Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

The Influence of Traditional Engklek Games on Improving Interrogative Sentence Writing Skills in Elementary School Students: An Experimental Study Maulana, Moh Rif'an; Sukitman, Tri; Astuti, Yeni Puji
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 2 (2025): April
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i2.1650

Abstract

Purpose of the Study: Elementary education in Indonesia continues to face significant challenges in developing students’ writing skills, particularly in constructing correct interrogative sentences. To address this issue, this study explores the use of traditional games, specifically the engklek game, as an innovative pedagogical tool to enhance interrogative writing abilities among elementary school students. Methodology: This research employed a quasi-experimental design with a quantitative approach, involving 60 fifth-grade students divided into an experimental group (using the engklek game) and a control group (using conventional instructional methods). Data were gathered through pre-test and post-test assessments consisting of 20 multiple-choice questions targeting interrogative writing skills. Statistical analysis was conducted to measure learning gains and treatment effects. Main Findings: The results demonstrated that students in the experimental group achieved a significantly higher post-test average score (19.33) compared to the control group (11.45). The N-Gain score analysis revealed a moderate improvement (0.72) for the experimental group, while the control group exhibited only low improvement (0.35). These findings affirm that integrating the engklek game can meaningfully boost students' ability to construct interrogative sentences. Novelty/Originality of this Study: This study introduces a novel intersection between traditional cultural practices and modern pedagogical needs by demonstrating how the engklek game typically associated with physical activity can be repurposed as an effective literacy development tool. It offers new insights into culturally responsive teaching strategies, advocating for the systematic integration of indigenous games into formal curricula to enhance engagement, contextualize learning, and improve academic outcomes in foundational language skills.
Analysis of the Dimension of Mutual Cooperation in Fables from the Indonesian Language Textbook for Elementary School Nabila, Abelia; Bahri, Syaiful; Sukitman, Tri
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.482

