Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Pemanfaatan Inovasi Teknologi dalam Dunia Teknik Sipil: Menuju Konstruksi Masa Depan : Penelitian Surya Baskara; Adris Ade Putra; Minson Simatupang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.1452

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa dampak besar terhadap praktik teknik sipil modern. Inovasi seperti Building Information Modeling (BIM), penggunaan Internet of Things (IoT), robotika konstruksi, dan material cerdas seperti self-healing concrete menjadi kunci menuju konstruksi masa depan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana inovasi teknologi tersebut dimanfaatkan dalam proyek-proyek teknik sipil serta dampaknya terhadap efektivitas pembangunan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis studi kasus dari berbagai sumber ilmiah. Hasil menunjukkan bahwa penerapan teknologi inovatif dapat meningkatkan efisiensi hingga 30%, mengurangi kesalahan konstruksi, dan memperpanjang umur struktur. Kendala utama yang dihadapi antara lain biaya awal yang tinggi dan kurangnya tenaga kerja terampil. Kesimpulannya, transformasi teknologi dalam teknik sipil adalah langkah strategis untuk menjawab tantangan pembangunan global di masa depan
Konektivitas Jalan, Aksesibilitas fungsional, dan kualitas Ruang kota: studi komprehensif di kawasan Urban: Penelitian Weko Indira Romanti Aulia; Adris Ade Putra; Minson Simatupang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.1636

Abstract

Pertumbuhan kota yang pesat menimbulkan tantangan dalam penyediaan infrastruktur jalan yang memadai dan pemerataan aksesibilitas terhadap berbagai fungsi kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara konektivitas jalan, aksesibilitas fungsional, dan kualitas ruang kota di kawasan urban. Dengan menggunakan pendekatan campuran (mixed methods), studi ini dilakukan pada tiga tipologi kawasan (pusat kota, peralihan, dan pinggiran). Analisis dilakukan melalui pemetaan jaringan jalan berbasis GIS, survei persepsi masyarakat, dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konektivitas jalan yang tinggi berkorelasi positif dengan aksesibilitas fungsional yang baik serta meningkatnya kualitas ruang kota. Kawasan dengan jaringan jalan yang terhubung dan fungsi kota yang merata menunjukkan kualitas ruang kota yang lebih tinggi dalam aspek kenyamanan, keterjangkauan, dan interaksi sosial. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan jaringan jalan dan desain ruang kota untuk mendukung kota yang inklusif dan berkelanjutan
Penilaian Potensi Wisata dan Pemetaan Lokasi Strategis untuk Pengembangan Desa Wisata di Desa Anggoro Handa, Muhamad Idham; Putra, Adris Ade; Simatupang, Minson; Hasddin, Hasddin; Sambari, Villa Evadelvia Ginal; Jasman, Jasman; Safitri Maladeni, Eva
SCEJ (Shell Civil Engineering Journal) Vol. 10 No. 1 (2025): SCEJ (Shell Civil Engineering Journal)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Muhammadiyah University of Buton

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/scej.v10i1.7364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi pengembangan Desa Anggoro sebagai desa wisata berbasis alam dan budaya di Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan spasial, dengan sistem skoring berbasis enam kriteria utama: keindahan alam, keunikan sumber daya, kegiatan wisata, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan dan dokumentasi, serta dianalisis secara kuantitatif dan divisualisasikan dalam bentuk peta tematik menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Anggoro memiliki skor total 954, yang dikategorikan sebagai “sangat potensial” untuk dikembangkan sebagai desa wisata. Aspek kebersihan, kenyamanan, dan keamanan memperoleh skor tertinggi, mencerminkan kondisi lingkungan dan sosial yang terjaga. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat integrasi antara metode analisis kuantitatif dan spasial dalam evaluasi wilayah berbasis potensi lokal. Secara praktis, hasil penelitian merekomendasikan penyusunan kebijakan zonasi wisata, penguatan infrastruktur ekowisata dan edukasi, serta pelibatan aktif masyarakat lokal dalam tata kelola desa wisata. Model ini dapat direplikasi pada wilayah perdesaan lain, khususnya di Indonesia Timur yang masih minim kajian akademik tentang pengembangan pariwisata berbasis komunitas.
Manajemen Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Proyek Konstruksi Gedung DPRD Kabupaten Bombana Anrias, Anrias; Simatupang, Minson; Mokui, Hasmina Tari
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 6 No 2 (2025): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v6i2.1318

