Claim Missing Document
Check
Articles

Found 53 Documents
Search
Journal : KESMAS

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEPUASAN PASIEN PESERTA BPJS DI PUSKESMAS PINGKAN TENGA KABUPATEN MINAHASA SELATAN Manorek, Lidya; Tucunan, Ardiansa A. T.; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 9, No 2 (2020): VOLUME 9, NOMOR 2, MARET 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan mencakup kesempurnaan dari pelayanan kesehatan yang dapat menimbulkan kepuasan pasien. Kemampuan Puskesmas dalam memenuhi kebutuhan pasien dapat diukur dari tingkat kepuasan pasien. Dari survei awal yang dilakukan,  Puskesmas pingkan Tenga memiliki permasalahan mengenai mutu pelayan yang mengakibatkan pasien kurang puas dengan pelayanan yang diberikan oleh tenaga kesehatan yang bertugas dalam pelayanan obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara persepsi mutu pelayanan kesehatab dengan kepuasan pasien peserta BPJS di Puskesmas Pingkan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study  atau studi potong lintang. Populasi dalam penelitian ini  adalah pasien BPJS yang datang berobat ke Puskesmas Pingkan Tenga dari bulan Januari sampai bulan Agustus  2019 sebanyak 1350 pasien. Hasil penelitian menunjukkan mutu pelayanan kesehatan memiliki hubungan yang sigifikan dengan Kepuasan Peserta BPJS di Puskesmas Pingkan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Kata Kunci: Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien, BPJS ABSTRACTThe quality of health care embraces the perfection of health care which can cause patient satisfaction. Puskesmas efforts to meet the needs of patients can be measured by the patient satisfaction stage. From the initial review, Pingkan Tenga Health Center experienced problems related to the quality of services which resulted in patients being less satisfied with the services provided by health workers responsible for drug treatment. The purpose of this study is to analyze the relationship between perceived health service quality and patient satisfaction of BPJS participants at the Pingkan Tenga Health Center, South Minahasa Regency. This investigation is a review of a quantitative analysis using the rent boundary study approach. The population in this study is BPJS patients who come to get treatment at Pingkan Tenga Health Center from January to August 2019 as many as 1350 patients. The results of the study show that the quality of health care has a significant relationship with BPJS Participant Satisfaction at Pingkan Tenga Health Center in South Minahasa Regency. Keywords: Service Quality, Patient Satisfaction, BPJS
HUBUNGAN SHIFT KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA OPERATOR STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR UMUM (SPBU) YANG ADA DI KOTA TOMOHON DAN KOTA TONDANO Solang, Marsela G.; Kawatu, Paul A. T.; Tucunan, Ardiansa A. T.
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelelahan kerja merupakan masalah umum yang dialami para pekerja pada saat bekerja, salah satu faktor yang mempengaruhi kelelahan kerja adalah shift kerja. Posisi kerja terus berdiri selama jam shift kerja operator SPBU tentunya sangat melelahkan dari survei awal operator SPBU yang ada di Kota Tomohon dan Kota Tondano gejala kelelahan yang sering terjadi pada operator SPBU yaitu seperti lesu, sering menguap dan nyeri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara shift kerja dengan kelelahan kerja pada operator SPBU yang ada di Kota Tomohon dan Kota Tondano. Penelitian ini digolingkan sebagai penelitian survei analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling yang trdiri dari 56 rsponden, instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah reaction timer. Dengan menggunakan statistik uji statistic Mann-Withney U Test. Hasil sekaligus kesimpulan dari penelitian ini adalah p = 0,000 yang menunjukan adanya hubungan yang bermakna antara shift kerja dengan kelelahan kerja pada operator SPBU yang ada di Kota Tomohon dan Kota Tondano, saran bagi operator SPBU dapat memanfaatkan waktu istirahat dengan baik, mengonsumsi makanan bergizi, dan melakukan peregangan saat merasakan penet. Kata Kunci : Shift Kerja, Kelelahan Kerja, Operator SPBU, Reaction Timer ABSTRACTWork fatigue is a common problem experienced by workers at work, one of the factors that affect work fatigue is work shifts. The position of work continued to stand during shift hours of gas station operators is certainly very tiring from the initial survey of gas station operators in Tomohon City and Tondano City. The purpose of this study is to determine the relationship between work shifts with work fatigue in