Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Kreatif dengan Sparkol VideoScribe Sutarto, Sutarto; Muzanni, Ahmad; Winata, Aliahardi; Anam, M. Chairul; Kartiani, Baiq Sarlita; Hastuti, Intan Dwi
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4, No 2 (2023): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v4i2.647

Abstract

Perkembangan teknologi dunia yang memasuki era revolusi industri 4.0, yakni  menekankan pada  digital, dan lain sebagainya atau dikenal dengan fenomena disruptive innovation.  Revolusi industri 4.0 dengan segala tantangan dan dampaknya bagi guru untuk  mengupgrade diri dalam bidang teknologi. Perkembangan teknologi menuntut guru mampu menggunakan media pembelajaran. Dengan demikian perlu adanya pelatihan pembuatan  pembuatan video scribe (sparkol) untuk materi presentasi bagi guru-guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah focus grup discussion (FGD).  Langkah-langkah yang dapat dilakukan 1) melakukan sosialisasi tentang pentingnya media pembelajaran yang menarik bagi siswa salah satunya adalah video Scribe (Sparkol) 2) memberikan pelatihan pembuatan video Scribe ( Sparkol) 3) Penggunaan video scribe (sparkol) dalam pembelajaran di sekolah dasar. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa pemahaman guru mengenai media pembelajaran meningkat dan antusiasme peserta didik dalam pembelajaran menggunakan media pembelajaan berbasis sparkol video scribe meningkat
Optimalisasi Pembentukan Karakter Siswa melalui Integrasi Nilai Imtaq di SD Islam Mubarok ,, Sadri; Thoib, Ismail; Anam, M. Chairul
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 2 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i2.611

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi penguatan karakter peserta didik melalui kegaitan Imtaq. Studi ini merupakan penelitian deskriptif ekploratif dengan subyek kepala sekolah, guru, dan perwakilan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil studi menunjukkan bahwa (1) kegiatan Imtaq di SD Islam Mubarok telah diselenggarakan secara rutin, terjadwal, dan berkelanjutan pada hari selasa, rabu, kamis, jum’at, dan sabtu sebelum pembelajaran dimulai pukul 07.00-08.00; (2) kegiatan Imtaq ini dilakukan melalui membaca Surah Al-Mulk, Surah Al-Kahfi, Hafalan ayat-ayat pendek, Penyampaian Kitab Akhlak Lilbanin dan Banat, Tausyiah, Dzikir, sholawat, dan untuk mengakhirinya ditutup dengan Do’a; (3) dampak positif kegiatan Imtaq yaitu dapat membangun karakter percaya diri, religius, taat, jujur, hormat, bersyukur bagi peserta didik; (4) kendala kegiatan Imtaq yaitu peserta masih ada rasa malu-malu, ada yang terlambat, dan terbatasnya sarana buku dan Kitab bacaan peserta didik
Integrasi Media Gambar Proyeksi dalam Pembelajaran Membaca Awal bagi Siswa Kelas 1 SD untuk Meningkatkan Literasi Dini Anam, M. Chairul
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 3 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i3.618

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan penggunaan media gambar proyeksi dalam pembelajaran membaca awal guna meningkatkan literasi dini siswa kelas I SD Negeri 3 Gerung Utara. Fokus penelitian ini adalah menganalisis bagaimana pemanfaatan media tersebut berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan membaca permulaan siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang berlangsung dalam dua siklus. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam aktivitas guru dan siswa, yang dikategorikan sebagai baik. Nilai kemampuan membaca permulaan siswa pada siklus pertama mencapai rata-rata 72,23 dengan tingkat ketuntasan klasikal sebesar 64,70%, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 84,8 dengan ketuntasan 91,17%. Dengan pencapaian ini, seluruh indikator pembelajaran berhasil melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi media gambar proyeksi dalam pembelajaran membaca awal efektif dalam mendukung pengembangan literasi dini siswa kelas I SD Negeri 3 Gerung Utara.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW PADA MATA PELAJARAN PKN DI SD HADI SAKTI TAHUN AJARAN 2021/2022”. Anam, M. Chairul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 7 No. 2 (2021): September
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v7i2.4889

