Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN INSTRUMEN PENGUKUR pH DAN TDS BERBASIS MIKROKONTROLER SECARA REALTIME Roma Hidayat; Abdul Halim Daulay; Nazaruddin Nasution
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i2.23328

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang betujuan untuk menghasilkan instrumen mengukur kualitas air (pH dan TDS) berbasis mikrokontroler secara realtime dan mengetahui unjuk kerja dari instrumen yang dihasilkan.. Rancangan alat menggunakan ATmega328 sebagai mikrokontrolernya, Menggunakan LCD 2x16 untuk penampilan display, Operasional Instrumen menggunakan tegangan Direct Current (DC) dan Instrumen ini digunakan untuk mengukur kualitas air menggunakan sensor pH dan TDS. Rancang bangun instrumen pengukur pH dan TDS berbasis mikrokontroler secara realtime berhasil dibuat, instrumen yang di hitung dapat mengukur kadar pH dan TDS dengan sangat baik. Instrumen pengukur pH dan TDS memiliki tingkat presisi yang sangat baik, hal ini di tunjukkan dari pembacaan yang tidak begitu berbeda dari instrumen sejenis yang sudah ada di pasaran, tingkat error pembacaan untuk instrumen pH dan TDS masing-masing adalah sebesar 2,27 % dan 2,1 %Kata-kata Kunci : Air, pH, TDS, dan Mikrokontroler
OPTIMALISASI PENENTUAN POSISI SUDUT PANEL SURYA DALAM KEADAAN STATIS DAN DINAMIS Taufiq Hidayat; Abdul Halim Daulay; Masthura Masthura
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i2.25538

Abstract

Research has been carried out which aims to produce a solar panel positioning system based on the Arduino microcontroller, and to find out the optimal power measurement results based on the position of the solar panels. The research tools used in this research were the Arduino microcontroller as a tracking system, the LDR sensor as a tracker of the sun's movement, the MG966R servo motor as an actuator or driving system to follow the sun's tracks, and a 5 WP solar panel as a light source. The approach or method used in this study is scientific, namely an approach based on science and technology. The test method used is the direct test method. In a system that has been successfully designed, four LDR sensors act as input data which will be converted as tracking. From the test results of the Dual axis solar tracker the average voltage without and with the tracking system is 7.74 volts and 8.56 volts with the average current without and with the tracking system being 0.35 A and 0.44 A. The optimal angle obtained based on testing using the system is in the second test phase where the angle formed is 84 with a voltage obtained of 9.4 V and a current of 0.53 A with the power generated is 4.10 Watt
ANALISIS KARAKTERISTIK LARUTAN ELEKTROLIT PHYLLANTHUS ACIDUS SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN Rizky Wahyuni Lubis; Abdul Halim Daulay; Khairiah Khairiah
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23320

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan: (i) menghasilkan perangkat karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus, (ii) untuk mengetahui karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental laboratoris. Pada penelitian ini digunakan larutan elektrolit yang dihasilkan dari semua jenis buah cermai (Phyllanthus acidus). Variasi pasangan elektroda yaitu Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Variasi volume larutan 100, 200, 300 ml. Variasi jarak 2, 4, dan 6 cm. Variasi konsentrasi penambahan NaCl yaitu 1,67%, 3,33%, 5,00%, 6,67%, 8,33%, dan 10,00%. Pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan volume menggunakan jarak 2 cm dengan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Pengukuran untuk mengetahui pengaruh jarak elektroda yaitu menggunakan volume 300 ml dengan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi NaCl terhadap larutan menggunakan volume 300 ml dengan jarak elektroda 2 cm dan pasangan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Dari hasil penelitian yang dilakukan Perangkat karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus telah berhasil dibuat dengan performansi yang baik. Hasil dan analisis secara keseluruhan didapatkan bahwa perubahan volume, variasi jarak, dan penambahan konsentrasi NaCl memberikan nilai kuat arus dan tegangan yang berbeda serta konduktivitas dan padatan zat terlarut yang berbeda pula. Akan tetapi pengaruh pH terhadap penambahan volume larutan dan penambahan NaCl cenderung mempertahankan pH nya. konsentrasi NaCl ke dalam larutan, semakin besar konsentrasi NaCl semakin besar tegangan dan arus atau nilai keluaran listriknya dan konduktivitas serta padatan zat terlarut dalam larutan semakin besar pula. Pada penelitian ini elektroda Cu-Zn merupakan elektroda terbaik dalam menghasilkan nilai keluaran listrik dibandingkan elektroda Cu-Al dan Cu-Pb.Kata Kunci: Phyllanthus acidus, Kuat Arus, dan Tegangan
KARAKTERISTIK BETON POLIMER BERBASIS CANGKANG KERANG DENGAN PEREKAT RESIN POLYESTER Resi Apriyana; Abdul Halim Daulay; Shinta Marito Siregar
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23321

