Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kesantunan Berbahasa Pada Percakapan Grup Whatsapp Mahasiswa Pogram Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi Monanda, Deva; Handayani, Reli; Izar, Julisah
Deiksis Vol 15, No 3 (2023): Deiksis
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/deiksis.v15i3.18066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan berbahasa pada percakapan grup WhatsApp mahasiswa angkatan 2019 Program Studi Sastra Indonesia Universitas Jambi yang memfokuskan pada strategi kesantunan dan skala kesantunan berbahasa teori Brown dan Levinson. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan 113 data dari 4 strategi kesantunan. Strategi kesantunan didominasi oleh strategi kesantunan positif. Hal tersebut mengindikasikan bahwa mahasiswa lebih membangun keakraban dan kedekatan dalam berinteraksi. Masing-masing data strategi kesantunan yang ditemukan yaitu: (1) strategi kesantunan positif sebanyak 69 data dengan 10 sub-strategi, (2) strategi kesantunan negatif sebanyak 21 data dengan 4 sub-strategi, (3) strategi kesantunan terus terang sebanyak 15 data, (4) strategi kesantunan tidak langsung sebanyak 8 data dengan 2 sub-strategi. Dari data strategi kesantunan tersebut ditemukan 2 bentuk skala kesantunan yaitu: skala jarak sosial, dan skala peringkat pembebanan.
KONSEP PENAMAAN PADA RUANG PUBLIK DI PROVINSI JAMBI: KAJIAN LANSKAP LINGUISTIK Helty, Helty; Izar, Julisah; Triandana, Anggi
Diglosia : Jurnal Pendidikan, Kebahasaan, dan Kesusastraan Indonesia Vol 7, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/diglosia.v7i1.4316

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep penamaan pada ruang publik di Provinsi Jambi yang ditinjau melalui kajian linguistik lanskap. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana peneliti mendeskripsikan secara langsung konsep penamaan pada ruang publik di Kota Jambi, Provinsi Jambi dengan menggunakan teori Lanskap Linguistik. Adapun teknik pengumpulan data yaitu dengan pengamatan dan wawancara, dan teknik analisis data pada penelitian ini yaitu dengan penganalisisan dalam penyajian data, dan penganalisisan setelah data terkumpul. Hasil penelitian ini menunjukkan: secara informasi konsep penamaan tergolong kedalam faktor sejarah, harapan dan kesepakatan. Sedangkan secara simbolik konsep penamaan berdasarkan adanya relasi kuasa dan relasi budaya pada papan nama jalan,  imperialisasi bahasa pada papan nama kafe, imperialisasi bahasa dan status bahasa pada papan nama warung sedangkan pemberian nama pada papan nama perkantoran tergolong ke dalam kebijakan bahasa dan status bahasa yaitu masih menggunakan bahasa resmi.Kata kunci:  Penamaan, Ruang Publik, Lanskap Linguistik This study aims to determine the concept of naming public spaces in Jambi Province which is reviewed through landscape linguistic studies. The method in this study used a qualitative descriptive approach, where the researcher directly described the concept of naming in public spaces in Jambi City, Jambi Province using the Linguistic Landscape theory. The data collection techniques were observation and interviews, and data analysis techniques in this study were analyzing the presentation of data, and analyzing after the data was collected. The results of this study indicate: informationally the naming concept were classified into historical factors, expectations and agreements. While symbolically the naming concept was based on the existence of power relations and cultural relations on street signboards, language imperialization on cafe signage, language imperialization and language status on shop signboards while naming on office signage belong to language policy and language status, which is still use the official language.Keywords: Naming, Public Space, Linguistic Landscape
Tahapan Dan Perbandingan Pemerolehan Bahasa Pada anak laki-Laki Dan Perempuan Usia 18 Bulan: Kajian Psikolinguistik Helty Helty; Julisah izar; Rengki Afria; Istiqomah Husnun Afifah
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 7 No 2 (2020): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/deiksis.v7i2.3650

