Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Mengembangkan Kemampuan Mengenal Konsep Bilangan Melalui Media Kantong Bilangan Pada Kelompok A di TK Rinjani DW UNRAM Febriana, Anggun; Astawa, I Made Suwasa; Maharani, Maharani; Takasun, Takasun
Jurnal Literasi dan Pembelajaran Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak. Subjek penelitian adalah anak kelompok A di PAUD Rinjani Unram sebanyak 15 anak. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu mengenal lambang bilangan, menghubungkan benda dengan bilangan serta membandingkan. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan model Kemmis dan McTaggart, dalam dua siklus yang terdiri dari 2 tindakan pada siklus I dan 2 tindakan pada siklus kedua. Teknik pengumpulan pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan perkembangan kemampuan mengenal konsep bilangan pada siklus I untuk kategori Mulai Berkembang (MB) sebesar 40% dan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) meningkat menjadi 20% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 47% untuk kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 33% sehingga diperoleh data akhir yaitu nilai rata-rata ketuntasan sebesar 80%. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa melalui media kantong bilangan pada anak kelompok A mampu meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan.
Pengaruh Permainan Estafet Bola Terhadap Kemampuan Fisik Motorik Anak Kelompok B di TK As-Sunnah Desa Jurang Jaler Kecamatan Praya Tengah Septiana, Risma; Astawa, I Made Suwasa; Fahruddin
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh permainan estafet bola terhadap perkembangan fisik motorik pada anak kelompok B. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen, metode kuantitatif, pendekatan one group pretest-posttest desig. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Sampling Jenuh yakni menggunakan sampel 15 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi dan data dianalisis menggunakan paired samples test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ada perbedaan perkembangan fisik motorik antara sebelum perlakuan permainan estafet bola dengan setelah perlakuan permainan estafet bola. Perkembangan fisik mototrik anak setelah perlakuan permainan estafet bola lebih tinggi dari pada sebelumnya, ini dibuktikan dengan rata-rata hasil pre-test perkembangan fisik motorik 43,07 dan rata-rata hasil post-test perkembangan fisik motorik 70,73. Pengujian hipotesis menggunakan uji t berbantuan aplikasi SPSS 25 For Windows memperoleh nilai thitung 2,768 > ttabel 2160, artinya, Ho (Hipotesis Nol) ditolak dan Ha (Hipotesis Alternatif) diterima. Maka, dapat disimpulkan, bahwa terdapat pengaruh perlakuan permainan estafet bola terhadap perkembangan fisik motorik anak kelompok B di TK As-Sunnah Desa Jurang Jaler, Kecamatan Praya Tengah. Dengan demikian, guru dapat menerapkan permainan estafet bola sebagai alternatif dalam melakukan kegiatan pembelajaran kepada anak kelompok B (usia 5-6 tahun) pada aspek kemampuan fisik motorik.
Pengaruh Media Building Blocks Terhadap Perkembangan Motorik Halus pada Anak Kelompok B di TK Cahaya Lestari Janapria Saradila, Pingka; Astawa, I Made Suwasa; Sriwarthini, Ni Luh Putu Nina
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8658

Abstract

Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya penstimulusan dan rangsangan yang dilakukan kepada anak yang baru lahir sampe dengan usia enam tahun Golden Age. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidak adanya pengaruh media building blocks terhadap perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Cahaya Lestari Janapria, sampel yang digunakan berjumlah 16 anak. Peneliti ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian yaitu eksperimen dengan bentuk one group pretest- posttes dengan taraf signifikan 5%. Adapun hasil nilai sig. (2- tailed) sebesar 0,000<0,05. Berdasarkan hasil uji t-test terhadap perkembangan motorik halus anak. Nilai t pada perkembangan motorik halus thitung sebesar 9,2406 sedangkan ttabel dengan nilai df 15 yaitu sebesar 2,131. Dengan demikian nilai thitung > ttabel maka dapat disimpulkan ada pengaruh media building blocks terhadap perkembangan motorik halus pada anak kelompok B di TK Cahaya Lestari Janapria
Pengaruh Media Big Book Terhadap Kemampuan Membaca Permulaan pada Anak Kelompok B di TK Jannatul Hazni Usroh, Lathifatul; Nurhasanah; Astawa, I Made Suwasa
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8659

