Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengaruh Pijat Perineum Terhadap Kejadian Robekan Perineum Agustin, Dewi; Septiwiyarsi, Septiwiyarsi; RD, Shiva; Barokah, Putri
Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkt.v16i2.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat perineum terhadap kejadian robekan perineum pada saat proses persalinan. Robekan perineum sering terjadi pada persalinan dan dapat menyebabkan komplikasi seperti perdarahan dan infeksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan populasi ibu hamil usia kehamilan > 34 minggu. Sampel sebanyak 34 orang diambil secara jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan uji statistik Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu yang tidak diberikan pijat perineum mengalami robekan perineum sebanyak 60%, sedangkan ibu yang diberikan pijat perineum mengalami robekan perineum lebih sedikit yaitu 20%. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,034 (< 0,05), yang berarti ada pengaruh signifikan pijat perineum terhadap kejadian robekan perineum pada saat persalinan. Kesimpulannya, pijat perineum efektif dalam menurunkan risiko robekan perineum. Penelitian ini menyarankan peningkatan pemahaman dan kepatuhan ibu dalam melakukan pijat perineum selama masa kehamilan sebagai upaya pencegahan robekan perineum.
Kebijakan Pengembangan Kompetensi Guru Madrasah dalam Kerangka Akreditasi Mutu Elfarisyah, Diwani; Juliani, Juliani; Agustin, Dewi; Ariska, Imelda; Sintia, Sintia
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/x1n6jn80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pengembangan kompetensi guru madrasah dalam kerangka akreditasi mutu pendidikan. Fokus kajian diarahkan pada keterkaitan antara kebijakan pengembangan kompetensi guru dengan pencapaian standar akreditasi serta peningkatan mutu madrasah secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui penelaahan berbagai sumber tertulis yang relevan, meliputi peraturan perundang-undangan pendidikan, kebijakan Kementerian Agama, pedoman dan instrumen akreditasi madrasah, serta buku dan artikel jurnal ilmiah yang membahas kompetensi guru dan penjaminan mutu pendidikan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) secara deskriptif-analitis untuk mengkaji konsep, kebijakan, serta implikasi pengembangan kompetensi guru terhadap mutu dan akreditasi madrasah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengembangan kompetensi guru madrasah memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesiapan madrasah dalam memenuhi standar akreditasi mutu. Pengembangan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru berkontribusi langsung terhadap pemenuhan standar pendidik, standar proses, serta pembentukan budaya mutu di lingkungan madrasah. Namun demikian, implementasi kebijakan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, belum meratanya akses pelatihan, serta lemahnya integrasi antara pengembangan kompetensi guru dan sistem penilaian kinerja. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kebijakan pengembangan kompetensi guru madrasah perlu dirancang dan diimplementasikan secara konsisten, terintegrasi dengan sistem penjaminan mutu internal, serta didukung kepemimpinan madrasah yang kuat agar mampu mendorong peningkatan mutu dan keberhasilan akreditasi secara berkelanjutan.
Knowing My World: An English Learning Module Development with Multimodality and Deep Learning Approach Haiyudi, Haiyudi; Mega, Iful Rahmawati; Agustin, Dewi; Qomariyah, Nurul; Herani, Zahra; Art-in, Sitthipon
Fenomena Vol 24 No 2 (2025): FENOMENA: Journal of the Social Sciences
Publisher : LP2M UIN KH.Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/fenomena.v24i2.595

