Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di Kota Padang Panjang Aisyah Tul Ummah; Azwar; Maihasni
As-Syar i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga  Vol. 7 No. 3 (2025): As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/as.v7i3.8138

Abstract

The School Literacy Movement (GLS) program is a government initiative aimed at developing character and shaping students' characters through cultivating a literate ecosystem. This program is implemented in a participatory manner at all levels of primary and secondary education, and is based on Permendikbud Number 23 of 2015 to increase interest and awareness of literacy among students. This study aims to describe the implementation of GLS in Padang Panjang City with a focus on four schools: SDN 03 Padang Panjang Timur, SMPN 1 Padang Panjang, SMAN 1 Sumatera Barat, and SMKN 1 Padang Panjang. This study uses a descriptive qualitative approach with informants selected purposively. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document studies. The analysis uses Pierre Bourdieu's theory of habitus, capital, and arena. Habitus refers to the literacy habits of teachers and students that influence program acceptance, while various forms of capital economic (BOS and DAK funds), symbolic (achievements, facilities), social (external cooperation), and cultural are supporting factors for GLS implementation. The results of the study showed differences in approaches between levels of education. At the elementary school level, literacy is implemented through the learning while playing method. Meanwhile, junior high schools and senior high schools/vocational schools are more varied in activities, such as strengthening the role of libraries, reading corners, wall magazines, literacy competitions, the formation of literacy teams, and the use of digital technology. The success of the program is highly dependent on the commitment and collaboration of all elements of the school. Keywords: Program Implementation, Literacy, School Literacy Movement (GLS)
Dampak Re-Branding Image Makanan Tradisional Pada Restoran Sate Manang Kabau Terhadap Persepsi Masyakakat Kota Padang Muhammad Ifdhaly; Indraddin; Azwar
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/qm4n7189

Abstract

Dampak re-branding image makanan tradisional pada restoran Sate Manang Kabau terhadap persepsi masyarakat Kota Padang merupakan topik yang relevan dalam konteks pengembangan industri kuliner dan pelestarian budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi re-branding yang diterapkan oleh restoran Sate Manang Kabau dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap makanan tradisional yang disajikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan survei terhadap pengunjung restoran. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan tema yang muncul dari persepsi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa re-branding yang dilakukan oleh restoran tidak hanya berhasil menarik perhatian konsumen baru, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian makanan tradisional. Penelitian ini menyoroti beberapa aspek penting dari re-branding, termasuk desain interior restoran, pemasaran digital, serta pengenalan menu yang inovatif namun tetap mempertahankan cita rasa asli. Hasil menunjukkan bahwa masyarakat Kota Padang mulai melihat Sate Manang Kabau tidak hanya sebagai tempat makan, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan budaya lokal. Hal ini sejalan dengan teori bahwa re-branding yang efektif dapat mengubah persepsi masyarakat dan meningkatkan nilai suatu produk atau layanan. Penelitian ini menegaskan bahwa re-branding image makanan tradisional di restoran Sate Manang Kabau telah memberikan dampak positif terhadap persepsi masyarakat. Dengan strategi yang tepat, restoran ini berhasil menciptakan citra yang kuat dan relevan, yang pada gilirannya berkontribusi pada pelestarian makanan tradisional di tengah arus modernisasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku industri kuliner lainnya dalam menerapkan strategi re-branding yang efektif
Strategi Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Berbasis Komunitas Nagari Deska, Yola; Indraddin; Azwar
Jurnal Niara Vol. 18 No. 2 (2025): September
Publisher : FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS LANCANG KUNING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/yh2m6a17

Abstract

Pariwisata berbasis masyarakat telah menjadi pendekatan penting dalam pembangunan daerah pedesaan di Indonesia, memberikan alternatif ekonomi sambil melestarikan budaya dan lingkungan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas di Nagari Taram, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, dengan fokus pada objek wisata Kapalo Banda. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pengelola objek wisata dan perangkat pemerintahan Nagari, observasi lapangan, serta pengumpulan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemberdayaan yang diterapkan meliputi: (1) peningkatan kapasitas masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) yang menjadi ujung tombak pengelolaan wisata, didukung program pelatihan berkelanjutan; (2) pengembangan ekonomi lokal melalui diversifikasi usaha pendukung pariwisata yang melibatkan berbagai komponen masyarakat; dan (3) penguatan kelembagaan melalui struktur organisasi yang jelas, Peraturan Nagari sebagai payung hukum, serta kemitraan strategis. Model pengelolaan kolaboratif yang mengintegrasikan kearifan lokal "Alam Takambang Jadi Guru" dengan inovasi modern telah berhasil mentransformasi saluran irigasi menjadi destinasi wisata berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, mengurangi urbanisasi, dan mendorong praktik tata kelola yang baik
Intervensi Pijat Bayi Sebagai Upaya Mencegah Stunting Pada Balita : A Literature Review Azwar; Fikri
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 19 No. 1 (2024): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35892/jikd.v18i4.1782

