Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

KEBIJAKAN SOSIAL PERLINDUNGAN PEKERJA ANAK DI KAWASAN EKONOMI KHUSUS MANDALIKA LOMBOK TENGAH Nursaptini, Nursaptini; Syafruddin, Syafruddin; Suud, Suud; Suryanti, Ni Made Novi; Wadi, Hairil; Hafiza, Nuril; Shoffah, Siti Nur Arifia; Saputri, Olivia Riski; Arofah, Zainul
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/wkesjd04

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Kebijakan sosial perlindungan pekerja anak di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika Lombok Tengah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Unit analisis meliputi pekerja anak, orangtua pekerja anak, dan pemerintah terkait. Penentuan subjek penelitian dilakukan melalui teknik purposive sampling, sedangkan informan penelitian ditentukan dengan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model spiral analysis yang dikembangkan oleh Creswell, meliputi pengelolaan data, pengkodean, pengembangan tema, serta penafsiran data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif kebijakan perlindungan pekerja anak telah tersedia melalui regulasi nasional dan daerah, sebagaimana di atur dalam peraturan daerah Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak.   Namun pada implementasi belum optimal, adanya kesenjangan tajam antara bangunan regulasi dan realitas di lapangan yang mana masih banyak ditemukan anak-anak usia sekolah yang bekerja tanpa pengawasan sehingga hak anak terabaikan. Kata Kunci: Pekerja Anak, Kebijakan sosial, Perlindungan Social Policy For The Protection of Child Workers In The Mandalika Special Economic Zone of Central Lombok Abstract  The purpose of this study was to determine the social policy for protecting child labor in the Mandalika Special Economic Zone, Central Lombok. The study used a qualitative approach with a case study method. The units of analysis included child workers, their parents, and relevant government agencies. The research subjects were determined using purposive sampling, while the informants were determined using snowball sampling. Data collection was conducted through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the spiral analysis model developed by Creswell, encompassing data management, coding, theme development, and data interpretation. The results showed that normatively, child labor protection policies are available through national and regional regulations, as stipulated in the Regional Regulation of Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, Number 5 of 2021 concerning the Implementation of Child-Friendly Districts. However, implementation has not been optimal, with a sharp gap between the regulatory framework and the reality on the ground, where many school-age children are still found working without supervision, thus neglecting children's rights.
Implementasi Peer Tutor Berbantuan Short Movie dalam Meningkatkan Partisipasi dan Kolaborasi Siswa Pada Pelajaran Sosiologi Kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram Maulana, Muhammad Rizky; Wadi, Hairil; Utomo, Jepri; Suryanti, Ni Made Novi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4394

Abstract

Partisipasi dan kolaborasi merupakan aspek penting dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada mata pelajaran sosiologi yang menuntut kemampuan berpikir kritis dan interaksi sosial aktif. Namun, kenyataannya masih banyak siswa yang pasif dan kurang terlibat dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui implementasi model pembelajaran Peer Tutor berbantuan Short Movie. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data meliputi observasi, angket refleksi siswa dan guru, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek terlaksana dengan persentase 67% pada siklus I dan 100% pada siklus II. Persentase partisipasi siswa meningkat dari 68% pada siklus I menjadi 86% pada siklus II, sedangkan kolaborasi siswa meningkat dari 71% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Kemudian persentase refleksi siswa pada siklus I yaitu 64% kemudian meningkat menjadi 91% pada siklus II dan persentase pada refleksi guru yaitu 44% meningkat menjadi 100%. Peningkatan ini terjadi karena adanya interaksi sejajar antar siswa dan penggunaan media audiovisual yang menarik dan kontekstual, sehingga suasana belajar menjadi lebih aktif dan bermakna. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model tutor sebaya berbantuan film pendek efektif dalam meningkatkan partisipasi dan kolaborasi siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI SOEKTIS 2 MAN 2 Mataram.
Penerapan Model Student Facilitator and Explaining Berbantuan Media Brosur Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Sosiologi Kelas XI K di SMAN 1 Gerung Kamisa, Feni Aprilia; Wadi, Hairil; Utomo, Jepri; Sukardi, Sukardi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4494

Abstract

Pembelajaran yang baik adalah pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik. Penelitian ini bertujuan menerapkan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur untuk meningkatkan keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (ptk) dengan tahapan yang dilakukan melalui observasi awal, perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Adapun teknik yang digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian tindakan kelas ini adalah adalah siswa kelas XI K di SMAN 1 Gerung, sementara informan dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran sosiologi. Hasil penelitian siklus I menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur belum sepenuhnya terlaksana sebesar 62%, kekatifan siswa terlaksana sebesar 70%. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan penerapan model pembelajaran student facilitator and explaining berbantuan media brosur hampir sepenuhnya terlaksana sebesar 95%, berpikir kreatif siswa sebesar 86%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model student facilitator and explaining berbantuan media brosur dalam meningkatkan keaktifan siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI K di SMAN 1 Gerung.
Analisis SWOT Implementasi Program Full Day School Five Day di SMA Katolik Kesuma Mataram Wadi, Hairil; Suud, Suud
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4310

