Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pelatihan Pengembangan Modul Ajar dengan Pembelajaran Berbasis Proyek dan STEAM-H di Sekolah Adiwiyata MIS Handapherang Fatimah, Ai Tusi; Adnan, Bahana Aditya; Rinaldi, Feri Bakhtiar
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12448

Abstract

Sekolah Adiwiyata memiliki peluang yang baik untuk melaksanakan pembelajaran berbasis proyek dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Perencanaan pembelajaran dengan pembuatan modul ajar kurikulum Merdeka merupakan langkah awal untuk mengimplementasikannya. Pelatihan pengembangan modul ajar pada pembelajaran berbasis proyek dengan STEAM-H (science, technology, engineering, agriculture, mathematics, and health) di MIS Handapherang merupakan kegiatan awal untuk mendukung implementasi pembelajaran berbasis proyek dengan integrasi lintas mata pelajaran. Alat dan bahan yang digunakan dalam pelatihan terutama alat dan bahan menanam sayuran sebagai sumber belajar bagi peserta didik. Metode pelatihan adalah ceramah, diskusi, dan demonstrasi. Ceramah dan diskusi dilakukan dalam penyampaian materi tentang rencana pembelajaran pada kurikulum merdeka berdasarkan regulasi pendididikan, langkah-langkah pembelajaran berbasis proyek, dan pendekatan pembelajaran STEAM-H. Demonstrasi dilakuakn untuk memperkenalkan teknik membuat koneksi capaian pembelajaran dengan proyek menanam sayuran untuk mendukung PRLH. Diskusi grup dibagi sesuai dengan capaian pembelajaran setiap fase capaian pembelajaranyang terdiri dari A, B, dan C. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pengetahuan guru meningkat dengan persentase kategori peningkatan 43% tinggi, 48% sedang, dan 9% rendah.. Modul ajar mengintegrasikan mata pelajaran matematika dan IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dengan proyek menanam sayuran yang melibatkan lima disiplin ilmu yaitu sains tentang pertumbuhan tanaman, teknologi dan teknik tentang sistem hidroponik, pertanian tentang teknik menanam, matematika tentang perhitungan alat, bahan, dan proses menanam, serta Kesehatan tentang asupan sayuran sebagai makanan sehat. Hasil pengembangan modul ajar mendukung penerapan PRLH (Perilaku Ramah Lingkungan Hidup) di sekolah Adiwiyata.
PENINGKATAN EFISIENSI BIAYA DAN MUTU RENGGINANG MELALUI PENERAPAN KOMPOR BERBAHAN BAKAR JELANTAH DAN PENGELOLAAN LIMBAH AIR CUCIAN BERAS Fatimah, Ai Tusi; Setiawan, Tia; Amalia, Lidya Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3243

Abstract

High energy costs and the challenge of managing used cooking oil waste are major obstacles for the Rengginang Hj UAS Home Industry in Ciamis, resulting in low profit margins and sub-optimal product quality. Therefore, this activity aims to transform the partner IRT into an efficient, competitive, and environmentally sustainable Micro, Small, and Medium Enterprise (MSME). The method employed was the multidisciplinary STEAM-H approach through intensive training, implementation of Appropriate Technology in the form of a Used Cooking Oil Stove and a De-oiling Machine, as well as the application of a Zero-Waste system (conversion of rice washing wastewater into Liquid Organic Fertilizer/POC). Evaluation results showed significant success, with partner competency increasing to a Normalized Gain (N-Gain) value of 0.72 (High Category) and achieving 100% mastery of practical skills. Economically, the program exceeded targets by reducing fuel costs by up to 65% and increasing oil separation efficiency by 100%. The technology adoption rate fell into the Very High Category (score: 4.64). However, the Zero-Waste aspect (raw material independence) was only 20% achieved and requires further assistance. In conclusion, the program was effective in substantially transforming the partner's operational efficiency and product quality.
ANALISIS KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA SMK AGRIBISNIS DALAM KONTEKS BUDIDAYA IKAN LELE Rahayu, Febriani; Fatimah, Ai Tusi; Zakiah, Nur Eva
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.20658

Abstract

ABSTRACTBased on the results of PISA, it shows that mathematics in Indonesia is still relatively low in its reasoning ability. Mathematical reasoning ability is also included in the objectives of mathematics learning. The purpose of this study is to analyze the mathematical reasoning ability of SMKN 1 Cipaku students, more precisely in the Freshwater Fisheries Agribusiness expertise in the context of catfish cultivation. This study uses a qualitative approach with a case study strategy. The subjects used were 15 people who were class XI Agribusiness students at one of the SMK in Ciamis. Data collection techniques used in this study were mathematical reasoning ability test sheets, interviews and documentation. Data analysis was carried out by applying the data analysis model from Miles, namely data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study show that: (1) The mathematical reasoning ability of SMK Agribusiness students in the context of catfish cultivation is quite good. Students' reasoning ability is very strong in the flexibility indicator and the ability to use mathematical concepts or rules. Indicators of novelty have been seen in some students, but not all. While the reasonableness indicator still needs to be developed further in most students (2) The solutions produced by students are still not clear and reasonable. This shows that the novelty indicator is only visible in some students and the reasonableness indicator is still relatively low or less visible in most. 
ANALISIS KEMAMPUAN NUMERASI SISWA SMK AGRIBISNIS DALAM KONTEKS BUDIDAYA TANAMAN PALAWIJA Nur'aeni, Siti; Effendi, Adang; Fatimah, Ai Tusi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.20710