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik beton polimer berbasis cangkang kerang dengan perekat resin polyester yang bertujuan:(i) untuk menghasilkan beton polimer berbasis cangkang dan resin polyester , (ii) untuk mengetahui karakteristik beton polimer yang dihasilkan, dan (iii) untuk mengetahui komposisi campuran pasir silika serbuk cangkang kerang dan resin poliester . Bahan dasar penelitian ini adalah pasir silika, cangkang kerang, dan resin poliester . Pasir silika dan resin poliester diperoleh secara komersial, cangkang kerang diperoleh dari limbah sampah rumah makan. Cangkang kerang dan pasir silika diayak menggunakan ayaman 100 mesh. Variasi komposisi pencampuran antara pasir dan cangkang kerang adalah 1:3, 1:4, dan 1:5 dengan penambahan resin polyester sebanyak 20dan 25% dari massa agregat. Dalam pembuatan beton polimer dengan menggunakan karakteristik mekanik seperti kuat tekan menghasilkan nilai terbaiknya di komposisi 25% degan pencampuran variasi 1:4 dengan nilai sebesar 58,308 MPa, untuk kuat patah menghasilkan nilai terbaik di komposisi 20% dengan pencampuran variasi 1:5 dengan nilai sebesar 3 ,7376 MPa. Dan untuk karakteristik fisis yang menggunakan kepadatan dapat menghasilkan nilai terbaik di komposisi 20% dengan variasi 1:5 dengan nilai sebesar 2023,3 kg/m3. Dan untuk pengujian SEM diperoleh hasil foto yang menunjukkan bahwa pasir, serbuk cangkang kerang dan polyester yang digunakan telah berhasil menutup pori-pori, sudah terdistribusi secara merata kecuali pada bagian tertentu yang masih terlihat adanya penggumpalan. Dari hasil pembuatan beton polimer yang berbahan dasar serbuk cangkang kerang dan polyester dapat dilihat bahwa data yang mempunyai nilai tertinggi adalah campuran variasi pasir dan serbuk cangkang kerang dengan perbandingan 1:4 dan dengan komposisi polyester 25%.Kata-kata Kunci : Polimer Beton, Cangkang Kerang, Poliester , Scanning Electron Microscopy (SEM)
The Influence of Tilt Angle of 120 WP Solar Panels on Light Intensity and Generated Electrical Power Masthura Masthura; Abdul Halim Daulay
Elkawnie Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v10i1.20407

