Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Gaba-Gaba

PELATIHAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS BAGI GURU MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI KEPULAUAN ARU Somelok, Grace; Pesiwarissa, Leonora Farilyn; Hiariej, Chrissanty; Latupapua, Falantino Eryk
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 2 No 2 (2022): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol2iss2pp78-84

Abstract

Perkembangan pendidikan semakin menuntut pengetahuan dan kompetensi yang wajib dimiliki guru. Hal ini disebabkan oleh factor peran guru sebagai fasilitator atau penyalur ilmu pengetahuan. Guru dituntut memiliki kompetensi yang harus dikembangkan mencakup kompetensi kepribadian, kompetensi pedagogik, kompeten sisosial, dan kompetensi profesional yang akan didapatkan jika mengikuti pendidikan profesi. Dengan demikian, guru harus punya kompetensi dengan cara merencanakan dan mengembangkan pembelajaran. Cara yang dapat dikembangkan adalah dengan membentuk strategi pembelajaran supaya dapat mengacu pada karakteristik peserta didik, materi ajar, kompetensi yang ingin dicapai, serta menyusun rancangan pembelajaran. Cara seperti ini lebih mudah diaplikasikan melalui pembelajaran berbasisteks, karena teks dijadikan sebagai sarana penyalur kreativitas dan pengalaman. Namun, kenyataannya, tidaksemua guru mengembangkan pembelajaran berbasis teks, termasuk pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Tidak semua guru dapat mengaplikasikan pengetahuan melalui pembelajaran berbasis teks dengan mudah. Guru kadang tidak mampu memilah dan memilih teks yang sesuai dengan kebutuhan siswa agar tujuan pembelajaran tercapai, padahal pertimbangan teks yang sesuai dapat diperoleh dari konteks sosial dan konteks budaya sebagai keberagaman wujud teks. Oleh karena itu, perlu pelatihan yang muatannya berupa strategi pembelajaran berbasis teksbagi guru mata pelajaran bahasa Indonesia, sebagai upaya pendampingan pengembangan kompetensi guru khususnya di Kabupaten Kepulauan Aru.
LITERASI BAHASA DAN SASTRA SISWA SMP NEGERI 6 INAMOSOL da Costa, Romilda Arivina; Hiariej, Chrissanty
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 3 No 2 (2023): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss2pp66-75

Abstract

Aspek penting yang digunakan untuk mengembangkan keterampilan berbahasa, dapat ditunjang oleh minat, tetapi juga memerlukan latihan secara rutin. Tidak heran jika semua pengguna bahasa untuk setiap kalangan pun harus mempertimbangkan semua hal dalam menggunakan bahasa. Pertimbangan bahasa, kemampuan bahasa pun menjadi bahan yang diperlukan dalam kelancaran komunikasi. Kemampuan yang mejadi objek berkaitan dengan kemampuan menyimak, berbicara, membaca, menulis, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu yang diperlukan sesuai pokok pembahasan. Secara umum, kemampuan bahasa seperti ini disebut kemampuan dalam berliterasi. Dalam berliterasi, pengetahuan menjadi penting untuk dapat diasah di segala bidang. Namun, dalam konteks sederhana, literasi perlu dikembangkan dalam ranah yang lebih kecil, tapi punya pengaruh yang besar. Ranah yang dimaksudkan adalah pada siswa. Dengan demikian, dengan memanfaatkan pengabdian kepada masyarakat, literasi bahasa dan sastra diterapkan pada sekolahh yang letaknya jauh dari kota, dengan latar belakang siswa yang masih asli, penuh sistem kedaerahan. Penerapan literasi bahasa dan sastra yang disampaikan diarahkan langsung pada lingkungan dan faktor lokal yang bersifat original. Hal ini yang menyebabkan menariknya pengabdian ini dilakukan dalam upaya untuk pengambangan ilmu, tetapi juga peningkatan kemampuan literasi. Kegiatan dilaksanakan secara langsung di SMP Negeri 6 Inamosol untuk mengembangkan kemampuan literasi siswa. Luaran kegiatan berupa hasil kreatifitas siswa yang ditulis dalam bentuk kalender cerita, serta artikel PKM pada jurnal nasional belum terakreditasi, yakni Jurnal Gaba-Gaba, yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Pattimura.
Pelatihan Ekoleksikon Laut Pulau dalam Peningkatan Pengetahuan Ekologis bagi Guru dan Siswa Di SMAN 27 Maluku Tengah Hiariej, Chrissanty; Pesiwarissa, Leonora Farilyn
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 4 No 2 (2024): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol4iss2pp59-65

Abstract

Literacy development still needs to be considered in learning in accordance with the vision and mission of schools, universities, and the development of local wisdom. The strengthening of literacy developed in this service activity will be adjusted to the vision and mission of Pattimura University, which is based on the island sea. Therefore, the service developed was made the center of human resource development, science, technology, and art. In addition, it has a cultural character based on the island's sea. This is also important to support the value of the forming index, especially the cultural dimension. Therefore, the service team, which also acts as a resource person, will provide training in terms of language and literature with the target activities of teachers and students of SMA Negeri 27 Central Maluku. The service carried out aims to document the island's marine ecosystem in increasing ecological knowledge for teachers and students at SMA N 27 Central Maluku. The output of the activity is in the form of an article that will be sent to the Gaba-gaba Journal of Community Service, Department of Language and Arts Education, FKIP Unpatti, using the training method and arranged with planned stages. The result of the service is the implementation that produces an island sea ecolexicon in the Seith language, which has been discussed in the training.
MENGGALI PENGALAMAN AWAL MENGAJAR: PLP I DI SMP NEGERI 4 AMBON Maspaitella, Martha; Hiariej, Chrissanty
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 2 No 1 (2022): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol2iss1pp20-24

