Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Linguistic Landscape in Braga Street, Bandung: Multilingual Practices and Cultural Identity Mubarok, Yasir; Kurniawan, Muhammad Ardian; Nurhuda, Zamzam; Risnawati, Eris
Insaniyat: Journal of Islam and Humanities Vol. 10 No. 1 (2025): Insaniyat: Journal of Islam and Humanities
Publisher : Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatullah State Islamic University (UIN) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/insaniyat.v10i1.46439

Abstract

This study investigates the linguistic landscape of Jalan Braga, Bandung, a heritage street rich in historical and cultural significance. Using a qualitative descriptive design, data were collected through photographic documentation, field observation, and secondary sources, resulting in 60 signage items analyzed. Findings reveal that monolingual signage dominates (68.3%), particularly in English and Indonesian, followed by bilingual (23.3%) and multilingual signs (8.4%). The results demonstrate that English functions both as a global lingua franca and a branding tool, while Indonesian serves as a marker of national identity. Dutch signage symbolizes colonial heritage, whereas Sundanese, though limited in number, reflects local cultural identity. Multilingual signs, though fewer, strategically integrate languages such as Japanese, Korean, and Mandarin to project cosmopolitanism and cultural hybridity. The study highlights how language use in Braga reflects not only practical communication but also symbolic functions tied to identity, history, and globalization. This research contributes to linguistic landscape studies by emphasizing the interplay of colonial, national, local, and global languages in urban heritage spaces.
PEMBERDAYAAN SISWA MELALUI PELATIHAN MENULIS CERPEN BERBASIS KEARIFAN LOKAL Umbarasari, Thea; Puspasari, Fitri; Nurhuda, Zamzam; Aqilah Zahra, Hasna Salsabila
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 1 (2025): Vol. 5 No. 1 Oktober 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v5i1.3536

Abstract

This community service program (PKM) is motivated by the low interest and limited skills in writing short stories among students of SMAN 7 Kota Serang, particularly those in Grade XII. These issues are influenced by the lack of regular practice in creative writing, the limited variety of instructional methods, and the minimal use of local wisdom as a source of literary inspiration. In fact, short story writing not only functions as a medium for developing literacy skills but also serves as a means to preserve local culture and strengthen students’ character.The objective of this program is to empower students through training in short story writing based on local wisdom, enabling them to produce creative, contextual, and meaningful literary works. The methods employed include interactive lectures, group discussions, writing practice, individual mentoring, work appreciation sessions, anthology publication, and evaluation. This program is implemented using a participatory approach so that students are not merely recipients of material but active subjects involved throughout the entire training process.The expected outcomes of this activity include improved student skills in short story writing, increased interest and motivation to create literary works, and the production of short stories that highlight values of local wisdom. In addition, this program provides benefits for teachers and the school by offering innovative strategies for teaching writing and strengthening literacy culture. Furthermore, the program is expected to contribute to the preservation of local wisdom through the literary works produced by students.Keywords: student empowerment; short story writing; local wisdom; literacy; PKM.
Sound Change of Modern Standard Arabic Sudanese of Khartoum and Chadian Dialect Suparno, Darsita; Satori, Achmad; Zakaria, Muhammad Fadhlurrahman; Nurhuda, Zamzam; Chairul, Akbar Amanah Illahi; Zekyzak, Fathalla Mohammed Fathalla
Arabi : Journal of Arabic Studies Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : IMLA (Arabic Teacher and Lecturer Association of Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24865/ajas.v10i2.985

