Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengelolaan Online Customer Review dalam Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Pratiwi , Ni Made Krisna; Mariani , Ni Wayan Rena; Amir , Firlie Lanovia
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i7.477

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu pentingya peran dari pengelolaan online customer review dalam upaya meningkatkan dimensi kualitas pelayanan berdasarkan model SERVQUAL di Puri Santrian Beach Resort & Spa. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dari situs online review, Trip Advisor, dan diolah menggunakan metode analisis data kualitatif dari Miles & Hubberman yang terdiri dari tiga bentuk kegiatan : reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak komentar negatif perihal kualitas pelayanan yang terjadi berulang kali. Hal tersebut terjadi karena kurang maksimalnya pengelolaan online customer review. Pihak manajemen tidak sepenuhnya menyelesaikan permasalahan yang terjadi hingga tuntas, dan hal tersebut menyebabkan munculnya permasalahan yang sama dikemudian hari. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan online customer review memiliki peran yang sangat penting dalam upaya peningkatan dimensi kualitas pelayanan. Pihak manajemen hotel harus lebih fokus dalam hal tersebut untuk dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan. This research is intend to empirically examine the important role of online review management in an attempt to improve service quality dimensions based on SERVQUAL model in Puri Santrian Beach Resort & Spa. Data were collected from online review platform, Trip Advisor, and using Miles & Hubberman qualitative data analysis which consist of three concurrent flow of activities: data reduction, data display, and conclusion drawing. Analysis results indicates that there are still a lot of negative comments regarding the service quality dimension that occurred repeatedly. It is caused by poorly managed online customer review. The management did not completely solve the problem from its’ roots which caused the same problem in the future. It implies that online review management plays a very important role in an attempt to improve service quality. The hotel management should focus on improving service quality dimension through online review management which leads to customer satisfaction.
Kualitas Sari Jahe Sebagai Bahan Pembuatan Puding Wijaya , Pande Made Krisna Angga; Mariani , Ni Wayan Rena
Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Bisnis
Publisher : Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22334/paris.v2i7.484

Abstract

Puding merupakan hidangan penutup yang banyak digemari orang dimana hidangan ini memiliki tekstur kenyal dan rasa yang manis. Puding pada umumnya terbuat dari susu dan bahan pengental seperti gelatin, bubuk agar- agar, kuning telur serta bahan lainnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas puding dengan penambahan sari jahe yang dinilai dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur. Jahe merupakan salah satu tanaman rempah yang memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh karena menjadi salah satu rempah yang memiliki kandungan antioksidan. Selain itu jahe juga memiliki minyak atsiri yang berkhasiat untuk mencegah dan mengobati berbagai penyakit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan mekanisme kuisioner dan observasi. Hasil dari penelitian yang sudah dilakukan menunjukan bahwa puding jahe memiliki warna yang Menarik, aroma yang Kuat, Rasa yang Enak serta tekstur yang Lembut. Dan daya tahan puding jahe yang disimpan pada lemari pendingin bertahan selama 1 minggu. Pudding is a dessert that many people like where this dish has a chewy texture and a sweet taste. Puddings are generally made from milk and thickening agents such as gelatin, gelatin powder, egg yolks and other ingredients. The purpose of this study was to determine the quality of pudding with the addition of ginger juice which was assessed in terms of color, aroma, taste and texture. Ginger is one of the spice plants that has good properties for the health of the body because it is one of the spices that contains antioxidants. In addition, ginger also has essential oils that are efficacious to prevent and treat various diseases. This type of research is experimental research, with the data sources used are primary data and secondary data. The data collection method used is a questionnaire and observation mechanism. The results of the research that has been done show that ginger pudding has an attractive color, strong aroma, delicious taste and soft texture. And the durability of the ginger pudding stored in the refrigerator lasts for 1 week.
Analisis Kelembagaan Pengelolaan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, Badung, Bali dan Implikasi Terhadap Keberlanjutan Pariwisata Berbasis Komunitas Darsana, I Made; Yanti, Ayu Suwita; Mariani, Ni Wayan Rena; Kartimin, I Wayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5729

Abstract

Desa Wisata Bongkasa Pertiwi di Kabupaten Badung, Bali, merupakan salah satu destinasi yang berkembang pesat dengan mengandalkan potensi alam, budaya, dan aktivitas wisata berbasis komunitas. Namun, perkembangan tersebut dihadapkan pada tantangan kelembagaan, khususnya terkait ketiadaan badan pengelola formal, lemahnya koordinasi antar-aktor, keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta belum optimalnya mekanisme partisipasi dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur kelembagaan formal dan informal, peran aktor lokal, mekanisme partisipasi masyarakat, serta kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi, serta merumuskan model kelembagaan yang mendukung keberlanjutan pariwisata berbasis komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap 20 informan kunci, observasi partisipatif, dan analisis dokumen regulasi serta perencanaan desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pariwisata masih bersifat fragmentaris dan belum terlembagakan secara formal dalam suatu Badan Pengelola Desa Wisata yang mandiri. Koordinasi antar pemerintah desa, banjar adat, pelaku usaha wisata, dan mitra eksternal masih berjalan secara sporadis, sementara kapasitas manajerial, pemasaran digital, dan kemampuan bahasa asing masyarakat relatif terbatas. Partisipasi masyarakat telah berlangsung melalui struktur banjar dan kelompok usaha lokal, namun belum terintegrasi secara optimal dalam perencanaan dan pengambilan keputusan strategis. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pembentukan Badan Pengelola Desa Wisata formal, penguatan forum musyawarah partisipatif, program peningkatan kapasitas masyarakat, serta penerapan sistem akuntabilitas dan reinvestasi yang transparan. Model kelembagaan kolaboratif ini diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan Desa Wisata Bongkasa Pertiwi.
EVOLUSI REGULASI GREEN HOSPITALITY: ANALISIS KOMPARATIF STANDAR SERTIFIKASI HOTEL DAN VILA DI INDONESIA Ni Wayan Rena Mariani; I Made Darsana
Berajah Journal Vol. 6 No. 4 (2026): Berajah Journal
Publisher : CV. Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/bj.v6i4.595

Abstract

This study aims to analyze the evolution of green hospitality regulations within hotel and villa certification standards in Indonesia during the 2013–2025 period. The growing emphasis on sustainable tourism development has encouraged the government to integrate environmental sustainability principles into the governance of accommodation businesses. However, studies examining the evolution of green hospitality provisions within hospitality regulations remain limited. This research employed a qualitative approach using document analysis combined with a normative legal perspective. The data consisted of four major regulations governing hotel and villa standards in Indonesia, namely the Ministerial Regulation of Tourism and Creative Economy No. 53 of 2013, No. 29 of 2014, No. 4 of 2021, and the Minister of Tourism Regulation No. 6 of 2025. Data were analyzed using qualitative content analysis based on four key dimensions of green hospitality: energy efficiency, water conservation, waste management, and green procurement. The findings reveal a significant transformation in Indonesian accommodation regulations, shifting from a service-quality orientation toward a sustainability-oriented regulatory framework. Waste management emerged as the most consistently regulated dimension across all regulations, while energy efficiency and water conservation demonstrated the most substantial development in recent regulations. In contrast, green procurement remains relatively underdeveloped. The findings indicate an increasing institutionalization of green hospitality principles within Indonesia’s tourism regulatory framework. The study contributes to the growing body of sustainable tourism literature and provides policy implications for strengthening hospitality certification standards in line with international sustainability practices.