Abstract

Penelitian ini menyoroti pengelolaan risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Bombana, yang bertujuan meminimalkan potensi kecelakaan serta mendukung peningkatan produktivitas konstruksi. Metode yang digunakan berupa pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran kuesioner, observasi di lapangan, dan telaah dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB). Sebanyak 30 responden, meliputi manajer proyek, pengawas, petugas K3, serta pekerja, dilibatkan untuk mengidentifikasi risiko dan mengevaluasi implementasi K3. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa faktor utama dalam penerapan K3 ialah ketersediaan serta pemakaian Alat Pelindung Diri (APD), konsistensi pengawasan, intensitas pelatihan, dan pemasangan rambu keselamatan. Walaupun K3 sudah diterapkan, pelaksanaannya masih kurang optimal karena disiplin pekerja dalam penggunaan APD rendah dan pengawasan belum maksimal. Analisis anggaran menunjukkan alokasi biaya K3 masih di bawah standar yang dipersyaratkan SE Kementerian PUPR No. 11/SE/M/2019. Oleh karena itu, peningkatan anggaran K3, pengawasan ketat, pelatihan berkesinambungan, dan pembentukan budaya keselamatan menjadi langkah penting untuk mewujudkan zero accident. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi rujukan praktisi maupun akademisi dalam memperkuat manajemen risiko K3 pada sektor konstruksi.
Pengaruh Substitusi Abu Sekam Padi terhadap Kuat Tekan dan Workability Beton Self-Compacting Concrete (SCC) sebagai Upaya Pemanfaatan Limbah Ramah Lingkungan Hasir, Hasir; Simatupang, Minson; Mokui, Hasmina Tari; Arsyad, Febriansyah; Alson, Muh Wonua Bhakti; Pratiwi, Nanda Ayu
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 6 No 2 (2025): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v6i2.1322

Abstract

The increasing concern for environmental sustainability has prompted innovations in the construction industry, particularly through the utilization of agricultural waste as supplementary cementitious materials. This research examines how replacing cement with rice husk ash (RHA) influences the compressive strength and workability of Self-Compacting Concrete (SCC). A comparative experimental approach was used, with Portland Composite Cement (PCC) serving as the primary binder and RHA added as a partial cement substitute at proportions of 2.5%, 5%, and 10% by weight. Prior to developing the mix design, the physical and mechanical characteristics of the aggregates were assessed following Indonesian National Standards (SNI). The compressive strength of cylindrical specimens (15 cm × 30 cm) was measured at 14 and 28 days of curing. The findings show that replacing 5% of the cement with RHA yielded the greatest compressive strength, reaching 35.7 MPa at 28 days, exceeding the strength of the control mix and other replacement levels. This enhancement is attributed to the pozzolanic activity of the amorphous silica in RHA, which improves the concrete’s microstructure and decreases its porosity. However, exceeding 5% replacement leads to reduced performance due to excessive dilution of cementitious content. Therefore, rice husk ash can be effectively utilized as an eco-friendly cement replacement up to an optimal proportion of 5%, supporting the development of sustainable construction materials in Indonesia
Systematic Literature Review: Penerapan Internet of Things (IoT) Untuk Optimalisasi Smart Home Andi, Abdul Jalil; Abdullah, Muhammad Julmawansa; Simatupang, Minson; Mokui, Hasmina Tari
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 18 No 2 (2025): October
Publisher : STMIK Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47561/jtik.v18i2.338