Abstract

This article discusses sound change and sound correspondence in Modern Standard Arabic (MSA), Sudanese Khartoum Arabic Dialect (SAKD), and Chadian Sudanese Arabic Dialect (SACD). The focus is on the relationship between form and meaning as seen in cognates and the alternation between strong and weak sonorants through lenition and fortition. It also highlights phonological processes such as apheresis, apocope, and syncope within the syllable structure of each variety. This study addresses a gap in comparative Arabic dialect phonology. Data were obtained from one Sudanese and two Indonesian students. The analysis follows Crowley’s theory using a qualitative-descriptive approach. The main data source is 207 basic words from Swadesh’s list. The results show 16 cognates, 190 word-pairs with phonemic variation, and several cases of sound change. These findings are spread across various word classes, including nouns, verbs, adjectives, pronouns, and adverbs, illustrating the rich diversity within Arabic dialectal phonology in Semitic linguistic evolution.
HERMENEUTIKA BAHASA: TEKS DAN KONTEKS ISLAM Nurhuda, Zamzam
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 3 No. 3 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v3i3.%p

Abstract

Bahasa merupakan salah satu gejala sosial kemasyarakatan yang bersifat naluri, manusiawi, dan alamiah. Salah satu sifat yang melekat pada bahasa adalah memiliki keberagaman makna sesuai dengan konteks di mana bahasa digunakan dan siapa yang menggunakan bahasa. Oleh karena itu, kita mengenal bahasa yang memiliki makna tekstual dan bahasa yang memiliki makna kontekstual. Salah satu fenomena bahasa yang bersifat tekstual dan kontekstual adalah bahasa agama. Bahasa agama merupakan salah satu bahasa yang unik karena memiliki keberagaman makna dalam konteks apa bahasa tersebut digunakan. Untuk memahami bahasa tersebut, perlu juga memahami konteks-konteks keagamaan secara komprehensif. Keberagaman makna dalam satu bahasa  merupakan salah satu permaianan makna dan dikenal dengan istilah hermeneutika. Kata Kunci: Hermeneutika, Bahasa, Teks, Konteks, dan Islam   
BAHASA SPIRITUAL: BAHASA LOGIS, BAHASA INTUITIF (TinjauanPsikolinguistikSeorang Da’i) S.S.,MA.Hum, Zamzam Nurhuda,
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 2 No. 2 (2015): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v2i2.%p

Abstract

Berbicara tentang bahasa, banyak orang yang menganggap bahwa itu adalah sekedar kata-kata yang keluar dari mulut sebagian orang dan didengarkan oleh sebagian yang lainnya. Menurut mereka, bahasa adalah sesuatu yang eksis dalam dunia sosial dengan proses yang alami dan sederhana. Namun jika ditinjau dalam perspektif psikolingusitik, sebenarnya tidak lah demikian. Bahasa itu bukan sekedar kata-kata yang didengarkan (performansi bahasa), tapi juga memiliki bagian yang lainnya yaitu bahasa yang terletak dalam pikiran (kompetensi bahasa). Oleh karena itu, bahasa terdiri dari performansi yang juga disebut external speech atau surface structure dan kompetensi yang juga disebut internal speech atau deep structure. Kedua bagian bahasa tersebut bisa dilihat pada seorang Da’i, di samping bahasa-bahasa spiritualnya yang sering didengarkan tentunya akan sebanding dengan ilmu agama yang dimiliki dan tentu saja tingkat spiritual yang tinggi. Bahasa spiritual seorang Da’i tersebut merupakan produksi dari bahasa logis karena ilmunya dan bahasa intuitif karena kereligiusan hatinya. Kata kunci: Da’i, bahasa spritual, bahasa logis, bahasa intuitif. 
PENGARUH HAMZAH FANSURI TERHADAP BAHASA DAN SASTRA MELAYU Nurhuda, Zamzam
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 4 No. 1 (2016): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v4i1.%p

