Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Strategi Perluasan Pemasaran Melalui Digital Marketing Pada Pelaku Usaha Kacang Sangrai Desa Poreh Kecamatan Lenteng Kabupuaten Sumenep saiful arif; Siti Aminah; Kurrotul Aini
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i1.44712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi perluasan pemasaran melalui digital marketing bagi pelaku usaha kacang sangrai di Desa Poreh, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep. Permasalahan utama yang dibahas adalah bagaimana digital marketing dapat meningkatkan jangkauan pasar dan penjualan produk kacang sangrai di era teknologi informasi. Penelitian ini menempati posisi strategis dalam menjawab kebutuhan pelaku usaha kecil terhadap inovasi pemasaran berbasis digital untuk bersaing dalam jangkauan pasar yang lebih luas. Metode yang kami pilih dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan observasi lapangan, wawancara mendalam, dan analisis konten digital marketing yang relevan. Menurut hasil penelitian, penggunaan platform media sosial dan e-commerce dapat secara signifikan menaikkan serta mengop visibilitas dan penjualan produk kacang sangrai, terutama dengan strategi konten yang menarik dan optimalisasi SEO. Pengelolaan media digital secara efektif memungkinkan pelaku usaha untuk memperluas pasar tanpa bergantung pada metode pemasaran konvensional.
DETERMINAN PROFITABILITAS BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PADA TAHUN 2020-2025 Saiful Arif; Yuni Zaroh; Rania Ningsih; Dyan irawati; Sholahudin; Achmad Budi Susetyo
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/e95jjp42

Abstract

Profitabilitas adalah salah satu indikator utama yang melnggambarkan kinelrja Bank Umum Syariah di Indonelsia. Sellama pelriodel 2020-2025, selktor pelrbankan syariah melnghadapi belragam tantangan akibat pandelmi COVID-19 dan prosels pelmulihan elkonomi yang belrlangsung selcara belrtahap. Pelnellitian ini belrtujuan untuk melngelvaluasi pelngaruh Capital Adelquacy Ratio (CAR), Non Pelrforming Financing (NPF), dan Financing to Delposit Ratio (FDR) telrhadap profitabilitas bank yang diukur mellalui Relturn on Asselts (ROA). Meltodel yang digunakan dalam pelnellitian ini adalah pelndelkatan kuantitatif delngan data delrelt waktu, yang dianalisis melnggunakan meltodel Autorelgrelssivel Distributeld Lag (ARDL). Hasil analisis melnunjukkan bahwa selmua variabell yang ditelliti belrsifat stasionelr. Pelngujian asumsi klasik tidak melnunjukkan adanya masalah heltelroskeldastisitas dan autokorellasi, melskipun relsidual tidak belrdistribusi normal. Hasil pelngujian kointelgrasi melnunjukkan adanya hubungan jangka panjang antara variabell indelpelndeln dan profitabilitas. Dalam jangka panjang, CAR dan FDR melmiliki dampak positif telrhadap ROA, selmelntara NPF melmbelrikan dampak nelgatif. Telmuan ini melnunjukkan bahwa pelngellolaan modal, kualitas pelmbiayaan, dan likuiditas melmainkan pelran pelnting dalam melmpelrtahankan kinelrja profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonelsia.
Rekonstruksi Peran MGMP dalam Pendidikan Islam: Penguatan Kompetensi Guru PAI di Sekolah Menengah Abd Mannan; Saiful Arif; Zainol Hasan; Mad Sa’i; Yunia Nabila Aziziy; Suwantoro
Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Maret in Progress .....
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/rjpai.v7i1.21171

Abstract

This study explores the impact of MGMP PAI activities on teacher competency at the junior high school level in Pamekasan Regency. The participants include MGMP board members and teacher members. A qualitative phenomenological approach was applied, with data collected through interviews, observation, and documentation. Data were analyzed using the Miles and Huberman model. The findings show that MGMP activities enhance pedagogical, professional, social, and personal competencies. Through workshops, discussions, and classroom observation, teachers develop teaching skills, deepen content knowledge, and foster creativity. MGMP serves as a collaborative learning space that promotes continuous professional growth in Islamic Religious Education.
Konsep Kesehatan Mental Perspektif Abu Zaid Al-Balkhi Relevansi terhadap Pendidikan Agama Islam Sabilatur Rosada; Saiful Arif
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 2 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (May)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i2.858