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan pemerolehan Bahasa pada anak laki-laki dan perempuan usia 18 bulan yakni, berupa tahapan pemerolehan fonologi, morfologi, dan sintaksis. Penelitian ini juga membahas perbandingan pemerolehan Bahasa pada anak laki-laki dan perempuan usia 18 bulan serta faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode observasi bebas libat cakap dengan metode penyajian data deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan cara mengamati dan juga melakukan wawancara terhadap orang disekitar objek penelitian. Studi ini menunjukkan bahwa anak usia 18 bulan cenderung ada yang masih berada pada tahap pemerolehan morfologi dan ada yang sudah mulai memasuki tahap awal pemerolehan sintakis, Dari hasil pengamatan didapat data bahwa perbedaan pemerolehan Bahasa pada kedua subjek itu terlihat jelas dalam tahap pemerolehan morfologi yakni berada pada jumlah kosa kata yang diujarkannya dan hal tersebut dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti lingkungan sang anak, interaksi social dan intelegensi.Kata Kunci: tahapan; perbandingan; pemerolehan bahasa; anak laki-laki; anak prempuan
Disparitas Gender dalam Penggunaan Istilah pada Kosakata Budaya Masyarakat Melayujambi di Provinsi Jambi Ernanda Ernanda; Dwi Rahariyoso; Julisah Izar
Deiksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 1 (2021): DEIKSIS: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/dj.v8i1.4391

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konstruksi linguistik dan penggunaan istilah yang memuat disparitas gender yang telah menyatu dengan sistem kognitif, budaya, dan menjadi kebiasaan yang diekspresikan di dalam masyarakat. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnolinguistik. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan wawancara dan pengamatan. Metode wawancara digunakan untuk meninjau kembali apakah data bahasa yang berupa kosakata budaya berupa istilah dalam masyarakat MelayuJambi yang dirujuk pada Kamus MelayuJambi benar adanya. Sedangkan, metode pengamatan digunakan untuk melihat apakah istilah pada kosakata budaya tersebut masih berfungsi dan digunakan dalam tindak komunikasi serta dalam aktivitas budaya di tengah masyarakat MelayuJambi. Adapun hasil dalam penelitian ini menunjukkan adanya 20 istilah dalam kamus Kamus MelayuJambi yang mengandung disparitas gender yang benar adanya dan kosakata dengan jenis-jenis istilah tersebut masih populer dan masih digunakan di kalangan masyarakat Jambi.Kata kunci: disparitas gender, penggunaan istilah, Masyarakat MelayuJambi.
Cultural Significance of the Tradition of "Mandi Ke Aek" in Mersam Village, Mersam District, Batanghari District: Ethnolingusitic Study Mahdi Bahar; Julisah Izar; Hartati; Fatonah; Dini Meidiyanti Putri
JOLADU: Journal of Language Education Vol. 1 No. 3 (2023): JOLADU: Journal of Language Education, April 2023
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/joladu.v1i3.474

Abstract

In Ethnolinguistic science, we are invited to see how the process of forming a culture and we are also invited to understand the cultural meanings contained in that culture or tradition. This research was conducted with the aim of knowing how the cultural procession contained in the tradition of "Mandi ke Aek" in Mersam Village, Mersam District, as well as to find out the cultural meanings contained in the icons, activities, and languages contained in the tradition. The research method used is a qualitative ethnographic approach with 4 stages, namely: (1) development of basic recognition of objects, (2) grouping and defining the types of activities to be studied, (3) focusing on culture in search, (4) moving backwards to look back at the general theory of culture that is researched and studied with specific cases. As for data collection techniques by means of interviews and field observations. Which after the data has been collected, researchers define, group, and explain the meanings contained. So that the results of the study were obtained as many as 46 data that have cultural meaning. The 46 data, consisting of 21 Icons, 16 activities, and 9 languages. And of the 46 data, it is known to have each function and purpose to be achieved from the implementation of the tradition.
Revitalisasi Nilai Budaya Lokal Melalui Pelatihan Menulis Puisi Berbahasa Daerah Di Madrasah Tsanawiyah As’ad Danau Teluk Jambi Helty; Julisah Izar; Warni; Wilyanti, Liza Septa; Afria, Rengki; Harianto, Neldi
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i3.53423