Abstract

Kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) I merupakan tahap awal dalam membentuk profesionalisme calon guru. PLP I dilaksanakan di SMP Negeri 4 Ambon sebagai bagian dari proses observasi dan pengenalan kultur sekolah, struktur organisasi, dan kegiatan pembelajaran. Metode kegiatan mencakup observasi langsung, wawancara dengan warga sekolah, serta partisipasi terbatas dalam aktivitas pendidikan. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa memperoleh wawasan tentang dinamika lingkungan sekolah dan peran guru dalam menciptakan suasana belajar yang efektif. Kegiatan ini memberikan pemahaman awal yang penting sebelum mahasiswa terjun ke tahap praktik mengajar. Kesimpulannya, PLP I membantu mahasiswa mempersiapkan diri secara mental dan profesional untuk menjadi pendidik yang reflektif dan adaptif.
Pelatihan Kemampuan Menulis Esai Argumentatif bagi Siswa SMA Negeri 7 Ambon melalui Pendekatan Kontekstual Lewier, Mariana; Hiariej, Chrissanty
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 4 No 1 (2024): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol4iss1pp1-8

Abstract

The ability to write argumentative essays is one of the important language skills in developing critical thinking and written communication skills. However, this skill is still a challenge for most high school students, who are often unable to organize arguments logically and systematically. The low level of this skill is due to the learning approach that is not fully contextualized and the lack of directed practice. In response to these conditions, the Community Service team from the Indonesian Language Education Study Program conducted training activities on writing argumentative essays using a contextual approach at SMA Negeri 7 Ambon. This activity began with the provision of intensive training, which included understanding the structure of the essay, techniques for composing arguments, and the use of effective language. The training was followed by direct writing practice assisted by lecturers to 30 grade XI students. The results of the activity showed an increase in the participants' ability to compose essays that were more structured, contained relevant arguments, and were more confident in expressing their opinions through writing. Most students were also able to relate essay topics to their personal experiences and the surrounding environment. This activity proves that the contextual approach is effective in improving the quality of students' argumentative writing and encouraging the formation of critical thinking attitudes.
LOKAKARYA VIRTUAL PENYUSUNAN BAHAN AJAR ANTIKORUPSI DALAM MAPEL BAHASA INDONESIA Hiariej, Chrissanty; Latupapua, Falantino Eryk
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 1 No 3 (2021): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol3iss1pp104-109

Abstract

Teks Cerita Rakyat Maluku belum banyak digunakan sebagai teks/bahan ajar antikorupsi pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Hal itu disebabkan pengetahuan pendidik yang belum memadai, kemampuan mengkreasikan bahan ajar masih belum terasah, serta penguasaan metode dan model pembelajaran yang sesuai masih belum baik. Secara asumtif, menyelenggarakan pengabdian masyarakat (PKM) yang membuka wawasan guru tentang pembelajaran berbasis teks dalam kerangka pendidikan antikorupsi dapat menjadi solusi yang sesuai untuk, secara perlahan-lahan, mengubah cara pandang serta menambah pengetahuan dan pengalaman belajar guru untuk diaplikasikan dalam pembelajaran pada berbagai satuan pendidikan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk webinar/lokakarya yang diikuti oleh para guru serta para sejawat lainnya, termasuk mahasiswa. Narasumber kegiatan berasal dari tim pelaksana dan ahli lainnya yang dianggap sesuai dengan kebutuhan materi dan rekam jejak ahli. Metode pelaksanaan PKM yang dilaksanakan yaitu secara virtual lewat aplikasi Zoom. Hasil kegiatan ini mencakup peningkatan pengetahuan dan memperluas wawasan guru tentang pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks, termasuk pembelajaran antikorupsi berbasis teks cerita rakyat Maluku; selain itu, pembelajaran berbasis teks merupakan pendekatan yang sesuai untuk diterapkan karena dimulai dengan membangun konteks, berakhir pada menautkan dengan teks lain, sehingga pemahaman peserta diharapkan akan utuh dan dapat diterapkan dalam pembelajaran.
Peningkatan Kompetensi Membaca Kritis dan Analitis bagi Siswa SMA Hiariej, Chrissanty; Noya van Delzen, June Carmen
Gaba-Gaba : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan Seni Vol 5 No 2 (2025): Gaba-Gaba: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Bidang Pendidikan Bahasa dan
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/gabagabavol5iss2pp94-105

Abstract

Reading is an essential language skill. While reading is often considered a passive activity, it actually involves active thought processes. In education, reading skills are mandatory. This is because it is assumed that one can acquire information, knowledge, and new experiences through reading. Through reading, people can broaden their thinking, sharpen their vocabulary, and broaden their horizons. Reading is also essential for anyone seeking to advance and improve themselves. Through reading, everyone can develop critical thinking skills. This critical thinking ability needs to be developed in high school students. Critical reading enables students not only to absorb information but also to understand, compare, and assess its accuracy and relevance. Analytical reading, on the other hand, helps students identify the structure of arguments, relationships between ideas, and the implicit meanings within a reading passage. These two skills are closely related to improving literacy and developing critical thinking skills in students. However, based on observations and national assessment results, Indonesian students' reading literacy skills are still relatively low, particularly in the areas of critical and analytical thinking. Therefore, improving critical and analytical reading competencies for high school students will serve as a benchmark for implementing activities to improve critical and analytical reading competencies for high school students. This activity is expected to be beneficial not only in improving scores in national assessment reports but also in building a crucial foundation for a smarter, fairer, and more competitive future for Indonesian education.