Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : MIMBAR INTEGRITAS

PENDAMPINGAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN PETIS SEHAT CAP MERDEKA PADA DASAWISMA ANGGREK DI DESA KILENSARI KECAMTAN PANARUKAN KABUPATEN SITUBONDO Andina Mayangsari; Farit Al Fauzi; Mochammad Kafi Umarela
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 1 No 2 (2022): AGUSTUS 2022
Publisher : MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.565 KB) | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v1i2.2080

Abstract

Situbondo memiliki garis pantai sepanjang 150 Km yang luas pantainya terpanjang diantara kabupaten lain tetangganya, diantaranya Bondowoso dan juga Banyuwangi. Potensi kelautan situbondo tentunya membuat banyak dari masyarakatnya bermata pencaharian sebagai nelayan dan usah-usaha di bidang perikanan (bps, 2021). Salah satu hasil ikutan yang dihasilkan oleh proses kegiatan pemindangan ikan adalah kaldu ikan. Petis merupakan produk olahan atau awetan yang termasuk dalam kelompok saus yang menyerupai bubur kental, liat dan elastis, berwarna hitam atau cokelat tergantung pada jenis bahan yang digunakan serta merupakan produk pangan yang mempunyai tekstur setengah padat. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan dan pendidikan masyarakat. Metode pendampingan yang dilakukan berkaitan dengan tahap-tahap pembuatan Petis sehat dan pemasaran khususnya pemasaran produk petis sehat yang dihasilkan Dasawisma Anggrek yang di ketuai oleh ibu dina, seperti pendampingan dalam proses pembuatan label dan pendampingan dalam proses pengemasan. Hasil pengabdian ini memberikan kontribusi nyata pada masyarakat sasaran, mitra bertambah keterampilannya dalam membuat Petis dan dapat menyusun strategi pemasaran dengan memanfaatkan media sosial.
PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN MELALUI USAHA BUDIAYA SAWI (BRASSICA SINTENSIS L) DI LAHAN RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS II B SITUBONDO Untari, Wiwik Sri; Mayangsari, Andina
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i2.4828

Abstract

Rumah Tahanan Negara (RUTAN) merupakan bagian di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang bertanggung jawab atas penempatan, perawatan, dan pelayanan tahanan. Di Indonesia, salah satu contoh RUTAN adalah Rumah Tahanan Kelas II B Situbondo, yang terletak di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur. Warga binaan di RUTAN ini memiliki kebutuhan untuk mengembangkan keterampilan selama masa tahanan mereka. Salah satu keterampilan yang ditekankan adalah budidaya sawi, karena lahan pekarangan di RUTAN cukup luas. Program pemberdayaan ini bertujuan untuk mendorong warga binaan menjadi wiraswasta setelah bebas, serta meningkatkan pengetahuan mereka tentang budidaya sawi. Metode pelatihan dan praktek langsung diterapkan dalam program ini. Harapannya, program ini akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga binaan dalam budidaya sayuran, terutama sawi, dengan efektif, dan mencapai target panen sawi sebanyak 400 kg dari lahan yang diusahakan.
PEMBERDAYAAN WARGA BINAAN MELALUI USAHA BUDIAYA BAYAM (AMARANTHUS SP) DI LAHAN RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS II B SITUBONDO Untari, Wiwik Sri; Mayangsari, Andina; Fauzi, Farit Al; Umarela, Mochammad Kafi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v2i2.3281

Abstract

Rumah Tahanan Negara (RUTAN) merupakan sebuah bagian yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, yang bertanggung jawab untuk melaksanakan tugas utama Kementerian tersebut dalam hal penempatan, perawatan, dan pelayanan tahanan. Salah satu RUTAN di Indonesia adalah Rumah Tahanan Kelas II B Situbondo, yang merupakan lembaga pemasyarakatan yang terletak di Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, Indonesia.Warga binaan yang menjalani masa hukuman di Rutan ini memiliki kebutuhan untuk mengembangkan keterampilan selama masa tahanan mereka. Salah satu keterampilan yang sangat dapat diberikan adalah budidaya bayam cabut, mengingat lahan pekarangan di RUTAN memiliki ukuran yang cukup luas. Tujuan dari program pemberdayaan ini adalah untuk mencapai dua manfaat utama: pertama, mendorong motivasi para Warga binaan untuk menjadi wiraswasta setelah bebas dari hukuman, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka; kedua, meningkatkan pengetahuan mereka tentang cara budidaya bayam cabut yang baik.Dalam pelaksanaan program pemberdayaan ini, metode pelatihan dan praktek langsung diterapkan. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan para warga binaan dalam melakukan budidaya sayuran terutama bayam cabut dengan cara yang efektif dan panen bayam cabut sebanyak 400 kg untuk lahan yang diusahakan.
PEMBANGUNAN INSTALASI IRIGASI UNTUK PENGAIRAN KEBUN DI RUMAH TAHANAN NEGARA KLAS IIB SITUBONDO Mayangsari, Andina; Kurdiansyah, Angga; Vickry Musthofa, Moch Imam
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i2.4826