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum berkembangnya membaca permulaan pada anak kelompok B. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media big book terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di TK Jannatul Hazni Turida Mataram. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperiment dengan bentuk quasi eksperiment. Desain penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimental designs jenis one group pretest-posttest design. Dalam penelitian ini peneliti mengambil sampel sebanyak 15 anak kelompok B1 TK Jannatul Hazni. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, metode tes dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan pada penlitian ini adalah analisis uji t. Hasil penelitian diperoleh dari pretest kemampuan membaca anak yaitu nilai tertinggi sebesar 48 dan nilai terendah sebesar 24. Nilai rata-rata (mean) sebesar 35,4 dan standar deviasi sebesar 7,6. Data penelitian yang diperoleh dari posttest berkaitan dengan kemampuan membaca anak adalah nilai tertinggi sebesar 48 dan nilai terendah sebesar 31. Nilai rata-rata (mean) adalah sebesar 42,1 dan standar deviasi sebesar 5,8. Selain dari hasil rata-rata anak juga diperoleh hasil uji t yaitu nilai hitung diperoleh nilai signifikansi (sig.) 0,000 < 0,05. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh penggunaan media big book terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B di TK Jannatul Hazni Turida Mataram.
Penerapan Project Based Learning (PjBL) melalui Kegiatan Fun Cooking untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Anak usia 5-6 Tahun di TK Dewi Seruni Ampenan Ramdhani, Ita; Nurhasanah; Astawa, I Made Suwasa
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8660

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak melalui kegiatan Fun Cooking di Tk Dewi Seruni Ampenan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan kelas, dalam penelitian ini menggunakan tiga siklus dalam setiap siklusnya harus melalui tahapan-tahapn penelitian yaitu perencanaa, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B yang berjumlah 12 anak, dengan 4 anak laki- laki dan 8 anak perempuan. Penelitian ini dilakukan di Tk Dewi Seruni Ampenan kec pejeruk ampenan utara. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Project Based Learning (PjBL) Melalui Kegiatn Fun Cooking untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Anak mendapatkan nilai mencapai 84% dengan kategori berkembang Sangat Baik. Adapun langkah-langkah Penerapan PjBL melalui Kegiatan Fun Cooking ini sebagai berikut: 1) anak menentukan tema proyek yang akan dilakukan bersama-sama 2) membagi anak menjadi berkelompok 3) menyusun jadwal pembuatan proyek 4) anak bekerjasama dalam pembuatan produk 4) tiap kelompok dapat menceritakan hasil produk yang dibuat bersama kelompoknya. Adapun hasil penelitian pada pelaksanaan siklus I, II, dan III. Hasil yang diperoleh pada pelaksanaan pra siklus mencapai 25%, dan pada siklus I diperoleh 48% dengan kategori berkembang sangat baik. Dan pada siklus II diperoleh 78% dengan kategori berkembang sangat baik, kemudian pada siklus III meningkat mencapai 84% dengan ketegori berkembang sangat baik. Berdasarkan data yang diperoleh diatas, data disimpulkan bahwa penerapan Project Based Learning (PjBL) melalui kegiatan Fun Cooking berhasil meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia 5-6 tahun.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Anak melalui Permainan Bowling Penguin pada Kelompok B di TK Permata Hidayah Desa Kayangan Parni, Tika Yulian; Astini, Baik Nilawati; Rachmayani, Ika; Astawa, I Made Suwasa
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui permainan bowling penguin pada kelompok B di TK Permata Hidayah Desa Kayangan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus, dimana setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Prosedur penelitian mencakup perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Permata Hidayah Desa Kayangan, yang terdiri dari 15 anak (10 laki-laki dan 5 perempuan). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi, dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik kasar anak meningkat setelah dilakukan tindakan dengan permainan bowling penguin. Hasil kemampuan motorik kasar anak pada pra tindakan sebesar 44,81% dalam kategori Belum Berkembang. Pada siklus I mengalami peningkatan dengan nilai rata-rata persentase mencapai 57,2% dengan kategori Mulai Berkembang, dan mengalami peningkatan lebih lanjut pada siklus II dengan nilai rata-rata persentase mencapai 87,3% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan, dan dapat dikatakan berhasil karena telah sesuai dengan indikator tingkat pencapaian yakni 80%. Maka dapat disimpulkan melalui permainan bowling penguin dapat meningkatkan motorik kasar anak di TK Permata Hidayah Desa Kayangan.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Project Based Learning terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Model Mataram Purnomo, Dewi Aprilia; Rachmayani, Ika; Astawa, I Made Suwasa
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 5 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i5.6995

