Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

STRATEGIES OF AL-QUR'AN HADITH TEACHERS IN INCREASING STUDENTS' LEARNING MOTIVATION AT MAN 2 BOGOR Azis Mubarok, Abdul; Ikhtiono, Gunawan; Isna Alfaien, Noor
Al-Mubin Jurnal Ilmiah Islam
Publisher : Department of Research and Community Service at the Ummul Quro Al-Islami Bogor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51192/almubin.v8i1.1798

Abstract

In a lesson, students are sometimes bored with monotonous explanations and allude to the learning material of the Qur'an Hadith so that teachers must use strategies so that the learning carried out runs smoothly. The purpose of this study is to find out how the strategy steps of Al-Qur'an Hadith teachers in increasing students' motivation to learn, what factors support and hinder the implementation of Al-Qur'an Hadith teachers' strategies in increasing students' learning motivation, and how effective strategies are applied by Al-Qur'an Hadith teachers in increasing students' learning motivation at MAN 2 Bogor. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques through observation, in-depth interviews, and documentation. The results of this study are: 1. The strategy of Al-Qur'an Hadith teachers in increasing the learning motivation of students at MAN 2 Bogor is to use various methods such as memorization and exemplary stories. Then the use of media such as Quizizz, Kahoot, PowerPoint and tadarus is added before starting learning. 2. The supporting factor for the implementation of the teacher's strategy is adequate learning facilities. In addition, inhibiting factors are due to lack of meeting hours, lack of interest in learning, and misuse of technology. 3. The effectiveness of the strategies applied by the Qur'an Hadith teacher has an impact on the continuity of effective learning for students
PENGARUH SISWA YANG BERWIRAUSAHA TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 KOTA BOGOR Hasanudin, Nur; Ikhtiono, Gunawan; Hamdani, Ikhwan
FIKRAH Vol 2 No 1 (2018): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v2i1.20500

Abstract

Berwirausaha adalah usaha yang dilakukan seseorang untuk melakukan inovasi yang bisa menghasilkan keuntungan ataupun kerugian dalam kehidupannya dan juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain. Dengan berwirausaha para siswa dapat membantu meringankan biaya sekolah dan kebutuhan keluarganya. Dengan berwirausaha maka secara perlahan dapat menumbuhkan sikap kemandirian para siswa dan tidak membebankan orang tuanya, wirausaha yang mereka lakukan benar-benar mereka lakukan atas inisiatif mereka sendiri bukan karena perintah ataupun paksaan dari orang tua mereka, mereka menjalankan wirausahanya dengan senang hati, tidak ada beban sedikitpun dalam benak mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh siswa yang berwirausaha terhadap prestasi belajar siswa, dan ingin mengetahui seberapa besar pengaruh siswa yang berwirausaha terhadap prestasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Kota Bogor. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Dalam peneltian ini instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas, dan reliabilitas. Setelah menghitung dengan correlation pearson didapatperolehan rxy sebesar 0,49. Pada indeks 0,40 – 0,70 yang berarti terdapat korelasi yang sedang atau cukup antara variabel X dan variabel Y. Ternyata rxy ≥ rtabel sebesar 0,3 sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Hal ini berarti ada pengaruh yang sedang atau cukup yang signifikan antara Siswa yang Berwirausaha (Variabel X) terhadap Prestasi Belajar Siswa (Variabel Y) di MAN 1 Kota Bogor.
HUBUNGAN STRATEGI GURU TERHADAP KEMAMPUAN BACA AL-QUR’AN DI SMA DWIWARNA BOARDING SCHOOL PARUNG BOGOR Mahfuzd, Khairunnisa; Ikhtiono, Gunawan; Nawawi, Kholil
FIKRAH Vol 5 No 1 (2021): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v5i1.20553