gas station operators in Tomohon City and Tondano City. This research is classified as quantitative analytic survey research with cross-sectional approach. The population and sample in this study using a purposive sampling consisting of 56 respondents. The instrument used in this study is reaction timer, by using The Mann-Whitney U Test. The conclusion and result of is study is p = 0,000, wich shows that there is a significan relationship between work fatigue of gas station oprators in  Tomohon  and Tondano Cities, suggestions for gas station operators can make good use of breaks, consume nutritious food, and stretching while feeling the penetrator. Keywords : Work Shift, Work Fatigue, Gas Station Operator, Reaction Timer
HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT DI RUMAH SAKIT UMUM GMIM BETHESDA TOMOHON Melissa, Wenur T; Tucunan, Ardiansa A.T; Mandagi, Chreisye K.F
KESMAS Vol 9, No 1 (2020): VOLUME 9, NOMOR 1, JANUARI 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi merupakan dorongan dari dalam diri  dan dari luar agar mempunyai gairah kerja untuk mau bekerja keras dengan memberikan semua kemampuan dan ketrampilan demi mewujudkan kinerja perawat yang lebih baik. Rumah Sakit Umum GMIM Bethesda Tomohon adalah rumah sakit swasta yang merupakan salah satu rumah sakit rujukan yang terletak di pusat Kota Tomohon dan memungkinkan banyaknya pasien yang datang untuk berobat di RSU GMIM Bethesda Tomohon ,dengan demikian tenaga kerja keperawatan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Dan dipatkan ada beberapa perawat yang merasa tidak puas dengan insentif yang diberikan oleh pihak rumah sakit yang menyebabkan kinerja perawat menjadi tidak maksimal dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara motivasi kerja dan kinerja perawat di RSU GMIM Bethesda Tomohon.Metode penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan pendekatan cross sectional study atau studi potong lintang dengan menggunakan uji chi-square dan di dapatkan p value sebesar 0,010. Sampel dalam penelitian ini berjumlah yaitu 80 orang perawat di Rumah Sakit Umum GMIM Bethesda Tomohon yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil analisis univariat, menunjukkan bahwa motivasi perawat 55,0% baik dan 45,0% tidak baik, kinerja perawat baik 63,8%, kinerja perawat tidak baik 36,3%. Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan dari masing-masing variable yaitu motivasi kerja dan kinerja perawat. Kesimpulan Terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan kinerja perawat di Rumah Sakit Umum GMIM Bethesda Tomohon. Saran Untuk Pihak rumah sakit harus lebih  memperhatikan setiap perawat yang berprestasi dengan mempromosikan perawat yang berprestasi ke jenjang yang lebih tinggi. Perawat perlu memberikan masukan atau ide kepada manajemen Rumah Sakit untuk perbaikan pelayanan. Kata Kunci : Motivasi Kerja, Kinerja Perawat ABSTRACTMotivation is the encouragement inside and outside of ourselves to have passion in work and want to work hard by give all the abilities and skills to realize the better performance of the nurse. GMIM Bethesda Tomohon Hospital is private hospital which is one of the referral hospital located in central city of Tomohon and allows many patients to come to get treatment in GMIM Bethesda Hospital, so that the workforce of nursing is very needed to increase health service. And there were several nurses who were dissatisfied with the salary given by the hospital management that caused the performance of nurse not optimal in doing public service.Objective of this research is to know if there is correlation between work motivation and nurse performance at GMIM Bethesda Hospital. The method of this research is quantitative research with analytical survey and cross sectional study or “potong lintang”study using chi-square test and obtained total value 0,010. The sample of this research is 80 nurses in GMIM Bethesdah Hospital who fulfill inclusion criteria. The result of univariate analysis showed that 55,0% nurse motivation good and 45,0% is not. 63,8% nurse performance good, 36,3 % not. The result bivariate analysis showed that there was a significant correlation from each variables that is work motivation and nurse performance. Conclusion There were correlation between work motivation between nurse’s performance at GMIM Bethesda Tomohon Hospital. Suggestion Hospital management should pay more attention every nurse who have achievement by promoting them to the higher level. The nurse should give suggestion or idea to hospital management for service improvement. Keywords: Work Motivation, Nurse performance