Abstract

The new policy of the Indonesian educational system aims to engage all stakeholders, including teachers, in continually improving their capacity and adapting to changes. This study aims to develop an English language learning module titled "Knowing My World" for lower-grade primary students by adopting the ADDIE development model. The module integrates deep learning principles and local cultural content to enhance student engagement and contextual understanding, a development that has never been attempted before. This research was conducted at SDN 1 Kepulauan Pongok using a Research and Development (R&D) approach. The needs analysis revealed that students aged 8 to 9 years required visually rich, interactive, and culturally relevant materials. The design phase focused on structuring the module into six thematic units covering vocabulary related to colours, animals, food, daily routines, school, and nature. Instructional strategies included storytelling, songs, role-play, and group tasks. The module was piloted in one school, supported by teacher training and digital tools. The validity and practicality tests showed a valid result, with an average validity of 80.4% and an average practicality of 83% from both teachers and students. Suggestions for improvement included adding digital interactivity, bilingual guidance, and phonics-based activities. The results indicate that culturally contextualized and developmentally appropriate materials can support joyful and meaningful English learning in early education settings. Kebijakan baru dalam sistem pendidikan di Indonesia menuntut seluruh pemangku kepentingan, termasuk para guru, untuk terus meningkatkan kapasitas mereka dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran Bahasa Inggris berjudul “Knowing My World” bagi siswa sekolah dasar kelas rendah dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Modul ini mengintegrasikan prinsip pembelajaran mendalam serta muatan budaya lokal untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan pemahaman kontekstual yang belum pernah dikembangkan oleh peneliti sebelumnya. Penelitian dilaksanakan di SDN 1 Kepulauan Pongok dengan pendekatan Research and Development (R&D). Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa siswa berusia 8–9 tahun memerlukan materi yang kaya visual, interaktif, serta relevan dengan budaya mereka. Pada tahap perancangan, modul disusun ke dalam enam unit tematik yang mencakup kosakata tentang warna, hewan, makanan, rutinitas sehari-hari, sekolah, dan alam. Strategi pembelajaran yang digunakan meliputi bercerita, lagu, bermain peran, dan tugas kelompok. Modul ini diujicobakan di satu sekolah dengan dukungan pelatihan guru dan pemanfaatan perangkat digital. Hasil uji validitas dan praktikalitas menunjukkan hasil yang baik, yaitu valid dengan persentase 80,4% pada uji validitas dan 83% pada uji praktikalitas rata-rata dari guru dan siswa. Beberapa saran perbaikan mencakup penambahan interaktivitas digital, panduan dwibahasa, serta kegiatan berbasis fonik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa materi pembelajaran yang kontekstual secara budaya dan sesuai dengan tahap perkembangan anak dapat mendukung pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan dan bermakna di pendidikan dasar.
Analisis Pembentukan Sludge Granular dari Lumpur Anaerobik Pengolahan Limbah di Effluent Treatment Plant PT XYZ Ratnawati, Rhenny; Agustin, Dewi; Auvaria, Shinfi Wazna; Arida, Vera
Jurnal Rekayasa Lingkungan Vol. 25 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/jrl.v25i2.395

Abstract

Limbah cair dari proses produksi minyak sawit mengandung bahan organik yang tinggi sehingga pengolahan yang tepat untuk menghilangkan bahan organik adalah dengan proses anaerobik. Di PT XYZ pada proses anaerobik digunakan beberapa jenis reaktor, diantaranya Upflow Anaerobic Sludge Blanket (UASB), Expanded Granular Sludge Blanket (EGSB), Internal Circulation (IC) Tank, dan Super Internal Circulation Tank. Bakteri yang digunakan umumnya berbentuk granular yang lebih cepat mengendap, tetapi pada kondisi lapangan bakteri yang digunakan untuk UASB adalah sludge powdering dimana cenderung washing out. Hal tersebut dapat menurunkan efisiensi pengolahan air limbah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pembentukan sludge granular dari sludge powdering pada reaktor UASB. Metode yang digunakan adalah eksperimental menggunakan reaktor dari gelas beker dengan pengoperasian selama 6 minggu. Digunakan prinsip koagulasi flokulasi dengan penambahan urea 0,3 gr/L/hr sebagai nutrisi bagi bakteri dan FeCl3 sebagai bahan pengikat. Tahapan penelitian ini diantaranya pengambilan sampel, operasi reaktor, pengamatan, dan pemberian perlakuan kemudian analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor UASB tidak terbentuk sludge granular, karena sludge yang dihasilkan berbentuk flok halus. Penambahan bahan FeCl3 dan urea membuat nilai pH reaktor naik turun dan cenderung basa mengakibatkan terciptanya kondisi yang tidak optimal bagi aktivitas bakteri pembentuk granular. Sehingga belum didapatkan sludge granular dari percobaan menggunakan sludge powdering UASB dengan reaktor gelas beker.