Abstract

Strategi guru adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan oleh guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya / kekuatan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, menjadi suatu keharusan bagi guru PAI untuk dapat memahamkan siswanya yaitu dengan cara penyampaian informasi yang sesuai dengan strategi pengajaran. Dengan demikian, informasi tersebut akan diterima siswa dengan baik dan pembelajaran dapat mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan antara Strategi Guru Terhadap Kemampuan Baca Al-Qur’an di SMA Dwiwarna Boarding School Parung Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan nilai tes baca Al-Qur’an. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Dwiwarna Boarding School Parung Bogor yang berjumlah 78 siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan SPSS 23.0 for Windows. Berdasarkan hasil analisis diatas dapat disimpulkan bahwa, nilai korelasi variabel X dan Y sebesar 0,90, jika dilihat dari tabel interprestasi nilai yang diperoleh yaitu 0,90 yang terletak antara 0,70-0,90. Dilihat dari dari interprestasi data termasuk korelasi kuat. Kemudian dengan melihat nilai tabel pada “r” dengan nilai signifikansinya diperoleh “r” tabel sebesar 0,2272. Dengan demikian pada taraf signifikasi 5 % “r” hitung = 0,90> dari “r” tabel = 0,2272, berarti hipotesis alternatif (Ha) diterima dan (Ho) ditolak. Jadi terdapat hubungan yang signifikan antara Strategi Guru dengan Kemampuan Baca Al-Qur’an di SMA Dwiwarna Boarding School Parung Bogor.
HUBUNGAN STRATEGI GURU TERHADAP KEMAMPUAN BACA AL-QUR’AN DI SMA DWIWARNA BOARDING SCHOOL PARUNG BOGOR Mahfuzd, Khairunnisa; Ikhtiono, Gunawan; Nawawi, Kholil
FIKRAH Vol 5 No 2 (2021): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v5i2.20560

Abstract

Strategi guru adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan oleh guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, menjadi suatu keharusan bagi guru PAI untuk dapat memahamkan siswanya yaitu dengan cara penyampaian informasi yang sesuai dengan strategi pengajaran. Dengan demikian, informasi tersebut akan diterima siswa dengan baik dan pembelajaran dapat mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan antara Strategi Guru Terhadap Kemampuan Baca Al-Qur’an di SMA Dwiwarna Boarding School Parung Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dan nilai tes baca AlQur’an. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI di SMA Dwiwarna Boarding School Parung Bogor yang berjumlah 78 siswa. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan SPSS 23.0 for Windows.
Al-Qur’an dan Implementasi Pendidikan Karakter Kewarganegaraan Ikhtiono, Gunawan
Tarbawiyah Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol 13 No 02 (2016): Jurnal Tarbawiyah
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article would like to affirm that the cornerstone which strengthen civic education is al Qur’an surat An-nissa paragraph 59. There is a parallel between the line of command to obey the State Religion by obeying. This Islamic doctrine does not differentiate between the rights of the State and the religious right, as long as it’s still in/not contrary to Sharia, any attempt to shape need not be contentious. As for the educational value of the characters contained in the Quran as the character of faith, values, character of affection, gentle, urbane, togetherness, responsibility, patience, tawadlu imaniyah, simple, grateful, thankful, tawwakul, openness, love, hard work, creative, disciplined. The estuary from the application of all karkater it is the realization of a State Baldatun toyibun warafun ghofur. A good country and full of peace, full of forgiveness, people enjoy life and practice their religion quietly. Gemah Ripah Loh Jinawi, Toto Tentrem Kerto Raharjo. Prosperity, prosperity, and self-reliance of communities based on Pancasila that his grades based on the Quran and the Hadith, the Prophet. Then pass it the grace to the whole world, Rahmatan lil ‘ alamin.
Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada peningkatan hasil belajar PAI Kelas XII SMA Dwiwarna Boarding School Ramadhani, Alfina; Ikhtiono, Gunawan; Rosidah, Noneng Siti
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i3.19648

