Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Menggali Potensi CCUS Indonesia: Penilaian Komprehensif terhadap Kesiapan Teknis, Kebijakan Imperatif, dan Jalur Strategis Ismail, Agus; Nasution, Arif Zulkiflli; As Tsabit, Muhammad Azzam; Amal, Muhammad Ikhlasul
Jurnal Energi Baru dan Terbarukan Vol 6, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Program Studi Magister Energi, Sekolah Pascasarjana, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jebt.2025.28129

Abstract

Indonesia berada di momen penting dalam transisi energinya, di mana Penangkapan, Pemanfaatan, dan Penyimpanan Karbon (CCUS) muncul sebagai teknologi penting untuk menyelaraskan pembangunan ekonomi dengan komitmen iklim yang ambisius. Studi ini, yang didasarkan pada tinjauan pustaka kualitatif dari data sekunder, memberikan penilaian komprehensif tentang pengembangan CCUS di Indonesia, yang menyoroti wawasan utama tentang kelayakan teknisnya, kebijakan dan hambatan sosial yang berlaku, serta peluang strategis. Temuan menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi penyimpanan CO₂ yang substansial, melebihi 400 gigaton di akuifer salin dan ladang minyak/gas yang terkuras, dilengkapi dengan kemampuan penangkapan yang terbukti dari proyek-proyek seperti Tangguh EOR dan Gundih CCS. Namun, peningkatan upaya ini menghadapi tantangan termasuk kerugian efisiensi yang disebabkan oleh kelembaban, pengelolaan pengotor CO₂, dan kebutuhan karakterisasi bawah permukaan yang signifikan. Proyek percontohan telah menggarisbawahi dampak kritis dari penundaan regulasi dan penentangan masyarakat, yang mengungkapkan bahwa kurangnya kerangka regulasi yang terpadu dan insentif keuangan yang memadai tetap menjadi hambatan utama. Kendala ekonomi signifikan, dengan biaya pengurangan sekitar $50/tCO₂, meskipun potensi EOR Indonesia menawarkan keunggulan komparatif yang penting, mengurangi biaya bersih menjadi $40-50/tCO₂. Untuk memanfaatkan potensi ini, studi ini merekomendasikan tindakan kebijakan segera seperti menyederhanakan perizinan melalui sistem perizinan satu jendela dan mengalokasikan dana percontohan dari Mekanisme Transisi Energi. Strategi jangka menengah melibatkan pembentukan mekanisme penetapan harga karbon yang kuat yang terkait dengan ICDX dan penggunaan kembali jaringan pipa gas yang ada untuk transportasi CO₂. Dalam jangka panjang, Indonesia dapat memanfaatkan lokasi strategis dan aset geologisnya untuk menjadi pusat CCUS ASEAN, khususnya melalui Cekungan Natuna, yang memerlukan reformasi legislatif mendasar untuk mengklasifikasikan CO₂ sebagai komoditas. Tindakan segera dan terpadu, ditambah dengan pemantauan yang transparan dan prinsip-prinsip transisi yang adil, sangat penting bagi CCUS untuk mendukung pembangunan rendah karbon Indonesia dan menghindari penguncian pada jalur emisi tinggi.
Swimming Learning Model in Developing Motor Skills of Children Aged 3-6 Years Amal, Muhammad Ikhlasul; Nuryasin, Syahid; Pristiawati, Ani
Journal of Physical and Outdoor Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal of Physical and Outdoor Education
Publisher : STKIP Paasundan Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/jpoe.v7i2.365

Abstract

This study aims to examine the effect of swimming learning models on the motordevelopment of children aged 3-6 years. Through the literature review method, this study analyzed various sources that discuss the effect of swimming learning on children's gross and fine motor skills. The results showed that implementing routine swimming interventions for six weeks was able to significantly improve gross and aquatic motor skills.This study also highlights the importance of effective learning models to improve children's learning processes and the role of parents and teachers in supporting motor development. Although a number of studies have shown positive aspects, more in-depth research is still needed regarding the long-term effects and transfer of swimming skills to everydaysituations. Methodological shortcomings and objective measurements are the mainobstacles in this study. Therefore, recommendations are directed at the development of more comprehensive methods and testing in a broader context.
Gambaran Hasil Kegiatan Intervensi Pentingnya Penggunaan KB pada Pasangan Usia Subur di Kelurahan Karangroto Semarang Yuliyanti, Suryani; Prasetijono, Purwito Soegeng; Nabih, Dimas Irfan; Pratiwi, Citra Permata; Safitri, Gita Dwi; Nisak, Khamidatun; Amal, Muhammad Ikhlasul; Septiani, Anita Indria; Khotimatun, Dwi Fara; Kusuma, Julia Salsa; Saputri, Pradita Bella Riski; Zahra, Purbaningrum Tiara; Putri, Trijati Cendikia
Smart Society Empowerment Journal Vol 5, No 3 (2025): November
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ssej.v5i3.86446

Abstract

Pendahuluan: Salah satu upaya yang gencar dilakukan pemerintah dalam pengendalian penduduk adalah program keluarga berencana (KB). Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi dengan pasangan usia subur terbanyak di Indonesia, sebanyak 57,38 persen diantaranya menggunakan KB pada tahun 2021. Karangroto merupakan kelurahan di wilayah Jawa Tengah dengan hasil survei penggunaan KB sebesar 58,5% dari target 100%. Dari data tersebut peneliti melakukan kegiatan intervensi pada kelurahan Karangroto guna meningkatkan pengetahuan pasangan usia subur pentingnya penggunaan KB.Metode: Intervensi yang dilakukan berupa edukasi mengenai pentingnya dukungan suami dalam program KB dan informasi pembayaran KB dalam bentuk ceramah, leaflet dan kuis mengenai materi yang diberikan. Sebelum diberikan intervensi, peserta diminta mengisi kuisioner pre test dan kuisioner post test akan dibagikan setelah intervensi.Analisis data pre post test menggunakan uji t berpasangan yang dilanjutkan dengan uji wilcoxon karena data tidak homogen dan tidak normal.Hasil dan pembahasan: Edukasi masyarakat tentang program KB di Kelurahan Karangroto diikuti 42 peserta yang seluruhnya meningkat pengetahuannya (rerata pretest 8,61 dan rerata posttest 9,30) dengan nilai p=0,001. Nilai pretest terendah adalah 5 dan tertinggi adalah 10. Sedangkan untuk nilai posttest terendah adalah 6 dan tertinggi 10.Kesimpulan: Terdapat peningkatan yang bermakna pada pengetahuan pasangan usia subur pada Kelurahan Karangroto mengenai penggunaan kontrasepsi setelah diberikan intervensi berupa edukasi mengenai pentingnya dukungan suami dalam program KB dan informasi mengenai pembayaran KB.