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya program kebijakan pendidikan Full day school yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk dilaksnakan oleh pihak sekolah.. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan dan mendeskripsikan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman Implementasi Program Full Day School (FDS) Five Day  di SMA Katolik Kesuma Mataram. Lokasl Penelitian  di SMA Katolik Kesuma Mataram Kota Mataram Nusa Tenggaran Barat. Adapun yang menjadi narasumber dalam penelitian ini adalah guru sosiologi, kepala sekolah, kepala sekolah bagian kurikulum, guru, siswa. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, angket, dokumentasi. Analisis data secara tematik, dengan mengidentifikasi tema-tema utama yang  diinterpretasikan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan Analisis SWOT Implementasi Full Day School Five Day di SMA Katolik Kesuma Mataram terdiri dari  1) kekuatan  berupa peningkatan interaksi siswa dan guru, dukungan fasilitas dan respon positif; 2) kelemahan berupa peningkatan beban kerja dan tantangan adaptasi estimasi kerja guru dan aktivitas siswa; 3)  peluang berupa dukungan dari  kebijakan yayasan, pemerintah, dan orang tua siswa; 4) ancaman berupa kebijakan zonasi dan persepsi dari masyarakat perlu untuk diantisipasi supaya progam dapat berjalan optimal.
Penerapan Model Giving Question and Getting Answer Berbantuan Media Video YouTube Untuk Meningkatkan Kemampuan Mengemukakan Pendapat Siswa Kelas XI IPS I Pada Mata Pelajaran Sosiologi di SMAN 1 SAKRA Saleh, Nur Alpinesta; Wadi, Hairil; Malik, Imam; Suryanti, Ni Made Novi
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2026): Mei (on progress)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i2.4893

Abstract

Pendidikan berperan penting dalam mengembangkan kemampuan siswa salah satunya kemampuan mengemukakan pendapat siswa. Namun kemampuan mengemukakan pendapat siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengemukakan pendapat siswa pada mata pelajaran Sosiologi melalui penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif yaitu data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian siklus I menunjukkan bahwa penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube mencapai 68% serta kemampuan mengemukakan pendapat siswa mencapai 64%. Selanjutnya pada siklus II menunjukkan bahwa penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube mencapai 100% serta kemampuan mengemukakan pendapat siswa mencapai 80%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model Giving Question and Getting Answer berbantuan media video YouTube efektif dalam meningkatkan kemampuan mengemukakan pendapat siswa pada mata pelajaran Sosiologi kelas XI IPS I di SMAN 1 Sakra.
Peran Komunitas Gelar Hidup Sekolah Perjumpaan Dalam Menanamkan Nilai Solidaritas Sosial Remaja Di Desa Mantang Lombok Tengah Malik, Martoni Ira; Wadi, Hairil; Suud; Masyhuri
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/vrtzm983

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena kerentanan remaja di DesaMantang terhadap konflik horizontal antar-dusun yang dipicu oleh sentimen ego kelompok, sehingga bertujuan untuk menganalisis peranKomunitas Gelar Hidup Sekolah Perjumpaan dalam menginternalisasinilai-nilai solidaritas sosial. Menggunakan pendekatan kualitatif denganmetode studi kasus deskriptif, penelitian ini melibatkan pengelolakomunitas dan remaja sebagai subjek penelitian, dengan pengumpulandata melalui instrumen observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas inisecara efektif menjalankan peran ideal sebagai laboratorium karakter, peran yang diharapkan melalui penyediaan ruang dialog yang inklusif, serta peran nyata melalui aksi anjangsana dan tradisi duduk melingkar. Proses tersebut berhasil menanamkan aspek kolektivitas pada nilaikebersamaan, ikatan emosional pada nilai persaudaraan, tanggung jawabkolektif pada nilai gotong royong, distribusi peran pada nilai berbagi, serta koordinasi yang solid pada nilai kerjasama. Dengan demikian, disimpulkan bahwa peran strategis komunitas ini berhasil merekonstruksiperilaku sosial remaja dan meruntuhkan sekat primordial antar-dusundemi terwujudnya integrasi sosial yang harmonis dan berkelanjutan di Desa Mantang.
Makna Simbolik Tradisi Bayar Niat pada Masyarakat Desa Mura Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat Nurfadli, Idham; Wadi, Hairil; Suud; Syafruddin
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 2 (2026): May
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/avsgnz07

