Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella sebagai Welcome Drink Juniati, Anak Agung Dewi; Arianty, A.A. Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis April 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i4.754

Abstract

Tujuan dari penelitian Inovasi Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella sebagai Welcome Drink adalah untuk mengetahui kualitas Minuman Kombucha dengan Campuran Teh Rosella baik dari kriteria rasa, warna dan aroma. Serta mengetahui ketahanan produk serta berapa biaya produksi yang diperlukan. Pada penelitian ini, dalam pengumpulan data menggunakan Teknik observasi, penyebaran kuesioner, serta dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu checklist observasi, kuesioner, serta tabel uji daya tahan. Populasi dalam penelitian ini yaitu orang yang mencoba produk inovasi ini, ada 30 orang panelis yang ikut berkontribusi dalam penelitian ini. Teknik analisis yang digunakan yaitu Teknik analisis deskriptif Kuantitatif dan deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian ini berupa hasil uji organoleptik yang menunjukkan dimana P1 lebih unggul, hasil uji daya tahan dari hasil inovasi minuman kombucha dengan campuran teh rosella memiliki daya tahan maksimal 30 hari, serta hasil analisis biaya sebesar Rp. 103.138 yang didapat dari penjumlahan biaya tetap dan biaya tidak tetap. The aim of this research on Kombucha Drink Innovation Mix with Rosella Tea as a Welcome Drink is to determine the quality of Kombucha Drink Mix with The Rosella from the criteria of taste, color and aroma. As well as knowing the durability of the product and how much production costs are needed. In this study, in collecting data using observation techniques, distributing questionnaires, as well as documentation. The research instruments used were observation checklists, questionnaires, and endurance test tables. The population in this study were people who tried this innovative product, there were 30 panelists who contributed to this research. The analysis technique used is descriptive quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results of this study are in the form of organoleptic test results which show where P1 is superior, the results of the endurance test with the results of kombucha drink innovation mix with rosella tea are still suitable for consumption maximum 30 days, as well as the results of a cost analysis of Rp. 103.138 which is obtained from the sum of fixed costs and variable costs.
A SWOT ANALYSIS OF ONLINE ROOM RESERVATION IN HOTEL SECTORS. (A CASE STUDY IN BALI HSOVEREIGN HOTEL) Sanjaya, I Wayan Kiki; Arianty, A.A. Ayu Suwi; Suwintari, I Gusti Ayu Eka; Dewi, I Gusti Ayu Melistyari
Journal of Business on Hospitality and Tourism Vol. 6 No. 1 (2020): JOURNAL OF BUSINESS ON HOSPITALITY AND TOURISM
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/jbhost.v6i1.202

Abstract

The present study discusses a SWOT analysis of online reservation applied in HSovereign Hotel, Tuban, Bali. The hotel expects to obtain the easier and faster services in room reservation in hotel sectors by using internet media through online process (e-commerce). However, there are several challenges occur in practice as seen in HSovereign Hotel. As a result, the quality of thereservationservices is considered bad, not professional, and ultimately gives impact upon consumers’ satisfaction. Therefore, the problem that will be observed in the present study is how the advantages, disadvantages, opportunities and threats of e-commerce usage in HSovereign Hotel can be identified. A descriptive-qualitative research is the type of the present study. The data of the present studywere obtained from observation, interview, and documentation in order to find out the advantages, disadvantages, opportunities and threats of online reservation in H Sovereign Hotel. Furthermore, the theories used in the present study are: hotel, reservation, room online reservation, definition of e-commerce, and room occupancy rate. The data were presented in both analytical descriptive and narrative, and also supported by presenting tables, maps, and figures.  Based on the result of analysis, the advantages of e-commerce usage in online reservation services which attracted more residents to come is the effectiveness of online reservation system in H Sovereign Hotel. On contrary, the disadvantages of online reservation relies on its dependency oninternet connection and server system in H Sovereign Hotel. The opportunity can be identified from using online reservation is it could be a media promotion which enables consumers to reserve in the last minute, and the threats found are cancellations ensue and fake bookings that extremely threaten information system of room reservation in H Sovereign Hotel.
PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN DAN PENGALAMAN KULINER DI KITCHEN HOTEL FOUR SEASONS, MIAMI AMERIKA SERIKAT (SOLUSI EFEKTIF UNTUK WAKTU TUNGGU, PELAYANAN RAMAH, DAN KONSISTENSI MAKANAN) Made Putri Intan Sanjiwani, Ni; Dirga Surya Arya Widhyadanta, I Gede; Arun Suwi Arianty, A. A. Ayu; Eka Susanti, Luh
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 3 No. 1 (2024): Artikel Pengabdian bulan April-Juni
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v3i1.2016

