Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SENAM ERGONOMIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PRALANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KALISAT: The Effect of Ergonomic Gymnastics on Blood Pressure in Hypertensive Pre-elderly in the Working Area of Kalisat Health Center Salsabila, Moch. Trifani; Widada, Wahyudi; Adi, Ginanjar Sasmito
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v2i3.101

Abstract

Hypertension is a medical condition that is often found in pre-elderly people and can lead to serious complications if not treated properly. Many pre-elderly people suffer from hypertension because as they age, blood vessels lose their elasticity so that blood pressure increases. One potential non-pharmacological method to lower blood pressure is ergonomic gymnastics. The purpose of this study is to determine the effect of ergonomic gymnastics on blood pressure in pre-elderly. The research method used is pre-experiment with One Group Pre-Test-Post-Test Design. Blood pressure measurements using a sphygmomanometer are recorded on the observation sheet. The sample was taken using a purposive sampling technique with a sample of 38 people. The results of the study showed that there was a decrease in blood pressure in the respondents with the results of the Wilcoxon test obtaining a p value of 0.000 <0.05 so that the H1 hypothesis decision was accepted. The conclusion obtained from the results of this study is that ergonomic gymnastics is effective in lowering blood pressure in elderly people with hypertension. Ergonomic gymnastics can be used as one of the non-pharmacological therapies to control blood pressure in elderly people with hypertension.
PENGARUH CIRCULO MASSAGE TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SUKOWONO KABUPATEN JEMBER: The Effect of Circulo Massage on Blood Pressure in Hypertension Patients in Sukowono Village Jember District Munir, Sirajul; Sasmiyanto; Widada, Wahyudi
ASSYIFA : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024)
Publisher : Forind Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62085/ajk.v2i3.106

Abstract

Circulo Massage is one of massage or massage with the main target of lymph blood circulation. This study aims to determine the effect of circulo massage on blood pressure in hypertensive patients in Sukowono Village, Jember Regency Research using Pre-experimental design with Pretest – Post test Group design. The population of this study were hypertensive patients in Sukowono Village, Jember Regency with a population of 152 respondents divided into 30. The sampling technique used Simple Random Sampling. The intervention process uses a standardized intervention protocol for circulo massage procedures. The results of the study with the Paired Sample T-Test test (α < 0.05) showed a significant effect between the results of giving circulo massage with pre and post intervention systolic blood pressure measurements in hypertensive patients. The results of the study on the measurement of systolic blood pressure before the intervention obtained an average value of 154.67 mmHg and after the intervention obtained an average value of 146 mmHg. The effect of circulo massage on systolic blood pressure with the Paired Sample T-Test statistical test obtained a p value of 0.0001. The conclusion of this study is that there is a significant effect on blood pressure in hypertensive patients before and after being given circulo massage. Researcher recommendations, it is hoped that future researchers will better control other variables outside the study so as to avoid bias in research.
The Relationship Of Incident Insomnia With The Level Of Depression In The Elderly At Panti Sosial Tresna Wredha (PSTW) Jember Habiburrahman, Dwi; Sofia Rhosma; Wahyudi Widada
Health & Medical Sciences Vol. 2 No. 2 (2025): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/phms.v2i2.366

Abstract

Insomnia is a sleep disorder in the elderly that can cause depression. The prevalence of insomnia in the elderly is quite large, with 50% of the total elderly population experiencing insomnia. The aim of this study was to determine the relationship between the incidence of insomnia and the level of depression in the elderly at the Tresna Werdha Social Services UPT (PSTW) Jember. Correlational research design with a cross sectional approach. The population in this study were 62 elderly people at UPT PSTW Jember with independent daily activities. The sampling technique in research uses cluster sampling. The number of samples based on the results of the fraction per cluster formula calculation was 54 people. This research was conducted in October-November 2023. The data collection technique used a questionnaire. The relationship between the incidence of insomnia and the level of depression in the elderly at UPT PSTW Jember using Spearmen Rho statistical analysis. The research results showed that 43 elderly were women, 50 elderly aged 70-80 years, 51 elderly whose marital status was divorced and discontinued and 45 elderly did not go to school. The statistical test results show that ρ value = 0.000 with α = 0.05. This explains that there is a relationship between the incidence of insomnia and the level of depression in the elderly at UPT Social Services Tresna Werdha (PSTW) Jember.
Status Pengobatan Berhubungan Dengan Kejadian Tuberkulosis Resistan Obat Pada Usia Produktif Lilia Damayanti; Wahyudi Widada; Ginanjar Sasmito Adi
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v3i2.197

