Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Latihan Speed Agility untuk Meningkatkan Kecepatan Reaksi pada Atlet Kumite Dojo Fighter Pekanbaru Ladia Apsari Hasibuan; Agus Sulastio; Syahriadi
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 2 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.2.112-122

Abstract

Latihan Speed Agility adalah serangkaian aktivitas fisik yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan seseorang dalam bergerak cepat dan beradaptasi dengan perubahan arah secara efektif. dalam hal ini, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan speed agility terhadap kecepatan reaksi pada atlet karate. Penelitian ini merupakan Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif ini adalah metode eksperimen dengan desain one group pretest-postest. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet Sampel yang akan digunakan pada penelitian ini ialah atlet Dojo Fighter Pekanbaru sebanyak 12 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes yaitu pretest dan posttest untuk mengumpulkan data dengan menggunakan tes reactive agility. Selanjutnya di beri latihan shuttle run 10 meter. Sedangkan teknik analisa data menggunakan teknik uji deskriptif, uji normalitas dengan pendekatan Liliefors dan uji hipotesis uji t menggunakan teknik perhitungan. Berdasarkan uji t dengan kriteria uji pada taraf 5% diperoleh. Berdasarkan analisis yang dilakukan, nilai thitung kelompok eksperimen pretest menunjukkan 9,95 dan nilai thitung kelompok eksperimen posttest menunjukkan 9,08 dengan t-table 1,796. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan speed agility berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kecepatan reaksi atlet kumite Dojo Fighter Pekanbaru.
Profil Kondisi Fisik dan Teknik Dasar Bola Basket Putra Pendidikan Olahraga Universitas Riau Khairun Nisak; Agus Sulastio; Kristi Agust
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 2 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.2.123-134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kondisi fisik dan keterampilan dasar bola basket pada mahasiswa putra Pendidikan Olahraga Universitas Riau. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei serta teknik tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota tim bola basket putra yang berjumlah 11 orang. Instrumen yang digunakan untuk mengukur kondisi fisik mencakup: multistage fitness test untuk daya tahan kardiorespirasi, push-up untuk kekuatan otot lengan, sprint 20 meter untuk kecepatan, burpees untuk daya tahan otot, v sit and reach untuk fleksibilitas, shuttle run 10 meter untuk kelincahan, dan standing stork test untuk keseimbangan. Sementara itu, keterampilan dasar bola basket diukur melalui tes teknik passing, shooting, dan dribbling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, kondisi fisik dan kemampuan teknik dasar bola basket dari seluruh peserta berada pada kategori “sedang”. Hal ini ditunjukkan oleh nilai T-score rata-rata keseluruhan sebesar 50,00 dari seluruh item tes yang dilakukan. Temuan ini mengindikasikan bahwa para mahasiswa memiliki kemampuan yang cukup baik namun masih memerlukan peningkatan melalui program latihan yang lebih terstruktur dan berkesinambungan, terutama untuk mencapai level performa optimal dalam olahraga bola basket. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam perencanaan pelatihan fisik dan teknik bagi mahasiswa di lingkungan pendidikan olahraga.
Hubungan Kelentukan terhadap Ketepatan Servis Atas Sepak Takraw pada Atlet TSTC Riau Dewantara; Agus Sulastio; Syahriadi
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 2 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.2.135-143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi kelentukan terhadap ketepatan servis pada atlet sepak takraw Klub TSTC Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Jenis penelitian ini adalah korelasional, sebagaimana dijelaskan Sukardi (2018), yaitu untuk menentukan hubungan antara dua variabel. Variabel bebas adalah kelentukan, sedangkan variabel terikat adalah ketepatan servis. Penelitian dilakukan setelah proposal disetujui, bertempat di lapangan latihan Klub TSTC, dengan populasi 12 atlet aktif yang seluruhnya dijadikan sampel. Data yang digunakan terdiri dari data primer (hasil tes kelentukan dan ketepatan servis) dan data sekunder (biodata atlet dari pelatih). Tes kelentukan menggunakan metode front split (Albertus, 2015), sedangkan tes ketepatan servis mengacu pada prosedur Hanif (2015). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan tes langsung. Hasil pengukuran menunjukkan skor kelentukan tertinggi 35 dan terendah 20 (rata-rata 27,56; SD = 7,020). Skor ketepatan servis tertinggi 11 dan terendah 6 (rata-rata 9,22; SD = 1,922). Uji normalitas Liliefors menunjukkan kedua data berdistribusi normal (Lhitung < Ltabel). Uji hipotesis dengan korelasi Product Moment menghasilkan r = 0,779, lebih besar dari rtabel 0,707, sehingga hipotesis diterima. Kontribusi kelentukan terhadap ketepatan servis sebesar 60,68%, menunjukkan bahwa fleksibilitas tubuh berperan penting dalam mendukung keberhasilan servis atlet sepak takraw.
Survey Kondisi Fisik pada Atlet SSB Duri Galaxy Arief Mangain Tua; Agus Sulastio; Alimandan
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 2 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.2.154-166