Abstract

Masyarakat Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, hingga saat ini masih mempertahankan tradisi bayar niat sebagai warisan budaya lokal yang sarat dengan nilai-nilai spiritual dan sosial. Tradisi ini dilaksanakan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terhindarnya seseorang dari penyakit atau musibah, serta sebagai bentuk pemenuhan nazar yang telah diucapkan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik yang terkandung dalam tradisi bayar niat pada masyarakat Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat. Tradisi bayar niat ini merupakan ritual adat sebagai wujud syukur masyarakat kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terhindarnya seseorang dari penyakit atau musibah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Sumber data diperoleh melalui wawancara tidak terstuktur, observasi non-partisipan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bayar niat mengandung empat dimensi makna simbolik: (1) makna denotatif, yaitu pemenuhan janji atau nazar spiritual melalui serangkaian tahapan ritual
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN BERTANYA SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 3 DI MAN 1 MATARAM Safitri, Sulistia; Wadi, Hairil; Suud, Suud; Wahidah, Ananda
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 8 No. 03 (2023): Volume 08 No. 3 Desember 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v8i3.10906

Abstract

This research aims to determine the application of the Think pair share learning model in class XI IPS 3 at MAN 1 Mataram. This research uses classroom action research with data collection techniques through observation, interviews and documentation. The stages of this research were carried out through initial observation, planning, action, observation and reflection. The subjects of this classroom action research were students of class XI IPS 3 MAN 1 Mataram, while the informants in the research were sociology subject teachers. The results of the first cycle of research showed that the level of students' problem solving abilities was (69%), asking questions (71%), and the teacher's application of the Think Pair Share model (75%). Furthermore, cycle II showed the level of problem solving ability (79%), asking ability (80%), and the teacher's application of the think pair share model (90%).
TEAM TEACHING DOSEN DAN GURU IPS DALAM PENERAPAN PROBLEM BASED LEARNING TWO STAY STRAY MODEL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN KOMUNIKASI SOSIAL SISWA KELAS IX A DI SMP NEGERI 1 LINGSAR Wadi, Hairil; Sukardi; Imam Malik; Izhar Husadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this research is that teachers are dominant which results in students being inactive and lacking social communication in social studies learning activities. This research aims to apply the problem based learning two stay two stray model through team teaching of lecturers and social studies teachers to increase the activeness and social communication of class IX A students at SMP Negeri 1 Lingsar. The research method uses a qualitative approach, the Class Action Case Method, where data collection techniques are through observation, interviews, documentation which is analyzed following the Miles and Huberman model, stages of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The research results showed that in cycles 1 and 2 activities were found: 1) Action planning, namely compiling social studies learning scenarios. Problem based learning two stay two stray model of globalization material, designing learning media, compiling observation sheets; 2) Implementation of actions and observations, namely in cycle 1 the implementation of learning was 90.4%, student activity was 85.34%, student social communication was 82.58%, while in cycle 2 there was an increase in implementation of learning 92.8%, student activity was 90, 79%, student social communication 90.79%; 3) Reflection, namely reflection activities in cycles 1 and 2 by the teaching team of lecturers and teachers regarding the implementation of learning, self-evaluation of lecturers as teachers, input from students who directly experience the Problem based learning two stay two stray model for improvement and strengthening in each cycle.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICTION GUIDE KOLABORASI PROBING PROMPTING UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN KARAKTER DEMOKRATIS SISWA PADA MATA PELAJARAN SOSIOLOGI KELAS XI IPS 4 DI SMAN 7 MATARAM Sofiana, Indri; Wadi, Hairil; Suud; Masyhuri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.13951

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya partisipasi dan karakter demokratis siswa pada mata pelajaran sosiologi. Adapun tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran prediction guide kolaborasi probing prompting dapat meningkatkan partisipasi dan karakter demokratis siswa pada mata pelajaran sosiologi kelas XI IPS 4 SMAN 7 Mataram. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan subyek penelitian adalah siswa dan guru sosiologi kelas XI IPS 4 SMAN 7 Mataram. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian siklus I menunjukkan penerapan model pembelajaran prediction guide kolaborasi probing prompting terlaksana 72%, partisipasi siswa 63%, dan karakter demokratis siswa 67%. Kemudian pada siklus II menunjukkan penerapan model pembelajaran prediction guide kolaborasi probing prompting terlaksana 93%, partisipasi siswa 85%, dan karakter demokratis siswa 91%.