Abstract

Kitchen Hotel Four Seasons di Miami, Amerika Serikat, menghadapi beberapa permasalahan utama yang mempengaruhi kualitas layanan dan pengalaman kuliner tamu, yaitu waktu tunggu yang lama, pelayanan yang kurang ramah, dan kualitas makanan yang tidak konsisten. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masayarakat (PKM) ini adalah untuk mengidentifikasi penyebab masalah tersebut dan merancang solusi efektif untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi proses pemesanan, koordinasi antar staf, dan keterampilan interpersonal staf perlu ditingkatkan, serta standar bahan baku dan teknik memasak harus diterapkan secara konsisten. Kesimpulannya, pelatihan staf, revisi standar operasional, dan pengawasan kualitas yang ketat merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan konsistensi makanan di Kitchen Hotel Four Seasons. Implementasi solusi ini diharapkan dapat mengurangi waktu tunggu, meningkatkan keramahan pelayanan, dan memastikan kualitas makanan yang konsisten, sehingga mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.
OPTIMALISASI PENGELOLAAN LIMBAH MAKANAN DAN EFISIENSI ENERGI DI STRATTON MOUNTAIN RESORT AMERIKA SERIKAT Putu Putri Indah Pertiwi, Ni; Dirga Surya Arya Widhyadanta, I Gede; Arun Suwi Arianty, A. A. Ayu; Eka Susanti, Luh
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 3 No. 1 (2024): Artikel Pengabdian bulan April-Juni
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v3i1.2017

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah makanan dan efisiensi energi di Stratton Mountain Resort. Metode kegiatan pengabdian melibatkan observasi, wawancara, survei staf, dan analisis data kualitatif. Hasilnya menunjukkan bahwa pengelolaan limbah makanan di resort belum optimal, sementara tingkat pengetahuan staf tentang efisiensi energi masih perlu ditingkatkan. Rekomendasi disusun berdasarkan temuan, dengan fokus pada pelatihan staf dan implementasi praktik berkelanjutan. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan optimalisasi pengelolaan limbah makanan dan efisiensi energi dapat meningkatkan operasional kitchen dan mendukung keberlanjutan lingkungan di Stratton Mountain Resort.
Perbandingan dua jenis kencur sebagai rekomendasi pembuatan jamu beras kencur Wiratama, Ida Wayan Reynata; Arianty, Anak Agung Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i1.278

Abstract

Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mencari perbandingan dua jenis kencur yaitu kencur Bali dan Kencur jawa dari segi rasa, aroma, tekstur dan warna saat di jadikan jamu beras kencur, serta mecari minat beli konsumen pada jamu beras kencur ini saat di jadikan sebuah produk hotel. Sampel pada penelitian ini berjumlah 35 orang, dengan metode pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu jamu beras kencur Bali (P1) dari segi rasa mendapatkan kriteria manis, segi aroma mendapatkan kriteria sangat sedap, segi tekstur mendapatkan kriteria cair dan segi warna mendapatakan kriteria cukup menarik, kemudian jamu beras kencur Jawa (P2) dari segi rasa mendapatkan kriteria manis, segi aroma mendapatkan kriteria sedap, segi tekstur mendapatkan kriteria cair dan segi warna mendapatkan kriteria cukup menarik. Perbandingan kedua jenis kencur ini saat di jadikan jamu beras kencur ada pada segi aroma yang mana aroma dari kencur Bali (P1) lebih terasa atau menyengat daripada kencur Jawa (P2), pada pembuatan jamu beras kencur di sarankan menggunakan kencur Bali, karena memiliki rasa yang tidak terlalu manis dan aroma yang sangat sedap. The purpose of this study is to find a comparison of two types of aromatic ginger or kencur, namely Balinese kencur and Javanese Kencur in terms of taste, aroma, texture and color when made into kencur rice herbal medicine or jamu beras kencur, as well as to find consumers' buying interest in this jamu beras kencur when it is made into a hotel product. The sample in this study was 35 people, with data collection methods, namely questionnaires, observations, and documentation. The results of this study are Balinese jamu beras kencur (P1) in terms of taste gets the sweet criteria, in terms of aroma gets very good criteria, in terms of texture gets liquid criteria and in terms of color gets quite attractive criteria, then Javanese jamu beras kencur (P2) in terms of taste gets the sweet criterion, in terms of aroma gets the criteria is delicious, in terms of texture gets liquid criteria and in terms of color gets quite interesting criteria. The comparison of these two types of kencur when made into jamu beras kencur is in terms of aroma where the aroma of Balinese kencur (P1) is more pronounced or pungent than Javanese kencur (P2), in making kencur rice herbal medicine or jamu beras kencur it is recommended to use Balinese kencur, because it has a taste that is not too sweet and a very pleasant aroma.
Pengaruh Standar Operasional Prosedur dan Pelatihan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Housekeeping di Puri Saron Hotel Lovina Ganggarini, Putu Sri Nami; Arianty, Anak Agung Ayu Arun Suwi; Purnantara, , I Made Hadi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i2.341

