Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penerapan Design Thinking untuk Membantu Peserta Didik Kelas IV Mempelajari Bilangan Bulat dengan Media Quizizz Janah, Rodotul; Anzani, Rahma Alia; Herlina, Rokhiyani; Hidayah, Titi; Purnawan, Fendrix Setya; Sumarah, Ignatia Esti
Journal of Innovation and Teacher Professionalism Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um084v3i32025p572-581

Abstract

Peserta didik kelas IV perlu menguasai materi bilangan bulat, terutama operasi perkalian dan pembagian. Penelitian ini bertujuan membantu peserta didik yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKTP) melalui pendekatan Design Thinking dengan tahapan empathize, define, ideate, prototype, dan testing. Pendekatan ini membantu peneliti mengidentifikasi kebutuhan peserta didik akan media berbasis digital, sehingga dikembangkan media pembelajaran Quizizz yang terdiri dari 11 soal berupa menjodohkan dan pilihan ganda. Penelitian dilakukan dalam tiga sesi pendampingan. Pada sesi pertama, dilakukan pretest dengan rata-rata nilai 58,6 persen. Sesi kedua melibatkan bimbingan untuk memperkuat pemahaman konsep peserta didik. Sesi terakhir menggunakan Quizizz dalam posttest, yang menunjukkan peningkatan rata-rata nilai menjadi 65 persen. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan Quizizz efektif dalam membantu peserta didik memahami bilangan bulat dan meningkatkan hasil belajar. Penelitian ini merekomendasikan media berbasis digital sebagai alternatif pembelajaran yang menarik dan interaktif untuk meningkatkan keterlibatan serta capaian belajar peserta didik.
Pengembangan Modul Ajar Dengan Media Digital Materi Pengukuran Panjang dan Berat Menggunakan Model PBL Untuk Kelas III SD Christina, Ellyne; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9912

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi abad 21 guru diharapkan menyajikan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, Faktanya, pemanfaatan media digital oleh pendidik dalam kegiatan belajar mengajar masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan kelayakan modul ajar berbasis media digital. Pengembangan modul mengikuti model ADDIE dengan lima tahapan: (1) Analyze, menganalisis kebutuhan melalui kuesioner kepada guru kelas III; (2) Design, merancang kisi-kisi modul ajar; (3) Develop, membuat modul dan validasi produk oleh empat validator; (4) Implement, menguji coba modul pada peserta didik kelas III SD Negeri 1 Bendo; dan (5) Evaluate, mengevaluasi hasil post-test. Hasil validasi menunjukkan skor 3,6 dari dosen, 3,75 dari guru, 3,6 dari ahli bahasa, dan 3,5 dari ahli TIK, dengan rata-rata 3,61 yang termasuk kategori "sangat baik". Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dari 38% menjadi 80%, dengan kenaikan rata-rata 42%. Berdasarkan temuan ini, modul ajar berbasis media digital layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik.
Pelatihan Pembuatan Permen Sehat Berbasis Buah Pepaya pada Kelompok PKK Keluarahan Seloharjo, Kabupaten Bantul, DIY Setiani, Rizka; Saputri, Erlina; Ningrum, Betta Puspita; Rizky, Ariana; Ilhami, Agneta Suci; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JAMSI - Mei 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.1884

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan kepada kelompok PKK Kelurahan Seloharjo sebagai upaya pemanfaatan potensi lokal dan peningkatan kemampuan kreatif, inovatif, dan kewirausahaan. Meskipun pepaya melimpah di wilayah ini, namun pemanfaatannya masih terbatas. Berdasarkan hasil wawancara dengan ketua kelompok PKK, terdapat kendala pendanaan untuk melakukan pelatihan peningkatan ketahanan pangan. Oleh karena itu, pengabdian pembuatan permen sehat dari buah pepaya dilaksanakan melalui empat tahap utama: perencanaan, uji percobaan permen, pelatihan pembuatan permen, dan evaluasi dengna melakukan pretest-posttest. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta. Pemahaman tentang potensi pepaya naik dari 7% menjadi 16%, kandungan gizi naik 3%, manfaat kesehatan naik 4%, dan cara pengolahan meningkat dari 6% menjadi 16%. Kegiatan pengabdian ini berhasil memberdayakan komunitas ibu-ibu PKK melakukan pemanfaatan hasil pertanian berupa pepaya menjadi produk yang inovatif dan bernutrisi. Pengabdian ini juga menumbuhkan semangat kewirausahaan dan kreativitas dalam pengolahan pangan lokal.
PENINGKATAN SIKAP DISIPLIN DAN HASIL BELAJAR PERKALIAN MENGGUNAKAN PMRI KELAS II SDK SANG TIMUR YOGYAKARTA Rizky, Ariana; Sumarah, Ignatia Esti
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5405