Abstract

Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) adalah penyakit TB yangdisebabkan oleh kuman Mycobacterium Tuberculosa yang telah mengalami kekebalan terhadap OAT (Obat Anti Tuberkulosis). Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) merupakan TB Resistan Obat terhadap minimal 2 (dua) obat anti TB yang paling penting,INH dan Rifampisin secara bersama-sama atau disertai Resistan terhadap obat anti TB lini pertama lainnya seperti Etambuthol, Streptomycin dan Pyrazinamid. Sehingga Tuberkulosis Resistan Obat (TB RO) menjadi penyakit yang berdampak pada kesehatan masyarakat, dengan jumlah kasus yang semakin meningkat sehingga memerlukan upaya penanggulangan yang komprehensi. Desain penelitian yang digunakan yaitu Chi Square dengan jumlah populasi 82. Sampel yang akan diambil 82 responden yang diperoleh dengan teknik pengambilan sampel menggunakan pulposive sampling statistik menggunakan Chi Square test dengan α=0,05 didapatkan nilai p value 0,00, maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima yang artinya ada Hubungan Status Pengobatan Dengan Kejadian Tuberkulosis Resistan Obat Pada Usia Produktif Di Poli Tb RSD dr. Soebandi Jember
Pendampingan Digitalisasi Usaha melalui Pembuatan NIB di Desa Gambor Widada, Wahyudi; Laili, Khusi Nadiratul; Haya, Aqilla Nadia; Pratika, Desty Dwi; Ainurrofik, Akbar
JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Vol 6, No 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jiwakerta.v6i1.22636222

Abstract

Program pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) ini merupakan salah satu solusi yang ditawarkan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Gambor, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi dalam pengurusan legalitas usaha. Meskipun sistem Online Single Submission (OSS) telah disediakan oleh pemerintah, sebagian besar pelaku usaha masih merasa kesulitan, akibat rendahnya pemahaman dan literasi digital, serta kurangnya sosialisasi dari pihak terkait. Oleh karena itu, Kelompok 05 KKN Universitas Muhammadiyah Jember melakukan pendampingan dan sosialisasi door to door agar pemahaman dan keterampilan UMKM dalam mendapatkan NIB semakin meningkat. Program ini juga memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendirian usaha agar bisa berjalan yang lebih berkelanjutan
TERAPI BEKAM TITIK RUKBAH PADA NYERI SENDI LUTUT LANSIA DI PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA JEMBER Setyo Wahyudi, Puji; Widada, Wahyudi; Shodikin, Muhammad
International Journal of Islamic and Complementary Medicine Vol. 4 No. 1 (2023): International Journal of Islamic and Complementary Medicine
Publisher : International Islamic Medicine Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55116/IJICM.V4I1.58