Abstract

kemampuan motorik halus memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, terutama dalam mendukung perkembangan yang lebih terstruktur dan terarah. Seiring bertambahnya usia, anak diharapkan memiliki pemahaman yang memadai mengenai cara mengoptimalkan kemampuan tersebut. Namun demikian, masih banyak anak yang mengalami hambatan dalam perkembangan kemampuan motorik halus. Maka, tujuan penelitian ini ialah  untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penerapan pendekatan pembelajaran PBL terhadap kemampuan motorik halus anak umur 5-6 tahun. Peneliti menerapkan Desain Pre-Experimental  dengan model group pretest – postest design. Teknik mengumpulkan data yang dilakukan melalui pemberian treatment, observasi, penggunaan instrument penelitian, serta dokumentasi. Teknik analisa data menggunakan  uji statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Ranks Test.  Penelitian ini dilaksanakan pada anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Model Mataram. Hasil  analisis menggunakan IBM SPSS Statistik 30  menunjukan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,002 < 0,05,  sehingga Ha diterima serta HO ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan PBL berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak
PENGEMBANGAN KEGIATAN MEWARNAI GAMBAR PADA PIRING PLASTIK UNTUK MENINGKATKAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI Ra As-SYAFI'IYAH MATARAM Astuti, Karina Widhia; Astawa, I Made Suwasa; Astawa, Baik Nilawati; Nurhasanah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.752 KB) | DOI: 10.29303/jmp.v3i1.3590

