Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERAN MANAJEMEN SANITASI KAMAR SEBAGAI FAKTOR PENENTU REPUTASI BEVERLY HOTEL BATAM Saputra, Andre; Lapotulo, Nensi
Mabha Jurnal Vol 6 No 2 (2025): November 2025
Publisher : Akparta Mandala Bhakti Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70018/mb.v6i2.104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen sanitasi kamar sebagai faktor penentu reputasi Beverly Hotel Batam dengan menelaah standar ukuran kebersihan yang diterapkan, konsistensi penerapannya oleh staf housekeeping, dan persepsi tamu terhadap kualitas kebersihan hotel. Permasalahan utama yang diangkat adalah adanya ketidaksesuaian antara penerapan standar operasional prosedur (SOP) kebersihan dan penerapan praktik oleh staf housekeeping, yang kemudian memengaruhi persepsi tamu terhadap kualitas sanitasi kamar dan berdampak pada reputasi hotel di platform ulasan daring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan dua belas informan, terdiri atas pihak manajemen, staf housekeeping, dan tamu hotel. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dengan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP kebersihan telah dilakukan secara rutin, namun belum sepenuhnya konsisten pada tingkat pelaksanaan di lapangan. Faktor kompetensi dan pelatihan staf menjadi penentu utama keberhasilan manajemen kebersihan, sementara transparansi komunikasi hotel kepada tamu berpengaruh signifikan terhadap persepsi reputasi. Sebagian besar tamu memberikan penilaian positif terhadap upaya kebersihan, meskipun masih ditemukan kekurangan kecil pada beberapa aspek detail kamar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa reputasi hotel sangat dipengaruhi oleh sinergi antara manajemen kebersihan, kompetensi sumber daya manusia, dan strategi komunikasi layanan. Dengan memperkuat tiga aspek tersebut, Beverly Hotel Batam dapat meningkatkan citra profesional dan kepercayaan tamu dalam jangka panjang.
Prediksi Safety Stock Penjualan Produk Filter Solar Alat Berat Menggunakan Pendekatan DR-ARMA (Studi Kasus: PD. Borneo Diesel) Saputra, Andre; Willim, Andre Prasetya; Tjen, Jimmy
Indonesian Journal of Digital Business Vol 5, No 4 (2025): Indonesian Journal of Digital Business: December 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijdb.v5i4.93440

Abstract

Pengendalian persediaan pada data penjualan yang fluktuatif dan bersifat sparse menuntut metode peramalan yang adaptif dan akurat. Penelitian ini menggunakan data penjualan harian dengan tingkat sparsity sebesar 86 persen dan membandingkan tiga pendekatan prediksi, yaitu ARMA klasik, DR-ARMA, dan Gradient Boosting Regression (GBR), sebagai dasar penentuan safety stock. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa DR-ARMA memiliki performa terbaik dengan nilai MAPE sebesar 11,91 persen, jauh lebih rendah dibandingkan ARMA klasik (1.578,17 persen) dan GBR (72,89 persen). Pada tahap perhitungan safety stock, DR-ARMA tetap unggul dengan akurasi yang konsisten di seluruh periode lead time. Temuan ini menunjukkan bahwa DR-ARMA merupakan metode yang efektif pada data bersifat fluktuatif atau sparse.
THE ROLE OF VILLAGE GOVERNMENT IN MANAGING VILLAGE MARKETS (CASE STUDY OF KUALA SEMUNDAM MARKET, KUALA SEMUNDAM VILLAGE, BANDAR PETALANGAN DISTRICT, PELALAWAN REGENCY Saputra, Andre; Hakim, Arif Rahman
Journal of Governance and Public Administration Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jogapa.v3i1.3017

Abstract

This study aims to analyze the role of the village government in the management of Kuala Semundam Market. The research method used is a qualitative descriptive approach, with data collection through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The data were analyzed inductively using source and technique triangulation. The results indicate that the village government's role as a pioneer, innovator, and stabilizer in market management is not yet optimal, particularly in the poorly organized arrangement of vendors' trading areas and the inadequate market support facilities. The study concludes that village market management needs to be improved by better organizing vendors and developing more adequate market facilities to support community economic activities.   Keywords: Village Government, Market Management, Traditional Market, Village Role