Abstract

Kinerja karyawan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuannya, sehingga berbagai kebijakan harus dilakukan organisasi untuk meningkatkan kinerja karyawannya. Kinerja karyawan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya standar operasional prosedur (SOP) dan pelatihan kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh standar operasional prosedur (SOP) dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan di Puri Saron Hotel, dengan mengukur masing – masing indikator dalam variabel bebas dan terikat. Penelitian ini dilaksanakan tepatnya pada bulan Januari - Juli 2021 di Puri Saron Hotel. Populasi dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang karyawan pada departemen housekeeping. Metode pengumpulan data melalui wawancara, kuesioner, studi kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda, uji t dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa standar operasional prosedur (X1) berpengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan di Puri Saron Hotel dengan nilai t hitung = 6,305 dengan sign = 0,000<0,01. Variabel pelatihan kerja (X2) memiliki pengaruh signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan di Puri Saron Hotel dengan nilai t hitung = 6,245 dengan sign = 0,000<0,01. Hasil uji F menunjukkan F hitung = 206,618 dengan sign =0,000<0,01 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara simultan antara standar operasional prosedur dan pelatihan kerja terhadap kinerja karyawan di Puri Saron Hotel. Employee performance is a very important thing in an organization to achieve its goals, so various policies must be carried out by the organization to improve the performance of its employees. Employee performance can be influenced by several factors including standard operating procedures (SOP) and job training. The purpose of this study was to determine the effect of standard operating procedures (SOP) and job training on employee performance at Puri Saron Hotel, by measuring each indicator in the independent and dependent variables. This research was carried out precisely in January - July 2021 at Puri Saron Hotel. The population and sample in this study were 30 employees in the housekeeping department. Methods of collecting data through interviews, questionnaires, literature study and documentation. The data analysis technique used in this study is Multiple Linear Regression Analysis, t test and F test. The results of this study indicate that standard operating procedures (X1) have a partially significant effect on employee performance at Puri Saron Hotel with t value = 6.305 with sign = 0.000<0.01. Job training variable (X2) has a partially significant effect on employee performance at Puri Saron Hotel with t value = 6.245 with sign = 0.000 <0.01. F test results show F count = 206.618 with sign = 0.000 < 0.01 so it can be concluded that there is a simultaneous significant effect between standard operating procedures and job training on employee performance at Puri Saron Hotel.
Pelaksanaan SOP Room Service Pada Era New Normal di Sudamala Suites & Villa Sanur Wahyudi, I Gede; Arianty, Anak Agung Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i3.377

