Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN MEDIS HABIS PAKAI MENGGUNAKAN METODE MIN-MAX STOCK DENGAN KLASIFIKASI MUSIC-3D Atmaja, Wellyaz Sayidi; Sofiana, Amanda; Al Hakim, Reza Azizul Nasa
Jurnal TRINISTIK: Jurnal Teknik Industri, Bisnis Digital, dan Teknik Logistik Vol 3 No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : nter of Execellence (COE) ICT Infrastructure, Smart Manufacture and Digital Supply Chain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/trinistik.v3i1.1371

Abstract

Pengelolaan persediaan di puskesmas atau layanan kesehatan memegang peranan penting dalam kelancaran operasional. Stok yang tidak stabil dapat mengakibatkan masalah seperti ketidaktersediaan barang saat dibutuhkan atau penumpukan persediaan berlebihan, mengganggu efisiensi operasional, pelayanan pasien, dan keuangan organisasi terlebih pada Puskesmas XYZ sebagai fasilitas kesehatan tingkat 1 yang terletak cukup jauh dari rumah sakit atau fasilitas kesehatan tingkat berikutnya. Tujuan penelitian ini adalah memberikan rekomendasi terbaik yang dapat dipertimbangkan dalam pengelolaan persediaan yang ada pada puskesmas XYZ. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Min-Max Stock yang dikombinasikan dengan klasifikasi MUSIC-3D. Dimensi pendekatan yang diambil adalah HML (High-Medium-Low), FSN (Fast, Slow, Non Moving) dan SDE (Scarce-Difficult-Easy) dimana metode tersebut menghasilkan penyesuaian kebijakan terbaik berdasarkan produk yang dikategorikan. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi yang dapat membantu operator dalam menentukan kebijakan pengendalian persediaan dengan pertimbangan persediaan maksimum, minimum, persediaan pengaman dan titik pemesanan kembali. Hasil klasifikasi yang didapatkan menunjukkan bahwa terdapat 4 item dengan skor 7, 13 item dengan skor 6, 15 item dengan skor 5, 11 item dengan skor 4 dan 9 item dengan skor 3 dari keseluruhan 52 item yang dikelola oleh Puskesmas XYZ.
Evaluasi Postur Kerja dan Perancangan Ulang Set Meja Kerja pada Teknik Batik Cap dengan Pendekatan Ergonomi-Antropometri dan Metode Kansei Engineering Asyari, Hasyim; Prakoso, Indro; Hakim, Reza Azizul Nasa Al; Waluyo, Sugeng; Palumian, Aprillian Salsabillah
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2023: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UKM Batik Arum Cempaka merupakan salah satu produsen batik cap dan tulis yang terletak di Kabupaten Pemalang. Pada proses produksi batik khususnya batik cap, terdapat peralatan yang digunakan dalam membatik yaitu set meja kerja yang terdiri dari meja batik cap dan meja kompor. Kondisi pada meja batik cap dibagian bantalan yang berguna untuk mengecap tidak rata dan ukuran meja kompor yang tidak sesuai dengan ukuran kompor sehingga pembatik mengeluhkan ketidaknyamanan ketika membatik. Oleh karena itu dilakukan evaluasi postur kerja dengan metode NBM dan REBA, lalu pengukuran antropometri pembatik, dan merancang ulang set meja kerja dengan Kansei Engineering. Responden pada penelitian ini adalah pembatik yang ahli dalam membatik dengan menggunakan teknik cap di UKM Batik Arum Cempaka yang berjumlah 3 responden dan responden praktisi berjumlah 3 responden. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi posisi kerja. Hasil skor evaluasi dengan NBM adalah 79 dan REBA adalah 9, kedua skor termasuk kategori risiko tinggi sehingga perlu dilakukan tindakan perbaikan segera pada fasilitas kerja. Dimensi antropometri yang digunakan adalah tinggi pinggul, tinggi tulang ruas, lebar bahu, panjang rentang tangan ke depan, panjang bahu genggaman tangan ke depan, dan panjang rentangan ke samping. Hasil Kansei Engineering pada penelitian ini adalah nyaman, rapi, aman, tahan lama, dan menarik. Berdasarkan hasil NBM, REBA, dan Pendekatan Antropometri, kemudian dilakukan merancang set meja kerja yang baru dengan menggunakan metode Kansei Engineering. Ukuran desain meja batik cap adalah 121cm x 85cm x 90cm dan meja kompor adalah 43cm x 45cm x 66cm.
Analisis Perbandingan Metode Pengeringan Filamen Resin 3D Jenis Anycubic Photon Bio PLA Menggunakan Sinar UV dan Mesin Photon Wash and Cure Terhadap Kekuatan Tarik Material Azizul Nasa Al Hakim, Reza; Prabowoputra, Dandun Mahesa; Akbar, Mohammad Irham
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 4 No 8 (2024): JPTI - Agustus 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.498