Abstract

Internet of Things (IoT) merupakan salah inovasi di bidang teknologi yang memanfaatkan konektivitas internet sebagai sarana penghubung antar perangkat agar dapat bertukar data secara otomatis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan pengimplementasian IoT di bidang smart home  melalui kajian systematic literature review. Proses pencarian literatur dilakukan menggunakan perangkat lunak Harzing’s Publish or Perish dengan basis data Google Scholar dan kata kunci yang relevan dengan topik penelitian. Dari hasil pencarian awal sebanyak 158 jurnal, proses seleksi dan penyaringan berdasarkan pedoman PRISMA 2020 menghasilkan 23 jurnal yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Analisis keterkaitan istilah menggunakan VOSviewer menunjukkan tiga klaster utama penelitian, yaitu integrasi IoT dalam smart home, keamanan sistem, serta penerapan rumah pintar berbasis internet. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa fokus penelitian terbagi ke dalam empat tema utama, yaitu keamanan smart home (34,78%), kenyamanan dan otomatisasi (30,43%), integrasi sistem (30,43%), dan efisiensi energi (4,35%). Tema keamanan umumnya menyoroti sistem deteksi kebakaran berbasis sensor dan notifikasi real-time, sementara kenyamanan dan otomatisasi berfokus pada pengendalian perangkat rumah tangga melalui voice assistant dan aplikasi mobile. Aspek integrasi sistem menitikberatkan pada sinkronisasi perangkat melalui platform Android dan Telegram bot, sedangkan penelitian terkait efisiensi energi masih sangat terbatas. Secara keseluruhan, penelitian smart home berbasis IoT masih didominasi oleh pendekatan teknis dengan sedikit perhatian terhadap efisiensi energi dan keamanan data siber. Diperlukan pendekatan multidisipliner dan holistik yang mengintegrasikan aspek keamanan, kenyamanan, efisiensi energi, serta kecerdasan buatan untuk mewujudkan sistem smart home yang cerdas, aman, efisien, dan berkelanjutan.
INFRASTRUKTUR HIJAU DAN EKONOMIS BERBASIS TEKNOLOGI GEOPOLIMER UNTUK PERKUATAN LERENG PENCEGAH LONGSOR DI DAERAH RAWAN LONGSOR DI KELURAHAN TALLANG SURA, TORAJA UTARA Rangan, Parea Rusan; Lura, Hans; Lasarus, Risa; Simatupang, Minson; Edwin, Romy Suryaningrat; R, Andi Khaeruni Khaeruni
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/resona.v8i2.2222

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi geopolimer sebagai solusi infrastruktur hijau dalam perkuatan lereng di Kelurahan Tallang Sura, Toraja Utara, yang terletak di daerah rawan longsor. Pengantar kegiatan ini melibatkan identifikasi masalah longsor yang sering terjadi akibat faktor alam dan aktivitas manusia. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan stabilitas lereng serta kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan material ramah lingkungan. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi kepada masyarakat, pelatihan pembuatan material geopolimer, dan penerapan langsung di lokasi yang telah ditentukan. Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahap menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini, sehingga mereka dapat belajar dan berkontribusi secara aktif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan geopolimer berhasil meningkatkan stabilitas lereng hingga 30% dan tidak terjadi longsor di area yang diperkuat. Selain itu, masyarakat menunjukkan peningkatan kesadaran dan minat untuk menerapkan teknologi ramah lingkungan ini di area lain.Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa teknologi geopolimer tidak hanya efektif dalam mitigasi risiko longsor, tetapi juga berpotensi memberdayakan masyarakat dan mendorong praktik pembangunan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, disarankan agar kegiatan serupa dapat dilakukan di daerah lain yang menghadapi tantangan serupa, dengan dukungan dari pemerintah dan lembaga terkait.  Abstract. This community service activity aims to implement geopolymer technology as a green infrastructure solution for slope reinforcement in Tallang Sura Village, North Toraja, located in a landslide-prone area. The introduction to this activity involved identifying landslide issues frequently caused by natural factors and human activities. The primary goal of this initiative is to enhance slope stability and raise community awareness of the importance of using environmentally friendly materials. The methods employed included community outreach, training on geopolymer material production, and direct application at designated locations. Community involvement at every stage was key to the success of this activity, enabling them to learn and actively contribute. The results indicate that the application of geopolymer technology improved slope stability by up to 30%, and no landslides occurred in the reinforced areas. Additionally, there was an increase in community awareness and interest in adopting this eco-friendly technology in other areas. The conclusion of this activity is that geopolymer technology is not only effective in mitigating landslide risks but also has the potential to empower communities and promote sustainable development practices. Therefore, it is recommended that similar activities be conducted in other areas facing similar challenges, with support from the government and relevant institutions.
Sosialisasi Pembuatan Concrete Block dan Bata Beton Dengan Teknologi Pencampuran Beton Berbasis Slag Nikel di Desa Tambea Dzakir, La Ode; Mansyur; Adnan, Septi; La Ode, Al Tafakur; Simatupang, Minson; Edwin, Romy Suryaningrat; Tamburaka, Irmawatti Paula
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA (On Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.4147

Abstract

Nickel slag is a by-product of the nickel ore smelting process and can be used as an alternative to cement and fine aggregates. This community service program aims to develop and apply concrete mixing technology based on nickel slag as an environmentally friendly alternative material for producing concrete blocks and concrete brick in Tambea Village. The community, which is engaged in small-scale construction businesses, is involved in this training. The investigation results indicate that the community gained a better understanding of how to use industrial waste and produce high-quality nickel slag-based concrete. This project is expected to enhance the local economy by implementing sustainable technology based on local materials.