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)TATANAN RUMAH TANGGA DI KELURAHAN KIMA ATAS KOTA MANADO Salmon, Yuliana N.; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 8, No 6 (2019): Volume 8, Nomor 6, Oktober 2019
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Perilaku hidup bersih dan sehat inii tatanan rumah tangga dapat berpengaruh pada derajat kesehatan keluarga itu sendiri. Pengembangdesa dankeurahan dapat memberdayakan keluarga-keluarga agar mampu melaksanakan kegiatan PHBS. Tndkanhdiup Bersih dan Sehat merupakan tindakan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat dalam hal ini yaitu sekumpulan perilaku yang dapat di praktikkan dalam menjadikan seseorang, keluarga, atau masyarakat bisa berperan aktif dn mampu membantudirinya sendiridalam bidanykesehitan. Penelitian ini jugadilakukanumtuk mengetahui hubunganpengetahuan dan sikap dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) rumahangga di Kelurahan Kima Atas Kota Manado. Metodde penliitian adallah survei nalitik dengan desaign penelitan yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei-Oktober 2019 di Kelurahan KimaAtas KataManado. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rumah tangga yang berada di Kelurahan Kima Atas Kota Manado yang berjumlah 319 rumah tangga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 77sanpel. Teknik pengambilan sampel yaitupurposiivesampling. Analisis data yang diipergunakan adalah analisis univariatbivariat. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu pengetahuan responden baik 45,5% dan pengetahuan responden kurang baik 54,5%, sikap responden baik 40,3% dan sikap responden kurang baik 59,7%. Kesimpulan yang diadapatkann penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan antarapenetghuan dan sikap dengan PHBS tatananrumah tanga. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ABSTRACTClean and healthy behavior in the household setting can affect the health status of the family itself. Rural and urban village development can empower families to be able to practice . Clern and HoalthyBenavior is an action in realizing public health in this case, namely a set of behaviors that can be practiced in making a person, family, or community cm play dan active role and be able to help then selves in the heahsector. This resech wasconucted to dertrmine the relationp of ledge an attitudes with theClea and helt Behaviof the household order in the KimAtas Village, Manado City. The research method is an analytical survey with a research design that is cross sectional. This research was conducted in May-Oktober 2019 in the Kima Atas Village, Manado City. The popution inthis study were all houesholdsin the Kima Atas Kelurahan of the City of Manado, amountinto 319 households. The sample in this study amounted to 77 samples. The sampling technique is purposive sampling. Analysis of the data used is univariate and bivariate analysis. The results of this research are 45.5% of respondents 'good knowledge and 54.5% of respondents' poor knowledge, 40.3% of respondents 'good attitude and 59.7% of respondents' poor attitude. The conclusion or thisstudy showe that there is a relationsh betweeknowledge and attitude with PHBS household order. Keywords: Knowledge, Attitude, Clean and Healthy Behavior
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASE 19 (COVID-19) DI KELURAHAN MATANI 1 KECAMATAN TOMOHON TENGAH KOTA TOMOHON Goni, Cintiani Silvana; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 10, No 2 (2021): VOLUME 10, NOMOR 2, FEBRUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku manusia merupakan semua aktifitas yang dilakukan, baik  perilaku yang dapat diamati maupun yang tidak dapat diamati. Setiap orang memiliki perbedaan perilaku dalam menyikapi pandemi virus corona. Banyak hal yang terjadi yang membawa perubahan sikap dan perilaku bagi masyarakat di tengah situasi darurat Covid-19 ini.. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana perilaku masyarakat terhadap tindakan pencegahan Corona Virus Disease 19 (Covid-19) di Kelurahan Matani 1 Kecamatan Tomohon Tengah Kota Tomohon. Penelitian ini menggunaan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study. Dalam penelitian ini alat ukur yang digunakan adalah kuesioner tentang Perilaku Pencegahan Covid-19. Hasil menunjukkan sebagian besar masyarakat Kelurahan Matani 1 memiliki pengetahuan yang baik terhadap tindakan pencegahan Covid-19 (100%), sebagian besar memiliki sikap baik (100%) dan sebagian besar memiliki tindakan yang cukup (64%). Kesimpulan dalam penelitian  ini adalah  masyarakat Kelurahan Matani 1 Kota Tomohon memiliki pengetahuan dan sikap yang baik mengenai