Abstract

Perkembangan teknologi 3D manufacturing sangat pesat. Pembuatan benda 3 dimensi menggunakan 3D printing sudah sangat lazim digunakan pada perusahaan besar untuk menghindari terjadinya kesalaah saat produksi masal. Selain itu teknologi 3D printing juga sering digunakan untuk biomedical engineering. Bentuk yang detail dan presisi membuat produk 3D printing banyak digunakan di dunia kesehatan. Ada 2 jenis 3D printing yang umum dipasaran yaitu menggunakan material Polylactic acid atau biasa disebut dengan PLA dan material berbahan dasar cairan atau biasa kita sebut dengan resin. Penelitian ini menggunakan teknologi 3D printing yang digunakan adalah Digital Light Processing (DLP), yang memiliki keunggulan dalan kecepatan dan tingkat akurasi dimensi yang tinggi. Spesimen uji pada penelitian ini dicetak dengan menggunakan Standar ISO 527/2-5A. Penelitian ini berfokus pada membandingkan durasi pengeringan hasil cetak menggunakan sinar UV dan mesin Photon Wash and Cure. Pengujian tarik dilakukan untuk mengetahui dan menentukan efektifitas pengeringan permukaan pada hasil cetak resin. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pengeringan menggunakan mesin Photon Wash and Cure selama 30 menit memiliki kekuatan tarik yang mendekati dengan metode pengeringan menggunakan sinar UV selama 60 menit. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengeringan menggunakan mesin Photon Wash and Cure lebih efektif karena memiliki perbedaan waktu sebesar 50% dibandingkan dengan pengeringan menggunakan sinar UV secara langsung.
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kelompok Wanita Tani Dewi Sri Desa Karanganyar Banjarnegara Melalui Peningkatan Daya Saing Produk Pangan Lokal Tiwul Instan Sarno; Reza Azizul Nasa Al Hakim; Muhamad Solekan
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v5i4.2003

Abstract

Salah satu kelompok wanita tani produktif yang memproduksi pangan lokal tiwul intan adalah kelompok wanita tani Dewi Sri yang berlokasi di Desa Karanganyar Kabupaten Banjarnegara. Kelompok wanita tani Dewi Sri sama sekali belum memikirkan bagaimana upaya meningkatkan daya saing produk. Tujuan kegiatan adalah pemberdayaan kemitraan masyarakat kelompok wanita tani dalam rangka pengembangan daya saing dan pengembangan home industry berbasis pangan lokal untuk mendukung peningkatan pendapatan, kesejahteraan, dan keberlanjutan usaha. Metode pelaksanaan kegiatan adalah metode Participatory Rural Appraissal (PRA).Implementasi kegiatan meliputi kegiatan pendidikan masyarakat, difusi ipteks, mediasi, dan advokasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat pada kelompok wanita tani dikatakan berhasil dan membawa manfaat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi produksi, desain dan label kemasan, dan strategi pemasaran secara digital. Kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat pada kelompok wanita tani dalam proses produksi, pengemasan, dan pemasaran produk tiwul instan terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing produk.
A Local-level App vs A National-level App: Evaluation of M-Grocery Apps From The UX and The Service Performance Perspective Asyari, Hasyim; Ulya, Devy Alfianur Fathu; Muhammad, Katon; Prakoso, Indro; Al Hakim, Reza Azizul Nasa
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol. 9 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/elinvo.v9i2.77602