Abstract

This study aims to gain an in-depth understanding of the implementation of the Merdeka Curriculum at SMA Dwiwarna Boarding School, specifically in the Islamic Religious Education (PAI) subject for 12th-grade students. The research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques include observation, in-depth interviews, and documentation, involving the principal, vice principal for curriculum affairs, and a PAI teacher as key informants. The findings indicate that the Merdeka Curriculum has been systematically implemented through student-centered lesson planning, differentiated instruction, and the strengthening of the Pancasila Student Profile. The results of students' PAI learning show an increase in both report card grades and achievements. Supporting factors for implementation include teacher readiness, adequate learning facilities, and school management support. Inhibiting factors include initial limited understanding of the new curriculum by teachers and time constraints in adapting teaching materials. This study contributes to the discourse on curriculum implementation and provides practical insights into its application in a boarding school setting. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Dwiwarna Boarding School, khususnya dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada peserta didik kelas XII. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMA Dwiwarna telah dilaksanakan secara sistematis melalui perencanaan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, penerapan pembelajaran berdiferensiasi, serta penguatan profil pelajar Pancasila. Hasil belajar PAI peserta didik menunjukkan peningkatan baik dari nilai rapor maupun prestasi. Faktor pendukung implementasi meliputi kesiapan guru, fasilitas pembelajaran, serta dukungan manajemen sekolah. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan pemahaman awal guru terhadap kurikulum baru serta keterbatasan waktu dalam menyesuaikan perangkat ajar. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian implementasi kurikulum serta memberikan gambaran nyata penerapannya di lingkungan sekolah berbasis boarding.
Analisis nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam buku The Art Of Life karya Abu Bassam Oemar Mita Alfadhilah, Azzahra; Ikhtiono, Gunawan; Gunawan, Asep
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i4.19953

Abstract

This study aims to analyse the values of Islamic education contained in the book The Art of Life by Abu Bassam Oemar Mita. This book is a non-fiction literary work that is full of moral and spiritual messages that are packaged in reflective and easy-to-understand language. This study uses a qualitative method using a library research approach and content analysis techniques to identify and examine the meanings contained in the text. The results show that this book contains Islamic educational values which include Aqidah values (faith in Allah Ta'ala and patience in facing life tests) and Akhlak values (sincerity, empathy, morals towards oneself, family, and in studying). The book does not explicitly discuss sharia or worship, but conveys these values implicitly through life narratives that guide readers to strengthen their spiritual relationship with Allah Ta'ala and improve themselves morally. This finding shows that da'wah literature such as The Art of Life book can be an effective educational medium in shaping Islamic character amidst the challenges of the modern era. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam buku The Art of Life karya Abu Bassam Oemar Mita. Buku ini merupakan sebuah karya sastra non fiksi yang sarat dengan pesan-pesan moral dan spiritual yang dikemas dalam bahasa reflektif dan mudah dipahami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan library research (studi kepustakaan) serta teknik analisis isi untuk mengidentifikasi serta mengkaji makna-makna yang terkandung dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ini mengandung nilai-nilai pendidikan Islam yang meliputi nilai Aqidah (iman kepada Allah Ta’ala dan kesabaran dalam menghadapi ujian hidup) serta nilai Akhlak (ikhlas, empati, akhlak terhadap diri sendiri, keluarga, dan dalam menuntut ilmu). Buku ini tidak secara eksplisit membahas syariat atau ibadah, tetapi menyampaikan nilai-nilai tersebut secara tersirat melalui narasi kehidupan yang membimbing pembaca untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Ta’ala dan memperbaiki diri secara moral. Temuan ini menunjukkan bahwa sastra dakwah seperti buku The Art of Life dapat menjadi media pendidikan yang efektif dalam membentuk karakter Islami di tengah tantangan era modern.
Pembentukan karakter religius melalaui praktik keagamaan di sekolah Rahimatunnisya, Rahma; Ikhtiono, Gunawan; Angelina, Putri Ria
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 5 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i5.20887

Abstract

This study aims to examine the influence of Islamic Religious Education (PAI) habituation on the formation of religious character among 11th-grade students at SMA Negeri 10 Kota Bogor. The habituation includes daily religious practices such as reciting Asmaul Husna, Qur’anic reading, and collective prayers. A quantitative approach using a survey method was applied, involving a sample of 70 students. Data were collected using validated and reliable questionnaires. The data analysis using simple linear regression revealed a significant influence of PAI habituation on students' religious character, with a significance value of 0.000 and a contribution rate of 41.5%. These findings indicate that the more consistent the implementation of PAI habituation, the stronger the development of students' religious character. This highlights the strategic role of religious habituation programs in strengthening students’ moral and spiritual values within school settings. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap pembentukan karakter religius siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Kota Bogor. Pembiasaan yang dimaksud mencakup kegiatan keagamaan rutin seperti membaca Asmaul Husna, tadarus Al-Qur’an, dan doa bersama. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei dan sampel sebanyak 70 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menggunakan regresi linier sederhana menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pembiasaan PAI dan karakter religius siswa, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 dan kontribusi pengaruh sebesar 41,5%. Artinya, semakin tinggi intensitas pembiasaan PAI, semakin tinggi pula tingkat karakter religius siswa. Hasil ini menegaskan pentingnya implementasi pembiasaan PAI sebagai strategi pembentukan karakter religius di lingkungan sekolah.
Perbedaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) antara Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Merdeka Belajar Fadil, Khaidir; Ikhtiono, Gunawan; Nurhalimah, Nurhalimah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2024 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v4i1.472