pencegahan Covid-19 namun masyarakat Kelurahan Matani 1 memiliki tindakan yang cukup terhadap pencegahan Covid-19. Saran yang dapat diberikan yaitu untuk pemerintah diharapkan dapat lebih memperhatikan masyarakat dalam situasi ini dalam hal menaikkan derajat kesehatan masyarakat lewat setiap tindakan yang dilakukan pemerintah, sehingga masyarakat dapat dengan mudah memahami dan mengerti pelayanan kesehatan untuk menaikkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk instansi kesehatan diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan dilakukannya program promotif. Untuk Fakultas Kesehatan Masyarakat diharapkan dapat memberikan sumbangan ilmu pengetahuan juga sebagai salah satu referensi pendukung untuk penelitian- penelitian selanjutnya yang terkait dengan variabel dalalam penelitian ini, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kata Kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid-19  ABSTRACTHuman behavior is all activities carried out, both observable and unobserved behavior. Everyone has different behaviors in responding to the corona virus pandemic. Many things have happened that have led to changes in attitudes and behavior for the community in the midst of the Covid-19 emergency situation. The aim of the research was to find out how the community behaved towards the prevention measures for Corona Virus Disease 19 (Covid-19) in Matani 1 Village, Tomohon Tengah District, Tomohon City. This research uses quantitative descriptive with a cross sectional study approach. In this study, the measuring instrument used was a questionnaire about Covid-19 Prevention Behavior. The results showed that most of the people of Matani 1 Village had good knowledge of Covid-19 prevention measures (100%), most had good attitudes (100%) and most had sufficient action (64%). The conclusion in this study is that the people of Matani 1 Village in Tomohon City have good knowledge and attitudes about the prevention of Covid-19, but the people of Matani 1 Village have sufficient action to prevent Covid-19. The suggestion that can be given is that the government is expected to pay more attention to the community in this situation in terms of increasing the public health status through every action taken by the government, so that the community can easily understand and understand health services to increase the public health status. It is hoped that health agencies can improve the health status of the community and carry out a promotional program. For the Faculty of Public Health, it is hoped that it can contribute to knowledge as well as a supporting reference for further studies related to the variables in this study, in order to improve the degree of public health. Keyword : Behavior, Knowledge, Attitudes, Actions, Covid-19 Prevention
PERILAKU MAHASISWA TERHADAP PENERAPAN KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS SAM RATULANGI Pamungkas, Krisna Bayu; Maramis, Franckie R. R.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 9, No 7 (2020): VOLUME 9, NOMOR 7, DESEMBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku merokok remaja masih menjadi permasalahan nasional yang belum terselesaikan, untuk itu diperlukan upaya yang berkelanjutan. Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok merupakan salah satu road map pengendalian tingkah laku merokok. Mahasiswa kesehatan masyarakat Universitas Sam Ratulangi sebagai agent of health diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan sehingga harus membangun perilaku yang baik meliputi pengetahuan, sikap, dan tindakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perilaku mahasiswa terhadap kebijakan kawasan tanpa rokok di Fakultas Kesehatan Masyarakat Uneversitas Sam Ratulangi. Studi ini dilakukan pada Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa umum Fakultas Kesehatan masyarakat angkatan 2016 yang berjumlah 240 mahasiswa. Sampel terdiri dari 149 mahasiswa dan dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar  mahasiswa (42,3%) memiliki pengetahuan yang memadai, namun Sebagian besar (65,1%) memiliki sikap positif dan tindakan baik (48,3%) terhadap Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok. Berdasarkan hasil penelitian ini, Universitas Sam Ratulangi harus membuat kebijakan  tertulis tentang kawasan tanpa rokok dan membentuk kelompok kerja kebijakan dan kelompok kerja dapat mensosialisasikan kebijakan tersebut. Kata Kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok  ABSTRACTAdolesent smoking behavior is still a national problems that has not been resolved, therefor it necessary sustainable efforts.The Non Smoking Area Policy is one of