Abstract

Mental health is an essential element in education, particularly in Islamic Religious Education, as it plays a role in shaping students' emotional, spiritual, and behavioral development. This study carefully examines the concept of mental health proposed by Abu Zaid Al-Balkhi and evaluates its relevance within contemporary Islamic religious education. Employing a qualitative approach based on literature analysis and a conceptual-analytical method, the primary source is Al-Balkhi's work Mashalih al-Abdan wa al-Anfus, supported by relevant scholarly literature. The findings indicate that Al-Balkhi defines mental health not merely as the absence of disorders, but as a dynamic state of balance encompassing physical, psychological, social, and spiritual aspects. This balance is achieved through cognitive management, emotional control, and the reinforcement of spiritual values. Al-Balkhi's thought aligns with modern cognitive therapy, particularly in transforming negative thinking patterns into constructive ones. Values such as gratitude, patience, and self-control play significant roles in maintaining mental well-being. This study contributes by offering a conceptual integration of Al-Balkhi's ideas into Islamic Religious Education through a holistic learning approach that emphasizes not only intellectual domains but also the development and well-being of students' mental health. Thus, this framework is relevant as a foundation for developing integrative education tailored to current student needs
Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam di Madrasah dalam Meningakatkan Karakter Peserta Didik Durrotun Baidok; Saiful Arif
Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Vol. 4 No. 3 (2026): Juni: Jurnal Budi Pekerti Agama Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/jbpai.v4i3.2037

Abstract

One of the primary goals of national education is character development, which must be achieved through the learning process in madrasahs. In this context, Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in instilling moral, spiritual, and social values in students. However, the success of character development depends not only on the availability of IRE teaching materials but also on the quality of the curriculum and the effectiveness of its implementation. This article aims to evaluate the role of the Islamic Religious Education curriculum in madrasahs in enhancing student character through a literature review. The research method used is a literature review, which involves the collection and analysis of various scientific sources, including books, journal articles, and documents related to the IRE curriculum and character education. The study results indicate that the IRE curriculum integrates various character values—such as religiosity, honesty, discipline, responsibility, tolerance, and social concern—into its objectives, content, and learning activities. The implementation of the curriculum, supported by exemplary teacher behavior, madrasah culture, and religious habit-forming programs, contributes positively to students’ character development. Nevertheless, several challenges remain, including the lack of a comprehensive character evaluation system. character assessment, differences in students’ backgrounds, and the lack of optimal collaboration among schools, families, and communities. Therefore, continuous curriculum evaluation is necessary to ensure that the objectives of character education can be achieved effectively and sustainably within the madrasah environment.
IMPLEMENTASI SUPERVISI KLINIS DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Saiful Arif
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2008)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/tjpi.v3i2.235

Abstract

Pendidikan Agama Islam perlu dilakukan langkahlangkah inovasi, termasuk pengembangan guru agama yang merupakan upaya terus-menerus dari suatu organisasi profesi keguruan. Pengembagan profesi guru agama Islam diarahkan pada peningkatan karir, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat dilaksanakan secara formal dan informal. Pengembangan formal diselenggarakan dan menjadi tanggung jawab institusi penyelenggara pendidikan agama Islam itu, baik melalui penataran, tugas belajar, lokakarya dan sejenisnya. Sedangkan pengembangan informal merupakan tanggungjawab guru agama Islam yang dilaksanakan sendiri atau bersama dengan rekan kerjanya. Hambatan terhadap upaya ini timbul karena guru agama Islam sering terlalu terikat dengan pekerjaan rutinitas, kurangnya penyediaan sarana dan prasarana, dan atau kurang termotivasi diri dalam upaya mengembangkan profesionalitasnya. Sudah tentu pada aspek ini dibutuhkan adanya bantuan dan bimbingan dari seorang supervisor pendidikan Agama Islam, dan disinilah dibutuhkan adanya pelaksanaan supervisi klinis.