Abstract

Based on the results of the researcher’s observations through direct observation in the classroom and interviews with the homeroom teacher of Grade II B at SDK Sang Timur Yogyakarta, it was found that students were not yet fully consistent in their disciplinary attitudes during the learning process. In addition, in the mathematics learning outcomes on multiplication material, several students had not yet reached the Minimum Mastery Criteria (KKTP) of 70. Therefore, the researcher conducted Classroom Action Research (CAR) by applying several methods such as observation and interviews, documentation study, and tests. The research subjects were all students of Grade II B, consisting of 12 girls and 4 boys. The Classroom Action Research (CAR) was carried out in two cycles using the PMRI (Pendidikan Matematika Realistik Indonesia) approach along with contextual tools and media. This showed an increase in the percentage of disciplinary attitudes: the "very disciplined" category increased from 25% in cycle 1 to 50% in cycle 2. In addition, the percentage of students’ learning outcomes also showed relatively high improvement, from 62.5% in the pre-cycle to 75% in cycle 2. ABSTRAKBerdasarkan hasil observasi peneliti melalui pengamatan langsung di kelas dan wawancara bersama wali kelas II B di SDK Sang Timur Yogyakarta, didapatkan informasi bahwa, peserta didik belum sepenuhnya konsisten dalam sikap disiplin saat proses pembelajaran. Selain itu, pada hasil belajar matematika materi perkalian beberapa peserta didik melum mencapai KKTP (70). Maka dari itu, peneliti melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan beberapa metode seperti observasi dan wawancara, studi dokumentasi dan tes. Subjek penelitian yaitu seluruh peserta didik kelas II B yang terdiri dari 12 perempuan dan 4 laki-laki. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam 2 siklus dengan menerapkan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) serta sarana dan media kontekstual. Hal ini menunjukan adanya peningkatan persentase sikap disiplin: kategori sangat disiplin meningkat dari siklus 1 sebesar 25% menjadi 50% di siklus 2. Selain itu persentase hasil belajar peserta didik juga mengalami perkembangan yang relatif tinggi, pada pra siklus sebesar 62,5% meningkat menjadi 75% pada siklus 2.
PENINGKATAN KONSENTRASI DAN HASIL BELAJAR BANGUN DATAR BERBASIS ETNOMATEMATIKA Setiani, Rizka; Sumarah, Ignatia Esti
MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/manajerial.v5i1.4897