Abstract

Abstrak: Penerapan media yang dipilih guru dalam memberikan suatu materi pelajaran sangat menentukan terhadap keberhasilan proses pembelajaran, keaktifan serta motivasi belajar siswa. Berdasarkan data hasil observasi, hasil belajar siswa kelas IV SD Hadi Sakti terhadap mata pelajaran PPKN masih rendah. Hal ini terjadi karena siswa kurang temotivasi selama proses pembelajaran. Rendahnya motivasi belajar siswa karena guru masih menggunakan metode yang monoton seperti metode ceramah. Berdasarkan latar belakang masalah di atas maka peneliti melakukan penelitian tindakan kelas ini dengan tujuan meningkatkan motivasi belajar dengan menggunakan cooperative learning tipe jigsaw bagi siswa kelas IV SD Hadi Sakti Tahun Ajaran 2021/2022. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh persentase rata- rata aktivitas guru pada siklus I dan II masing-masing sebesar 70 % dan 95 % dengan kategori masing- masing adalah cukup baik dan sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa menggunakan model model Pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw Bagi Siswa Kelas IV SD Hadi Sakti Tahun Ajaran 2021/2022 dapat meningkatkan motivasi belajar PPKN.Kata kunci : cooperative learning tipe jigsa, Motivasi Belajar
IMPLEMENTASI ADMINISTRASI SEKOLAH DASAR NEGERI 30 AMPENAN Anam, M. Chairul; Muzanni, Ahmad; Hadi, Samsul
Transformasi : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Non Formal Informal Vol. 9 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Luar Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jtni.v9i1.7275

Abstract

The purpose of this research is to describe the management of  the  primary  school  30 Ampenan. This research is a qualitative descriptive study, the results of which show that, first, the implementation of student management has been effective: all student management requirements are complete and well organized, can run effectively even though there is no administrative staff. Fourth, the application of financial administration is related to financial standards , which includes: Investment costs, management costs and personnel costs Fifth, there are problems in the implementation of management, which have an impact on administrative inefficiencies.Keywords: implementastion,  elementary school, administration.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan SDN 30 Ampenan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang hasilnya menunjukkan bahwa, pertama, pelaksanaan manajemen kemahasiswaan sudah efektif: semua persyaratan manajemen kesiswaan lengkap dan tertata dengan baik, dapat berjalan dengan efektif meskipun tidak ada staf Tata Usaha.Keempat, penerapan administrasi  keuangan terkait dengan standar keuangan, yang meliputi: Biaya investasi, biaya manajemen dan biaya personel Kelima, terdapat masalah dalam pelaksanaan manajemen, yang berdampak pada inefisiensi adminstrasi.Kata Kunci: implementasi, sekolah dasar, administrasi
PELATIHAN PENYUSUNAN TEKNIK PENILAIAN HASIL BELAJAR BAGI GURU-GURU DI SMPN SATU ATAP PRAYA TIMUR 2024 Hadi, M. Samsul; Anam, M. Chairul
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 2 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v2i2.12385

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMPN 1 Atap Praya Timur Kecamatan Praya Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk melatih guru dalam menyusun teknik penilaian hasil belajar. Kegiatan ini sangat bermanfaat memberikan pengetahuan dan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya menyusun instrumen hasil belajar. Metode yang digunakan adalah partisipatif dan kolaboratif. Kegiatan ini sekaligus menjadi dorongan bagi guru- guru untuk menyampaikan informasi khususnya kepada guru-guru lain tentang pentingnya peran guru dalam pengembangan penilaian hasil belajar siswa. Hasil kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan guru dalam menyusun penilaian hasil belajar Dengan demikian kegiatan pelatihan ini secara tidak langsung menjadi bagian penting untuk turut menumbuhkan kesadaran bagi masyarakat untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Revolusi Teknologi di Ruang Kelas: Membentuk kelompok organisasi Belajar Sekolah Dasar Negeri 18 Mataram Anam, M. Chairul; Raimin, Raimin; Shobri, Ahmad Yusuf
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v4i3.2440

