Claim Missing Document
Check
Articles

Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Gurami (Osprhonemus Gouramy) Di Balai Benih Ikan Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Binjai Rahmah, Nabila Safia; Syafitri, Emmy; Hasan, Uswatul
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 4, No 1 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v4i1.5846

Abstract

Jenis ikan yang dipelihara di Balai Benih Ikan (BBI) Kota Binjai adalah ikan konsumsi dan ikan hias. Ikan konsumsi menjadi salah satu jenis ikan yang banyak diminati para pembeli dan pembudidaya, sehingga berdampak pada tingkat permintaan ikan konsumsi yang tinggi. Salah satu jenis ikan konsumsi yang paling banyak dikembangkan oleh para pembudidaya ikan adalah ikan gurami, selain itu permintaan pasar cukup tinggi, pemeliharaan mudah dan harga yang relatif stabil. Permasalahan yang sering dihadapi dalam budidaya ikan adalah penyakit akibat serangan parasit (ektoparasit) yang dapat menurunkan kualitas tampilan ikan, menyebabkan perubahan warna ikan dan kerusakan bagian tubuh ikan sehingga dapat menurunkan nilai jual ikan dan menurunkan tingkat produksi ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ektoparasit dan mengetahui tingkat prevalensi ektoparasit yang terdapat pada ikan gurami di BBI Kota Binjai. Metode yang digunakan adalah metode survei dan pengambilan sampel menggunakan metode purpose random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah ikan gurami berukuran 17-25 cm. Pemeriksaan ektoparasit dilakukan dengan cara memotong bagian tubuh ikan (sirip, lamella insang, dan ekor), kemudian diletakkan diatas kaca benda, ditetesi aquades, ditutup dengan kaca penutup, dan diamati di bawah mikroskop. Hasil pemeriksaaan ektoparasit dianalisis secara deskripstif kuantitatif. Data yang diperoleh ditabulasikan dalam tabel dan gambar dan   disandingkan literasi terkait. Hasil pengamatan didapatkan 1 jenis ektoparasit yaitu Lerneaea sp dengan jumlah dan prevalensi yang berbeda pada setiap ukuran tubuh ikan. nilai prevalensi ektoparasit tertinggi (41,7%) didapatkan pada ikan dengan ukuran tubuh 20-22 cm dengan kategori umumnya dan keterangan infeksi biasa serta intensitas ektoparasit tertinggi (1,8 ind/ekor) didapatkan pada ukuran tubuh ikan antara 17-19 cm dengan kategori rendah.
DEDAK FERMENTASI SEBAGAI PUPUK ALAMI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESUBURAN MEDIA BUDIAYA IKAN LELE SANGKURIANG (Clarias sp) Afriani, Dwi Tika; Syafitri, Emmy; Siswoyo, Bambang Hendra
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 6, No 2 (2021): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v6i2.171-177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dedak fermentasi dalam meningkatkan kesuburan media budidaya ikan lele sangkuriang (Clarias sp). Dedak yang digunakan dalam penelitian ini adalah dedak murni yang difermentasi menggunakan Saccharomyces cereviciae dengan konsentrasi penggunaan; P1 (55 mg/L), P2 (60 mg/L), P3 (65 mg/L), P4 (70 mg/L). Berdasarkan hasil peneltian diketahui bahwa kelimpahan plankton terbesar diperoleh dari perlakuan P4 (5193 sel/ml) dan dikategorikan dalam kelimpahan sedang. Berdasarkan uji kualitas air menunjukkan bahwa setiap perlakuan yang diberikan tidak menyebabkan penurunan kualitas yang signifikan pada faktor suhu, pH, DO, nitrat, orthofospor dan amonia. Pertumbuhan Panjang mutlak tertinggi diperoleh dari perlakuan P2 dan P3 (1,52 cm) namun tidak berbeda nyata dengan perlakuan P1 (1,48 cm) dan P4 (1,50 cm). Berat mutlak tertinggi diperoleh dari perlakuan P2 (1,86 gram) dan tidak berbeda nyata dengan perlakuan P3 (1,84 gram) dan P4 (1,68 gram). Maka dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa konsentrasi terbaik penggunaan dedak fermentasi sebagai upaya dalam meningkatkan kesuburan media budidaya ikan lele sangkuriang adalah 60 mg/L.
PENINGKATAN POTENSI KELOMPOK BIMA KENCANA DENGAN BUDIDAYA MAGGOT DAN PEMASARAN ONLINE Afriani, Dwi Tika; Syafitri, Emmy; Alfirah, Alfirah; Prayoga, Jonatan
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2397