Abstract

In the Independent Curriculum (Kurikulum Merdeka), there are six character dimensions of the Pancasila Student Profile designed to cultivate lifelong learners with character, competence, responsibility, and behavior aligned with the core values of Indonesia’s national ideology. One of these essential dimensions is mutual cooperation (gotong royong). This study aims to describe the representation of mutual cooperation values found in fables contained in the Indonesian language textbooks for elementary school students. This research employs a qualitative descriptive method, using content analysis techniques to examine the fable texts. The results of the analysis reveal that there are eight fable stories within the textbook that reflect aspects of the mutual cooperation dimension. From these stories, nine (9) expressions of mutual cooperation are identified. However, the specific element of "sharing" is absent from all the texts analyzed. These findings indicate that while certain aspects of mutual cooperation are present, the dimension is not yet fully integrated and balanced across the stories. Therefore, there is a need for improvement and reinforcement of this character value in elementary teaching materials. This research is expected to contribute to the development of character-based learning content in Indonesian language education.
Implementasi Nilai yang Terkandung dalam Sila Pertama Pancasila dalam Membentuk Karakter Siswa di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak Asriyah, Ismatul; Sukitman, Tri; Kuswandi, Iwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam sila pancasila terutama pada sila pertama yang dapat memengaruhi karakter siswa di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak dan melakukan evaluasi terkait implementasi nilai-nilai tersebut dalam pembentukan karakter peserta didik di Sanggar tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data meliputi tahapan pengumpulan, reduksi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan adalah semua langkah dalam proses analisis data, yang diuraikan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan implementasi terkait dengan nilai sila pertama dalam pembentukan karakteristik siswa melibatkan berbagai penerapan nilai yakni nilai akidah, ibadah, dan akhlaknya. Selain itu, praktik nilai tersebut tercermin dalam kegiatan seperti membiasakan untuk berdoa, melaksanakan shalat tepat waktu dan berjema’ah, melaksanakan dzikir pagi, termasuk pembelajaran Al-Qur’an (agama islam), dan mengadopsi budaya 3S. (2) Mengevaluasi hasil penerapan nilai sila pertama dalam membentuk karakter siswa dilakukan melalui pembelajaran agama islam dengan memperhatikan tingkat keberhasilan atau kelancaran ibadah siswa meski dalam pelaksanaan tersebut terdapat kendala di dalamnya.
Implementasi Nilai yang Terkandung dalam Sila Pertama Pancasila dalam Membentuk Karakter Siswa di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak Asriyah, Ismatul; Sukitman, Tri; Kuswandi, Iwan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan bagaimana nilai-nilai yang terkandung dalam sila pancasila terutama pada sila pertama yang dapat memengaruhi karakter siswa di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Gombak dan melakukan evaluasi terkait implementasi nilai-nilai tersebut dalam pembentukan karakter peserta didik di Sanggar tersebut. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam menganalisis data meliputi tahapan pengumpulan, reduksi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan adalah semua langkah dalam proses analisis data, yang diuraikan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pelaksanaan implementasi terkait dengan nilai sila pertama dalam pembentukan karakteristik siswa melibatkan berbagai penerapan nilai yakni nilai akidah, ibadah, dan akhlaknya. Selain itu, praktik nilai tersebut tercermin dalam kegiatan seperti membiasakan untuk berdoa, melaksanakan shalat tepat waktu dan berjema’ah, melaksanakan dzikir pagi, termasuk pembelajaran Al-Qur’an (agama islam), dan mengadopsi budaya 3S. (2) Mengevaluasi hasil penerapan nilai sila pertama dalam membentuk karakter siswa dilakukan melalui pembelajaran agama islam dengan memperhatikan tingkat keberhasilan atau kelancaran ibadah siswa meski dalam pelaksanaan tersebut terdapat kendala di dalamnya.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MUATAN LOKAL DI SEKOLAH BERBASIS KEUGGULAN BUDAYA KHAS SAPEKEN DI KABUPATEN SUMENEP Salamet, Salamet; Asmoni, Asmoni; Jamilah, Jamilah; Mulyadi, Mulyadi; Matroni, Matroni; Sukitman, Tri; Yazid, Abd
Jurnal Karaton Vol 2 No 1 (2022): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keanekaragaman budaya dan bahasa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke menemukan berbagai perbedaan dan bentuk budaya dan bahasa. Budaya yang beraneka ragam ini merupakan tanggung jawab bersama untuk menjaga, mengembangkan, dan memantapkan nilai-nilai agar tetap menjadi bagian dari jati diri bangsa Indonesia. Membaca keragaman tersebut Indonesia membutuhkan strategi dan tanggung jawab dalam meningkatkan dan melestarikan budaya lokal. Menghadapi fenomena suksesi nasional di Indonesia, masih banyak masyarakat khususnya pelajar di lembaga pendidikan masih awam dengan budaya lokal. Untuk penelitian ini, kami memilih pendekatan kualitatif (pendekatan kualitatif, penelitian kualitatif) yang mencakup pertimbangan praktis dan moral. Pengembangan pendidikan keunggulan Muatan lokal bahasa Bajo pertama harus didukung oleh SDM (guru budaya Lokal) yang berkualitas yang memiliki pengetahuan budaya, khususnya mengenai bahasa, memiliki kemampuan dalam menyusun rencana pembelajaran yang baik serta mampu melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar yang mempuni. Model Pembelajaran Muatan lokal bahasa Bajo ini akan memberikan manfaat kedua sebagai pedoman atau acuan bagi guru-guru budaya lokal di semua tingkatan sekolah dalam melaksanakan pembelajaran budaya lokal; ketiga menyeimbangkan keberagaman bahasa di pulau Sapeken dengan menetapkan empat bahasa yang penting untuk dipelajari dalam materi muatan lokal, yaitu bahasa Madura 50%, bahasa Bajo 30%, bahasa Mandar 10%, dan bahasa Bugis 10%.