Abstract

In Indonesia, the increase in internet users, reaching 215.63 million in 2022-2023, has facilitated the growth of mobile shopping applications like Sayurbox and Beceran, which cater to daily needs such as groceries and fresh food items. Despite receiving high user ratings, these applications face technical issues that could impact user satisfaction and company revenue. This study aims to evaluate the service quality and user experience of the Sayurbox and Beceran applications using the M-S-QUAL and UX Benchmarking methods. The M-S-QUAL method assesses service quality across nine dimensions, while UX Benchmarking evaluates user satisfaction, ease of use, error counts, success rates, and task completion times. The results of UX Benchmarking reveal that Sayurbox has fewer errors and higher user satisfaction compared to Beceran, which has faster loading times but more errors. The M-S-QUAL analysis indicates that both applications have negative gap values in most service attributes, with Sayurbox performing slightly better than Beceran. Sayurbox received a score of -0.25 for the value gap on the M-S-QUAL scale, while Beceran received a score of -0.41 for the value gap.
Peningkatan Potensi Desa Kalisari Dengan Penerapan Teknologi Tepat Guna Untuk Optimasi Proses Pemotongan Adonan Kerupuk Ampas Tahu Di Desa Kalisari Banyumas Al Hakim, Reza Azizul Nasa; Asyari, Hasyim; Triansyah, Mochammad Agri; Cahyo, Danang Nur; Muhammad, Katon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 1 No 3 (2024): JUPITER Desember 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.1.3.29

Abstract

Tahu merupakan salah satu makanan yang banyak digermari masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang enak tahu juga menyimpan banyak protein yang baik untuk tubuh. Pembuatan tahu menggunakan bahan baku kacang kedelai yang kemudian dihancurkan dan dibentuk ulang seperti menyerupai bentuk kotak. Selain itu tahu juga bisa diolah menjadi berbagai macam masakan. Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas merupakan desa sentra pembuatan tahu. Sebagian besar penduduk desa kalisari memiliki mata pencaharian sebagai produsen tahu. Tahu yang dibuat perhari bisa mencapai 50 hingga 100kg untuk 1 produsen tahu rumahan. Pembuatan tahu tersebut tidak lepas dari limbah tahu yang biasanya akan dibuang atau menjadi campuran bagi pakan ternak. UKM Suwardi merupakan salah satu UKM yang memiliki inisiatif mengolah limbah tahu menjadi makan yang memiliki nilai lebih. Salah satu produk yang dihasilkan oleh UKM Suwardi adalah krupuk ampas tahu. Usaha pembuatan kerupuk ini sudah berjalan sejak tahun 2011 hingga kini. Kerupuk banyak dipasarkan di sekitan Kabupaten Banyumas bahkan Jawa Tengah. Adanya pandemi membuat ekonomi dari usaha kerupuk ampas tahu menjadi tidak stabil. Akibat tidak ada produksi dalam waktu yang lama membuat mesin produksi yang biasa digunakan untuk memotong adonan kerupuk menjadi berkarat dan tidak higenis. Pengabdian ini bertujuan untuk membuat dan mendampingi dalam pembuatan mesin kerupuk ampas tahu yang lebih higenis sehingga kualitas dari produk krupuk ampas tahu bisa lebih baik lagi.
Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kelompok Wanita Tani Cemara Desa Petir Banjarnegara Untuk Meningkatkan Produksi dan Pemasaran Produk Pangan Lokal Tiwul Instan Sukmaya, Syahrul Ganda; Sarno, Sarno; Reza Azizul Nasa Al Hakim
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v6i4.2740

