Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENGARUH PENILAIAN DIRI DAN EFIKASI DIRI TERHADAP KEPUASAN KERJA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP KINERJA GURU Tanjung, Rahman; Arifudin, Opan; Sofyan, Yayan; Hendar, Hendar

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.069 KB) | DOI: 10.31955/mea.v4i1.554

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh harga diri dan efikasi diri terhadap kepuasan kerja serta implikasinya terhadap kinerja guru SMAN 4 Karawang, penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel SMAN 4 Karawang yang berjumlah 39 orang. Metode penelitian ini menggunakan pendeketan deskriptif yakni penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri, baik satu variabel atau lebih (independent) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variabel yang lain. Analisis hasil penelitian ini menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian menujukan bahwa variabel Harga diri secara langsung menentukan perubahan-perubahan variabel kepuasan kerja adalah 31,5%. Jika melalui variabel efikasi diri (pengaruhnya terhadap variabel kepuasan kerja adalah sebesar 13,5%. Jadi pengaruh total Harga diri terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 45,1%. Variabel efikasi diri memiliki pengaruh secara langsung terhadap kepuasan kerja sebesar 16,9%. Untuk pengaruh tidak langsung, yakni yang melalui variabel harga diri pengaruhnya terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 13,6%. Jadi pengaruh total variabel efikasi diri (terhadap kepuasan kerja adalah sebesar 30,5%. Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja guru secara simultan adalah sebesar 80,3%, sedangkan sisanya sebesar 19,7% kinerja Guru (disebabkan oleh variabel-variabel lain diluar variabel independen tersebut yang tidak dilibatkan dalam penelitian ini, seperti variabel-variabel motivasional, Locus of Control, Kepemimpinan dan lain-lain.
MANAJEMEN PELAYANAN PRIMA DALAM MENINGKATKAN KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN PEMBELAJARAN (Studi Kasus di STIT Rakeyan Santang Karawang) Tanjung, Rahman; Cecep, Cecep; Sulaeman, Devi; Hanafiah, Hanafiah; Arifudin, Opan

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.591 KB) | DOI: 10.31955/mea.v3i1.627

Abstract

Kepuasan mahasiswa terhadap layanan pembelajaran merupakan sebuah tujuan yang ingin dicapai dalam layanan prima sebuah organisasi jasa. Dalam lembaga pendidikan, proses penyelenggaraan kegiatan akademik merupakan garda terdepan dari sebuah lembaga pendidikan, namun dalam mencapai kegiatan akademik yang bermutu tidak terlepas dari masalah-masalah terkait penyelenggaran pendidikan. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan kajian penelitian menggunakan pendekatan metode deskriptif analisis berdasarkan penelitian lapangan (Field Research). Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa faktor penentu kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan perguruan tinggi yaitu faktor tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy apabila diperlukan skala prioritas dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, maka faktor reliability yang terlebih dahulu harus ditingkatkan, karena memberikan pengaruh dominan dalam menentukan kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan STIT Rakeyan Santang Karawang sebagai lembaga pendidikan.
PENGARUH KELAS SOSIAL, PENGALAMAN DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN KARTU KREDIT Arifudin, Opan; ., Juhadi; Sofyan, Yayan; Tanjung, Rahman; Rusmana, Fenny Damayanti

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.996 KB) | DOI: 10.31955/mea.v5i1.868