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi siswa SMK pada konsentrasi Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, khususnya dalam menafsirkan data untuk pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan numerasi siswa dalam konteks budidaya tanaman palawija dengan menekankan tiga indikator utama, yaitu kemampuan menggunakan angka dan simbol matematika dasar, menganalisis informasi dalam berbagai bentuk, serta menafsirkan hasil analisis untuk prediksi dan pengambilan keputusan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan sampel enam siswa kelas XI yang dipilih melalui purposive sampling untuk mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes numerasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi capaian kemampuan numerasi, di mana siswa kategori tinggi mampu memenuhi ketiga indikator, kategori sedang hanya memenuhi indikator pertama dan kedua, sedangkan kategori rendah baru mencapai sebagian indikator dasar. Hasil juga mengindikasikan bahwa kemampuan prosedural siswa lebih dominan dibanding kemampuan interpretatif. Simpulan penelitian ini menegaskan perlunya pembelajaran kontekstual berbasis agribisnis untuk memperkuat kemampuan analisis data dan penalaran numerasi siswa, dengan implikasi pada pengembangan strategi pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata.Anggraini, K. E., & Setianingsih, R. (2022). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). MATHEdunesa, 11(3), 837–849. https://doi.org/10.26740/mathedunesa.v11n3.p837-849Arsyad, N., Nasrullah, N., & Safaruddin, S. (2020). Deskripsi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Ditinjau dari Tingkat Kecerdasan Logis Matematis Siswa Kelas XI. Issues in Mathematics Education (IMED), 4(2), 136. https://doi.org/10.35580/imed15325Badraeni, N., Pamungkas, R. A., Hidayat, W., Rohaeti, E. E., & Wijaya, T. T. (2020). Analisis Kesulitan Siswa Berdasarkan Kemampuan Pemahaman Matematik Dalam Mengerjakan Soal Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1), 247–253. https://doi.org/10.31004/cendekia.v4i1.195Basri, H., Kurnadi, B., Syarifuddin, Tafriliyanto, C. F., & Nugroho, P. B. (2021). Investigasi Kemampuan Numerasi Mahasiswa Calon Guru Matematika. Proximal: Jurnal Penelitian Matematika Dan Pendidikan Matematika, 4(2), 72–79. https://doi.org/10.30605/proximal.v4i2.1318Effendi, A., Fatimah, A. T., & Amam, A. (2021). Analisis Keefektifan Pembelajaran Matematika Online Di Masa Pandemi Covid-19. Teorema: Teori Dan Riset Matematika, 6(2), 250–259. https://doi.org/10.25157/teorema.v6i2.5632Fadhilah, N., & Handayani, I. (2023). Analisis kemampuan numerasi siswa dalam menyelesaikan soal AKM kelas XI pada topik Data dan Ketidakpastian. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 361–372. https://doi.org/10.33654/math.v9i2.2287Fatimah, A. T., Yuniawan Isyanto, A., & Erlin, E. (2023). Esensi Literasi Matematis: Pengalaman Guru Matematika SMK Agribisnis. Teorema: Teori Dan Riset Matematika, 8(2), 223–232. https://dx.doi.org/10.25157/teorema.v8i2.10581Han, W., Susanto, D., Dewayani, S., Pandora, P., Hanifah, N., Miftahussururi., Nento, M. N., & Akbari, Q. S. (2017). “Materi Pendukung Literasi Numerasi.” Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan, Tim GLN Kemendikbud., 8(9), 1–58. https://repositori.kemdikbud.go.id/11628/1/materi-pendukung-literasi-numerasi-rev.pdfIndrianingsih, Y. (2017). Perancangan Sistem Pendukung Keputusan Dalam Penentuan Jenis Tanaman Palawija Berdasar Kandungan Zat Lahan Guna Meningkatkan Produktivitas Lahan (Studi Kasus Di Kabupaten Gunungkidul). Angkasa: Jurnal Ilmiah Bidang Teknologi, 8(1), 127. https://doi.org/10.28989/angkasa.v8i1.138Irwandi, B., Hutapea, N. M., & Yuanita, P. (2024). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa SMK dalam Penyelesaian Soal Tipe AKM Pada Materi Barisan dan Deret. Seminar Nasional Pendidikan Matematika (SNPM), 1, 130–142.Kurniawan, I., & Rahadyan, A. (2021). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas XI dalam Penyelesaian Soal Tipe AKM pada Pokok Bahasan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel. Didactical Mathematics, 3(2), 84–91. https://doi.org/10.31949/dm.v3i2.1810Miles, M. B., & Huberman, M. A. (2002). Qualitative Data Analysis : A Sourcebook of New Methods. Beverly Hills : Sage Publicatin.Nasrullah, Ainol, & Waluyu, E. (2023). Analisis Kemampuan Numerasi Siswa Kelas VII dalam Menyelesaikan Soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum). Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 5, 167–178. https://doi.org/10.26877/imajiner.v5i2.13003Rahmawati, N., & Maryono, M. (2018). Pemecahan Masalah Matematika Bentuk Soal Cerita Berdasarkan Model Polya pada Siswa Kelas VIII MTs Materi Pokok SPLDV. Jurnal Tadris Matematika, 1(1), 23–34. https://doi.org/10.21274/jtm.2018.1.1.23-34Sanvi, A. H., & Diana, H. A. (2022). Analisis Kemampuan Numerasi Pada Materi Matriks Ditinjau Berdasarkan Kemampuan Awal Matematika. RANGE: Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 129–145. https://doi.org/10.32938/jpm.v3i2.2021Sukaryo, A. F., & Sari, R. M. M. (2024). Systematic Literature Review: Kemampuan Numerasi Siswa dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics), 8(2), 461–472. https://doi.org/10.31949/th.v8i2.8212Syafriah, N., & Hadi, M. S. (2023). Analisis Kemampuan Numerasi Dalam Menyelesaikan Soal Asesmen Kompetensi Minimum (Akm) Siswa Kelas Viii Smpn 134 Jakarta. SUPERMAT Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 75–91.Taqwani, R. A., Ratnaningsih, N., & Rahayu, D. V. (2024). Analisis Kemampuan Numerasi Matematis Siswa Smk Ditinjau Dari Level Kognitif. Jurnal Ilmiah Matematika Realistik, 5(1), 11–18. https://doi.org/10.33365/ji-mr.v5i1.4134Wardani, A. K., Zulkardi, Z., & Hartono, Y. (2017). Pengembangan Soal Matematika Model Pisa Level 5 Untuk Program Pengayaan Smp. Jurnal Pendidikan Matematika RAFA, 3(1), 1–18. https://doi.org/10.19109/jpmrafa.v3i1.1438
Green STEAM-H pedagogy with eco-mathematical literacy: a developmental framework for sustainability-oriented education Fatimah, Ai Tusi; Isyanto, Agus Yuniawan; Erlin, Euis; Sunaryo, Yoni; Zamnah, Lala Nailah; Ruswana, Angra Meta; Solihah, Sri
Interdisciplinary International Journal of Conservation and Culture Vol 3 No 2 (2025): October 2025
Publisher : Badan Kemitraan Inovasi dan Kewirausahaan Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/iijcc.v3i2.5942