Abstract

Urgensi dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah penulisan puisi dengan menggunakan Bahasa daerah belum pernah dilakukan di sekolah Madrasah Tsanawaiyah As’Ad Danau Teluk, pelaksanaan pelatihan penulisan puisi ini merupakan bentuk dari revitalisasi nilai Budaya lokal , Dimana kita ketahui globalisasi sering kali mengancam keberagaman budaya dan homogenisasi, sehingga budaya lokal terpinggirkan oleh budaya asing. Oleh karena itu, Upaya untuk melestarikan dan merevitalisasi budaya lokal sangat diperlukan agar Masyarakat dapat mempertahankan jati diri dan warisan budaya. Upaya dalam pelestarian budaya lokal ini dimulai dengan memberikan pelatihan menulis puisi berbahasa daerah kepada siswa di Madrasah Tsanawaiyah As’Ad Danau Teluk . selama ini penulisan puisi hanya menggunakan bahasa Indonesia dan ini merupakan bagian dari pembelajaran bahasa indonesia, dan pada kesempatan ini tim pengabdian akan mengajak siswa-siswa Madrasah Tsanawaiyah As’Ad Danau Teluk menciptakan puisi dengan menggunakan Bahasa daerah sebagai bentuk revitalisasi, pemertahanan dan pelestarian budaya lokal. Dimana dalam pelatihan ini siswa akan dilatih dalam menulis puisi dengan menggunakan Bahasa daerah mereka masing-masing.
Alih Wahana Dari Cerita Rakyar Jambi Menjadi Tulisan Puisi , Cerpen, dan Naskah Drama Di SDN 151 Kota Jambi Suryani, Irma; Julisah Izar; Warni; Septa Wilyanti, Liza; Helty
Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 3 (2025): Abdi Laksana : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abdilaksana.v6i3.53721

Abstract

Tujuan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) ini ialah untuk memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada guru-guru di SDN 151 bagaimana melakukan alih wahana dari cerita rakyat Jambi menjadi tulisan puisi, cerpen, dan naskah drama. Dengan dasar uraian di atas tim pengabdian akan memberikan pembinaan atau melakukan kerja sama dengan guru-guru SDN 151 dalam hal memahami cerita rakyat Jambi dan melakukan alih wahana menjadi puisi, cerpen, dan naskah drama. Setelah itu tentunya para guru secara kreatif juga akan mempraktikkan dalam kelas kepada siswa-siswa mereka, dengan demikian potensi siswa di bidang sastra dapat berkembang. Target yang ingin dicapai dalam sosialisasi dan pelatihan ini adalah guru mendapat pengetahuan dan pengalaman cara melakukan alih wahana dari cerita rakyat Jambi menjadi karya sastra puisi, cerpen, dan naskah drama.
Enhancing Play Script Writing Skills with Canva Media and KIK-IRMA Learning Model: A Study on Indonesian Literature Students Irma Suryani; Julisah Izar; Priyanto Priyanto
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6450

Abstract

This study investigates the use of Canva media combined with the KIK-IRMA learning model in teaching play script writing to students in the Indonesian Literature Study Program at FKIP, Universitas Jambi. The objective was to determine the effectiveness of this integrated approach in enhancing students’ writing skills. A mixed-methods approach was employed, incorporating both qualitative and quantitative data. Qualitative data were collected through classroom observations, while quantitative data were gathered through pretests and posttests. The research instruments included observation sheets and test materials. Qualitative analysis was conducted descriptively and argumentatively, referencing relevant theories. Quantitative analysis was used to evaluate the validity, practicality, and effectiveness of the learning model. The study found a significant improvement in students’ performance. The average pretest score was 57.72, increasing to 80.59 in the posttest. The normalized gain score (N-gain) indicated a moderate level of effectiveness. Prior to implementation, students struggled with play script writing. However, after applying Canva and the KIK-IRMA model, both the learning process and outcomes showed notable improvement. The findings demonstrate that combining Canva media with the KIK-IRMA model can address student difficulties in play script writing. This integrated approach fosters student engagement and supports learning goals effectively. The implementation of Canva media and the KIK-IRMA learning model in play script writing was systematic and yielded moderately effective results in the Indonesian Literature Study Program at FKIP Universitas Jambi.