Abstract

Nyeri merupakan perasaan tidak menyenangkan dari ringan, sedang, & berat. Nyeri sendi lutut merupakan nyeri yang dirasakan pada bagian lutut yang menyebabkan seseorang tidak dapat melakukan aktivitas dengan nyaman. Salah satu cara mengatasi nyeri sendi lutut yaitu dengan terapi bekam. Terapi bekam merupakan metode pengobatan dengan cara mengeluarkan darah yang mengandung Causative Pathological Substances penyebab nyeri. Pembekaman dilakukan pada titik Rukbah. Metode penelitian ini menggunakan Pre Experimental design dengan rancangan one-group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang mengalami nyeri sendi lutut berusia 60-70 tahun berjumlah 32 lansia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa skala nyeri sendi lutut sebelum dilakukan terapi bekam titik Rukbah dengan mean 5,93 dan setelah dilakukan terapi bekam titik Rukbah dengan mean 4,33. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test (p value < 0,05), didapatkan p value = 0,001 dimana p value < 0,05 yang artinya ada pengaruh terapi bekam titik Rukbah terhadap nyeri sendi lutut pada lansia di PSTW Jember. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pembekaman pada titik Rukbah berpengaruh terhadap nyeri sendi lutut pada lansia di PSTW Jember. Direkomendasikan agar terapi bekam dapat digunakan pada lansia yang mengalami nyeri sendi lutut di PSTW Jember.
Implementasi Terapi Komplementer Bekam Pada Pasien Tekanan Darah Tinggi di Rumah Bekam Al-Kaahil Jember Sulhamdani Fadli Sutrisna; Wahyudi Widada
Jurnal Kesehatan Republik Indonesia Vol 2 No 8 (2025): JKRI - Juli 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai oleh peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg secara persisten yang berisiko menimbulkan komplikasi serius seperti stroke dan gagal jantung. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang banyak digunakan adalah terapi komplementer bekam. Metode mengeluarkan darah kotor melalui sayatan kecil pada kulit setelah proses penghisapan dengan alat khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi terapi bekam pada pasien hipertensi di Rumah Bekam Al-Kaahil Jember. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif pada seorang pasien dengan hipertensi. Data diperoleh melalui wawancara, observasi fisik, dokumentasi serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi. Terapi bekam dilakukan selama empat hari pada tujuh titik spesifik yaitu Al-Akhda’ain, Al-Kaahil, Al-Katifain, dan Al-Warik. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tekanan darah sistolik dari 144 mmHg menjadi 130 mmHg setelah intervensi hari pertama kemudian stabil pada rata-rata 140 mmHg hingga hari keempat. Temuan ini menunjukkan bahwa terapi bekam berpotensi menjadi intervensi komplementer yang efektif untuk membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan desain eksperimental disarankan untuk memperkuat bukti ilmiah.
Pengaruh Bekam terhadap Kecemasan Perawat Pasca Pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Perkebunan Jember Widada, Wahyudi; Hidayati, Ani
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 15 No. 2 (2023): The Indonesian Journal of Health Science
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v15i2.1446

Abstract

Perawat yang bekerja di rumah sakit dan pernah merawat pasien Covid-19 masih menyisakan kecemasan. Kecemasan yang terjadi dapat mengakibatkan gangguan atau bisa juga menurunkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penanganan kecemasan ini dapat diatasi dengan terapi komplementer bekam dimana mekanisme kerjanya meningkatkan hormon endorphin yang merupakan hormon kebahagiaan. Teknisnya dengan pengekopan pada permukaan kulit dan mengeluarkan hormone endorphin. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh bekam terhadap intensitas kecemasan perawat pasca pandemi di Rumah Sakit Perkebunan Jember. Populasinya perawat yang dinas di ruang Catleya, IGD dan ICU. Desainnya Quasy Exsperiment dengan Teknik sampling stratified random sampling. Setiap ruang diambil perawat secara proporsional hingga mendapat jumlah 32 perawat (16 orang kelompok perlakuan dan dan 16 orang kelompok kontrol). Pada kelompok perlakuan diberikan terapi bekam sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan aktivitas apapun. Kelompok perlakuan dilakukan bekam 7 titik satu kali. Pengukuran kecemasan dilakukan 15 menit sebelum bekam dan 15 menit setelah bekam. Penelitian ini menunjukkan rerata intensitas cemas perawat sebelum diberi perlakuan bekam 18 ± 2,68 dan setelah perlakuan 11,9±2,26, Intensitas cemas perawat kelompok kontrol adalah 17,94±1,84 dan setelah pengukuran kedua 19,62±0,61. Berdasarkan uji statistik dengan menggunakan t-test didapatkan p value 0,000 dengan nilai α < 0,05. Maknanya ada pengaruh terapi bekam terhadap kecemasan perawat pasca pandemi covid-19 di Rumah Sakit Perkebunan Jember. Ada pengaruh terapi bekam terhadap penurunan kecemasan perawat pasca pandemi di Rumah Sakit Perkebunan Jember. Hasil penelitian ini dapat sebagai bahan pertimbangan bahwa terapi bekam dapat dijadikan sebagai terapi komplementer pada kasus-kasus kecemasan pasca pandemic covid-19.
Pengaruh Hentakan Kaki ke Tanah, Mandi Air Dingin dan Minum Air Dingin terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi Widada, Wahyudi
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i1.3172