Abstract

Pelaksanaan Standard Operational Procedure (SOP) dapat didefinisikan sebagai dokumen yang menjabarkan aktivitas operasional yang dilakukan sehari-hari, Pengelolaan di Food and Beverage Service pada divisi Room Service harus didukung penuh oleh karyawan yang memiliki tugas dan tanggung jawab kepada para tamu. Sudamala Suites & Villa Sanur merupakan salah satu hotel berbintang lima yang bertempat di kawasan Pantai Sanur. Lokasi Sudamala Suites & Villa Sanur sangat strategis dan dikelilingi oleh Pantai yang sangat indah. Walau hanya memiliki 34 kamar. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penulis mengambil judul penelitian tentang Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur Room Service pada Era New Normal di Sudamala Suites & Villa Sanur. Adapun konsep dari penelitian ini adalah Pelaksanaan SOP Room Service. Sedangkan teori dari penelitian ini adalah mengenai Pelaksanaan pada Era New Normal. SOP (Standard Operational Procedure) yang dilaksanakan di Sudamala Sanur memiliki 18 tahapan yang harus diikuti oleh masing-masing Room Service Waiter/s guna memaksimalkan kinerja dan kepuasan pelanggan, serta mengikuti peraturan yang ada. Dibawah ini adalah tabel hasil dari obeservasi bagaimana para Room Service Waiters/s menerapkan 18 tahapan dalam melaksanakan Room Service ke kamar tamu. Untuk memaksimal penerapan SOP, pihak management diharapkan : Management sebaiknya memastikan kesiapan setiap karyawan. Management harus selalu memantau kinerja dan mengarahkan para karyawan untuk selalu mengikuti SOP. Management harus memberikan training tentang penerapan prosedur pelayanan kepada staff, training, dan juga daily wolker. Implementation of the Standard Operational Procedure (SOP) can be defined as a document that describes daily operational activities. Management in Food and Beverage Service in the Room Service division must be fully supported by employees who have duties and responsibilities to guests. Sudamala Suites & Villa Sanur is a five-star hotel located in the Sanur Beach area. The location of Sudamala Suites & Villa Sanur is very strategic and surrounded by very beautiful beaches. Even though it only has 34 rooms. Based on this background, the authors took the title of research on the Implementation of Standard Operating Procedures for Room Service in the New Normal Era at Sudamala Suites & Villa Sanur. The concept of this research is the implementation of SOP Room Service. While the theory of this research is about the implementation in the New Normal Era. The SOP (Standard Operational Procedure) implemented at Sudamala Sanur has 18 stages that each Room Service Waiter must follow in order to maximize performance and customer satisfaction, as well as follow existing regulations. Below is a table of results from observations of how Room Service Waiters implement 18 stages in implementing Room Service to guest rooms. To maximize the implementation of SOPs, the management is expected to: Management should ensure the readiness of every employee. Management must always unite and direct employees to always follow the SOP. Management must provide training on the application of service procedures to staff, training, and also daily workers.
Peningkatan Kualitas Pelayanan Room Service Melalui Penanganan Keluhan Tamu Putra , I Wayan Wiantara; Arianty, A.A. Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i8.509

Abstract

Penelitian ini dilakukan supaya dapat mengetahui cara penerapan prosedur penanganan keluhan tamu di Mandapa A Ritz-Carlton Reserve. Peneliti melakukan pengamatan langsung selama peneliti melakukan on the job training di Mandapa A Ritz-Carlton Reserve. Data yang di dapat saat melakukan on the job training kemudian diolah dengan menguraikan masalah yang ada di lapangan, kemudian di bandingkan dengan standar yang ada di Mandapa A Ritz-Carlton Reserve. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif dan lebih menggunakan analisis dengan menggunakan sumber data primer yang dimana peneliti terlibat langsung di lapangan yang berupa informasi dari narasumber dan data sekunder yang berupa bukti keluhan tamu dari internet. Untuk teknik analisisnya menggunakan deskritif kualitatif yang berupa kumpulan kata-kata. This research was conducted in order to find out how to apply the procedures for handlimg guest complaints at Mandapa A Ritz-Carlton Reserve. Researchers made direct observations while researchers were doing on the job training at Mandapa A Ritz-Carlton reserve. The data obtained when conducting on the job training is then processed by describing the problems that exist in the field, then compared with the standards in Mandapa A Ritz-Carlton Reserve. In the study, researchers used qualitative methods and use more analysis using primary data sources where researchers were directly involved in the field in the form of information from sourcer and secondary data in the form of evidence of guest complaints from the internet. The analysis technique uses a qualitative descriptive in the form of a collection of words.
The Effect of CHSE Implementation on Visitor Satisfaction in Tourism Attraction Pratiwi, Ni Nyoman Wiladi; Arianty, Anak Agung Ayu Arun Suwi; Dewi, I Gusti Ayu Melistyari
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 10 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i10.605