Abstract

Bima Kencana merupakan kelompok usaha masyarakat Desa Lubuk Saban. Berdasarkan hasil observasi diketahui permasalahan yang dihadapi mitra, yaitu: (1) hasil produksi mitra masih rendah, disebabkan jenis ikan yang terbatas, kesulitan menyediakan pakan alternatif yang berkualitas dengan harga terjangkau, (2) sarana dan prasarana yang belum memadai. (3) Mitra belum memiliki akun online shop dan manajemen penjualan belum baik.  Solusi yang diberikan adalah: (1) Penguatan Motivasi, Pengetahuan, dan Keterampilan: (2) Pengadaan Sarana dan Prasaranan Penunjang Produksi: (3) Jasa Pendampingan dan Pembuatan akun penjualan online. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini, yaitu: (1) Metode pendekatan partisipatif; (2) Metode Pendekatan Konseptual; (3) Pendekatan Teori dan Praktik; (4) Metode Pendekatan Reflektif. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra. Peningkatan sarana budidaya meliputi: tersedianya bibit patin, dan kit budidaya maggot. Mitra memiliki akun Instagram untuk penjualan secara online. Dengan membudidayakan maggot, mitra dapat menekan biaya pakan sehingga laba usaha meningkat. Pemasaran online dapat membantu meningkatkan penjualan dan pendapatan mitra.
PENINGKATAN KEMAMPUAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DARING MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM Fatira AK, Marlya; Syafitri, Emmy; Ramadhani, Rahmi; Mesran, Mesran
Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2020): Mitra Akademia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/mapnj.v3i2.3241

Abstract

Latar Belakang dan tujuan: Program Pengabdian Masyarakat tentang Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Pembelajaran Daring Menggunakan Google Classroom ini bertujuan bertujuan untuk mengoptimalkan peran guru sebagai pembelajar sejati dalam memberikan materi pembelajaran secara daring menggunakan google classroom. Mitra pada program Pengabdian ini adalah Sekolah Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Munadi yang berlokasi di Gg. Tribakti, Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara. Permasalahan yang ditemukan para guru sering mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran secara daring dikarenakan masih minimnya pengetahuan guru dalam pemanfaatan tekhnologi berupa media pembelajaran daring salah satunya menggunakan google classroom. Kondisi ini menjadikan peserta didik, tidak maksimal memperoleh pembelajaran dari Guru dan cenderung waktu yang dimiliki peserta didik yang berada di usia sekolah dasar lebih banyak terbuang untuk ber santai dan bermain, bukan belajar karena kegiatan dilakukan dirumah dan materi belajar sangat minim. Metode: Tim pelaksana Pengabdian melakukan kegiatan survey, observasi, dan wawancara untuk mengumpulkan data awal. Kemudian pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakuan melalui kegiatan pelatihan, edukasi dan penyampaian informasi berupa pelatihan penggunaan google classroom untuk pembelajaran daring. Semua fitur yang ada di Google Classroom diajarkan kepada guru melalui kegiatan pelatihan tersebut. Hasil dari kegiatan  adalah tim pengabdian memperhatikan dan mendapingi guru peserta pelatihan dihari pelaksanaan kegiatan, mengarahkan dan membantu guru sebagai peserta pelatihan untuk mengikuti arahan dari narasumber. Materi pelatihan yang diampaikan terkait google classroom adalah: Mengelola kelas dengan menggunakan google classroom, Membuat Kelas di Google Classroom, Mengundang Murid masuk ke kelas, menyampaikan materi di google classroom, melakukan komunikasi dengan murid melalui google classroom, menyampaikan materi dalam bentuk file, video, dan link kepada murid melalui google classroom, membuat soal ujian, kuis dan tugas di google classroom serta melakukan tatap muka langsung menggunakan google meet.Kesimpulan: Peningkatan Kemampuan Guru Dalam Pembelajaran Daring Menggunakan Google Classroom di SDIT Al Munadi Medan kini telah tercapai melalui pelaksanaan kegiatan pelatihan dengan Tanggapan positif dan pemahaman guru terhadap materi yang disampaikan mencapai rerata 91,94% dari 35 peserta guru yang hadir mengikuti pelatihan.
Pengaruh Penambahan Ampas Tahu pada Pakan Komersil serta Feeding Rate berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila Nirwana (Oreochromis Niloticus) Purnama, Dian; Hasan, Uswatul; Syafitri, Emmy
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v3i2.4823