Abstract

This research is motivated by initial findings in class III of SDK Sang Timur Yogyakarta which showed that there were students with low learning concentration and Mathematics learning outcomes of flat shape material that had not reached the Learning Objective Completion Criteria (KKTP) of 70. The focus of this research problem is how to improve students' concentration and Mathematics learning outcomes. To overcome this problem, Classroom Action Research (CAR) was conducted consisting of two cycles by implementing ethnomathematics-based learning media. The subjects of the study were 20 class III students, consisting of 10 males and 10 females. Data collection was carried out through interviews, observations of 6 concentration indicators, documentation studies, and learning outcome tests. The results of the study showed a significant increase. The percentage of "very concentrated" attitudes increased from 10% in cycle I to 30% in cycle II, and the "concentration" category increased from 35% to 40%. In addition, the percentage of Mathematics learning outcomes completion increased from 45% in the pre-cycle to 85% in cycle II. The main conclusion is that the application of ethnomathematics-based learning media is effective in improving students' concentration attitudes and Mathematics learning outcomes. ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan awal di kelas III SDK Sang Timur Yogyakarta yang menunjukkan adanya peserta didik dengan konsentrasi belajar rendah serta hasil belajar Matematika materi bangun datar yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 70. Fokus masalah penelitian ini adalah bagaimana meningkatkan konsentrasi dan hasil belajar Matematika siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus dengan menerapkan media pembelajaran berbasis etnomatematika. Subjek penelitian adalah 20 peserta didik kelas III, terdiri dari 10 laki-laki dan 10 perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi terhadap 6 indikator konsentrasi, studi dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan. Persentase sikap "sangat konsentrasi" meningkat dari 10% pada siklus I menjadi 30% pada siklus II, dan kategori "konsentrasi" meningkat dari 35% menjadi 40%. Selain itu, persentase ketuntasan hasil belajar Matematika meningkat dari 45% pada pra-siklus menjadi 85% pada siklus II. Simpulan utama adalah penerapan media pembelajaran berbasis etnomatematika efektif dalam meningkatkan sikap konsentrasi dan hasil belajar Matematika siswa.
PENGEMBANGAN MODUL AJAR MEDIA DIGITAL MATERI LUAS DAN VOLUME MENGGUNAKAN MODEL PBL UNTUK KELAS II SD Puspita Hapsari, Brigita; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.2844

Abstract

Keterampilan abad ke-21 penting bagi peserta didik untuk menghadapi tantangan globalisasi dan teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar dengan media digital materi luas dan volume menggunakan model PBL untuk kelas II SD dan mengetahui kualitas modul ajar dengan media digital yang dikembangkan. Model penelitian yang digunakan adalah R&D dengan tipe ADDIE. Penelitian ini menggunakan 4 validator (1 dosen, 1 guru kelas II, 1 ahli bahasa, dan 1 ahli TIK). Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah kuesioner analisis kebutuhan. Teknik analisis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan: 1) Pengembangan modul ajar dengan media digital materi luas dan volume dengan model PBL yang dilaksanakan dengan 5 tahapan ADDIE, yaitu Analyze, Design, Development, Implement, dan Evaluate, 2) Kualitas modul ajar yang telah divalidasi mendapat skor 3,87 dengan kategori “sangat baik” melalui beberapa aspek cover, kata pengantar, daftar isi, isi modul ajar, dan bahasa, 3) Manfaat modul ajar bagi peserta didik berdasarkan hasil rerata post-test pertemuan 1 dan 2 mengalami peningkatan dari 63% sampai 81% dengan rata-rata kenaikan sebesar 18%. Oleh karena itu modul ajar dengan media digital materi luas dan volume menggunakan model PBL dapat membantu peserta didik memahami materi luas dan volume.  
PENINGKATAN KONSENTRASI DAN HASIL BELAJAR MATERI GAYA DENGAN MODEL DISCOVERY LEARNING DAN MEDIA E-MODUL DI KELAS IV SDK SANG TIMUR YOGYAKARTA Puspita Ningrum, Betta; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 2 (2025): Vol. 5 No. 2 Edisi Mei 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i2.3026

Abstract

Dari hasil wawancara dengan guru kelas IV di SDK Sang Timur Yogyakarta, peneliti mendapatkan informasi bahwa peserta didik di kelas tersebut belum konsentrasi dalam proses pembelajaran. Selain itu, hasil belajar untuk IPAS materi gaya belum mencapai KKM (70). Oleh karena itu, peneliti melakukan PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Subjek penelitian adalah 14 peserta didik kelas IV di SD tersebut, 9 laki-laki dan 5 perempuan. Penelitian Tindakan Kelas(PTK)yang dilakukan peneliti terdiri dari 2 siklus, dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning dan media E-modul pembelajaran yaitu modul yang bisa diakses melalui laptop, komputer dan lainya. Modul digital ini berwujud teks, gambar, video dan audio. Metode yang peneliti gunakan adalah wawancara, observasi, studi dokumentasi, dan tes. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam sikap konsentrasi dan hasil belajar. Persentase peningkatan sikap konsentrasi: dari ketagori sangat konsentrasi, meningkat dari 14.3% di siklus 1 menjadi 28.6% di siklus 2. Pada kategori konsentrasi, meningkat dari 28.6% di siklus 1 menjadi 50% di siklus 2. Persentase keberhasilan belajar juga meningkat dari 87.5% di pra siklus menjadi 100% di siklus 2.
Pengembangan Modul Ajar Dengan Media Digital Materi Pengukuran Panjang dan Berat Menggunakan Model PBL Untuk Kelas III SD Christina, Ellyne; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Basicedu Vol. 9 No. 3 (2025): Juni
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v9i3.9912

