Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

PENINGKATAN KAPASITAS RELAWAN TERKAIT PENCEGAHAN COVID-19 Siregar, Laura; Sinaga, Taruli Rohana; Purba, Agnes
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 1 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal tahun 2020, Covid-19 menjadi masalah kesehatan dunia yang diawali dengan informasi WHO pada Desember 2019 menyebutkan adanya kasus kluster pneumonia dengan etiologi yang tidak jelas di Kota Wuhan China. Indonesia melaporkan kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 2 kasus pada 2 Maret 2020 dan bertambah menjadi 790 kasus pada 25 Maret 2020. Demikian pula di Provinsi Sumatera Utara menunjukkan peningkatan yang signifikan. Jumlah kasus terkonfirmasi positif pada tanggal 5 September 2020 sebanyak 7.552. Dilatarbelakangi oleh jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 yang tinggi dan dengan ditetapkannya Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi prioritas penanganan Covid-19 di Indonesia, maka diperlukan adanya upaya untuk meningkatkan kapasitas relawan dalam pencegahan Covid-19, khususnya tiga daerah yang dianggap paling rawan, diantaranya Kota Medan, Kota Binjai dan Deli Serdang. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Universitas Sari Mutiara Indonesia bekerjasama dengan BNPB dan BPBD Provinsi Sumatera Utara yang membentuk Pos Gabungan Pencegahan dan Percepatan Penanganan Covid-19 (Posgagah). Relawan yang hadir berasal dari Kota Binjai sebanyak 50 orang, terdiri dari unsur organisasi kepemudaan, ibu-ibu PKK, mewakili pemerintahan seperti personil kelurahan dan desa serta masyarakat umum. Keikutsertaan relawan sebagai agen perubahan dimasyarakat dalam perilaku 3 M untuk pencegahan penularan virus Covid-19 sangat membantu pemerintah pada upaya penurunan kasus penderita Covid-19.
IMPLEMENTASI PELAYANAN KOMPLEMENTER DALAM ASUHAN KEHAMILAN Purba, Agnes; Sembiring, Rinawati
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 2 No. 2 (2021): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuhan komplementer di beberapa komunitas kebidanan sudah menjadi bagian penting dari praktik kebidanan. Salah satu alasan asuhan kebidanan komplementer saat ini banyak digunakan adalah adanya keinginan untuk menghindari efek samping dari obat-obatan. Terapi komplementer telah terbukti dapat mendukung proses kehamilan dan persalinan sehingga berjalan dengan nyaman dan menyenangkan. Asuhan kebidanan komplementer yang dapat diimplementasikan kepada ibu hamil antara lain : yoga, aromaterapi, massase. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan di Bidan Praktik Mandiri (BPM) Desa Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang dengan waktu pelaksanaan pada minggu ke empat Juli 2021. Peserta kegiatan PkM ini adalah ibu hamil dengan usia kehamilan 16-30 minggu yang sehat dengan jumlah 22 orang. Kegiatan dilakukan dengan tahapan : (a) memberikan penjelasan tentang tujuan kegiatan; (b) mendata data demografi ibu hamil; (c) memberikan edukasi tentang terapi komplementer dan manfaatnya bagi kehamilan; (d) melatih ibu hamil melakukan senam yoga, teknik relaksasi dan massage. Hasil evaluasi bahwa ibu hamil merasakan ada manfaat yoga, massage dan teknik relaksasi bagi fisik dan psikis. Setelah mengikuti kegiatan PkM ini, ibu hamil akan berupaya melaksanakan kegiatan tersebut dirumah masing-masing dan jika ada kelas ibu hamil di poskesdes maka mereka bersedia untuk mengikutinya secara rutin.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN POSYANDU IBU HAMIL DAN BALITA DI PUSKESMAS HELVETIA MEDAN Purba, Agnes; Rani Kawati Damanik; Rosetty Sipayung; Monika Saragih; Goklas Royani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6758

Abstract

Latar belakang : Posyandu merupakan upaya kesehatan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat yang bertujuan untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama dalam pemantauan tumbuh kembang balita, kesehatan ibu hamil, dan pemberian imunisasi. Posyandu di Wilayah Puskesmas Helvetia mayoritas dikunjungi oleh ibu yang membawa balita untuk penimbangan berat badan dan imunisasi. Tujuan : Pemanfaatan posyandu oleh ibu hamil belum terbukti maksimal disebabkan oleh ibu hamil lebih banyak berkunjung ke klinik mandiri bidan dan ANC di posyandu tidak menjadi kebutuhan penting. Metode : Untuk itu PkM ini dilakukan dengan tujuan memberikan pelayanan kepada ibu hamil dan balita dalam pemeriksaan kesehatan. Hasil : Kegiatan PkM berjalan lancar di Posyandu Puskesmas Helvetia dengan jumlah peserta yang terdata sebanyak 12 orang ibu hamil, 22 orang balita dan 2 orang kader kesehatan. Pelaksanaan kegiatan dimulai dari advokasi ke Puskesmas Helvetia, menjalin komunikasi dengan kader dan masyarakat. Kesimpulan : PkM ini memberikan kesimpulan bahwa peran posyandu sangat penting dalam menentukan kualitas kesehatan ibu hamil dan balita dan perlu untuk dilakukan inovasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat penting melalui pendampingan pada kader posyandu dari puskesmas.