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya perkembangan motorik halus anak dalam kegiatan mewarnai gambar pada piring plastik usia 5-6 tahun di RA As-Syafi’iyah Mataram sehingga perkembangan motorik halus anak menjadi kurang terasah dan berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengembangan kegiatan mewarnai gambar pada piring plastik untuk meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di RA As-Syafi'iyah Mataram. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subyek penelitian berjumlah 5 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Pengembangan Kegiatan Mewarnai Gambar Pada Piring Plastik untuk Meningkatkan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di RA As-Syafi'iyah Mataram dapat dikatakan berkembang sesuai harapan (BSH) ini dapat dilihat dari instrumen penelitian yaitu 6 indikator untuk meningkatkan motorik halus anak. Pada pengembangan I rata-rata peresentase anak mencapai 40% yang berada dalam kategori mulai berkembang (MB), dan pada pengembangan II rata-rata persentase anak mencapai 70.6% dengan kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan kegiatan mewarnai gambar pada piring plastik dapat meningkatkan motorik halus anak usia 5-6 tahun di RA As-Syafi'iyah Mataram.
PENERAPAN BONEKA JARI SEBAGAI MEDIA DALAM MENINGKATKAN BAHASA SASAK ANAK USIA 5-6 TAHUN DI PAUD MELATI DESA NYURLEMBANG KECAMATAN NARMADA TAHUN 2021 Lusiana, Findy Febrianty; Habibi, M.A. Muazar; Astawa, I Made Suwasa; Astini, Baik Nilawati
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2023): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.944 KB) | DOI: 10.29303/jmp.v3i1.3610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan bahasa sasak anak usia 5-6 tahun di PAUD Melati Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada. Jenis penelitian menggunakan PTK dengan 3 tahap pengembangan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi/refleksi. Subjek dari penelitian ini adalah 10 anak berusia 5-6 tahun. Metode yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunaka analisis kualitatif deskriptif. Penelitian ini dapat mengembangkan bahasa sasak anak melalui permainan boneka jari dengan langkah-langkah: (1) Menyiapkan alat yang akan digunakan dalam penerapa boneka jari berupa beberapa boneka aggota keluarga. Pada langkah ini guru dan peneliti menyiapkan alat yang akan digunakan dalam penerapa boneka jari sebelum kegiatan berlangsung (2) Mengatur formasi duduk anak,dimana formasi yang dignakan adalah duduk melingkar agar semua anak bisa melihat boneka jari yang dimainkan (3) Sebelum permainan dimulai peneliti membuat kesepakatan main degan anak, agar ketika kegiata berlagsung anak bisa tertib dan mengikuti kesepakata yang telah dibuat bersama (5) Mengajak anak untuk berdo’a bersama-sama terlebih dahulu (4) Memulai kegiatan dengan melakukan pendekatan dan memperkenalkan alat permaian yang akan diguakan kepada anak dengan membuka wawasan anak terkait dengan alat permainan yang akan dimainkan (6) Peneliti memulai untuk bercerita sesuai dengan tema sambil bercakap-cakap melibatkan anak dalam bercerita dengan boneka jari menggunakan bahasa sasak (7) Setelah cerita selesai peneliti mengajak anak untuk menyanyikan lagu sesuai dengan cerita yang telah di sampaikan (8) Anak menceritakan kembali cerita yang telah disampaikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan boneka jari dalam penelitian ini dapat meningkatkan kemampuan bahasa sasak anak, dapat dilihat pada siklus I mencapai persentase sebesar 34,66%, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 62,49%, serta pada siklus III mengalami peningkatan secara optimal dengan persentase sebesar 82,66%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa permainan boneka jari dapat meningkatkan kemampuan bahasa sasak anak usia 5-6 tahun di PAUD Melati Desa Nyurlembang Kecamatan Narmada Tahun 2021.
PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN MOTORIK HALUS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK TUNAS HARAPAN KOMBO TAHUN AJARAN 2022 Lisnani; Karta, I Wayan; Astawa, I Made Suwasa
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v4i1.5417

Abstract

Kemampuan perkembangan kognitif dan motorik halus anak pada kelompok B di TK Tunas Harapan Kombo masih kurang berkembang. Sehingga dibutuhkan suatu kegiatan yang menarik minat anak untuk merangsang perkembangan kognitif dan motorik halus sesuai kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pengaruh kegiatan finger painting terhadap perkembangan kognitif dan motorik halus pada anak kelompok B. Jenis penelitian yang digunakan eksperimen, metode kuantitatif, pendekatan one group pretest-posttest design menggunakan subjek 20 anak kelompok B. Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan data dianalisis menggunakan paired sample test. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan ada perbedaan perkembangan kognitif dan motorik halus anak antara sebelum perlakuan kegiatan finger painting dengan setelah perlakuan kegiatan finger painting. Perkembangan kognitif dan motorik halus anak setelah kegiatan finger painting lebih tinggi daripada sebelumnya, ini dibuktikan dengan rata-rata hasil pre-test perkembangan kognitif 27,70 dan rata-rata hasil post-test perkembangan kognitif 50,20 untuk rata-rata hasil pre-test perkembangan motorik halus 26,70 dan rata-rata hasil post-test perkembangan motorik halus 60,65. Disimpulkan, ada pengaruh perlakuan kegiatan finger painting terhadap perkembangan kognitif dan motorik halus anak kelompok B di TK Tunas Harapan Kombo. Diharapkan hendaknya permasalahan tumbuh kembang kognitif dan motorik halus anak usia dini dapat diselesaikan dengan menerapkan kegiatan finger painting.