Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Gaba-Gaba

PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS DI SMP/MTS ALKAIRAAT AMBON Sapulette, Viona; Parinussa, Jolanda Dessye; Rutumalessy, Merlyn
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 2 No 2 (2022): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol2iss2pp37-43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik melalui pelatihan pemanfaatan model pembelajaran berbasis teks di SMP/Mts Alkairaat Ambon. Subjek penelitian adalah Guru Bahasa Indonesia di SMP/Mts Alkairaat Ambon yang berjumlah 5 orang guru. Tipe penelitian adalah penelitian deskritif kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pre-test and post-test design. Instrumen dalam penelitian ini antara lain; (1) instrumen tes, dalam hal ini untuk mengukur penguasaan pedagogik sebelum dan sesudah perlakuan. (2) angket respon guru, untuk melihat respon guru terhadap perlakuan yang digunakan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan data apa adanya dalam bentuk persentase dan menjelaskan data atau kejadian dengan kalimat-kalimat penjelasan secara kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan antara lain: analisis deskriptif kualitatif meliputi: hasil tes penguasaan pedagogik dan respon guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa :1) Penguasaan pedagogik sebanyak 80% guru mengalami peningkatan berkategori sedang ketika diberikan perlakuan, dan 20% guru mengalami peningkatan penguasaan pedagogik kategori tinggi. 2) Rata-rata nilai presentase ketercapaian respon guru terhadap pelatihan pedagogik melalui pemanfaatan pembelajaran berbasis teks sebesar 78.4%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan secara umum bahwa kompetensi pedagogik mengalami peningkatan melalui pelatihan pemanfaatan model pembelajaran berbasis teks di SMP/Mts Alkairaat Ambon.
Pelatihan Menulis Puisi dengan Memanfaatkan Diksi Lokal di SMP Negeri 2 Pulau-Pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya Lewier, Mariana; Rutumalessy, Merlyn
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 4 No 2 (2024): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol4iss2pp51-58

Abstract

Alignment with the literacy movement and literary appreciation in the 21st century is very important in language and literature learning because it is one of the aspects that determines the quality and quality of education. So, it is necessary to make various continuous efforts that lead to adequate standards of success. The reality encountered in Maluku Province shows that learning in schools today has not been able to realize expectations for the achievement of student competence in literacy and literary creation properly and evenly. This can also be seen in the reality at SMP Negeri 2 Pulau-Pau Babar, East Babar Sub-district, Southwest Maluku Regency. The demands of 21st-century skills must be mastered, but which schools have not been able to foster literacy and appreciation of the Indonesian language and literature among teachers and students. This is the main basis for the implementation of this community service activity. The expected target is the students of SMP Negeri 2 Pulau-Pau Babar who still have a local language, namely the Southeast Babar language, who can develop literary potential combined with the creativity of processing local language vocabulary. This activity is directed at poetry writing training that utilizes local diction as an application of the multiliteracy learning model. The results show that students generally do not master local diction, so that only a few words are used in their poetry creation.