Abstract

Abstract: In designing solar panel devices, generally the tilt angle of the panel surface is designed with a static design and this greatly influences the results of the electricity source generated. The design of the tool is intended to be in coordinates that are perpendicular to the direction of the sunlight rays so that it receives maximum solar radiation. This research aims to determine the relationship between the tilt angle of the solar panels and the light intensity and electrical power generated and to determine the optimal tilt angle of the solar panels based on the values of light intensity and electrical power. The indicators measured consist of light intensity, voltage, current and electrical power by varying the tilt angle of the solar panel. The results of this research show that the tilt angle of the solar panel greatly influences the measured light intensity value so that the greater the light intensity obtained, the higher the output voltage of the solar panel. The most optimal tilt angle is at an angle of 105o and 120o with the greatest light intensity so that the resulting output power is correspondingly greater.Abstrak: Dalam merancang alat panel surya, pada umumnya posisi kemiringan dari permukaan panel dirancang dengan desain statis sangat mempengaruhi hasil dari sumber listrik yang dihasilkan. Rancangan alat  diupayakan  berada di koordinat yang  tegak lurus dengan arah pancaran cahaya matahari agar menerima radiasi matahari yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi kemiringan panel surya terhadap intensitas cahaya dan daya listrik yang dihasilkan serta mengetahui posisi kemiringan panel surya yang optimal berdasarkan nilai intensitas cahaya dan daya listriknya. Indikator yang diukur terdiri dari intensitas cahaya, tegangan, arus, dan daya listrik  dengan memvariasikan posisi kemiringan dari panel surya. Hasil penelitian ini menunjukkan posisi kemiringan sebuah panel surya sangat mempengaruhi  nilai intensitas cahaya yang diukur sehingga semakin besar intensitas cahaya yang didapat maka tegangan keluaran panel surya mengalami kenaikan. Posisi kemiringan yang paling optimal pada sudut 105o dan 120o dengan intensitas cahaya yang didapat terbesar sehingga daya keluaran yang dihasilkan sejalan yaitu semakin besar pula.
IMPLEMENTASI ECO-ENZYME BERBASIS KULIT BUAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS AIR SUMUR Jeni Dhea Lespita; Abdul Halim Daulay
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 6, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v6i2.7614

Abstract

Eco-enzyme yang dihasilkan dari limbah kulit buah pisang, nanas, sawo, dan jeruk dimanfaatkan untuk mentreatment air sumur dengan tujuan meningkatkan kualitas airnya serta mengetahui volume dan waktu treatment eco-enzyme yang paling optimum agar dihasilkan air bersih sesuai dengan standar Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Lokasi penelitian uji sampel diambil dari salah satu sumur bor yang berada di Kawasan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Terdapat 4 jenis sampel yang diuji dalam penelitian ini yaitu, sampel A (10 ml/24 jam), sampel B (10 ml/48 jam), sampel C (15 ml/24 jam), dan sampel D (15 ml/48 jam). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dihasilkan dari Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Sumatera Utara. Disimpulkan bahwa kualitas sampel air sumur (air baku) sebelum dilakukan treatment dengan eco-enzyme merupakan sampel air yang tergolong tidak layak, hal ini dibuktikan dengan tidak terpenuhinya sejumlah parameter pada Permenkes RI No. 32 Tahun 2017. Setelah dilakukan treatment dengan eco-enzyme, kualitas air sumur pada sampel A, B, dan C telah memenuhi standar Permenkes RI No. 32 Tahun 2017 sedangkan sampel D belum memenuhi hanya pada parameter zat organik KMnO4. Volume eco-enzyme dan waktu treatment yang paling optimum adalah pada penambahan 10 ml dan rentang waktu 24 jam (sampel A).
Sintesis dan Karakterisasi Edible Film dari Pati Singkong dan Kitosan menggunakan Madu sebagai Plasticizer alami Thasha Sapria; Abdul Halim Daulay; Miftahul Husnah
JISTech (Journal of Islamic Science and Technology) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jistech.v10i2.26291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi edible film berbahan dasar pati singkong dan kitosan dengan penambahan madu sebagai plasticizer alami, sebagai alternatif kemasan pangan biodegradable pengganti plastik sekali pakai. Edible film disintesis melalui metode pencampuran larutan pati singkong 5%, larutan kitosan 2% dalam asam asetat 1%, serta madu dengan variasi komposisi pati singkong (100; 90; 80; 70 mL), kitosan (0; 10; 20; 30 mL), dan madu tetap sebesar 3 mL. Karakterisasi yang dilakukan meliputi pengujian ketebalan, kadar air, kelarutan air, kuat tarik, dan elongasi, yang kemudian dibandingkan dengan standar Japanese Industrial Standards (JIS) dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kitosan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan sifat mekanik dan ketahanan air edible film. Peningkatan konsentrasi kitosan menyebabkan ketebalan dan kuat tarik meningkat, serta menurunkan kelarutan air, namun pada konsentrasi tinggi dapat menurunkan elastisitas film. Formulasi terbaik diperoleh pada sampel B dengan komposisi 90 mL pati singkong, 10 mL kitosan, dan 3 mL madu, yang menunjukkan keseimbangan optimal antara kekuatan mekanik, fleksibilitas, dan stabilitas fisik. Seluruh parameter pada sampel B memenuhi standar mutu yang ditetapkan, sehingga berpotensi diaplikasikan sebagai kemasan pangan ramah lingkungan yang aman dikonsumsi.
RANCANG BANGUN LEMARI PENGERING IKAN TERI OTOMATIS BERBAHAN BAKAR GAS DENGAN DUKUNGAN PANEL SURYA Muhammad Amrin Siregar; Miftahul Jannah Daulay; Abdul Halim Daulay; Mulkan Iskandar Nasution
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 7 No. 3 (2024): August 2024
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v7i3.2103