Abstract

Sejarah membuktikan betapa besar kaitannya antara Nusantara dengan proses islamisasi. Hal ini bisa dibuktikan banyaknya kebudayaan-kebudayaan Islam yang menjadi bagian kebudayaan Nusantara atau lebih jelas lagi kebudayaan-kebudayaan tersebut menjadi pola hidup dan rujukan bagi sebagian masyarakat yang bermukim di wilayah Nusantara. Salah satu sisi budaya yang dapat menjadi kiblat di Nusantara adalah dari aspek bahasa. Bahasa Melayu yang begitu memiliki peran besar di Nusantara menjadi salah satu bahasa yang dapat menjadi lingua franca (bahasa penghubung), bahasa Melayu merupakan bahasa yang menjadi rujukan masyarak Nusantara. Islamisai dalam konteks bahasa bisa kita lihat banyaknya kosakata bahasa Arab yang digunakan dan menjadi bagian dari bahasa Melayu, sehinga pada masa keemasannya muncul sastra Ilsam yang begitu menyita perhatian masyarakat Nusantara. Tentunya banyak tokoh-tokoh yang andil dalam proses islamisai bahasa dan sastra Melayu tersebut, salah satunya adalah Hamzah Fansuri.  Kata Kunci: Hamzah Fansuri, bahasa melayu, sastra Melayu. 
JARGON PADA GRUP WHATSAPP LADIES BIKERS INDONESIA Sari, Indah; Nurhuda, Zamzam
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v6i2.28-52

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna khusus jargon yang digunakan pada grup WhatsApp Ladies Bikers Indonesia, dan fungsi bahasa yang merepresentasikan penggunaan jargon pada grup WhatsApp Ladies Bikers Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah grup WhatsApp Ladies Bikers. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak/sadap sebagai teknik dasarnya dan teknik lanjutannya menggunakan  teknik Simak Libat Cakap (SLC), dan wawancara agar data yang sudah didapat lebih akurat dan bersifat objektif. Pengumpulan data jargon didokumentasi dengan menggunakan aplikasi cuplikan layar pada gawai. Hasil penelitian menemukan data jargon yang digunakan pada grup WhatsApp Ladies Bikers Indonesia sebanyak 32 jargon dari masing-masing bentuk, di antaranya: 9 jargon bentuk kata benda (nomina) di antaranya batangan, plakat, peneng, nyawa, chapter, club, komunitas, unit, boncengers. 6 jargon bentuk kata kerja (verba) di antaranya gas, merapat, up, portalan, edankeun, pantau. 1 jargon bentuk kata ganti pronomina (ganti sebutan) yaitu queen. 5 jargon bentuk frasa verba di antaranya rolling thunder, izin melintas, keep safety riding, riding senja, balik kanan. 1 jargon bentuk frasa nomina yaitu lelang online. 1 jargon bentuk singkatan yaitu sf (single fighter). 9 jargon bentuk akronim di antaranya tikum, kopsan, kopdar, Jamda Rattle, kopling, Jamnas LBI, sunmori, salken, dan bupres..  Kata kunci: sosiolinguistik, bentuk dan fungsi jargon, Ladies Bikers Indonesia.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM NOVEL SUSAH SINYAL KARYA IKA NATASSA & ERNEST PRAKASA (KAJIAN PRAGMATIK) Murti, Aska Rizkia; Nurhuda, Zamzam
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 7 No. 1 (2019): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v7i1.70-93