Abstract

Revolusi teknologi telah menciptakan perubahan signifikan dalam dunia Pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 18 Mataram, mengubah paradigma tradisional ruang kelas menjadi lingkungan pembelajaran yang dinamis dan terhubung. Penelitian ini menggambarkan bagaimana integrasi teknologi di ruang kelas telah membentuk kelompok organisasi belajar sekolah, sebuah inisiatif yang mendorong keterlibatan siswa, guru, dan orang tua dalam proses pembelajaran.Revolusi teknologi, terutama penggunaan perangkat digital dan akses internet, memberikan peluang baru untuk meningkatkan kolaborasi di antara pemangku kepentingan pendidikan. Dalam konteks ini, kelompok organisasi belajar sekolah muncul sebagai wadah kolaboratif di mana siswa, guru, dan orang tua dapat berinteraksi, bertukar ide, dan bersama-sama merencanakan kegiatan pendidikan yang bermakna. Sehingga Kerjasama siswa dengan berbagai elemen sebagai kecakapan hidup. Mengingat pesatnya kemajuan media e-learning dan jaringan internet, kegiatan kolaboratif atau kooperatif tidak lagi sekedar pembelajaran tradisional, namun juga kemampuan berkomunikasi dengan siswa lain secara online kapanpun dan dimanapun, bertukar pikiran dan perasaan, serta memecahkan masalah.
Pelatihan"Memahami Masalah Belajar Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Belajar di SD Negeri 2 Sambiq Elen Muzanni, Ahmad; Anam, M. Chairul; Kartiani, Baiq Sarlita; Jaswandi, Lalu; Winata, Aliahardi
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 1, No 1 Juni (2020): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v1i1 Juni.55

Abstract

Adanya perbedaan kemampuan, kecerdasan, bakat, minat dan latarbelakang lingkungan masing-masing siswa. Sistem pengajaran di sekolahseharusnya memberi kesempatan kepada siswa untuk maju sesuai dengankemampuannya. Siswa dapat menghadapi permasalahan yang dihadapiolehnya. Hendaknya guru juga intensif dalam menangani siswa yangmenambah pengetahuan, sikap yang terbuka dan mengasah keterampilandalam mengidentifikasi kesulitan belajar siswa. Dalam pelaksanaanpelatihan ini, beberapa target luaran diantaranya: (1) terlaksananya kegiatanpelatihan dengan judul “Memahami Masalah Belajar sebagai UpayaMeningkatkan Kualitas Belajar Siswa di SD Negeri 2 Sambiq Elen”; (2) gayamengajar guru dengan mengakomodir kebutuhan gaya belajar siswadiantaranya: auditori, visual, dan kinestetik; dan (3) suasana kelas yangmerepresentasikan konsep pendidikan inklusif. Metode pelaksanaanprogram pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan secara kelompok,curah pendapat, dan partisipatif. Adapu tahapan kegiatan ini sebagaiberikut: (1) persiapan dan pembekalan; (2) materi pengabdian; (3)pelaksanaan program pelatihan kepada guru; dan (4) rencana keberlanjutanprogram. Hasil dari pengabdian diperoleh bahwa guru di SD Negeri 2Sambiq Elen dapat membedakan antara masalah belajar dan nonpembelajaran. Kemudian para guru mampu Menyusun model dan mediapembelajaran sesuai dengan masalah yang telah ditemukan.
PENGARUH PENGGUNAAN VLAN PADA SOFTWARE DEFINED NETWORK BERBASIS RYU CONTROLLER Anam, M. Chairul; Septama, Hery Dian; P, Rio Ariestia; Nama, Gigih Forda
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 12 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v12i1.3766

Abstract

Software Defined Network (SDN) is a network architecture that separates the control plane and data plane in networking devices, which then makes the control plane independent and programmable. The control plane task is taken by the controller, where the controller can manage all the rules in all networking devices, one type of controller is the Ryu controller. VLAN is a network configuration that distributes several different segments to devices connected to the network that can improve network performance. This study aims to determine the performance of VLAN on Software Defined Network using Ryu Controller using a simulation method with 2 scenarios, namely linear topology 3 OpenFlow Switch 30 hosts and linear topology 3 OpenFlow Switch 60 hosts with traffic of 100, 200, 300, and 400 Mb. Testing is carried out using the rest_router app on the Ryu controller which can run static routing without VLAN and with VLAN so that the difference between using VLAN and not can be seen. The test results show that the linear topology of 3 switches, whether 30 hosts or 60 hosts, can work well. Based on the test of QoS parameters Throughput, Packet Loss, and Jitter, the overall of VLAN is less good than without VLAN, with values of 222.9 Mbps, 0%, 0.0000636 s, and 0.0000675 ms, respectively. However, as the number of hosts increases, VLAN is more reliable.