Abstract

Abstract: Anchovies are a processed food product which in the process goes through several stages, such as salting and drying. This process is done so that the anchovies can last longer. The process of drying anchovies can be done by drying them under direct sunlight. However, this process is less than optimal due to less efficient weather conditions and will take longer. The aim of this research is to design and determine the performance of an anchovy dryer using LPG gas with the support of a solar panel based on an Arduino Uno microcontroller. The components used in this research are the Arduino Uno microcontroller, relay, DHT22 sensor, burner, RTC, LCD, buzzer, solenoid valve, 3 kg LPG gas and 50 WP solar panel. Where 1000 g of anchovies are used. The method used in this research is to design a rack-type box frame, then test the component circuit tool that has been made based on the Arduino Uno microcontroller, and then ensure that the assembled tool runs according to the previous plan. The test results show that the circuit components that have been made work well. This can be seen from the component test results (DHT22, relay, solenoid valve and igniter) which show good function and performance. Anchovies dried at a temperature of 60 for 4 hours have met the water content according to SNI 8273:2016. Keywords: arduino uno;gas elpiji; anchovies ;solar panels;DHT22Abstrak: Ikan teri merupakan produk olahan pangan yang dalam prosesnya melalui beberapa tahap, seperti penggaraman dan pengeringan. Proses tersebut dilakukan supaya ikan teri dapat bertahan lebih lama. Proses pengeringan ikan teri dapat dilakukan dengan menjemur di bawah terik cahaya matahari secara langsung. Akan tetapi proses tersebut kurang maksimal dikarenakan kondisi cuaca yang kurang efisien dan akan memakan waktu yang lebih lama lagi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang dan mengetahui performansi alat pengering ikan teri menggunakan gas elpiji dengan dukungan panel surya berbasis mikrokontroler arduino uno. Adapun komponen-komponen yang digunakan pada penelitian ini adalah mikrokontroler arduino uno, relay, sensor DHT22, burner, RTC, LCD, buzzer, solenoid valve, gas elpiji 3 kg dan panel surya 50 WP. Di mana ikan teri yang digunakan sebanyak 1000 g. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan merancang kerangka boks tipe rak yang kemudian menguji coba alat rangkaian komponen yang sudah dibuat berbasis mikroktroler Arduino Uno, dan selanjutnya memastikan alat yang dirangkai berjalan sesuai rencana sebelumnya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komponen rangkaian yang telah dibuat berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari hasil pengujian komponen (DHT22, relay, solenoid valve dan pemantik) yang menunjukkan fungsi dan kinerja yang baik. Ikan teri yang dikeringkan dengan suhu 60 14℃">  selama 4 jam telah memenuhi kadar air sesuai SNI 8273:2016.Kata kunci: Arduino Uno, Gas Elpiji, Ikan Teri, Panel Surya, DHT22 
KARAKTERISTIK SEISMIK DAN VS30 LAPISAN TANAH MENGGUNAKAN METODE HVSR DI KECAMATAN PANCUR BATU DAN KECAMATAN TARUTUNG Ditya Afriliya Syanda; Abdul Halim Daulay; Russell Ong; Sugeng
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.7077