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cara penambahan ampas tahu pada pakan komersil dengan feeding rate berbeda terhadap pertumbuhan panjang dan bobot ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 27 Februari 2023 sampai dengan 29 Maret 2023, bertempat di UPTD Balai Benih Ikan, Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Binjai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 (dua) perlakuan dan 3 (tiga) ulangan. Faktor pertama yaitu P1 (pakan komersil 100% tanpa penambahan ampas tahu), P2 (Pakan komersil 95% dan penambahan ampas tahu 5%), P3(Pakan komersil 90% dan penambahan ampas tahu 10%) dan Faktor kedua yaitu feeding rate dengan tiga taraf yaitu F1 (feeding rate %), F2 (feeding rate 4%), F3 (feeding rate 5%). Penelitian ini dilakukan selama 30 hari pemeliharaan untuk mengetahui pertambahan bobot, pertumbuhan panjang, Feed Convertion Rasio (FCR), tingkat kelangsungan hidup, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung ampas tahu pada pakan komersil dengan feeding rate berbeda menunjukkan adanya pengaruh berbeda nyata (P≤0,05) terhadap peningkatan bobot, dan pertambahan panjang dengan perlakuan terbaik A2F3 (90% pakan komersil + 5,8% tepung ampas tahu + 4,2% tepung ikan feeding rate 5%) dan pengaruh berbeda nyata (P≤0,05) terhadap Feed Convertion Rasio (FCR) dengan perlakuan terbaik pada A2F3 (A2F3 (90% pakan komersil + 5,8% tepung ampas tahu + 4,2% tepung ikan feeding rate 5%) dan tingkat kelangsungan hidup tergolong baik
Pemberian Pakan Dedak Terfermentasi dengan Frekuensi yang Berbeda terhadap Populasi Daphnia sp Silaban, Eprina Marito; Siswoyo, Bambang Hendra; Syafitri, Emmy
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v3i2.4832

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat populasi Daphnia sp menggunakan pakan dedak terfermentasi dengan frekuensi yang berbeda. Penelitian berlangsung dari tanggal 26 Januari 2023 sampai 6 Februari 2023 bertempat di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa. Dari hasil penelitian diperoleh kepadatan populasi puncak Daphnia sp. tertinggi terdapat pada perlakuan B (1.276 ind/l) pemberian 2 kali sehari diikuti oleh perlakuan A (927 ind/l) pemberian 3 kali sehari dan populasi terendah terdapat pada perlakuan C (785 ind/l) pemberian 1 kali sehari.  Kemudian untuk kualitas air diperoleh, suhu berkisar 27°C-30°C dan pH berkisar 6,5-7,9 dan DO 2,96-5,75 mgL-1.
Peningkatan Perekonomian Kelompok Wanita Kelurahan Tanjung Selamat Kabupaten Deli Serdang Melalui Pengembangan Produk Berbahan Dasar Ikan Afriani, Dwi Tika; Syafitri, Emmy; Amalia, Mekar Meilisa
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 1 (2019): Volume 3 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.172 KB) | DOI: 10.29407/ja.v3i1.12701

Abstract

Community partnership program in Tanjung Selamat Village, Deli Serdang Regency, North Sumatra is motivated by the economic life of some housewives which are in the middle to lower class of economic life. The purpose of this training is to help the problems from the partnership through improving the economic life and family standard living by making a fish sauce. The methods of activities carried out to achieve the objectives of community partnership are: (1) lecture method; (2) discussion method, and (3) practical demonstration method. The practical demonstration method is carried out by training all service participants through the practice of making fish sauce directly to the group of housewives. The results of the activities that have been carried out are the increase in knowledge and skills of housewives in the diversification of processing fisheries food so that they are expected to contribute to improving the family economy.
Peningkatan Kapasitas RLI Melalui Diversifikasi Produk Maggot dan Peningkatan Pemasaran Digital Berbasis Ekonomi Sirkular Syafitri, Emmy; Afriani, Dwi Tika; Rahman, M Arif
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v7i1.7639

