Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Struktur Kelembagaan Perpustakaan Sekolah/Madrasah Navlia, Rusdiana; Oktafia, Nabila; Ita, Ita; Irfan, Irfan
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 3 No. 2 (2026): At-Tarbiyah: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan sekolah/madrasah memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, literasi, dan pendukung pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur kelembagaan perpustakaan sekolah/madrasah serta perannya dalam meningkatkan kualitas layanan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus multi-situs, yang memungkinkan pengkajian secara mendalam terhadap hierarki organisasi, pembagian tugas, serta tantangan pengelolaan pada berbagai jenjang pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas dan sistematis mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan perpustakaan, mengoptimalkan pemanfaatan koleksi, serta meningkatkan kepuasan pemustaka. Struktur ini mencakup peran kepala sekolah sebagai penanggung jawab, kepala perpustakaan sebagai koordinator operasional, serta unit layanan teknis, layanan pemustaka, dan teknologi informasi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan. Pada jenjang yang lebih tinggi, integrasi teknologi informasi menjadi aspek penting dalam mendukung layanan digital dan pembelajaran berbasis ICT. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa struktur kelembagaan yang kuat berkontribusi dalam mendukung program literasi dan implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Sebaliknya, keterbatasan struktur yang tidak jelas dapat menyebabkan tumpang tindih tugas, beban kerja berlebih, dan rendahnya kualitas layanan. Dengan demikian, struktur kelembagaan perpustakaan sekolah/madrasah merupakan elemen penting dalam manajemen pendidikan yang berfungsi sebagai fondasi strategis untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan.
Hubungan Manajemen Waktu Dengan Burnout Di Intensive Care Unit (ICU) RSIJ Cempaka Putih Salbiah, Viona; Ita, Ita; Kamilah, Lilis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7585

Abstract

Fenomena burnout di unit perawatan intensif merupakan implikasi dari kompleksitas kondisi pasien serta pola kerja yang menuntut ketahanan fisik dan mental yang tinggi. Dampak negatifnya tidak hanya menyasar kesehatan mental perawat, tetapi juga kualitas asuhan keperawatan. Oleh karena itu, manajemen waktu yang efisien menjadi intervensi penting yang berperan dalam mereduksi tekanan kerja sekaligus menjaga stabilitas antara kehidupan personal dan profesional staf keperawatan di lingkungan ICU. Tujuan: menganalisis korelasi antara manajemen waktu dengan burnout pada perawat di ruang Intensive Care Unit (ICU) RSIJ Cempaka Putih. Metode: Studi kuantitatif ini mengaplikasikan desain analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Sebanyak 41 perawat dilibatkan sebagai responden dengan menggunakan teknik total sampling. Data primer dihimpun melalui kuesioner manajemen waktu dan instrumen burnout, yang selanjutnya diuji secara bivariat menggunakan statistik Chi-Square pada signifikansi 0,05. Hasil: Berdasarkan analisis bivariat, ditemukan korelasi signifikan antara manajemen waktu dengan burnout dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulan: Studi ini menegaskan bahwa kemampuan pengelolaan waktu yang baik berhubungan dengan penurunan tingkat burnout pada perawat di unit perawatan intensif. Temuan ini memberikan landasan bagi manajemen rumah sakit untuk mengintegrasikan pelatihan manajemen waktu ke dalam program pengembangan staf guna memitigasi stres kerja, meningkatkan kesejahteraan perawat, serta menjamin konsistensi mutu pelayanan keperawatan kritikal.
Strategi Manajemen Penggunaan Artificial Intelligence (AI) terhadap Mahasiswa untuk Mengatasi Ketergantungan dan Meningkatkan Kemandirian Belajar Andini, Andini; Ita, Ita; Matasak, Henos
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 12 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i12.827

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan telah memberikan dampak yang signifikan terhadap proses pembelajaran mahasiswa, terutama dalam menciptakan kegiatan belajar yang lebih praktis, efektif, dan efisien. Di balik berbagai manfaat tersebut, intensitas penggunaan AI yang terus meningkat juga dapat memicu ketergantungan terhadap teknologi, sehingga berpotensi memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan menurunkan tingkat kemandirian belajar mahasiswa. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keterkaitan antara penggunaan AI, tingkat ketergantungan mahasiswa terhadap teknologi, serta strategi pengelolaan AI dalam menunjang kemandirian belajar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan narrative literature review melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang relevan dengan pembahasan penelitian. Berdasarkan hasil kajian, AI diketahui mampu mempermudah mahasiswa dalam memperoleh informasi, membantu penyelesaian tugas akademik, serta mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih fleksibel dan sesuai kebutuhan belajar. Akan tetapi, penggunaan AI secara berlebihan dapat mengurangi keterlibatan mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan berpikir mandiri. Oleh sebab itu, diperlukan pengelolaan penggunaan AI melalui peningkatan literasi digital, pengawasan akademik, dan penguatan Self-Regulated Learning agar AI tetap dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran tanpa mengurangi kemandirian belajar mahasiswa.