Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENDAPINGAN UMKM MODIKASI MOTOR CUSTOM KABYAN BARAGE DI KABUPATEN BOGOR Hermawan; Sopian
Where Theory, Practice, Experience & Talent Meet, TPeT Vol 2 No 1 (2022): TPeT (Theory, Practice, Experience & Talent Meet): Community Service Journal
Publisher : LPPM GICI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendampingan adalah suatu proses pemberian kemudahan yang diberikan pendamping kepada masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan memecahkan masalah serta mendorong tumbuhnya inisiatif dalam proses pengambilan keputusan, sehingga kemandirian dapat diwujudkan dalam rangka peningkatan Ekonomi, Tujuan pendampingan UMKM ini adalah untuk membantu pelaku UMKM Custom Kabayan Grade dapat menyusun laporan keuangan UMKM agar peningkatan pendapatan dapat tercatat dengan baik, metode pendampingan ini menggunakan metode Bottom-Up yaitu metode dimana pendamping lansung diskusi dan berinteraksi dengan pelaku UMKM untuk berfikir secara langsung tentang strategi usaha, Hasil pengabdian masyarakat adalah pelaku UMKM mampu membuat laporan keuangan usaha dengan standar akuntansi dan memiliki strategi bisnis untuk meningkatkan profitabilitas
Analisis Pengaruh Literasi Keuangan, Inklusi Keuangan, Teman Sebaya Dan Uang Saku Terhadap Perilaku Menabung Mahasiswa Universitas Pertiwi Habib Ahmad Asegaf; Joelianti Dwi Supraptiningsih; Sopian; Siti Nuridah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, teman sebaya, dan uang saku terhadap perilaku menabung mahasiswa. Literasi keuangan merujuk pada kemampuan individu dalam memahami dampak dari berbagai keputusan keuangan, sedangkan inklusi keuangan adalah kondisi di mana masyarakat memiliki akses terhadap layanan keuangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau. Kedua aspek ini, bersama dengan faktor sosial seperti pengaruh teman sebaya dan uang saku, diduga mempengaruhi perilaku menabung di kalangan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa Universitas Pertiwi. Analisis data bertujuan untuk mengevaluasi seberapa besar literasi keuangan, inklusi keuangan, teman sebaya, dan uang saku mempengaruhi perilaku menabung mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh positif signifikan terhadap perilaku menabung. Demikian pula, inklusi keuangan, teman sebaya, dan uang saku juga terbukti berpengaruh positif. Kesimpulan dari temuan ini menggarisbawahi pentingnya upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan mahasiswa, baik oleh institusi pendidikan maupun lembaga terkait. Selain itu, pengaruh lingkungan sosial, khususnya teman sebaya, perlu diperhatikan sebagai salah satu faktor yang dapat mendorong kebiasaan menabung yang baik.
EFEKTIVITAS PROBLEM-BASED LEARNING BERBASIS ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM MENINGKATKAN INTERNALISASI NILAI PANCASILA Hermansyah; Mohamad Abduh; Sri Rahayu Pudjiastuti; Sopian
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49218

Abstract

The digital era presents new challenges for Pancasila education, particularly in instilling living and reflective national values among the younger generation. Traditional learning practices that remain lecture-oriented tend to result in low and merely normative internalization of Pancasila values among university students. This study aims to evaluate the effectiveness of Artificial Intelligence based Problem Based Learning in enhancing the internalization of Pancasila values among students of the Pancasila and Civic Education (PPKn) Study Program. This research employs a quasi-experimental design, which is used when researchers are unable to fully randomize research subjects. The research population consisted of 98 PPKn students, with 79 students randomly selected as the research sample. Data were collected through questionnaires, pretest posttest instruments, and interviews. Data analysis utilized a combination of quantitative methods to assess improvements in the internalization of Pancasila values as well as students’ responses to the implementation of Artificial Intelligence based Problem-Based Learning. The results indicate that the implementation of Artificial Intelligence–based Problem Based Learning significantly increases student engagement in discussions, critical thinking skills, and the internalization of Pancasila values, such as justice, mutual cooperation (gotong royong), and social responsibility. Students demonstrated improved ability to respond to social issues using reflective and value-based arguments, along with more interactive and meaningful learning experiences