Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Perlawanan Sosial terhadap Korporasi untuk Pelestarian Lingkungan dari Eksplorasi Tambang Syafruddin, Syafruddin; Hamidsyukrie, Hamidsyukrie; Wadi, Hairil; Yuliatin, Yuliatin; Hasanah, Ulfatun
Society Vol 10 No 2 (2022): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v10i2.426

Abstract

Environmental preservation needs to be considered to avoid conflicts and social protests in the mining world, especially in the communities around the mines. Conflicts of social resistance and efforts to preserve the environment through protests to preserve the environment in West Nusa Tenggara. This research method is descriptive qualitative with a case study approach. The results of this research indicate that exploration permits without regard to sociological and ecological conditions cause social conflict. Furthermore, the form of social conflict is in the form of demonstrations and protests on a large scale by closing the main access to West Nusa Tenggara - East Nusa Tenggara, burning state facilities and social vulnerability. It is hoped that the results of this research are related to the policies and granting of mining business licenses to pay more attention to social problems.
URGENSI PENDIDIKAN BERKUALITAS BAGI PEKERJA ANAK Suryanti, Ni Made Novi; ZM, Hamidsyukrie; Wadi, Hairil; Nursaptini, Nursaptini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.18308

Abstract

ABSTRAKAnak memiliki peran strategis penentu masa depan bangsa. Anak harus di lindungi segala kepentingannya, baik fisik, psikis dan intelektualnya serta hak-hak lainnya beserta harkat dan martabatnya. Namun bagi pekerja anak hak-haknya kurang sempurna didapatkan, di mana prestasi anak lemah, kemudian kecakapan sosial dan kepribadiannya kurang bisa dikembangkan. Padahal pendidikan sesungguhnya bertujuan membentuk manusia cerdas intelektualnya, serta mampu mengembangkan spiritualnya. Berkaitan dengan hal tersebut urgensi pendidikan berkualitas bagi pekerja anak sangat penting untuk dilakukan.  Melalui kegiatan pengabdian pada masyarakat yang memberikan penjelasan dan pemahaman pentingnya pendidikan berkualitas bagi pekerja anak.  Teknik yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi beberapa tahapan diantaranya: persiapan dilakukan dengan koordinasi kepada mitra pengabdian pada masyarakat. Selanjutnya pelaksanaan yang berisi pelatihan terkait penjelasan tentang konsep pendidikan secara umum, penjelasan pentingnya pendidikan berkualitas bagi pekerja anak kemudian  sesi interaktif. Selanjutnya evaluasi dan pelaporan. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat bahwa peserta mendapatkan pemahaman yang kompleks tentang urgensi pendidikan berkualitas bagi pekerja anak dengan mengenal pekerja anak, identifikasi permasalahan belajar pekerja anak, serta langkah yang dapat dilakukan dalam memberikan pendidikan berkualitas bagi pekerja anak. Kata kunci: urgensi; pendidikan berkualitas; pekerja anak ABSTRACTChildren have a strategic role in determining the future of the nation. Children must have all their interests protected, both physical, psychological and intellectual, as well as other rights along with their honor and dignity. However, for child workers, their rights are less than perfect, where children's performance is weak, their social skills and personality cannot be developed. In fact, education actually aims to form people who are intellectually intelligent and able to develop spiritually. In this regard, the urgency of quality education for child workers is very important. The techniques used in this activity include several stages including: preparation is carried out in coordination with community service partners. Next, the implementation contained training related to an explanation of general education concepts, an explanation of the importance of quality education for child workers and then an interactive session. Next is evaluation and reporting. The results of community service activities show that participants gain a complex understanding of the urgency of quality education for child workers by getting to know child workers, identifying learning problems for child workers, as well as steps that can be taken to provide quality education for child workers. Keywords: urgency; quality education; child labor
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS INTEGRASI KEARIFAN LOKAL SASAK POLA LESSON STUDY Wadi, Hairil; Suud, Suud; Masyhuri, Masyhuri; Utomo, Jepri; Akbar, Ahmad Naufal
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.8129

Abstract

This Lecturer Community Service Program aims to improve the skills of social studies teachers in designing social studies learning materials integrating Sasak local wisdom using the Lesson Study method in Pujut District, Central Lombok. The first year of activities used expository methods, question-and-answer sessions, and discussions, and directly involved social studies teachers from junior high schools in the area. The results of the activities included: 1) The community service team delivered material on the concept of designing learning materials based on local wisdom using the Lesson Study method; 2) Social studies teachers were able to identify existing Sasak local wisdom that is still practiced by the community and integrated into learning materials; and 3) participants provided reflections on the activities. The output of this activity was a lecturer community service article, which was utilized by the community for the first year.
KEBIJAKAN SOSIAL PERLINDUNGAN PEKERJA ANAK DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK TENGAH Nursaptini, Nursaptini; Syafruddin, Syafruddin; Suud, Suud; Suryanti, Ni Made Novi; Wadi, Hairil; Hafiza, Nuril; Shoffah, Siti Nur Arifia; Saputri, Olivia Riski; Arofah, Zainul
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wkesjd04