Abstract

Stunting merupakan suatu kondisi kekurangan gizi kronis pada balita yang mengakibatkan terhambatnya proses tumbuh kembang. Stunting dapat dicegah dengan berbagai intervensi dalam siklus hidup manusia khususnya pada masa 1000 HPK, adapun salah satu intervensi yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada balita adalah dengan menggunakan pijat bayi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai efektivitas intervensi pijat bayi dalam mencegah stunting pada balita melalui analisis literatur yang tersedia.Metode dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka yang diperoleh dari beberapa database yaitu google Scholar, portal garuda, pubmed dan ebsco host. Kriteria inklusi dalam pencarian artikel adalah artikel hasil penelitian murni, menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dan diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2023. Didapatkan 7 artikel untuk direview berdasarkan metode Prisma.Setelah mengkaji 7 artikel, ditemukan bahwa manfaat pijat bayi dapat meningkatkan pertumbuhan (berat badan dan panjang badan) dan perkembangan (perkembangan sosial dan motorik). Pijat bayi dapat dijadikan salah satu intervensi keperawatan untuk mencegah stunting pada balita.
Hubungan Motivasi Remaja Dengan Pemeliharaan Kebersihan Gigi Dan Mulut Pada Siswa MTSN 8 Darul Imarah Kabupaten Aceh Besar Azwar; Intan Liana
urn:multiple://2988-7828multiple.v3i105
Publisher : Institute of Educational, Research, and Community Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan secara keseluruhan dan berperan dalam meningkatkan kualitas hidup, terutama pada remaja yang sedang mengalami masa pertumbuhan pesat. Namun, motivasi remaja dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut sering kali masih rendah, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan oral. Penelitian ini bertujuan untuk menilai hubungan antara tingkat motivasi remaja dengan perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut pada siswa kelas VII MTsN 8 Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 56 siswa dijadikan sampel penelitian dengan teknik proportional random sampling. Data diperoleh melalui kuesioner yang mengukur tingkat motivasi serta praktik pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30 siswa (53,6%) memiliki motivasi rendah, sementara 29 siswa (51,8%) menunjukkan perilaku pemeliharaan gigi dan mulut yang kurang baik. Berdasarkan hasil analisis chi-square diperoleh nilai p = 0,003, yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara motivasi dengan perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa motivasi remaja memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Upaya peningkatan motivasi melalui pendidikan kesehatan di sekolah, peran aktif orang tua, serta dukungan tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk menumbuhkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
Analysis of Generation Z’s Reception of Javanese Cultural Content on the TikTok Account @kratonjogja.id Rahmadanti, Novrian Dwiana; Azwar
International Journal of Science and Society Vol 6 No 4 (2024): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v6i4.1330

Abstract

This study explores how Generation Z perceives Javanese cultural content published through the TikTok account kratonjogja.id. The background of this research is the increasing role of social media, particularly TikTok, as a medium for promoting culture in the digital era. The method used is a qualitative reception analysis approach, focusing on the interpretation and experiences of audiences in consuming local cultural content. Data was collected through in-depth interviews with five informants representing this generation. The findings reveal three reception categories: dominant hegemonic position, negotiation, and opposition. Informants in the dominant hegemonic position fully accepted the content as engaging and relevant cultural education. Meanwhile, informants in the negotiation position appreciated the creativity of the content but felt that certain terms lacked adequate explanation. On the other hand, those in the opposition position found most cultural messages unclear and not aligned with their media preferences. The conclusion of this study is that TikTok can serve as a strategic platform for preserving local culture; however, improvements in content packaging are needed to make it more inclusive and informative for a heterogeneous audience. This study emphasizes the importance of collaboration between cultural traditions and technology to effectively reach younger generations.
The SOSIALISASI MENGEMBANGKAN BISNIS LOKAL DENGAN DIGITAL MARKETING DI DUSUN KLEMBON: Sosialisasi Mengembangkan Bisnis Lokal Dengan Digital Marketing Di Dusun Klembon Setiawan, Budi; Supardin, Lalu; Adi Nugroho, Irfan; Azwar
Jurnal Abdimas Universitas Insan Pembangunan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Insan Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/jabdimasunipem.v3i2.87

