Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Beban Kerja Perawat dengan Kejadian Low Back Pain di Satu Rumah Sakit Swasta Indonesia Bagian Timur Mataheru, Desri; Munte, Lidia Ningsih; Nahak, Sarma Ulina; olang, Janwar; Sampepadang, Mega
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6724

Abstract

Perawat memiliki peran penting dalam tenaga kesehatan untuk memberikan asuhan keperawatan berkualitas. Asuhan keperawatan dipengaruhi beban kerja. Beban kerja merupakan tugas yang diberikan dalam bentuk fisik maupun psikis. Perawat sering melakukan aktivitas berulang seperti membungkuk, mengangkat, dan memindahkan pasien dengan postur tidak ergonomis, yang berisiko menyebabkan low back pain. Low back pain merupakan gangguan muskuloskeletal yang disebabkan postur tubuh yang kurang tepat, diakibatkan penerapan ergonomik yang buruk, serta tekanan berulang yang merusak otot punggung bawah dan menyebabkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara beban kerja terhadap low back pain, menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian sebanyak 250 responden, dengan jumlah sampel sebesar 149 menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan pada Februari – Maret 2025 di rumah sakit Siloam Kupang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu 2 kuesioner untuk mengukur beban kerja dan low back pain pada perawat. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-square. Analisa data yang digunakan adalah analisa data univariat dan bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan dari 149 responden sebanyak 96 perawat (64.4%) mengalami beban kerja rendah dan 53 perawat mengalami beban kerja tinggi, 74 perawat (49.7%) mengalami kejadian low back pain sedang. Berdasarkan hasil uji Chi-square, p-value 0.028 (<0.05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dengan kejadian low back pain pada perawat. Pelatihan rutin tentang prinsip ergonomik diperlukan untuk mengurangi risiko low back pain dan meningkatkan efektivitas kerja. Perawat disarankan mencatat intensitas tugas harian untuk mengidentifikasi pola beban kerja tinggi dan berkoordinasi dengan manajemen guna mencegah penumpukan tugas individu tertentu.
Hubungan Persepsi Risiko Kesehatan terhadap Perilaku Merokok Dewasa Laki-Laki di Salah Satu Kelurahan Kabupaten Tangerang Sihotang, Martha Uli; Hulu, Marveline; Simanjuntak, Tiyen Gladia Br; Diannita, Catharina Guinda; Olang, Janwar
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 1 (2025): Februari 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i1.5742

Abstract

Merokok merupakan tindakan menghirup dan menghembuskan asap dari rokok. Kebiasaan merokok menyebabkan kecanduan yang diakibatkan oleh nikotin. Dari hasil survei awal di Kelurahan Bencongan Indah didapatkan 80% warga setuju merokok berisiko terkena penyakit. Tujuan dari penelitian ini mengidentifikasi hubungan persepsi risiko kesehatan terhadap perilaku merokok dewasa laki-laki di salah satu Kelurahan Kabupaten Tangerang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini penduduk Kelurahan Bencongan Indah usia 15-59 yaitu 5.655 jiwa. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 115 orang dewasa laki-laki di salah satu Kelurahan Kabupaten Tangerang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini kuesioner tertutup yang berisi pernyataan responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji Gamma. Hasil penelitian ini diperoleh 98 responden (85,2%) memiliki persepsi cukup dan 70 responden (60,9%) memiliki perilaku merokok sedang. Pada hasil bivariat didapatkan tidak ada hubungan antara persepsi risiko kesehatan terhadap perilaku merokok dewasa laki-laki di salah satu Kelurahan Kabupaten Tangerang dengan p value = 0,084 (p value < 0,05). Rekomendasi penelitian ini diharapkan pelayanan kesehatan dapat melakukan penyuluhan kepada masyarakat usia remaja sehingga persepsi risiko kesehatan yang baik tercipta sejak dini serta perilaku merokok dapat berkurang