Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Reproductive Aspects of Mangrove Crabs (Scylla sp.) Caught by Fishermen in the Bagek Kembar Essential Ecosystem Area, West Lombok Niarni, Baiq Gina Amalia; Karnan, Karnan; Kusuma, Anindita Suliya Hangesti Mandra; Mahrus, Mahrus
Jurnal Pijar Mipa Vol. 21 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v21i1.9557

Abstract

Mangrove crabs are a high-value fishery resource that is closely associated with mangrove ecosystems, but their uncontrolled use has the potential to threaten the sustainability of the population. This study aims to analyze the reproductive aspects of mangrove crabs (Scylla sp.) caught by fishermen in the Bagek Kembar Essential Ecosystem Area (KEE), West Lombok, as the basis for sustainable fisheries management. The research was conducted in March-May 2025, using a quantitative survey method and observation-based data collection. The sampling technique in this study is purposive sampling. The observed parameters included gender, carapace width, body weight, gonadal maturity level (TKG), and gonadal maturity index (IKG). Data were analyzed descriptively and inferentially to describe growth patterns and reproductive conditions. The results showed a dominance of females, with a male:female ratio of 0.83:1. The relationship between carapace width and body weight is negative allometric (b < 3), indicating that carapace growth is faster than body weight growth. The distribution of TKG is dominated by TKG I and III, while the average IKG ranges from 2.05–5.72% with a frequency of 80%. The novelty of this research lies in providing location-based mangrove crab reproductive data in essential ecosystem areas that remain limited. The results of the study confirm the importance of regulating catch size and protecting mature gonadal individuals, and recommend further research on seasonal reproductive dynamics to support ecosystem-based fisheries management.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Soal Literasi Sains Berbasis HOTS (High Order Thinking Skills) untuk Guru-guru MGMP IPA Lombok Timur Kusuma, Anindita Suliya Hangesti Mandra; Artayasa, I Putu; Sakaroni, Rubiyatna; Muhlis; Setiawan, Heru; Muslihatun, Fitri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12875

Abstract

Urgensi PkM menitikberatkan pada analisis penerapan Kurikulum Merdeka Belajar sejak 2021 yang menuntut guru memiliki kemampuan dalam menyusun soal yang mendorong keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Namun, banyak guru-guru MGMP IPA Lombok Timur masih kesulitan memahami konsep HOTS, membedakan dengan LOTS, serta menyusunnya dalam bentuk soal literasi sains. Akibatnya, pembelajaran cenderung berorientasi pada hafalan, belum melatih siswa berpikir kritis, kreatif, dan analitis sesuai tuntutan abad 21. Urgensi kegiatan ini terletak pada perlunya penguatan kapasitas guru dalam mengembangkan soal berbasis HOTS yang relevan dengan kebutuhan kurikulum dan dunia kerja era Industri 4.0. Tujuan kegiatan “Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Soal Literasi Sains Berbasis HOTS untuk guru-guru MGMP IPA Lombok Timur” adalah: (1) meningkatkan pemahaman guru terkait konsep HOTS dan penerapannya dalam pembelajaran, (2) melatih guru menyusun soal literasi sains yang berorientasi pada kemampuan analisis, evaluasi, dan kreasi, serta (3) mendampingi guru secara intensif hingga mampu menghasilkan soal sesuai standar HOTS. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap: (1) analisis masalah dan kebutuhan guru melalui studi pendahuluan, (2) penentuan solusi berupa pelatihan dan pendampingan, (3) pelaksanaan pelatihan yang meliputi pemberian materi konsep HOTS berdasarkan taksonomi Bloom revisi, analisis serta contoh soal HOTS, penyusunan soal, diskusi, dan refleksi, serta (4) evaluasi untuk menilai manfaat dan kendala. Subyek pengabdian kepada masyarakat adalah guru-guru MGMP IPA Lombok Timur. Kegiatan pengabdian berupa pelatihan dan pendampingan penyusunan soal literasi sains berbasis HOTS bagi guru MGMP IPA Lombok Timur berhasil meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta motivasi guru secara signifikan. Lebih dari 87% peserta mampu memahami Taksonomi Bloom revisi dan 85% berhasil menyusun soal HOTS yang layak digunakan, dengan tingkat partisipasi dan kepuasan peserta yang sangat tinggi.