PENDAMPINGAN BELAJAR SISWA ABK DALAM MENGATASI KESULITAN MENGENAL HURUF DI SLB DHARMA WANITA SUMENEP Sukitman, Tri; Afra Nada, Nafisah
Jurnal Karaton Vol 2 No 1 (2022): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengatahui pendampingan belajar siswa dirumah dalam mengatasi kesulitan mengenal huruf pada anak berkebutuhan khusus di SLB dharma Wanita. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Yang menjadi sumber data primer dalam wawancara adalah orang tua, kepala sekolah, dan guru kelas B SLB Dharma Wanita dan sumber data sekunder guru kelas dan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan belajar siswa dengan menggunakan teknik mnemonic. Hasil tersebut menunjukkan adanya perkembangan yang baik sesudah adanya pendampingan dirumah dan siswa mulai bisa mengenal/mengingat huruf. Maka adanya pendampingan belajar dirumah untuk mengatasi kesulitan mengenal huruf ada perkembangan yang signifikan dalam mengenal dan mengingat huruf pada siswa ABK di SLB Dharna Wanita.
REVITALISASI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI SEKOLAH DASAR DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK Hartono, Hartono; Sukitman, Tri
Jurnal Karaton Vol 2 No 2 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Negara Indonesia merupakan Negara kaya akan khasanah budaya, bahasa, etnis, suku, ras, agama, dan lain-lainnya. Negara majemuk besar kemungkinan akan memunculkan meluasnya disintegrasi sosial yang bisa memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Konflik antar suku, agama, ras, dan berbagai golongan sampai saat ini masih marak terjadi. Konflik kekerasan yang bernuansa politik, etnis dan agama seperti yang terjadi di berbagai wilayah. Paradigma inilah yang menyebutkan bahwa dalam lingkaran sosial bangsa Indonesia masih kokoh semangat narsistik egosentrisnya, yang kemudian berujung pada kasus SARA (suku, agama dan ras). Salah satu upaya yang perlu dilakukan untuk menjawab tantangan tersebut adalah melalui proses pembelajaran. Pembelajaran tidak hanya melibatkan komunikasi antara guru dengan siswa akan tetapi bagaimana proses pembelajaran tersebut menjadikan sebagai sarana para siswa untuk membentuk karakter mereka menjadi manusia yang seutuhnya. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjawab berbagai tantangan dan sekaligus memberikan masukan bagamaina menumbuhkan karakter bangsa melalui peran pendidikan multikultural. Artikel ini termasuk dalam jenis penelitian kajian kepustakaan dengan menggunakan analisis deskriptif dengan menganalisis data-data yang diperoleh dari studi literatur terhadap jurnal, buku, maupun dokumen lain. Adapun hasil kajian kepustakaan menghasilkan proses dan implementasi pendidikan mutikultural di sekolah khususnya di Sekolah Dasar.
PENGUATAN NILAI PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Sukitman, Tri; Hardiansyah, Framz; AR, Muhammad Misbahudholam
Jurnal Karaton Vol 3 No 1 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profil pelajar Pancasila merupakan salah satu komponen penting dalam pembelajaran di Sekolah Dasar khususnya pada pembalajaran kurikulum Merdeka. Pendidikan di Sekolah Dasar tidak hanya memperhatikan perkembangan akademik siswa akan tetapi perkembangan karakter yang mencerminkan nilai Pancasila juga wajib untuk di aplikasikan. Profil pelajar Pancasila sangat penting untuk ditindaklanjuti oleh stakeholder di sekolah agar siswa tidak hanya cerdas akademiknya melainkan siswa juga punya kecerdasan karakter pribadi yang mencerminkan nilai Pancasila. Profil pelajar Pancasila bertujuan untuk menumbuhkan karakter dan kepribadian positif pada diri siswa sehingga mempunyai karakter Pancasila untuk selanjutnya dapat diaplikasikan dalam kehidupannya. Dalam pengaplikasiannya profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran di Sekolah tentunya membutuhkan strategi yang sesuai dengan karakter anak melalui penguatan nilai dengan cara habituasi, keteladanan, dan pendekatan individual, serta pengintegrasian kepada pembelajaran di kelas.
Penguatan Nilai Karakter Bagi Siswa Sekolah Dasar Di Tengah Pandemik COVID -19 Jamilah, Jamilah; Sukitman, Tri
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 5, No 1 (2021): Januari (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v5i1.18753

Abstract

The COVID-19 pandemic has changed various aspects of human life today, especially in the field of education. With the outbreak of the COVID-19 virus or known as the coronavirus in Indonesia, the government has forced the government to issue a policy to divert learning that has been carried out directly (teachers and students meeting each other) at school to online learning. One of the activities that occurred indirectly during the COVID-19 pandemic was planting and strengthening children's character education. This research is a descriptive type of research used to describe how to strengthen character education for elementary school students during the COVID 19 pandemic. The research subjects consisted of 5 elementary school students and 2 educators. The data were collected using semi-structured interview data via video conference, and documentation. This study was analyzed using qualitative descriptive. The results of this study show that strengthening children's character education during the COVID-19 pandemic through habituation, independence, religion, and integrity.