Abstract

Rumah Larva Indonesia (RLI) sebagai unit usaha mikro menghadapi kendala keterbatasan diversifikasi produk dan lemahnya strategi pemasaran. Sebelum program, RLI hanya memproduksi maggot BSF (Hermetia illucens) segar (10-15 kg/minggu) tanpa pengolahan lanjutan, kemasan berlabel, maupun akses pasar digital. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas RLI melalui diversifikasi produk berbasis pengolahan maggot menjadi tepung dan pelet pakan alternatif, serta penguatan pemasaran digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif meliputi koordinasi dan pemetaan kebutuhan, sosialisasi program, pelatihan teknis (pengolahan maggot menjadi tepung dan pelet, formulasi pakan, pemasaran digital), penerapan teknologi tepat guna (mesin penepung kapasitas 50-60 kg/jam, pencetak pelet 10-20 kg/jam, biopond dengan sistem migrasi otomatis), dan pendampingan intensif. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas produksi dengan terciptanya produk baru berupa tepung maggot (5-7 kg/minggu) dan pelet maggot (10 kg/minggu), sementara produksi maggot segar tetap stabil (10-15 kg/minggu). Peningkatan kapasitas mitra mencapai rata-rata 80,1% meliputi pengetahuan teknis produksi (74,6%), keterampilan teknis produksi (83,3%), manajemen usaha (91,3%), dan pemasaran-branding (94,7%). Transformasi pemasaran ditandai dengan tersedianya kemasan berlabel, identitas merek, akun media sosial aktif (Instagram, Facebook), dan toko daring Shopee yang mulai menerima pesanan dari luar wilayah lokal. Dampak ekonomi meliputi peningkatan nilai jual produk 20-30% dan proyeksi pendapatan 1,5-2 kali lipat. Program menghasilkan luaran publikasi ilmiah, artikel media massa, video dokumentasi, dan SOP produksi. Model usaha berkelanjutan berbasis pemanfaatan limbah organik ini dapat direplikasi sebagai solusi ekonomi sirkular yang mengurangi limbah sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi tinggi
SCREENING AND ENZYMATIC–BIOCHEMICAL CHARACTERIZATION OF PROBIOTIC CANDIDATE BACTERIA ISOLATED FROM THE DIGESTIVE TRACT OF LAKE TOBA NILE TILAPIA (Oreochromis niloticus) Syafitri, Emmy; Afriani, Dwi Tika
Jurnal Riset Akuakultur Vol 20, No 4 (2025): Desember (2025)
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Jembrana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jra.20.4.2025.355-367

