Di era persaingan global saat ini, sumber daya manusia semakin dituntut untuk memberikan kinerja tinggi dan kontribusi yang lebih besar. Di PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan, beberapa masalah telah muncul, khususnya ketidakmampuan karyawan untuk memenuhi standar kinerja organisasi, yang memengaruhi efektivitas dan produktivitas secara keseluruhan. Studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh hard skills dan soft skills terhadap kinerja karyawan, serta peran moderasi pengalaman kerja. Pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif digunakan, melibatkan sampel jenuh sebanyak 105 karyawan. Data dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0 untuk menguji hipotesis yang diajukan. Temuan menunjukkan bahwa baik hard skills maupun soft skills memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Lebih lanjut, pengalaman kerja secara signifikan memperkuat hubungan antara kompetensi ini dan kinerja. Hasil ini menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi teknis dan non-teknis, yang didukung oleh pengalaman kerja yang memadai, untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam organisasi.. Kata Kunci : hard skill; soft skill; work experience; kinerja pegawai