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam perilaku penggunaan kartu kredit berdasarkan kelas sosial, pengalaman, dan gaya hidup konsumen Bank Danamon secara simultan dan parsial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik inferensial, adapun jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Deskriptif Verifikatif. Sampel dalam penelitian ini adalah pengguna kartu kredit Bank Danamon, teknik penarikan sampel yang digunakan adalah slovin. Hasil penelitian menunjukkan secara umum Pada umumnya Kelas Sosial, Pengalaman Konsumen dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Penggunaan Kartu Kredit Bank Danamon sudah baik, Terdapat pengaruh signifikan antara Kelas Sosial, Pengalaman Konsumen dan Gaya Hidup terhadap Perilaku Penggunaan Kartu Kredit Bank Danamon secara simultan. Secara parsial terdapat pengaruh signifikan antara variabel Pengalaman Konsumen terhadap Perilaku Penggunaan Kartu Kredit Bank Danamon. Terdapat pengaruh yang tidak signifikan antara Kelas Sosial terhadap Perilaku Penggunaan Kartu Kredit Bank Danamon secara parsial, terdapat pengaruh yang tidak signifikan Gaya Hidup terhadap Perilaku Penggunaan Kartu Kredit Bank Danamon.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Seni Membatik Dengan Tepung Pada Anak Usia Dini Di Kelompok B TK Tunas Harapan Kecamatan Klari Karawang Tanjung, Rahman; Supriatna, Asep; Nurfaidah, Fuji
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v2i1.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan seni membatik dengan tepung di Kelompok B TK Tunas Harapan Kecamatan Klari Karawang. Kemampuan motorik halus sangat penting bagi perkembangan anak dalam menunjang keterampilan sehari-hari, seperti menulis, menggambar, dan aktivitas manipulatif lainnya. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini dengan dua siklus. Siklus pertama melibatkan pengenalan kegiatan seni membatik dengan tepung kepada anak-anak dan pengamatan awal terhadap kemampuan motorik halus mereka. Setelah itu, dilakukan implementasi kegiatan seni membatik dalam proses pembelajaran. Siklus kedua melibatkan peningkatan atau penyesuaian metode berdasarkan hasil evaluasi siklus pertama. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam tentang dampak kegiatan seni membatik dengan tepung terhadap peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini. Berdasarkan hasil analisis jumlah respon anak, jumlah penilaian respon anak saat membatik pada pra tindakan sebesar sebesar 0%, pada pra tindakan menuju siklus I mengalami peningkatan sebesar 20% sehingga jumlah total skor respon anak pada siklus I sebesar 20%. Pada siklus I menuju siklus II mengalami peningkatan sebesar 60% sehingga tingkat keberhasilan respon anak pada siklus II sebesar 80%. Dimana tingkat pencapaian tersebut sudah memenuhi target penelitian. Begitu pula dengan guru lebih mudah dalam menyampaikan pembelajaran, dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan.
BUILDING AN INCLUSIVE AND TOLERANT SOCIETY FOR MULTICULTURAL EDUCATION Hendar, Hendar; Tanjung, Rahman
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 5 (2024): MAY
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This comprehensive literature review explores the multifaceted dimensions of optimizing building an inclusive and tolerant society towards multicultural education. The importance of building an inclusive society with multiculturalism education is the key to creating a society that is just, harmonious and ready to face the challenges of today. In an era of globalization and increasingly real diversity, multicultural education plays an important role in preparing the younger generation to interact in an increasingly connected world. The link between an inclusive society and multiculturalism educational policies lies in joint efforts to create an environment that accepts and promotes equality. Multiculturalism education policy is a tool used in education to achieve an inclusive society. The development of an inclusive society towards multicultural education involves a series of steps and principles designed to create an inclusive educational environment and promote equality. Multiculturalism education policies help remove barriers that hinder social and cultural inclusion. This creates better understanding between different cultural groups and reduces discrimination.
IMPLEMENTATION OF THE PROBLEM-BASED LEARNING MODEL IN IMPROVING PRIMARY SCHOOL STUDENTS' CRITICAL THINKING ABILITIES Rian Permana Suryadipraja; Tanjung, Rahman
International Journal of Teaching and Learning Vol. 2 No. 12 (2024): DECEMBER
Publisher : Adisam Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explore the implementation of the Problem-Based Learning (PBL) learning model in improving elementary school students' critical thinking skills through a literature review. The research method used is literature analysis from various scientific articles, journals and other trusted sources related to PBL and critical thinking in elementary school students. The research results show that PBL is effective in developing critical thinking skills through student-centered learning, the use of real-world problems as learning stimuli, and the application of collaborative strategies. Several factors that support the success of PBL include relevant problem design, support and facilitation from teachers, and ongoing evaluation with constructive feedback. This study confirms that PBL not only improves students' cognitive skills, but also motivates and arouses their interest in learning, thereby creating a more dynamic and interactive learning environment. Based on the results of this literature review, it is recommended that the implementation of PBL be further expanded and facilitated through teacher training to increase its effectiveness in supporting the development of critical thinking in elementary school students.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN GURU DALAM MENERAPKAN PAKEM MELALUI KEGIATAN IN HOUSE TRAINING Bhakti Rohyaningsih, Cici; Nasem, Nasem; Tanjung, Rahman
Tahsinia Vol 4 No 1 (2023): April
Publisher : STIT Rakeyan Santang Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57171/jt.v4i1.352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masalah dalam menyajikan  pembelajaran  guru  masih  pada  pembelajaran  parsial  dan  hasil  belajar  siswa rata-rata masih tergolong rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan PAKEM melalui kegiatan in House Training. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah. Kegiatan dalam penelitian ini terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Instrumen observasi yang digunakan adalah akronim PAKEM menurut tim MBS Unesco-Unicef berupa: Indikator kemampuan guru dalam menerapkan PAKEM. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif komparatif. Data kuantitatif yang diperoleh di deskripsikan dalam bentuk kata-kata atau penjelasan. Selanjutkan dilakukan komparasi data untuk memastikan ada tidaknya peningkatan kemampuan guru dalam menerapkan PAKEM. Setelah melalui 2 siklus Tindakan penelitian, hasil penelitian menunjukkan temuan bahwa kemampuan guru TK AN NABA Karawang dalam menerapkan PAKEM dalam KBM mengalami peningkatan dari 41% (kategori kurang) menjadi 88% (kategori baik). Sehingga pembelajaran di TK AN NABA menjadi lebih aktif, keatif, efektif dan menyenangkan.
Pendampingan UMKM Dalam Meningkatkan Hasil Produksi Dan Hasil Penjualan Opak Makanan Khas Jawa Barat Arifudin, Opan; Wahrudin, Udin; Rusmana, Fenny Damayanti; Tanjung, Rahman
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.59 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i2.10560