Abstract

Salah satu hal yang menunjang keberhasilan seorang guru dalam proses pembelajaran ialah tersedianya alat-alat pengajaran yang dapat dipakai oleh guru. Proses pembelajaran yang baik dan benar hendaknya dimulai dari penyusunan rencana penerapan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara rencana pelaksanaan pembelajaran di kurikulum 2013 dengan di kurikulum merdeka belajar. Metodologi penelitian yang dipakai ialah penelitian kualitatif. Melalui pemanfaatan metodologi penelitian perpustakaan. Literatur mencakup berbagai bahan tertulis, termasuk buku, dokumentasi, surat kabar, terbitan berkala, dan beberapa bentuk media tertulis lainnya. Literatur mencakup banyak teori, hukum, pernyataan, prinsip, perspektif, dan gagasan. Ini dapat dipakai untuk menganalisis dan menyelesaikan masalah yang sedang diselidiki. Hasil penelitian menunjukan Perbedaan Rencana pelaksanaan Pembelajaran (RPP) antara kurikulum 2013 dengan kurikulum merdeka terdapat di beberapa komponen seperti istilah yang dipakai jika dalam kurikulum 2013 masih menggunakan istilah RPP maka dalam kurikulum merdeka berganti istilah menjadi modul ajar. Dalam capaian pembelajaran di kurikulum 2013 masih menggunakan istilah Kompetensi inti (KI) dan Kompetensi dasar (KD) maka dalam kurikulum merdeka itu dibagi menjadi beberaoa fase yakni: Fase A: Kelas 1 dan 2; Fase B: Kelas 3 dan 4; Fase C; kelas 5 dan 6; Fase D; kelas 7,8,9; Fase E: kelas 10, dan Fase F; kelas 11 dan 12. Selanjutnya dalam penilaian dalam RPP tersebut di kurikulum 2013 masih menggunakan penilaian formatif dan sumatif yang menilai aspek kognitif, afektif dan psikomotorik siswa sedangkan dalam kurikulum merdeka penilaian yang di gunakan asesmen kompetensi minimum dan di tambah penilaian penguatan profil pelajar Pancasila. Kesimpulannya yaitu terdapat beberapa perbedaan istilah antara kurikulum 2013 dengan kurikulum Merdeka, mulai dari RPP menjadi modul ajar, KI dan KD berubah menjadi capaian pembelajaran serta istilah penilaian sumatif menjadi asesmen kompetensi minimum dan penguatan profil pelajar Pancasila.
PENGARUH PEMBIASAAN TUJUH SUNNAH RASULULLAH SAW TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA DI SMK INFORMATIKA PESAT Hasanah, Mega Samsiahtul; Ikhtiono, Gunawan; Kamalludin, Kamalludin
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 1 (2023): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i1.418

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembiasaan tujuh sunnah Rasulullah SAW, proses pembentukan akhlak siswa dan untuk mengetahui pengaruh pembiasaan tujuh sunnah Rasulullah SAW terhadap pembentukan akhlak siswa dalam kehidupan modern di SMK Informatika PESAT. Dengan metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif metode survei dan teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembiasaan tujuh Sunnah Rasulullah SAW dilakukan disekolah setiap hari (senin-jum’at) kecuali sholat tahajjud yang dilaksanakan satu semester dua kali untuk satu angkatan dan untuk proses pembentukan akhlak dilakukan dengan pengenalan ibadah, program empati, dan budaya 5S. Serta ada pengaruh yang signifikan antara pembiasaan tujuh Sunnah Rasulullah SAW terhadap pembentukan akhlak siswa dengan nilai signifikansi 0.000 < 0.05 kemudian ditunjukkan dengan (R) yaitu sebesar 0.585 yang berkategori sedang/cukup. Adapun besarnya pengaruh diantara kedua variabel tersebut yakni sebesar 34,3% yang dibuktikan (R2 = 0.343) sedangkan sisanya merupakan variabel lain sebesar 65,7%