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa baik kondisi fisik pemain sepakbola SSB Duri Galaxy. Penelitian ini merupakan Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet. Sampel digunakan dalam penelitian ini adalah pemain sepakbola SSB Duri Galaxy memiliki seluruh populasi berjumlah 42 atlet U 16-17 berjumlah 22 atlet dan U 14-15 berjumlah 20 atlet. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes mengumpulkan data dengan melakukan serangkaian tes kondisi fisik antara lain tes MFT, tes akselarasi 30 meter, tes illionis, standing board jump test, standing strok test dan sit and reach test. Adapun teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala liker yakni dengan mengubah nilai poin yang didapatkan setelah pengambilan data menjadi bentuk nilai T-score.Hasil tes kondisi fisik sekolah sepak bola SSB Duri Galaxy menunjukkan hasil yang beragam, tetapi secara dominan kondisi fisik atlet berada pada kategori Sedang yaitu sebesar 50,00.
The CDR Effect: Optimalisasi VO₂Max Atlet Futsal Lewat Suplemen Pasca-Latihan Sari, Ratna; Agus Sulastio; Fekie Adila; Ittaqwa
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 3 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.3.15-29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian suplemen Calcium D Redoxon (CDR) setelah latihan terhadap peningkatan VO₂max atlet futsal. Metode penelitian yang digunakan adalah pretest-posttest one group design dengan total sampel sebanyak 21 atlet. Instrumen pengukuran daya tahan menggunakan respirometer (FEV1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai VO₂max (FEV1) mengalami penurunan dari 4492,95 ml pada pretest menjadi 4088,86 ml pada posttest. Analisis statistik menggunakan uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest (p < 0,05), namun tidak mengindikasikan adanya peningkatan performa, melainkan penurunan kapasitas paru-paru. Penelitian menyimpulkan bahwa pemberian suplemen CDR setelah latihan tidak memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan VO₂max. Faktor seperti intensitas latihan, kondisi fisik, dan kebiasaan individu kemungkinan memengaruhi hasil intervensi. Studi ini merekomendasikan perlunya pendekatan latihan yang lebih intensif dan individualistik untuk memperoleh hasil yang lebih efektif.
Hubungan Kebugaran Jasmani dengan Hasil Belajar Penjas Siswa SD IT Al Qudwah Pekanbaru Kelas V.A Sopiah Fittri Khairani Tanjung; Agus Sulastio; Syahriadi
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 3 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.3.101-112

Abstract

Penelitian ini di lakukan dengan tujuan untuk mengetahui lebih lanjut hubungan kebugaran jasmani dengan hasil belajar penjas siswa SD It Al Qudwah Pekanbaru kelas V.A, Permasalahan yang di temukan pada penelitian ini yaitu peserta didik masih sering mengalami kesulitan dalam pembelajaran PJOK, selain itu didapatkan bahwa kebanyakan peserta didik memiliki kebiasaan saat di rumah seperti bermain game online dari pada kegiatan olahraga, yang mengakibatkan pengaruh yang besar terhadap kesegaran jasmani peserta didik. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional dan penelitian ini di lakukan di SD It Al Qudwah Pekanbaru, kemudian sampel yang dipakai adalah total sampling (sampel jenuh), dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: dari hasil uji Hipoteis diatas untuk menerima atau menolak Ho dengan bantuan nilai signifikan, jika nilai Sig < 0,05 maka Ho ditolak, sebaliknya jika nilai Sig > 0,05 maka Ho diterima. Dari tabel output di atas terlihat Sig = 0,207 < 0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan ada korelasi atau hubungan antara data hasil Tes Kebugaran Pelajar Nusantara (TKPN) dan data hasil belajar. Dengan melihat nilai korelasi kedua variabel tersebut r = 0,273. Hal ini menunjukkan nilai dengan tingkat hubungan dan korelasi rendah. Jadi terdapat hubungan yang signifikan antara data hasil TKPN dan data hasil belajar adalah rendah.
Korelasi Motor Ability dengan Keterampilan Bermain Bola Voli pada Ekstrakurikuler di SMK Negeri Kesehatan dan Pariwisata Bangkinang Ayu Soraya; Ardiah Juita; Agus Sulastio
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 3 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.3.113-124

