa yang miskonsepsi dan 38 mahasiswa dinyatakan paham konsep.
PENGEMBANGAN BUKU ELEKTRONIK (E-BOOK) PRAKARYA ELEKTRONIKA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN ABAD 21 TERINTEGRASI KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA Yaspin Yolanda
PASCAL (Journal of Physics and Science Learning) Vol 6, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research started with the absence of E-Books that facilitate students in improving their creative thinking skills, the low cognitive understanding of students about relay components, infrared sensors and Arduino Uno need to be taught to students as new knowledge in the development of robotic-based technology, as well as students' weak skills in make electronics. This study aims to describe students' creative thinking skills. The research subjects were physics education students at PGRI Silampari University, from August 2022 to. January 2023. Kemp's model is used in this research and development. Diagnostic instruments in the form of tests and non-tests. Analysis using descriptive. The results of the study show that this E-Book is valid and practical so that it can facilitate students to work on electronics projects using relay modules, infrared sensors and Arduino Uno modules in assessing creative thinking skills with an average achievement of creative thinking skills of 58.9% of developing students. as expected, 15.6% developed and 13.3% started to develop and 12.2% did not develop.
PENGEMBANGAN E-MODUL GELOMBANG BUNYI BERBANTUAN APLIKASI PHYPHOX UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI IPA MAN 2 LUBUKLINGGAU Ramadhan Fitri Yani; Wahyu Arini; Yaspin Yolanda
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 1 Juni 2023
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v17i1.2216

Abstract

The purpose of this development research is to (1) increase learning independence and (2) improve students' physics learning outcomes after participating in learning using the phyphox application-assisted sound wave e-module. This research is a development research with the ADDIE model. The subjects of this study were students of grade XI Science 1 MAN 2 Lubuklinggau. Data collection techniques are carried out in the form of validation sheets, learning independence questionnaires and learning outcomes tests. The validation obtained 0.82 material experts, media experts 0.85 and linguists 0.87. Thus, the phyphox application-assisted sound wave e-module is very feasible for use in the classroom. And the results of the analysis of increasing learning independence of 85% and the analysis of learning outcomes with questions that have pre-test and post-test learning results, obtained a Gain Score of 0.54 included in the medium category. . Based on the research data obtained, it can be concluded that the sound wave e-module assisted by the phyphox application can improve student independence and learning outcomes so that it can be used in learning activities.