Abstract

Rumah Tahanan Negara (RUTAN) merupakan bagian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang bertanggung jawab atas penempatan, perawatan, dan pelayanan tahanan. Sebagai contoh, Rumah Tahanan Kelas II B Situbondo, sebuah lembaga pemasyarakatan di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Indonesia. Para tahanan di RUTAN kelas II B memiliki kebutuhan untuk meningkatkan keterampilan, seperti budidaya tanaman. Namun, kendala akses irigasi masih menjadi masalah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Program ini bertujuan untuk mempermudah akses irigasi agar hasil tanaman lebih berkualitas dan sehat untuk dikonsumsi atau dijual. Dalam program ini, digunakan metode sosialisasi dan praktek langsung. Hasilnya, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga binaan serta perbaikan akses irigasi untuk budidaya tanaman di Rutan kelas II B Situbondo.
SOSIALISASI DAN PRAKTEK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN MANISAN JAHE PADA DASA WISWA MELATI SUMBERANYAR BANYUPUTIH SITUBONDO Mayangsari, Andina; Kurdiansyah, Angga; Vickry Musthofa, Moch Imam
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i2.4827

Abstract

Tanaman obat di Indonesia memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga kesehatan, baik melalui pendekatan preventif maupun promotif. Salah satu contohnya adalah tanaman jahe, yang merupakan jenis rimpang yang mudah dibudidayakan dan tersebar luas di Indonesia. Selain digunakan sebagai rempah-rempah dan bumbu masak, jahe juga menjadi komoditi penting dalam industri dengan produk olahannya seperti serbuk manisan jahe. Di Dusun Ranurejo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Provinsi Jawa Timur, dilakukan kegiatan sosialisasi mengenai pembudidayaan jahe. Sasaran utama kegiatan ini adalah ibu-ibu dari Dasawisa Melati RT. 002 RW.001. Metode yang diterapkan adalah partisipatif, di mana peserta secara langsung terlibat dalam kegiatan tersebut. Keseluruhan proses sosialisasi berjalan lancar, dengan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari peserta dalam mengikuti kegiatan ini.
PENDAMPINGAN PENGOLAHAN LELE BIOFLOK FPST MENJADI PRODUK ABON DI UMKM D'PORE MEME SITUBONDO Mayangsari, Andina; Nadila, Sinta Putri; Fadhil Mikala, Kawakibi Ahmad
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5763

Abstract

Sektor perikanan dan kelautan di Jawa Timur, khususnya di Situbondo, memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai sumber ekonomi alternatif berbasis perikanan yang berkelanjutan. Hal ini didukung oleh panjang garis pantai Situbondo yang lebih luas dibandingkan kabupaten lainnya di wilayah tersebut. Salah satu komoditas unggulan adalah ikan lele, yang tidak hanya dikenal luas oleh masyarakat tetapi juga memiliki kandungan gizi yang tinggi. Di Situbondo, UMKM D'pore Meme berfokus pada pengolahan hasil perikanan menjadi produk seperti abon dan sambal. Selain itu, terdapat kolam bioflok yang dikelola oleh Fakultas Pertanian, Sains, dan Teknologi Universitas Abdurachman Saleh untuk budidaya ikan lele. Namun, hasil panen dari kolam ini selama ini hanya dijual dalam kondisi segar tanpa proses pengolahan lebih lanjut, sehingga nilai tambahnya belum dimaksimalkan. Dalam rangka pengabdian kepada masyarakat, tim dosen FPST Unars menjalin kolaborasi dengan UMKM D'pore Meme untuk menciptakan produk olahan baru berupa abon lele. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan dan praktik langsung pembuatan abon lele sebagai upaya diversifikasi produk olahan di UMKM tersebut. Hasilnya, pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan lele menjadi abon meningkat, yang diharapkan dapat memperkaya variasi produk sekaligus meningkatkan daya saing usaha D'pore Meme.
MEWUJUDKAN SDGs BIDANG EKONOMI DAN LINGKUNGAN: LIMBAH KULIT KOPI MENJADI COOKIES RENDAH LEMAK DI SENTRA PRODUKSI KOPI DESA KAYUMAS Nadila, Sinta Putri; Damayanti, Tria; Saniyah, Umniyatun; Puryantoro, Puryantoro; Mayangsari, Andina; Fitriyaningsih, Fitriyaningsih
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5594

