Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Knowing My World: An English Learning Module Development with Multimodality and Deep Learning Approach Haiyudi, Haiyudi; Mega, Iful Rahmawati; Agustin, Dewi; Qomariyah, Nurul; Herani, Zahra; Art-in, Sitthipon
Fenomena Vol 24 No 2 (2025): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v24i2.595

Abstract

The new policy of the Indonesian educational system aims to engage all stakeholders, including teachers, in continually improving their capacity and adapting to changes. This study aims to develop an English language learning module titled "Knowing My World" for lower-grade primary students by adopting the ADDIE development model. The module integrates deep learning principles and local cultural content to enhance student engagement and contextual understanding, a development that has never been attempted before. This research was conducted at SDN 1 Kepulauan Pongok using a Research and Development (R&D) approach. The needs analysis revealed that students aged 8 to 9 years required visually rich, interactive, and culturally relevant materials. The design phase focused on structuring the module into six thematic units covering vocabulary related to colours, animals, food, daily routines, school, and nature. Instructional strategies included storytelling, songs, role-play, and group tasks. The module was piloted in one school, supported by teacher training and digital tools. The validity and practicality tests showed a valid result, with an average validity of 80.4% and an average practicality of 83% from both teachers and students. Suggestions for improvement included adding digital interactivity, bilingual guidance, and phonics-based activities. The results indicate that culturally contextualized and developmentally appropriate materials can support joyful and meaningful English learning in early education settings. Kebijakan baru dalam sistem pendidikan di Indonesia menuntut seluruh pemangku kepentingan, termasuk para guru, untuk terus meningkatkan kapasitas mereka dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran Bahasa Inggris berjudul “Knowing My World” bagi siswa sekolah dasar kelas rendah dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Modul ini mengintegrasikan prinsip pembelajaran mendalam serta muatan budaya lokal untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman kontekstual yang belum pernah dikembangkan oleh peneliti sebelumnya. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Kepulauan Pongok dengan pendekatan Research and Development (R&D). Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa berusia 8–9 tahun memerlukan materi yang kaya visual, interaktif, serta relevan dengan budaya mereka. Pada tahap perancangan, modul disusun ke dalam enam unit tematik yang mencakup kosakata tentang warna, hewan, makanan, rutinitas sehari-hari, sekolah, dan alam. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi bercerita, lagu, bermain peran, dan tugas kelompok. Modul ini diujicobakan di satu sekolah dengan dukungan pelatihan guru dan pemanfaatan perangkat digital. Hasil uji validitas dan praktikalitas menunjukkan hasil yang baik, yaitu valid dengan persentase 80,4% pada uji validitas dan 83% pada uji praktikalitas rata-rata dari guru dan siswa. Beberapa saran perbaikan mencakup penambahan interaktivitas digital, panduan dwibahasa, serta kegiatan berbasis fonik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi pembelajaran yang kontekstual secara budaya dan sesuai dengan tahap perkembangan anak dapat mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan dan bermakna di pendidikan dasar.
Analisis Pembentukan Sludge Granular dari Lumpur Anaerobik Pengolahan Limbah di Effluent Treatment Plant PT XYZ Ratnawati, Rhenny; Agustin, Dewi; Auvaria, Shinfi Wazna; Arida, Vera
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 25 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v25i2.395

Abstract

Limbah cair dari proses produksi minyak sawit mengandung bahan organik yang tinggi sehingga pengolahan yang tepat untuk menghilangkan bahan organik adalah dengan proses anaerobik. Di PT XYZ pada proses anaerobik digunakan beberapa jenis reaktor, diantaranya Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB), Expanded Granular Sludge Blanket (EGSB), Internal Circulation (IC) Tank, dan Super Internal Circulation Tank. Bakteri yang digunakan umumnya berbentuk granular yang lebih cepat mengendap, tetapi pada kondisi lapangan bakteri yang digunakan untuk UASB adalah sludge powdering dimana cenderung washing out. Hal tersebut dapat menurunkan efisiensi pengolahan air limbah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembentukan sludge granular dari sludge powdering pada reaktor UASB. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan reaktor dari gelas beker dengan pengoperasian selama 6 minggu. Digunakan prinsip koagulasi flokulasi dengan penambahan urea 0,3 gr/L/hr sebagai nutrisi bagi bakteri dan FeCl3 sebagai bahan pengikat. Tahapan penelitian ini diantaranya pengambilan sampel, operasi reaktor, pengamatan, dan pemberian perlakuan kemudian analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor UASB tidak terbentuk sludge granular, karena sludge yang dihasilkan berbentuk flok halus. Penambahan bahan FeCl3 dan urea membuat nilai pH reaktor naik turun dan cenderung basa mengakibatkan terciptanya kondisi yang tidak optimal bagi aktivitas bakteri pembentuk granular. Sehingga belum didapatkan sludge granular dari percobaan menggunakan sludge powdering UASB dengan reaktor gelas beker.
Analisis Pembentukan Sludge Granular Dari Lumpur Anaerobik Pengolahan Limbah Di Effluent Treatment Plant PT XYZ Agustin, Dewi; Arida, Vera; Auvaria, Shinfi Wazna; Ratnawati, Rhenny
JURNAL TECHLINK Vol 9 No 2 (2025): Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Satya Negara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59134/jtnk.v9i2.734

Abstract

Wastewater from the palm oil production process contains high levels of organic matter, so the appropriate treatment to remove organic matter is anaerobic processing. At PT XYZ, several types of reactors are used in the anaerobic process, including Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB), Expanded Granular Sludge Blanket (EGSB), Internal Circulation (IC) Tank, dan Super Internal Circulation Tank. The bacteria used are generally granular in shape, which settle more quickly, but in field conditions, the bacteria used for UASB are sludge powdering, which tends to wash out. This can reduce the efficiency of wastewater treatment. The purpose of this study is to analyze the formation of granular sludge from sludge powdering in UASB reactors. The method used was experimental using a beaker glass reactor operated for 6 weeks. The principle of coagulation flocculation was used with the addition of 0.3 g/L/hr of urea as nutrients for bacteria and FeCl3 as a binding agent. The stages of this study included sampling, reactor operation, observation & treatment, and data analysis. The results showed that the UASB reactor did not form granular sludge, because the sludge produced was in the form of fine flocs. The addition of FeCl3 and urea caused the pH value of the reactor to fluctuate and tend to be alkaline, resulting in conditions that were not optimal for the activity of granular-forming bacteria. Therefore, granular sludge was not obtained from the experiment using UASB sludge powdering with a glass beaker reactor.