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama yang membutuhkan penanganan yang efektif dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh hentakan kaki ke tanah, mandi air dingin, dan minum air dingin terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi. Peneliti menggunakan desain quasi experimental pretest-posttest dengan kelompok kontrol, sebanyak 35 peserta dibagi menjadi lima kelompok dan diberikan intervensi satu kali. Pengukuran dilakukan 10menit sebelum dan sesudah perlakuan. Data yang diobservasi adalah tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, nadi, MAP (Mean Arterial Presure), dan satuurasi oksigen. Analisis data menggunakan Anova, paired samples test,  dan post hoc test . Hasil penelitian menunjukkan : 1). Ada pengaruh antara kelompok perlakuan hentakan kaki ke tanah, mandi air dingin dan minum air dingin dibanding kelompok kontrol. 2). Pengaruh terbesar perlakuan hentakan kaki ke tanah, mandi air dingin dan minum air dingin adalah terhadap tekanan darah sistolik dan nadi. Temuan ini patut ditindaklanjuti dengan penelitian lain yang menggunakan metodologi yang lebih ketat khususnya variabel  perancu.  Penelitian ini sangat menarik karena belum ada penelitan serupa sebelumnya. Penelitian ini sudah memiiki uji lolos etik NO. 0022/KEPK/FIKES/III/2025 yang dikeluarkan Komisi Etik Penelitian Kesehatan Fikes Unmuh Jember.
Pengaruh Hot Stone Massage Terhadap Tingkat Nyeri pada Petani yang Mengalami Low Back Pain (LBP) di Puskesmas Lojejer, Wuluhan, Jember Wardhani, Annisa; Widada, Wahyudi; Sasmiyanto
The Indonesian Journal of Health Science Vol. 17 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tijhs.v17i1.3629

Abstract

Nyeri punggung bawah yang sering dialami petani merupakan masalah global yang mempengaruhi produktivitas. Nyeri punggung bawah merupakan diagnosa lain dari low back pain (LBP) yang ditegakkan oleh dokter dengan memperhatikan kondisi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas kelompok perlakuan dengan hot stone massage dan kelompok kontrol dengan cold stone massage dalam menurunkan tingkat LBP pada petani di Puskesmas Lojejer, Wuluhan, Jember. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan dua kelompok (kelompok hot stone massage dan cold stone massage). Tiga puluh petani pada setiap kelompok dipilih melalui stratified random sampling. Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis dengan Uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pre-intervensi, terdapat perbedaan signifikan tingkat nyeri antara kedua kelompok (p < 0,001). Post-intervensi, kelompok hot stone massage menunjukkan penurunan nyeri yang signifikan (p < 0,001) dengan median posttest yang lebih rendah. Sementara itu, kelompok cold stone massage juga mengalami penurunan, namun perbandingannya menunjukkan kelompok hot stone massage memiliki rata-rata peringkat nyeri post-intervensi yang lebih rendah secara signifikan (Mean Rank hot stone = 20,98; cold stone = 40,02; p < 0,001). Penelitian ini menyimpulkan bahwa penanganan nyeri punggung bawah pada petani lebih efektif menggunakan hot stone massage dibanding cold stone massage. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai alternatif non-farmakologis untuk manajemen nyeri pada populasi petani karena dapat dengan mudah dilakukan sendiri dan aman untuk tubuh.