Abstract

Indonesia is a region with high seismic activity; therefore, subsurface soil characteristics need to be investigated to understand their response to earthquake waves. This study aims to determine the seismic characteristics of subsurface soils based on the dominant frequency (f₀), dominant period (T₀), amplification factor (A₀), seismic vulnerability index (Kg), and average shear-wave velocity to a depth of 30 meters (Vs30) in Pancur Batu District and Tarutung District using the Horizontal to Vertical Spectral Ratio (HVSR) method. Microtremor data were processed using Geopsy software to obtain the dominant frequency and amplification factor, while Vs30 was estimated through inversion using the Dinver module. The seismic vulnerability index was calculated using Kg = A₀/f₀, and site classification followed SNI 1726:2019. The results show that Pancur Batu has f₀ of 3.39854 Hz, T₀ of 0.29424 s, A₀ of 2.3885, Kg of 1.6786, and Vs30 of 455.70 m/s. Tarutung has f₀ of 2.33859 Hz, T₀ of 0.42761 s, A₀ of 3.09903, Kg of 4.1063, and Vs30 of 654.54 m/s. Both locations are classified as Site Class SC, although Tarutung exhibits a higher dynamic ground response due to differences in local geological conditions.
Co-Authors Adelyna Oktavia Nasution Ahmad Nuruddin Aida Febriana Tanjung Amanda, Syahna Dwi Anggun Hermi Palupi Armais Mutiah Abdul Hidayat Arninda Pratiwi asnitha aritonang Aulia Farihanum Aulia Khusnul Arif Z.A Ayu Saputri Saragih Bambang Sunendar P Bharata Dewanto Daulay, Zubair Aman Daulay, Zubair Aman Dickiy Akbar Dita Khairunnisa Ditya Afriliya Syanda endang sagita ritonga Ependi, Fadli Ety Jumiati Fadhilah, Elsa Harahap, Gery Syahputra harahap, mira yanti Haryu Wanda Desgira Heni Puspita Sari Husna, Afifah Husna, Afifah Hutauruk, Siti Aulia Indah Sawitri Irmawati Koto Jefri Ardiansyah Nasution Jeni Dhea Lespita Juwita Juwita Kartika Manalu Khairiah Khairiah Khairiah, Khairiah Khairiah, Khairiah Khairul, Fikri Khairunnisa, Devi Khobir, Mustofa Lailatul Husna Lubis Lansari Daulay Laras Ashari Setiawan Leli Mariati Situmorang Lespita, Jeni Dhea Lisa Astari Lisa Herdiana Sinurat Lubis, Fadilah Azzahra Lubis, Hilwa Salsabila Masthura Masthura, Masthura Mawar, Mawarni Miftahul Husnah Miftahul Husnah Miftahul Jannah Daulay Miftahul Jannah Daulay Minta Ito Muhammad Amrin Siregar Muhammad Amrin Siregar Mulkan Iskandar Nasution Mulkan Iskandar Nasution Nadilla Putri Nadjara Yolanda Nanda Putri Afrilda Nasution, Annisa Wulan Dhari Nasution, Nazaruddin Nazaruddin Nasution Nita Zahara Nasution Nur'aini Fadillah Nurainun Br Pasaribu Nurhayati Nurhayati Nurika Khalila Daulay Nurmaisah Harahap Ong, Russell Pasaribu, Adella Ayu Putri Pinem, Lela Feranita Prabowo, Diki Purnama Indah Lase Putra, Tyas Hermawan Putri Dwi Ananda Putri Indah Sari Putri Rabiatul Amalia Sitorus Rahmasari Pohan Ramidin, Ramidin Ratni Sirait Ratni Sirait Reflina Reflina Resi Apriyana Ria Muliyana Ridwan Yusuf Lubis Rika Ramtika Rika Safitri Riri Angriani Nasution Rizky Wahyuni Lubis Roma Hidayat Rosari, Ruri Russell Ong Sahdinal Adi sari, Bella Novita Sari, Devi Kumala selvia, niki Sholihatul Hamidah Daulay Sihombing, Zulkarnain Sirait, Ratni Siregar, Shinta Marito Siska Siska Siti Hawa Hasibuan Siti Maysarah Siti Nur Aisyah Siti Rahma Daulay Sitorus, Widia Arti Syafitri Sri Wahyuni Ritonga Sucitawati, Nopita Sugeng Sugeng Sugeng Susanto Sigit Rahardi Susi Nurindah Taufiq Hidayat Thasha Sapria Tri Ninda Malika Tunjiah , ufik eliati tumanggor Utari, Dinda Widia Arti Syafitri Widya, Eka Zafira Amalia Nasution Zubair Aman Daulay