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi motor ability dengan keterampilan bermain bola pada ekstrakurikuler SMK Negeri Kesehatan dan Pariwisata Bangkinang. Metode yang digunakan adalah metode korelasi product moment. hasil uji normalitas Liliefors yang dilakukan pada data jumlah hasil tes motor ability (X) dan keterampilan bermain bolavoli (Y), diperoleh nilai statistik D untuk variabel X sebesar 0,192 dengan nilai p sebesar 0,279. Karena nilai p lebih besar dari α = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa data X berdistribusi normal. untuk variabel Y yaitu hasil tes keterampilan bolavoli, diperoleh nilai D sebesar 0,139 dan p sebesar 0,671. Nilai p yang jauh lebih besar dari 0,05 juga menunjukkan bahwa data Y berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas menggunakan uji Levene menunjukkan nilai statistik sebesar 4,04 dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,0502. Karena nilai p sedikit lebih besar dari batas signifikansi α = 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa data motor ability (X) dan keterampilan bermain bolavoli (Y) memiliki varians yang homogen atau sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motor ability dengan keterampilan bermain bola voli pada siswa ekstrakurikuler di SMK Negeri Kesehatan dan Pariwisata Bangkinang berdasarkan analisis statistik yang menunjukkan nilai RHitung (0,431) > nilai RTabel (0,396).
The effect of sled towing or speed cord towing exercises on speed of riau pplm athletes Agus Sulastio; Syahriadi; Ahmad Syukur Sitepu
Journal Sport Science Indonesia Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.359 KB) | DOI: 10.31258/jassi.1.01.16-21

Abstract

Based on observations in the field, the symptoms of sprinting are found when running speed, lowering feet and soles of the feet against soil contact is not optimal, step speed and step length are still slow and not maximal. The purpose of this study was to determine the effect of Sled Towing Exercise or Speed Cord Towing for the speed of PPLM Riau athlete. In this study, researchers took a population of 21 people. The sample in this study used a total sampling technique, where all populations were sampled. Data obtained from a 40-yard speed test category. Data were analyzed using the t-test. Based on the research that conducted on the sample by doing pre-test (initial test) by running in 40 yards, then proceed with treatment (Sled Towing or Speed Cord Towing) for 16 meetings. After that, it was post-tested (40-yard run), the results obtained from the pretest and posttest were analyzed by t-test. Hypothesis testing results show that the result of t-count is 7.364 with t-table 1.725 then H0 is rejected; Ha is accepted, at the alpha level (α) 0.05. It can be concluded that there is an effect of Sled Towing or Speed Cord Towing training on the speed of Riau PPLM athletes.
The effect of training circuit exercise on the resistance of badminton game for the atlet club of rtv pekanbaru Slamet; Agus Sulastio; Agus Wiranata
Journal Sport Science Indonesia Vol 1 No 01 (2019): Jurnal Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.119 KB) | DOI: 10.31258/jassi.1.01.22-29

Abstract

Based on observations that the author has done at the Pekanbaru RTV Club during training and the match, the author sees and encounters several problems, namely: tiredness of the athlete in doing the exercises and matches so that the exercise is not maximal, the athlete not freely in moves and moves to another place due to excessive fatigue so that the movement is not maximal. The purpose of this study is to see the effect of training on endurance Badminton athletes at RTV Pekanbaru club. In this study, researchers took a population of 8 people. The sample in this study uses a total sampling technique, where all populations are sampled. Subsequently, the data obtained from the bleep test, and then, the data were analyzed using the t-test. Based on the research conducted on 8 samples by conducting a pre-test (initial test) bleep test. Then proceed with treatment (Circuit training) for 16 meetings, after which a bleep test was conducted, the results obtained from the pretest and posttest were analyzed by t-test based on the t-test analysis yielded tcount of 2.595 with t table 1.753 then Ha was received, at an alpha level (α) 0.05. It can be concluded that there is an effect of training circuit training on endurance Badminton athletes at RTV Pekanbaru club athletes.
The Relationship Between Emotional Regulation And Performance Resilience Of Female Volleyball Athletes From H2R Pekanbaru Cahya Sumantri; Agus Sulastio; Wedi S
Journal Sport Science Indonesia Vol 3 No 3 (2024): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.3.3.552-563