road map for controling smoking behavior. Public health students of Samratulangi University as agent of health are expected to increase the quality of health so they must build good behavior including knowledge, attitudes, and actions. The aims of this study is to describe students behavior toward the non smoking area policy at Public Health Faculty of Samratulangi Uneversity. This study was conducted in August 2020. This research used desriptive quantitative method. The population in this study were all students of public health faculty 2016 generation, totaling 240 students. The sample consist of 149 students who were selected using a simple random sampling tecnique. The resulted show that the majority of students (42.3%) had adequate knowledge, but the most of them (65.1%) had positive attitude and good action (48.3%) of The Non Smoking Area Policy . Based on the result of this study , Samratulangi University should make policy written of The Non Smoking Area and estabilish the team work of the policy then the team work can sosialization the non smoking area policy. Keywords : Behavior, Knowledge, Attitude, Action, The Non Smoking Area Policy
HUBUNGAN ANTARA PERAN TEMAN SEBAYA DAN SIKAP PESERTA DIDIK TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH DI SMA NEGERI 1 TAGULANDANG Labego, Yulianti; Maramis, Franckie R. R.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku seksual pranikah pada remaja dipengaruhi oleh peran teman sebaya dan sikap tentang Kesehatan reproduksi. Teman sebaya adalah kelompok orang-orang yang seumur dan mempunyai kelompok sosial yang sama,seperti  teman sekolah atau teman sekerja, sedangkan Sikap sangat berpengaruh terhadap Kesehatan reproduksi remaja, bagaimana seseorang bersikap menunjukan bagaimana pengetahuan orang itu juga. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Hubungan Antara Peran Teman Sebaya dan Sikap Peserta Didik Tentang Kesehatan Reproduksi Terhadap Perilaku Seksual Pranikah di SMA Negeri 1 Tagulandang. Metode penelitian adalah survei analitik dengan desain penelitian yaitu cross sectional (potong lintang). Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Tagulandang dan waktu pelaksanaannya bulan juli sampai bulan September tahun 2020. Responden ialah siswa kelas XI. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah sampel 70 responden didapatkan melalui kuesioner online pada google form. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan uji chi square test, untuk tingkat signifikan 95%(α=0.05). Hasil penelitian didapatkan adanya hubungan antara peran teman sebaya dengan perilaku seksual pranikah di SMA Negeri 1 Tagulandang (p-value = 0,017<0,05) dan tidak terdapat hubungan antara sikap tentang Kesehatan Reproduksi terhadap perilaku seksual pranikah pada peserta didik di SMA Negeri 1 Tagulandang (p-value=0,664>0,05). Kata Kunci : teman sebaya, Sikap, Perilaku Seksual Pranikah.                                       ABSTRACTPremarital sexual behavior in adolescents is influenced by the role of peers and attitudes about reproductive health. Peers are a group of people who are of the same age and social group, such as school friends or workmates, while attitudes are very influential on adolescent reproductive health, how a person behaves shows how knowledge that person is too.The research objective was to determine the relationship between the role of peers and the attitudes of students about reproductive health on premarital sexual behavior in SMA Negeri 1 Tagulandang. The research method was an analytic survey with a cross sectional research design. This research was conducted at SMA Negeri 1 Tagulandang and the implementation time was from July to September 2020. The respondents were students of class XI. The sampling technique used simple random sampling method with a sample size of 70 respondents obtained through an online questionnaire on google form. The data analysis used was in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used chi square test, for a significant level of 95% (α = 0.05). The results showed that there was a relationship between the role of peers and premarital sexual behavior in SMA Negeri 1 Tagulandang (p-value = 0.017 <0.05) and there was no relationship between attitudes about reproductive health and premarital sexual behavior among students at SMA Negeri 1 Tagulandang. (p-value = 0.664> 0.05) Keywords: the role of peers, attitude, sexual behavior before marriage.
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN CORONA VIRUS DISEASES (COVID 19) DI LINGKUNGAN III KELURAHAN TINGKULU KOTA MANADO Sekeon, Filia Mega; Rumayar, Adisti A.; Tucunan, Ardiansa A.T.