Abstract

KWT Cemara di Banjarnegara mengolah ubi kayu menjadi tiwul instan, namun menghadapi tantangan dalam hal kemasan dan metode produksi yang masih tradisional. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan daya saing produk dan kesejahteraan kelompok. Dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), anggota KWT dilibatkan dalam identifikasi masalah dan perumusan solusi. Analisis SWOT juga digunakan untuk merumuskan strategi yang relevan. Tim menemukan bahwa kualitas produk rendah akibat kemasan dan proses produksi konvensional. Melalui sosialisasi dan pelatihan teknologi, 80% anggota berhasil meningkatkan pengetahuan mereka tentang pemasaran digital, desain produk, serta keterampilan mengoperasikan mesin modern. Secara keseluruhan, program ini sukses meningkatkan kapasitas KWT Cemara, memperkuat fondasi bisnis mereka, dan meningkatkan daya saing produk tiwul instan di pasar.
Redesain Kemasan Produk Keripik Manggleng dengan Quality Function Deployment (QFD) dan Value Engineering Patricia, Anggita Ramadhani Whi Whi; Muhammad, Katon; Al Hakim, Reza Azizul Nasa; Irawan, Heri
Jurnal Optimalisasi Vol 10, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jopt.v10i2.9906

Abstract

Poetra Roti merupakan UMKM yang terus berkembang pesat yang menciptakan inovasi produk dengan memanfaatkan bahan baku lokal. Saat ini Poetra Roti telah memproduksi 26 jenis makanan. Menurut pemilik UMKM, produk keripik manggleng merupakan produk yang kurang laku karena sepi peminat dan terdapat kompetitor yang menjual produk sejenis. mengindikasikan perlu adanya perbaikan untuk meningkatkan penjualan keripik manggleng. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik teknis yang diprioritaskan menggunakan House of Quality (HoQ) dan menentukan nilai terbaik menggunakan metode Value Engineering dalam merancang ulang kemasan produk keripik manggleng. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu Quality Function Deployment dan Value Engineering. Metode QFD dapat mengetahui atribut kebutuhan konsumen (whats) untuk merancang respon teknis (hows). Selain itu, metode QFD dapat mengubungkan spesifikasi produk dengan kebutuhan pasar. Hasil dari Metode QFD yaitu didapatkan 18 atribut kebutuhan konsumen dan 12 respon teknis. Kemudian pada metode Value Engineering menggunakan analisis fungsi dari nilai yang dapat mengendalikan biaya tanpa mengurangi kualitas, estetika dan reabilitas yang diharapkan konsumen. Hasil dari metode VE yaitu dibuat 2 rancangan alternatif dan dipilih dengan alternatif dengan nilai value tertinggi yaitu alternatif A1 (A3B2C1D2E2F1) dengan value sebesar 0,937, nilai performansi 25,844 dan biaya sebesar Rp. 3370. Kepuasan konsumen dinilai meningkat secara signifikan dengan presentase tertinggi sebesar 110,5%.
PEMBERDAYAAN UKM SUWARDI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN NILAI JUAL DAN PRODUKTIVITAS KERUPUK AMPAS TAHU Al Hakim, Reza Azizul Nasa; Akbar, Mohammad Irham; Gumintang, Bagas
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.3046

Abstract

Kalisari Village, Cilongok District, Banyumas Regency, is known as a tofu production center that generates a large amount of tofu dregs waste. This waste has been underutilized and often causes environmental problems, as its use has generally been limited to animal feed. UKM Suwardi emerged with an innovation to process tofu dregs into crackers with economic value, yet still faces challenges in digital marketing, simple packaging design, and a production process highly dependent on weather conditions. This community service program aims to enhance the market value, productivity, and competitiveness of tofu dregs crackers through the application of appropriate technology and strengthened marketing strategies. The implementation methods included socialization, training on digital marketing and packaging design, the provision of a drying oven and food sealer, intensive mentoring, and continuous evaluation. The results show an increase in production capacity from 50 kg to 75 kg per day, improved product hygiene due to a closed drying process independent of sunlight, and more attractive and informative packaging. In addition, the owner and workers gained new skills in utilizing social media and online marketplaces for promotion, expanding the market reach from local distribution to digital platforms. This program also improved consumer trust, as reflected in an increase in new customers and higher sales turnover. Therefore, this community service activity successfully addressed the partner’s problems by improving productivity, product quality, and marketing strategies of UKM Suwardi.