Abstract

Intensive Nile tilapia (Oreochromis niloticus) culture in floating net cages in Lake Toba has increased organic waste accumulation due to uneaten fish feed, contributing to water quality degradation, eutrophication, and mass fish mortality. Probiotics are considered a potential solution to improve feed digestibility to mitigate eutrophication and high concentration of dissolved organic matter. However, information on indigenous probiotic bacteria from the digestive tract of tilapia cultured in Lake Toba is limited, particularly regarding their enzymatic and biochemical characteristics. This study aimed to isolate, screen, and characterize enzyme-producing bacteria from the digestive tract of Lake Toba Nile tilapia as early probiotic candidates. Bacterial isolation was performed using serial dilution and culture on tryptic soy agar, followed by purification and morphological characterization. Enzymatic screening for amylolytic, proteolytic, and lipolytic activities was conducted using substrate-specific agar media, and selected isolates were identified using biochemical tests. Seven bacterial isolates were obtained, of which three exhibited extracellular enzymatic activity. Two isolates showed proteolytic activity with clear-zone diameters ranging from 17.4 ± 0.7 to 22.6 ± 0.7 mm, while one isolate demonstrated amylolytic activity with a clear-zone diameter of 1.57 ± 0.5 mm. No lipolytic activity was detected. Based on morphological and biochemical characteristics, the enzyme-producing isolates were identified as belonging to the genera Micrococcus, Staphylococcus, and Streptococcus. These results indicate that the digestive tract of Lake Toba Nile tilapia harbors indigenous enzyme-producing bacteria with potential as probiotic candidates. Further molecular identification, safety evaluation, and in vivo assessment are required prior to their application in aquaculture. Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) secara intensif dalam sistem keramba jaring apung di Danau Toba telah meningkatkan akumulasi limbah organik akibat adanya pakan yang tidak termakan, sehingga berkontribusi terhadap penurunan kualitas perairan, eutrofikasi, dan terjadinya kematian ikan secara massal. Probiotik dipandang sebagai salah satu solusi potensial untuk meningkatkan kecernaan pakan untuk mitigasi terjadinya eutrofikasi dan tingginya konsentrasi bahan organik terlarut. Namun, informasi mengenai bakteri probiotik indigenous yang berasal dari saluran pencernaan ikan nila yang dibudidayakan di Danau Toba masih terbatas, khususnya terkait karakteristik enzimatik dan biokimianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, menyeleksi, dan mengkarakterisasi bakteri penghasil enzim dari saluran pencernaan ikan nila Danau Toba sebagai kandidat probiotik tahap awal. Isolasi bakteri dilakukan menggunakan metode pengenceran bertingkat dan penanaman pada media tryptic soy agar, diikuti dengan pemurnian dan karakterisasi morfologi. Skrining aktivitas enzimatik meliputi aktivitas amilolitik, proteolitik, dan lipolitik menggunakan media agar dengan substrat spesifik, sedangkan isolat terpilih diidentifikasi melalui uji biokimia. Sebanyak tujuh isolat bakteri berhasil diperoleh, dengan tiga isolat menunjukkan aktivitas enzim ekstraseluler. Dua isolat menunjukkan aktivitas proteolitik dengan diameter zona bening berkisar antara 17,4 ± 0,7 hingga 22,6 ± 0,7 mm, sedangkan satu isolat menunjukkan aktivitas amilolitik dengan diameter zona bening sebesar 1,57 ± 0,5 mm. Aktivitas lipolitik tidak terdeteksi. Berdasarkan karakteristik morfologi dan biokimia, isolat penghasil enzim tersebut diidentifikasi berasal dari genus Micrococcus, Staphylococcus, dan Streptococcus. Hasil ini menunjukkan bahwa saluran pencernaan ikan nila Danau Toba mengandung bakteri indigenous penghasil enzim yang berpotensi sebagai kandidat probiotik. Identifikasi molekuler lebih lanjut, evaluasi keamanan, dan pengujian in vivo diperlukan sebelum aplikasinya dalam sistem akuakultur.
Effect of Supplementing Feed with Kepok Banana Peel Extract (Musa balbisiana Colla) on the Growth and Survival Rate of Nile Tilapia (Oreochromis niloticus) Fry Rahmatillah, Nur Putih; Syafitri, Emmy; Afriani, Dwi Tika
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 14 No. 1 (2026): March
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v14i1.20015

Abstract

This study aimed to analyze the effect of kepok banana peel extract (Musa balbisiana Colla) as a feed additive on the growth and survival of Nile tilapia (Oreochromis niloticus) fry, as well as to identify the optimum dosage. The study was motivated by the high cost of feed and the underutilization of agricultural waste as a functional feed ingredient. An experimental method employing a completely randomized design (CRD) was used, consisting of four treatments and three replicates: feed without extract (control) and feed supplemented with kepok banana peel extract at doses of 150, 200, and 250 g/kg feed. The experiment involved 12 experimental units stocked with Nile tilapia fry with an initial average size of ±3 cm and reared for 28 days. The observed parameters included absolute weight gain, absolute length gain, and survival rate. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), followed by the least significant difference (LSD) test at the 5% significance level. The results showed that supplementation with kepok banana peel extract had a highly significant effect (P<0.01), indicating that the treatments produced statistically significant differences at a 99% confidence level. Further analysis revealed that each treatment differed significantly, with growth increasing in line with increasing extract dosage. The treatment at a dose of 25% per kg feed produced the highest growth, with an absolute weight gain of 5.43 g, an absolute length gain of 4.43 cm, and a survival rate of 86.6%. Water quality remained within the optimal range throughout the study. These findings indicate that kepok banana peel extract has potential as a natural feed additive that supports waste utilization and the sustainability of Nile tilapia aquaculture.