Abstract

The problem in this research is the frequent losses experienced by the athletes, which are attributed to mental factors during matches. The purpose of this study is to examine the relationship between emotional regulation and resilience. This research is quantitative, using a correlational design to investigate the relationship between the two variables. The data includes the entire population of 26 athletes. The instruments used in this study are the Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) and a questionnaire. The normality test results show that both emotional regulation and resilience variables are normally distributed, with asymp. Sig. 2-tailed values of 0.200 and 0.126, respectively (ρ > 0.05). The results for the two variables indicate a correlation coefficient of 0.798. Since the value is close to 1, the relationship between emotional regulation and resilience can be considered strong. The result shows a positive significance value (2-tailed) of 0.00, meaning that when emotional regulation is high, resilience during matches increases. The conclusion of this study demonstrates a significant relationship between emotional regulation and the performance resilience of H2R Pekanbaru female volleyball athletes. This means that the better the athletes' emotional regulation, the higher their level of resilience in competitions.
Co-Authors Agus Prima Aspa Agus Wiranata Ahmad Fadhil Ahmad Fadilah Ahmad Sobirin Ahmad Syukur Sitepu Ahmad Zulfahmi Akwila Getsemani Siburian Aldi Basthu Birri Aldirus Difedema Fidel Ali Mandan Aliasir Fahmi Alimandan Andika Pradana Efendi Andry My Shacky anonim martila Antonius Aris Kristiawan Ardiah Juita Aref Vai Arief Mangain Tua Ary Wirata Kardi Arya Fernanda Ayu Soraya Balqis Amirah Adli Cahya Sumantri Cindi Tania Napitupulu Decelia Monica Deci Aprilita Dewantara Dezcy Septia Caturyani Jufri Diky Surya Wahyu Dyyalta Akbar Dzulfadly Arsyad Egi Putra Arni Eno Elvina Era Marliza Erik Kurniawan Erlan Supranto Evy Yeti Nadia Galama Sihotang Fajar Imam Sanyaja Fajar Rahmat Syahputra Farras Naufal Fauzan Paris Purba Fauziah Fauziah Fekie Adila Fekie Adila Fitrah Hidayat Gepria Arnise Gilang Gumelar Haditya Primahari Harlin Edinton L Hirzan Rahmadon Hotbin Edward Simanjuntak Ihza Yustrianda Imani Ittaqwa Ittaqwa Ittaqwa Janizan Saputra Ramadan Jefri Rahmat Juliana BR Silalahi Kevin Pratama Khairul Irwan Khairun Nisak Kristi Agust Ladia Apsari Hasibuan M. Ikhsan Saputra M. Ilham Seppinriaudy M. Riyadhi M. Riyadhi M. Rizky Martha Dinata Maryanti Maryanti Melina Pabila Rina Ayu Misriani Misriani Mohd Danial Muhamad Fajar Inzaghi Muhammad Imam Rahmatullah Muhammad Imran Muhammad Lutvi Muhammad Ridho Gustiari Musar Pikah Nadya Khairunisa Naldo Wiranda Nazrun Efendi Ni Putu Nita Wijayanti Novi Dianah Indah Nur Rohmah Nur Rizky Dwi Augusta. BM Obie Alwin Oca Fernandes AF Oci Robain Oloan Putra H. Bakara Pasrah Apriani Pusaka, Semerdanta Puspa Sari Qennes, Dhyo Ramadi Ramadi Ramadi Ramjan Ramjan Ratna Sari Raudatul Hadlen Raymond Pratama Regi Masrizal Reyhan Arsuwando Rian Rian Riska Ghania Riswandi Rizki Saufitra Rofi Wahid Fahrozi RR. Ella Evrita Hestiandari Rudi Denri Tua Rusman Alwi Sakaria Sakaria Salsabilah Salsabilah Siti Maesaroh Siti Masyitah, Hikmatul Hasanah Slamet Slamet Slamet Sopiah Fittri Khairani Tanjung SURYANI Syahriadi, Syahriadi Teguh Krismon Jaya Theresia Sinaga Tomi Lukman Hakim. P Trysha Mutiarani Yonri Wedi S Yana Puspita Arrum Yanda Raudanta Yudha Rama Yulis P Yuli Monica Ramadani Yulia Purnamasari zainur Zainur