KESMAS Vol 10, No 1 (2021): VOLUME 10, NOMOR 1, JANUARI 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku manusia merupakan semua kegiatan atau aktivitas manusia, juga respon atau reaksi seseorang terhadap suatu rangsangan dari luar (stimulus) baik yang dapat diamati langsung maupun yang tidak dapat diamati dari langsung. Perilaku pencegahan dapat diwujudkan melalui pengetahuan, sikap, dan tindakan terhadap pencegahan Covid 19. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui perilaku masyarakat terhadap pencegahan COVID 19 di Lingkungan III Kelurahan Tingkulu Kota Manado. Studi ini dilakukan pada September 2020. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berdomisili di kelurahan Tingkulu lingkungan III Kota Manado yang berjumlah 887 jiwa, jumlah sampel sebesar 90 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan covid 19 di lingkungan III kelurahan Tingkulu Kota Manado sebagian berikut pengetahun berada pada kategori baik dengan jumlah responden 90 (100%), sikap berada pada kategori baik dengan jumlah responden 59 responden (65,6%), dan tindakan berada pada kategori baik dengan jumlah responden 71 (78,9%). Disimpulkan bahwa perilaku masyarakat terhadap pencegahan corona virus disease (covid 19) di lingkungan III kelurahan Tingkulu Kota Manado berada pada kategori baik. Saran dalam penelitian ini Masyarakat yang baik tentu tetap harus mematuhi setiap peraturan pemerintah dalam pencegahan covid 19 dengan menggunakan masker, jaga jarak atau sosial/phisical distancing, menerapkan etika batuk, rajin membersihkan atau menyemprotkan desinfektan pada benda-benda yang sering di sentuh, mengkonsumsi makanan bergizi, dan melakukan aktifitas fisik yang cukup, dan juga pentingnya mengakses sumber-sumber informasi yang terpercaya tentang perilaku pencegahan covid 19 yang baik dan benar. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Pencegahan Covid 19  ABSTRACTHuman behavior is all human activity or activity, as well as a person's response or reaction to an external stimulus that can be observed directly or that cannot be observed directly. Preventive behavior can be realized through knowledge, attitudes, and measures towards the prevention of Covid 19. The purpose of this study is to find out the behavior of the community towards the prevention of COVID 19 in Environment III Of Tingkulu Village, Manado City. The study was conducted in September 2020. This research uses descriptive quantitative methods. The population in this study is all communities domiciled in the village of Tingkulu neighborhood III Manado which amounts to 887 people, the number of samples of 90 students. Sampling techniques using accidental sampling. The results of this study showed that the behavior of the community towards the prevention of covid 19 in the third neighborhood of Tingkulu village of Manado city is partly in the category of good with the number of respondents 90 (100%), attitudes are in the good category with the number of respondents 59 respondents (65.6%), and actions are in the good category with the number of respondents 71 (78.9%). It was concluded that people's behavior towards the prevention of corona virus disease (covid 19) in the third neighborhood of Tingkulu village, Manado city is in a good category. Suggestions in this study The good people of course still have to comply with every government regulation in preventing Covid 19 by using masks, maintaining distance, and social / physical distancing, applying cough ethics, diligently cleaning or spraying disinfectants on objects that are often touched, consuming nutritious food, and doing enough physical activity, and also the importance of accessing reliable sources of information about good and correct covid 19 prevention behavior Keyword : Knowledge, Attitude, Action, prevention of corona virus disease (covid 19).
HUBUNGAN MEDIA INTERNET DAN PERAN KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI SMA NEGERI 1 MOTOLING BARAT TAHUN 2020 Merentek, Volta G.; Tucunan, Ardiansa A.T.; Rumayar, Adisti
KESMAS Vol 10, No 3 (2021): VOLUME 10, NOMOR 3, MARET 2021