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan kompetensi abad 21 guru diharapkan menyajikan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, Faktanya, pemanfaatan media digital oleh pendidik dalam kegiatan belajar mengajar masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas dan kelayakan modul ajar berbasis media digital. Pengembangan modul mengikuti model ADDIE dengan lima tahapan: (1) Analyze, menganalisis kebutuhan melalui kuesioner kepada guru kelas III; (2) Design, merancang kisi-kisi modul ajar; (3) Develop, membuat modul dan validasi produk oleh empat validator; (4) Implement, menguji coba modul pada peserta didik kelas III SD Negeri 1 Bendo; dan (5) Evaluate, mengevaluasi hasil post-test. Hasil validasi menunjukkan skor 3,6 dari dosen, 3,75 dari guru, 3,6 dari ahli bahasa, dan 3,5 dari ahli TIK, dengan rata-rata 3,61 yang termasuk kategori "sangat baik". Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dari 38% menjadi 80%, dengan kenaikan rata-rata 42%. Berdasarkan temuan ini, modul ajar berbasis media digital layak digunakan untuk meningkatkan kemampuan belajar peserta didik.
Pelatihan Pembuatan “Miniatur Kelinci” dari Limbah Minyak Jelantah di PKK Padukuhan Seturan, Yogyakarta Rahma, Tiara Sova; Efendi, Cholil Nur; Rahmawati, Nurhayun; Rosiani, Meilina; Aeniyah, Ita; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan output dari mata kuliah Projek Kepemimpinan yang dilakukan dalam bentuk service learning. Permasalahan lingkungan akibat limbah rumah tangga khususnya minyak jelantah, menjadi tantangan serius di Padukuhan Seturan, Yogyakarta. Komunitas Ibu PKK telah melakukan pengumpulan minyak jelantah, namun hanya sebatas menjual ke pengepul dengan nilai ekonomi rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan solusi berupa inovasi kreatif melalui pelatihan pembuatan “Miniatur Kelinci” dari limbah minyak jelantah yang memiliki nilai edukatif, ekologis, dan ekonomis. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas pelatihan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif untuk melihat peningkatan pemahaman peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya dalam aspek pemanfaatan, teknik pengolahan, serta pengenalan bahan tambahan seperti stearin dan bleaching earth. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat semangat kewirausahaan, kepedulian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian ini penting sebagai model inovatif pengelolaan limbah rumah tangga yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
Service Learning : Pelatihan Pembuatan Cookies dan Hampers Ramah Lingkungan Bersama Ibu-Ibu PKK Mentari Kelurahan Umbulharjo Yogyakarta Lianawati, Yusi Erin; Rahayu, Sri; Lestari, Mia Ayu; Istiqomah, Asifatul; Sumarah, Ignatia Esti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2298

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan output dari mata kuliah Projek Kepemimpinan yang dilaksanakan dalam bentuk service learning. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan serta menumbuhkan kesadaran lingkungan di kalangan ibu-ibu PKK Kelurahan Umbulharjo. Pelatihan ini mencakup pembuatan cookies menggunakan bahan alami tanpa pengawet dan pemanis buatan, serta penyusunan hampers ramah lingkungan. Permasalahan yang diangkat meliputi kurangnya pengetahuan tentang produk olahan pangan sehat dan pemanfaatan kemasan yang ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah naratif kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Ibu-Ibu PKK  mengetahui bahwa membuat cookies yang sehat dan bebas bahan pengawet serta pembuatan hampers ramah lingkungan memiliki nilai ekonomis.  Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perkembangan kewirausahaan berbasis produk alami dan ramah lingkungan serta memperkuat konsep penggunaan kemasan yang dapat didaur ulang.