Abstract

Desa Kayumas, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Situbondo, merupakan salah satu desa penghasil kopi terbesar di wilayah Situbondo dengan produksi mencapai 794,8 ribu ton per Tahun. Namun, limbah kulit kopi yang belum dikelola dengan baik menjadi permasalahan lingkungan yang signifikan menyumbang 40-45% dari total produksi kopi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit kopi sebagai bahan dasar pembuatan cookies rendah lemak, guna mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kayumas, khususnya kelompok Ibu-ibu PKK. Melalui metode pelatihan, penyuluhan, dan pendampingan kewirausahaan, program ini berhasil memberikan keterampilan baru kepada mitra dalam mengolah limbah kulit kopi menjadi tepung dan cookies. Hasil program menunjukkan bahwa seluruh target kegiatan tercapai 100%, dengan dampak signifikan terhadap aspek sosial, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan. Produk ’Cookies Kulit Kopi’ yang dihasilkan memiliki potensi pasar yang besar, membuka peluang tambahan pendapatan bagi keluarga mitra. Program ini juga mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) dalam bidang lingkungan dan ekonomi.
PEMBANGUNAN INSTALASI HIDROPONIK SISTEM NFT DENGAN MEMANFAATKAN BOTOL BEKAS DI SMP ISLAM BANYUGLUGUR SITUBONDO Mayangsari, Andina; Fauzi, Farit Al; Umarela, Moch Kafi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6571

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan membangun instalasi hidroponik dengan sistem Nutrient Film Technique (NFT) menggunakan botol bekas di SMP Islam Banyuglugur, Situbondo. Latar belakang program ini adalah tingginya jumlah sampah plastik di lingkungan sekolah yang tidak dimanfaatkan secara optimal, serta rendahnya pengetahuan siswa mengenai metode pertanian modern yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan teori dan praktik tentang hidroponik, pembangunan instalasi NFT dari botol bekas, hingga pendampingan perawatan tanaman. Program ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam memanfaatkan limbah plastik sekaligus memperkenalkan teknologi pertanian yang inovatif. Program pembangunan instalasi hidroponik sistem NFT dengan memanfaatkan botol bekas di SMP Islam Banyuglugur berhasil meningkatkan pemahaman siswa tentang hidroponik dan pengelolaan limbah plastik. Instalasi yang dibangun tidak hanya memperindah lingkungan sekolah tetapi juga memberikan manfaat ekonomi dan sosial.
PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK PENANAMAN TANAMAN POHON PRODUKTIF PIMPINAN RANTING AISYIAH MIMBAAN SITUBONDO Untari, Wiwik Sri; Fajar, M. Thoifur Ibnu; Mayangsari, Andina; Elhany, Nurul Avidhah; Sari, Yuni Kartika; Huda, Moh. Nuril; Ikbal, Muhammad; Soeliha, Siti
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i2.6731

Abstract

Penanaman bibit pohon buah pada pengapdian kepada masyarakat di lahan pekarangan warga bersama kelompok ibu-ibu ranting Aisyiah Mimbaan 2 Situbondo bertujuan untuk memanfaatkan lahan menjadi lebih produktif sebagai sumber pangan dan meningkatkan ekonomi warga. Sebelum kegiatan pengabdian, dilakukan wawancara kepada kelompok ibu-ibu Aisyiah ranting Mimbaan 2 untuk menentukan kebutuhan jenis dan jumlah bibit tanaman, menentukan lokasi lahan, serta waktu pelaksanaan. Pada pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mensosialisasikan bibit tanaman yang akan ditanam, menentukan jarak tanam, cara memelihara, pemupukan, penyiraman serta pemagaran supaya tidak termakan oleh hewan peliharaan warga. Harapan jangka panjang, tanaman yang ditanam dapat tumbuh optimal sampai dewasa dan buahnya dapat dirasakan oleh kelompok ibu Aisyiah serta membantu meningkatkan perekonomian keluarga dari buah hasil tanaman produktif.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI SIAPIK SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN PENCATATAN KEUANGAN KELOMPOK USAHA LELE ARDAN Rachman, Riza; Joewono, Andrew; Mayangsari, Andina; Ristianti, Alindi; Tauhid, Gunawan Abdi
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i1.7270

Abstract

Kelompok budidaya ikan lele ARDAN di Desa Curah Cottok, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo menghadapi kendala dalam melakukan pencatatan keuangan yang masih bersifat manual, tidak efisien, dan berisiko menimbulkan kesalahan pengelolaan dana usaha. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajemen keuangan kelompok melalui pelatihan penggunaan SiAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Keuangan) sebagai media pencatatan digital yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Pelatihan dilaksanakan dengan melibatkan 20 peserta dari kelompok budidaya ikan lele dan UMKM sekitar. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan dan sosialisasi, pelaksanaan pelatihan berbasis simulasi transaksi riil, serta pendampingan dan evaluasi daring. Kegiatan ini didasarkan pada temuan penelitian terdahulu yang menunjukkan efektivitas pelatihan berbasis praktik lapangan dalam meningkatkan literasi keuangan dan keterampilan digital masyarakat. Hasil pelatihan menunjukkan peserta mampu menginstal dan mengoperasikan aplikasi SiAPIK secara mandiri serta memahami proses pencatatan pemasukan, pengeluaran, dan pelaporan keuangan secara otomatis. Peserta juga mulai menerapkan sistem pencatatan digital dalam aktivitas usaha sehari-hari. Secara keseluruhan, pelatihan SiAPIK terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan keuangan, memperkuat literasi digital pelaku UMKM, serta menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang dapat direplikasi di wilayah pedesaan lainnya.