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang Penelitian: Masa remaja merupakan masa transisi perkembangan anak antara masa anak-anak ke masa dewasa. Selain itu ciri-ciri yang nampak berupa rasa ingin tahu yang tinggi, mulai merasakan ketertarikan dengan lawan jenis dan munculnya dorongan seksual secara alami karena perubahan hormon. Perubahan hormon yang tidak disertai dengan pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang perubahan yang terjadi pada tubuh sendiri seringkali memunculkan masalah pada remaja Berupa adanya perilaku seksual yang menyimpang. Media internet adalah media yang paling sering di akses untuk menyalurkan hasrat seksual para remaja seperti mengakses konten pornografi. Seringnya mengakses pornografi dapat menyebabkan perilaku seksual remaja semakin berisiko. Sikap, Perlakuan, dan interaksi keluarga mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kepribadian remaja sehingga dapat menunda bahkan mengurangi tingkah laku remaja untuk melakukan tindakan seksual yang berisiko. Tujuan dari Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara media internet dan peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 1 Motoling Barat. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan survei analitik dengan desain penelitian cross sectional study. Penelitian dilakukan di SMA Negeri 1 Motoling Barat. Waktu pelaksanaannya bulan september 2019 sampai november 2020. Responden yakni seluruh siswa di SMA Negeri 1 Motoling barat yang berjumlah 155 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu kuesioner, program google formulir dan komputer. Analisis data yang digunakan berupa analisis univariat dan analisis bivariat. Pengolahan data yang digunakan yaitu uji Spearman rank (α=0,05). Hasil Penelitian: Terdapat hubungan yang signifikan antara media internet dengan perilaku seksual remaja (p-value 0,00< 0,05) dan adanya hubungan antara peran keluarga dengan perilaku seksual remaja (p-value 0,00< 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Media internet dan peran keluarga dengan perilaku seksual remaja di SMA Negeri 1 Motoling Barat. Kata Kunci: Media Internet, Peran Keluarga, Perilaku Seksual, Remaja. ABSTRACTResearch Background: Adolescence is a period of adolescence during the transition of child development between childhood to adulthood. In addition, the characteristics that appear in the form of high curiosity, begin to feel attraction to the opposite sex and the emergence of natural sexual urges due to hormonal changes. Hormonal changes that are not accompanied by sufficient knowledge and understanding of the changes that occur in the body itself often cause problems for adolescents in the form of deviant sexual behavior. Internet media is the media most frequently accessed to channel teenage sexual desires such as accessing pornographic content. Frequent access to pornography can increase the risk of adolescent sexual behavior. Attitudes, treatment, and family interactions have a very big influence on the personality of adolescents so that they can delay and even reduce adolescent behavior to carry out risky sexual acts. The purpose of this study was to determine the relationship between internet media and the role of the family with adolescent sexual behavior in west motoling 1 public senior high school  Research Methods: This type of research used an analytic survey with a cross sectional study design. The research was conducted at West Motoling 1 Public Senior High School. The implementation time is September 2019 to November 2020. Respondents were all 155 students at West Motoling 1 Public Senior High School . The research instrument used was a questionnaire, google form program and a computer. The data analysis used was in the form of univariate analysis and bivariate analysis. Data processing used is the Spearman rank Test (α = 0.05). Results: There is a significant relationship between internet media and adolescent sexual behavior (p-value 0.00 <0.05) and there is a relationship between family roles and adolescent sexual behavior (p-value 0.00 <0.05). Conclusion: There is a relationship between internet media and the role of the family with adolescent sexual behavior in West Motoling 1 Public Senior High School. Keywords: Internet Media, Family Role, Sexual Behavior, Adolescents.
PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 HALMAHERA UTARA KABUPATEN MALUKU UTARA Kotajin, Nofita F.; Tucunan, Ardiansa A. T.; Ratag, Budi T.
KESMAS Vol 9, No 6 (2020): VOLUME 9, NOMOR 6, OKTOBER 2020
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

HIV merupakan virus yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh AIDS. AIDS merupakan sekumpulan gejala akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV. Kumulatif HIV/AIDS di Indonesia tersebar di semua provinsi, dari tahun 1987-2019 yang meninggal akibat AIDS dan hidup dengan AIDS mencapai (623.88) kasus. Faktor resiko penularan yang terbanyak melalui hubungan seksual heteroseksual yang pada tahun 2019 mencapai (1.963) jiwa. Jumlah kematian HIV/AIDS di kalangan remaja di seluruh dunia meningkat hingga 50% dan sekitar 71.000 remaja berusia antara 10 sampai 19 tahun meninggal pada tahun 2005 dan jumlah itu meningkat menjadi 110.000 jiwa pada tahun 2012. Remaja sebagian besar belum mengetahui secara menyeluruh soal penyakit HIV/AIDS, bahkan diantara mereka menganggap hanya sebagai penyakit yang tak berbahaya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui gambaran perilaku pelajar tentang HIV/AIDS di SMA Negeri 1 Halmahera Utara. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional study (studi potong lintang). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X dan XI di SMA Negeri 1 Halmahera Utara dengan jumlah 265 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan sebanyak 174 peserta didik (73,2%) berpengetahuan baik, 153 peserta didik (57,7%) memiliki sikap baik dan 173 peserta didik (65,3%) memiliki tindakan baik terhadap pencegahan HIV/AIDS. Kesimpulan perilaku pelajar tentang HIV/AIDS sudah baik berdasarkan hasil pengetahuan, sikap dan tindakan mereka dalam penncegahan HIV/AIDS. Saran agar siswa dapat aktif dalam kegiatan ekstrakulikuler disekolah yang berkaitan dengan kesehatan dan pentingnya pendidikan tentang kesehatan reproduksi untuk meningkatkan pengetahuan sehingga dapat dapat terhindar dari resiko penularan HIV/AIDS. Kata Kunci: Perilaku Pencegahan HIV/AIDS ABSTRACTHIV is a virus that can weaken the immune system caused by AIDS. AIDS is a collection of symptoms caused by a decreased immune system caused by HIV. The cumulative HIV / AIDS in Indonesia is spread across all provinces, from 1987-2019 who died from AIDS and living with AIDS reached (623.88) cases. The most risk factor for transmission is through heterosexual sexual intercourse, which in 2019 reached (1,963) people. The number of HIV / AIDS deaths among adolescents worldwide increased by 50% and around 71,000 adolescents aged 10 to 19 years died in 2005 and this number increased to 110,000 in 2012. Most of the youth did not know thoroughly about HIV disease. / AIDS, even among them consider it just a harmless disease. The purpose of this study was to describe the behavior of students about HIV/ AIDS in SMA Negeri 1 Halmahera Utara. This research method is a descriptive study with a cross sectional study design (cross-sectional study). The population and sample in this study were students of class X and XI at SMA Negeri 1 Halmahera Utara with a total of 265 respondents. The results of this study showed that 174 students (73.2%) had good knowledge, 153 students (57.7%) had good attitudes and 173 students (65.3%) had good action against HIV/AIDS prevention. The conclusion of student behavior about HIV/AIDS was good based on the results of their knowledge, attitudes and actions in HIV/AIDS prevention. Suggestions for students to be active in extracurricular activities at school related to health and the importance of education on reproductive health to increase knowledge so that they can avoid the risk of HIV/AIDS transmission. Keywords: HIV/AIDS Prevention Behavior
Co-Authors Adam, Hilman Adisti A. Rumayar, Adisti A. Asep Rahman Bangsawan, Astrid K. Boseke, Mikael Billy Budi T. Ratag Caitom, Chintya D. Chreisye K.F Mandagi, Chreisye K.F Damopolii, Siti Hartina Doda, Diana V.D. Eman, Shearent D. P. Franckie R. R. Maramis Franckie R.R Maramis, Franckie R.R Goni, Cintiani Silvana Grace Debbie Kandou Grace Korompis Hutauruk, Joshua Imbar, Asri G. Irot, Rahel Falentcia Serafim Jimmy Tampi, Jimmy Kairupan, Sharon Serina Kambey, Miracle Abygail Yolwan kandouw, valentsia Karundeng, Intan Kattang, Sharon Gladyz Patricya Kawulur, Arvionita Kolibu, Febi K. Komaling, Pryschilya Puteri Mega Kotajin, Nofita F. Labego, Yulianti Lesirollo, Nancy A. Londo, Jenry P. Lontaan, Vitha Lupa, Putra E. R. Maddusa, Sri Seprianto Maino, Irny E. Mamangkey, Gracia Jessyca Paulina Mandagi, Chreisye K. F. Manoppo, Jeanette Irene C H Manorek, Lidya Maramis, F. R. Raymond Maramis, Franckie R. Raymond Maramis, Franckie R.M Maramis, Franckie R.R. Marthin, Winda Bellatrix Melissa, Wenur T Melo, Andinny V. Mendila, Meysye Merentek, Volta G. Mino, Zety Salsabilah Mokalu, Gabriella Mukuan, Hizkia Musa, Ester Candrawati Najoan, Gabriella Windy Nelwan, Rixi E. E. ngodu, chesee v. Ochotan, Jevina Venicia Ontorael, Christopel Pamungkas, Krisna Bayu Pantow, Renaldo J. Paul A. T. Kawatu, Paul A. T. Paul A.T. Kawatu Paulina yamlean Potabuga, Murdini Pua, Afrizal Ricky C. Sondakh Rumayar, Adisti Rumayar, Adisti Aldegonda Runtuwene, Debora Refinal Runtuwene, Rayclif Ruus, Andreas Aprilio Staygers Sahae, Etlinda Salamu, Sri Maharani Salmon, Yuliana N. Sekeon, Filia Mega Seko, Militia Kristi Solang, Marsela G. Sualang, Janet S. Sulaemana Engkeng, Sulaemana Sumoked, Ade Diana Sumolang, David Theo Takaendengan, Nolita S. Tatuh, Heru Andika Telaumbanua, Ika Meisari Tikupasang, Caltha Samanlangi Tulandi, Varen Andrey Tumewu, Violisa S. Tumiwa, Veijenia Irene Wafom, Yohana Wongkar, Feronika Y. Wonok, Melvin Josua Woran, Irvine L. Wowor, Ribka Wowor, Ribka E. Wulur, Ribka P.