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fungsi-fungsi tindak tutur direktif dalam dialog novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa. (2) mendeskripsikan modus kalimat pada tindak tutur direktif dalam dialog novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah tuturan yang terdapat dalam novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa. Data yang ditemukan berjumlah 40 data yang diperoleh dengan menggunakan teknik baca dan catat dalam teknik pengumpulan data. Berdasarkan analisis data yang diperoleh, dapat diberi kesimpulan: (1) Fungsi tindak tutur direktif yang ditemukan dalam novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa yaitu fungsi meminta 2 data, memohon 1 data, mengajak 4 data, bertanya 24 data, memerintah 1 data, menuntut 2 data, melarang 2 data, membolehkan 1 data, memaafkan 1 data, menasehatkan 1 data, mengusulkan dan menyarankan 1 data. (2) Modus kalimat pada tindak tutur direktif yang ditemukan dalam novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa yaitu modus kalimat berita, tanya, perintah dan kalimat tanya & perintah. Data yang mengandung modus kalimat tersebut antara lain yaitu kalimat berita 11 data, kalimat tanya 25 data, kalimat perintah 1 data dan kalimat tanya & perintah 3 data.  Kata kunci:    Fungsi dan modus kalimat pada tindak tutur direktif, Pragmatik, novel Susah Sinyal.
PENGGUNAAN JARGON DI LINGKUNGAN PENGEMUDI GOJEK TAMAN ALFA INDAH JOGLO (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Nurhuda, Zamzam; Dhoni A, Ahmad Mada
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 8 No. 1 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i1.97-119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna khusus jargon yang digunakan di Lingkungan Pengemudi Gojek Taman Alfa Indah Joglo dan fungsi bahasa yang merepresentasikan penggunaan jargon di Lingkungan Pengemudi Gojek Taman Alfa Indah Joglo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah Lingkungan Pengemudi Gojek Taman Alfa Indah Joglo. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak/sadap sebagai teknik dasarnya dan lanjutannya menggunakan teknik simak libat cakap dan teknik simak bebas libat cakap dengan metode cakap bertemu muka. Penyimakan terhadap dialog antarpengemudi dijaring melalui teknik rekam dengan menggunakan perekam berupa handphone. Pengumpulan data jargon ditranskip dalam bentuk teks dialog. Hasil penelitian menemukan data jargon sebanyak 34 jargon dari masing-masing bentuk, di antaranya: 5 jargon bentuk kata benda (nomina) di antaranya pantat, pancingan, nitik, skema, kardus. 8 jargon bentuk kata kerja (verba) di antaranya sesar, nge-bid, kacar, pantekin, nge-flash, ngalong, tembakin, gas. 10 bentuk kata sifat (adjektiva) di antaranya budek, bleged, begelap, gacor, ceki, paud, anyep, polos, penggaris, under. 1 jargon bentuk kata ganti pronomina (ganti sebutan) yaitu ther. 3 jargon bentuk frasa verba di antaranya putar balik, balik kanan, nangis darah. 1 jargon bentuk frasa adjektiva yaitu satu-satu acan. 6 jargon bentuk akronim di antaranya tupo, pf, pa, opik, pm, dan wd.
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA PADA NOVEL SEROJA KARYA SUNARYONO BASUKI KOESNOSOEBROTO Puspitasari, Puspitasari; Nurhuda, Zamzam; Yanti, Dewi
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 8 No. 2 (2020): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i2.97-120

Abstract

Penelitian ini mengambil topik mengenai perkembangan kepribadian tokoh utama pada novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Novel ini bercerita mengenai Ayu Mang, seorang wanita berkasta dari keluarga Bali yang menikah dengan Andy yang merupakan turis asing dari Inggris. Kepribadian Ayu Mang dalam setiap perkembangan kehidupannya membuat penulis tertarik untuk mengetahuinya lebih dalam. Maka dari itu masalah yang dikaji dalam penelitian ini mencakup perkembangan kepribadian tokoh utama novel Seroja Sunaryono Basuki Koesnosoebroto, faktor-faktor dan fakta-fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto. Berkaitan dengan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan kepribadian tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto dan menguraikan faktor-faktor dan fakta-fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan tokoh utama dalam novel Seroja karya Sunaryono Basuki Koesnosoebroto. Hasil penelitian novel Seroja diantaranya, perkembangan kepribadian tokoh Ayu Mang yang cukup stabil dalam setiap tahap kehidupannya yang mencakup mencakup identitas vs kekacauan identitas, keintiman vs isolasi, perhatian terhadap apa yang diturunkan vs kemandekan, integritas vs keputusasaan. Sementara dalam faktor dan fakta yang memengaruhi sikap perubahan dan perkembangan, Ayu Mang memiliki pola perkembangan mencakup identitas vs kekacauan identitas, keintiman vs isolasi, perhatian terhadap apa yang diturunkan vs kemandekan, integritas vs keputusasaan.  Faktor-Faktor dan Fakta-Fakta yang Mempengaruhi Sikap Perubahan dan Perkembangan tokoh utama mencakup  penampilan diri, perilaku, stereotip budaya, nilai-nilai budaya, perubahan peranan dan pengalaman pribadi.