Abstract

Persaingan untuk mendapatkan pekerjaan sangat ketat sehingga membuka usaha menjadi alternatif dalam memilih mata pencaharian. Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor ekonomi nasional yang paling strategis dan menyangkut hajat hidup orang banyak sehingga menjadi tulang punggung perekonomian Nasional. Namun masalah yang dihadapi oleh usaha ataupun industri kecil kebanyakan adalah sumber modal, tenaga kerja, bahan baku pengelolaan industri dan pemasaran. Dengan pengabdian masyarakat terkait pendampingan UMKM pada jenis makanan tradisional Opak diharapkan dapat memberikan solusi UMKM. Metode penyelesaian masalah yang digunakan berdasar pada pendekatan manajemen dalam meningkatkan hasil produksi dan hasil penjualan dengan 4 (empat) tahapan pelaksanaan program yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Program yang dilakukan adalah pendekatan manajemen terkait jam kerja yang dibuat secara terstruktur dengan waktu 8 jam, memanfaatkan sosial media dan jasa antar sehingga pemesanan tidak hanya dilakukan secara konvensional saja dan komunikasi sangat baik antara pendamping dan mitra dalam mencapai tujuan pendampingan.
Pengembangan UKM Turubuk Pangsit Makanan Khas Kabupaten Karawang Tanjung, Rahman; Hendar, Hendar; Juhadi, Juhadi; Arifudin, Opan
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (384.475 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i2.10561

Abstract

Turubuk pangsit merupakan makanan khas Kabupaten Karawang yang terbuat dari tanaman turubuk yang merupakan tanaman sejenis palawija namun pohonnya seperti pohon tebu. Turubuk pangsit merupakan makanan yang dihasilkan dari UKM Turubuk pangsit Desa Cintalaksana kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang. Masalah UKM Turubuk pangsit Desa Cintalaksana kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang yakni sumber modal, tenaga kerja, bahan baku dan pemasaran. Metode penyelesaian masalah yang digunakan berdasar pada pendekatan manajemen dalam meningkatkan hasil produksi dan hasil penjualan dengan 4 (empat) tahapan pelaksanaan program yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Hasil program pendampingan UKM turubuk pangsit makanan khas Kabupaten Karawang di Desa Cintalaksana kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang Jawa Barat, menunjukkan adanya perubahan yang dialami oleh mitra program selama dan setelah pelaksanaan program dilakukan dapat dilihat dari 3 indikator perubahan yang dapat disimpulkan berdasar pada data-data yang diperoleh dalam setiap monitoring dan evaluasi program terhadap mitra. Indikator ini terdiri dari pengelolaan, produktifitas dan Hasil Penjualan.
THE ROLE OF MADRASAH IBTIDAIYAH TEACHERS IN BUILDING STUDENTS' ISLAMIC CHARACTER THROUGH INTEGRATIVE THEMATIC LEARNING IN THE DIGITAL ERA Gianistika , Chika; Tanjung, Rahman; Supriatna, Asep; Permana Suryadipraja, Rian; Saepudin, Saepudin
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 01 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i01.8140

Abstract

Background: The formation of Islamic character in the educational environment, especially in madrasas, is crucial for building students' moral and ethical foundations. Purpose: This research examines the role of Madrasah Ibtidaiyah teachers in fostering students' Islamic character through an integrative thematic learning approach adapted to technological developments in the digital era. Method: Using a qualitative case study at Madrasah Ibtidaiyah Tarbiyatul Athfal, data was collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed descriptively. Result: The findings reveal that teachers who employ an integrative thematic approach effectively link lesson material to Islamic values, enabling students to understand and apply religious principles in daily life. Additionally, while the use of digital technology is still limited, teachers who manage digital tools well can enhance student motivation and engagement. The study also found that integrating technology with Islamic values helps students internalize Islamic character more deeply. Conclusion: The research underscores the importance of teacher training in utilizing technology as an effective learning tool, suggesting that madrasas should provide adequate support for teachers to integrate technology with Islamic character education. This approach aims to build a generation with noble morals in the digital era.