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal. Dalam kegiatan ini menggunakan metode sosialisasi berupa ceramah dan diskusi kepada masyarakat khususnya pelaku usaha. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2024 di Aula TPQ Masjid Al-Falah RT. 07 Klembon , Trirenggo, Bantul. Program ini fokus pada pengenalan dan pelatihan penggunaan media sosial dan e-commerce untuk meningkatkan visibilitas dan jangkauan pasar. Dengan memanfaatkan digital marketing, diharapkan pelaku usaha lokal dapat mengoptimalkan promosi produk, meningkatkan keterlibatan pelanggan, dan memperluas akses pasar yang lebih luas.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN EKONOMI KELOMPOK BUDIDAYA JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus) MELALUI TEKNOLOGI PENGATUR SUHU DAN KELEMBABAN KUMBUNG BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Sumartan; Jumadi, Oslan; Wahyuddin, Nur Rahmah; Azwar; Syamsidah; Taufiq, Nur Anny Suryaningsih
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 3 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i3.1412

Abstract

This community service program studies the application of Internet of Things-based kumbung temperature and humidity regulation technology for kumbung in the cultivation of white oyster mushrooms in Tasiwalie Village, Pinrang Regency. The aim is to stimulate oyster mushroom cultivation groups to adopt modern technology to increase productivity and economic demand. This method involves a deep understanding of needs groups and the exploration of effective technology solutions. The results show that this technology drives positive changes in cultivation practices, increasing productivity and economic prosperity. With a focus on sustainability, the application of this technology provides long-term benefits for cultivation groups. The implication is that investment in this technology can be a strategy for developing the white oyster mushroom cultivation sector and make a positive contribution to the local economy.
OPTIMALISASI PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KEWARGANEGARAAN SISWA SESUAI PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SMAN 1 SULIKI Sonia; Buchari Nurdin; Azwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30905

Abstract

This study is motivated by the low level of civic awareness among students at SMAN 1 Suliki and the continued use of conventional teaching methods that do not actively involve students. This situation poses a challenge in realizing the Pancasila Student Profile, which emphasizes values such as collaboration, critical thinking, and social responsibility. The research aims to optimize project-based learning as a contextual and participatory approach to civic education. This qualitative research employed a descriptive method through observation, in-depth interviews, and documentation involving Civics teachers and Grade X students. Data were analyzed using the interactive model by Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The results revealed that: (1) project-based learning was systematically designed by integrating values of the Pancasila Student Profile, including collaboration, independence, and critical reasoning; (2) its implementation showed fairly good results, marked by active student participation in school-based social campaigns, although some aspects were not yet optimal due to limited teacher readiness and students’ need for more guidance; (3) supporting factors included school and teacher support, available learning media, and student collaboration, while inhibiting factors involved limited teacher training, time constraints, and lack of student experience in independent and group work. In conclusion, project-based learning contributed significantly to improving students’ civic awareness, though continuous improvement is needed in teacher training, time management, and student mentoring to ensure more effective and comprehensive implementation.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS CANVA DALAM PEMBELAJARAN PKn DI MTsN 5 AGAM Fitri Eliza; Buchari Nurdin; Azwar
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32716

Abstract

This study was motivated by the low interest and learning motivation of students in Civic Education (PKn) at MTsN 5 Agam, which has mostly relied on lecture methods with minimal use of technology. The objectives of this research are: (1) to design Civic Education learning using Canva-based animated video media, (2) to describe the implementation of this media in the learning process, and (3) to analyze the supporting and inhibiting factors in its use. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving Civic Education teachers and seventh-grade students. Data analysis was conducted through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the use of Canva-based animated video media creates a more engaging and enjoyable learning atmosphere and helps students better understand the material on religious diversity in Indonesia. Supporting factors include the availability of internet access, supporting devices such as laptops and projectors, and active student participation. However, challenges were found in limited facilities, particularly the number of projectors, classroom lighting, and video duration management that sometimes exceeded the allocated time. Overall, Canva-based animated video media is effective in increasing students’ interest and understanding in Civic Education learning. Keywords: Learning Media, Animated Video, Canva, Civic Education