Abstract

The tourism industry has been substantially affected by COVID-19. The risk posed by the COVID-19 epidemic discourages people from visiting a tourist destination. Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) is a strategy created by the Ministry of Tourism and Creative Economy for the tourism sector in Indonesia with the goal of providing security and comfort and restoring traveler confidence following the COVID-19 outbreak. This research's objective is to determine the effect of CHSE application on visitor satisfaction at the Tanah Lot tourist destination. In order to collect data for this study's quantitative methodology, the researcher created a questionnaire with a number of predetermined criteria. The sample used in this study was 100 respondents. The study's data processing employed IBM SPSS version 26 to produce the study's findings. The researcher employed multiple linear regression analysis, descriptive statistical analysis, and hypothesis testing to analyze the data. The results of this study reveal that CHSE has a moderately substantial affect on visitor satisfaction at the Tanah Lot tourist attraction, which is 67.7%. CHSE also has a strong influence on visitor satisfaction at the Tanah Lot tourist attraction. The remaining 32.3% is affected by variables outside the scope of this study. The CHSE variable with the greatest impact on visitor satisfaction at the Tanah Lot tourist site is Environment Sustainability with value Standardized Coefficient Beta in the amount of 0,440. Industri pariwisata sangat terdampak oleh COVID-19. Risiko yang ditimbulkan oleh epidemi COVID-19 membuat masyarakat enggan mengunjungi suatu destinasi wisata. Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) merupakan strategi yang dibuat Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk sektor pariwisata di Indonesia dengan tujuan memberikan keamanan dan kenyamanan serta memulihkan kepercayaan wisatawan pasca wabah COVID-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan CHSE terhadap kepuasan pengunjung destinasi wisata Tanah Lot. Guna mengumpulkan data untuk metodologi penelitian kuantitatif ini, peneliti membuat kuesioner dengan sejumlah kriteria yang telah ditentukan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 100 responden. Pengolahan data penelitian ini menggunakan IBM SPSS versi 26 untuk menghasilkan temuan penelitian. Peneliti menggunakan analisis regresi linier berganda, analisis statistik deskriptif, dan uji hipotesis untuk menganalisis data. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa CHSE mempunyai pengaruh yang cukup besar terhadap kepuasan pengunjung objek wisata Tanah Lot yaitu sebesar 67,7%. CHSE juga mempunyai pengaruh yang kuat terhadap kepuasan pengunjung di objek wisata Tanah Lot. Sisanya sebesar 32,3% dipengaruhi oleh variabel diluar cakupan penelitian ini. Variabel CHSE yang mempunyai pengaruh paling besar terhadap kepuasan pengunjung di lokasi wisata Tanah Lot adalah Kelestarian Lingkungan dengan nilai Standardized Coefisien Beta sebesar 0,440.
Kualitas Pelayanan Pramusaji di Restoran Ubud Jaya, I Kadek Ari Kresna; Arianty, A.A. Ayu Arun Suwi
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Januari 2024
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v3i1.688

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tingkat pelayanan yang diberikan oleh pelayan di Restoran Melali menggunakan lima metrik yang berbeda: ketergantungan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti nyata. Studi kuantitatif deskriptif adalah apa yang kami lakukan di sini. Seluruh 621 pengunjung yang pernah makan atau minum di Restoran Melali menjadi populasi penelitian. Sampel purposive dari 86 peserta menjabat sebagai strategi pengambilan sampel untuk penyelidikan ini. Penyebaran kuesioner atau angket dengan skala Likert yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas digunakan sebagai metode pengumpulan data. Temuan menunjukkan bahwa secara umum tingkat pelayanan Restoran Melali memuaskan dan memadai. The purpose of this study was to evaluate the level of service provided by waiters at Melali Restaurant using five different metrics: dependability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. Descriptive quantitative studies are what we do here. All 621 visitors who had eaten or drank at the Melali Restaurant became the study population. A purposive sample of 86 participants served as the sampling strategy for this investigation. Distributing questionnaires or questionnaires with a Likert scale that has gone through validity and reliability tests is used as a data collection method. The findings show that in general the service level of Melali Restaurant is satisfactory and adequate.