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kebijakan sosial perlindungan pekerja anak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Unit analisis meliputi pekerja anak, orangtua pekerja anak, dan pemerintah terkait. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, sedangkan informan penelitian ditentukan dengan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model spiral analysis yang dikembangkan oleh Creswell, meliputi pengelolaan data, pengkodean, pengembangan tema, serta penafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif kebijakan perlindungan pekerja anak telah tersedia melalui regulasi nasional dan daerah, sebagaimana di atur dalam peraturan daerah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.   Namun pada implementasi belum optimal, adanya kesenjangan tajam antara bangunan regulasi dan realitas di lapangan yang mana masih banyak ditemukan anak-anak usia sekolah yang bekerja tanpa pengawasan sehingga hak anak terabaikan. Kata Kunci: Pekerja Anak, Kebijakan sosial, Perlindungan Social Policy For The Protection of Child Workers In The Mandalika Special Economic Zone of Central Lombok Abstract  The purpose of this study was to determine the social policy for protecting child labor in the Mandalika Special Economic Zone, Central Lombok. The study used a qualitative approach with a case study method. The units of analysis included child workers, their parents, and relevant government agencies. The research subjects were determined using purposive sampling, while the informants were determined using snowball sampling. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the spiral analysis model developed by Creswell, encompassing data management, coding, theme development, and data interpretation. The results showed that normatively, child labor protection policies are available through national and regional regulations, as stipulated in the Regional Regulation of Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, Number 5 of 2021 concerning the Implementation of Child-Friendly Districts. However, implementation has not been optimal, with a sharp gap between the regulatory framework and the reality on the ground, where many school-age children are still found working without supervision, thus neglecting children's rights.
Implementasi Peer Tutor Berbantuan Short Movie dalam Meningkatkan Partisipasi dan Kolaborasi Siswa Pada Pelajaran Sosiologi Kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram Maulana, Muhammad Rizky; Wadi, Hairil; Utomo, Jepri; Suryanti, Ni Made Novi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4394

Abstract

Partisipasi dan kolaborasi merupakan aspek penting dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada mata pelajaran sosiologi yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan interaksi sosial aktif. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang pasif dan kurang terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui implementasi model pembelajaran Peer Tutor berbantuan Short Movie. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket refleksi siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek terlaksana dengan persentase 67% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Persentase partisipasi siswa meningkat dari 68% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II, sedangkan kolaborasi siswa meningkat dari 71% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Kemudian persentase refleksi siswa pada siklus I yaitu 64% kemudian meningkat menjadi 91% pada siklus II dan persentase pada refleksi guru yaitu 44% meningkat menjadi 100%. Peningkatan ini terjadi karena adanya interaksi sejajar antar siswa dan penggunaan media audiovisual yang menarik dan kontekstual, sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif dan bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram.
Penerapan Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Brosur Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI K di SMAN 1 Gerung Kamisa, Feni Aprilia; Wadi, Hairil; Utomo, Jepri; Sukardi, Sukardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4494

Abstract

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (ptk) dengan tahapan yang dilakukan melalui observasi awal, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik yang digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah adalah siswa kelas XI K di SMAN 1 Gerung, sementara informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran sosiologi. Hasil penelitian siklus I menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur belum sepenuhnya terlaksana sebesar 62%, kekatifan siswa terlaksana sebesar 70%. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur hampir sepenuhnya terlaksana sebesar 95%, berpikir kreatif siswa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model student facilitator and explaining berbantuan media brosur dalam meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung.
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE DEBAT AKTIF PADA PELAJARAN SOSIOLOGI DI SMAN 1 GUNUNGSARI Jumratul; Wadi, Hairil; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 4 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i1.5431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas XI IPS 1 SMAN 1 Gunungsari dengan menerapkan metode Debat Aktif. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dalam perencanaan 1 siklus dilaksanakan sebanyak 2 kali dalam 1 kali pertemuan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keaktifan belajar pada siklus I sebesar 57%, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 88,5%. Sedangkan hasil belajar kognitif peserta didik pada siklus I sebesar 68,75% kemudian mengalami peningkatan di siklus II 80,31%. Hal tersebut membuat peningkatan pada keaktifan belajar peserta didik sebanyak 31,5% dan hasil belajar kognitif peserta didik meningkat 21,65%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode debat aktif dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar kognitif peserta didik kelas XI IPS 1 SMAN 1 Gunungsari.