Abstract

This study proposes a conceptual framework for Green STEAM-H Pedagogy, integrating Eco-Mathematical Literacy as an approach to sustainability-oriented education. The framework responds to the growing need for educational models that systematically connect sustainability values, interdisciplinary learning, and analytical competencies in addressing complex environmental challenges. It synthesizes three key dimensions: green pedagogy as a value-oriented foundation, STEAM-H (Science, Technology, Engineering, Agriculture, Mathematics, and Health) as an interdisciplinary structure, and eco-mathematical literacy as a central analytical component. The framework is operationalized through a developmental progression consisting of three stages: eco-awareness, eco-integration, and eco-transformation. These stages represent a structured pathway through which learners develop ecological understanding, integrate knowledge across disciplines, and apply their competencies in sustainability-oriented actions. In addition, a pedagogical model is proposed to translate the framework into classroom practice by aligning instructional strategies, learning activities, and expected outcomes. This study contributes to the literature by offering a coherent and operationalizable model that bridges the gap between sustainability theory and educational practice. The framework highlights the role of eco-mathematical literacy in supporting data-driven reasoning and decision-making within interdisciplinary learning contexts. It also provides implications for curriculum development, pedagogy, and assessment in fostering transformative and future-oriented learning.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA SMP MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION (ATI) DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN OPEN ENDED Nuraini, Yayang Ayu; Toto, Toto; Fatimah, Ai Tusi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8792

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan kemampuan representasi matematis siswa antara model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan pendekatan open ended dibandingkan dengan model pembelajara discovery learning dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas VIII SMPN 4 Rancah, teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII-C sebagai kelas kontrol. Instrument penelitian yang digunakan yaitu instrumen tes kemampuan representasi matematis siswa dengan pokok bahasan lingkaran. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji dua pihak dengan uji nonparametrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan representasi matematis siswa antara siswa yang menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan pendekatan open ended dibandingkan siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan pendekatan saintifik; kualitas peningkatan kemampuan representasi matematis siswa untuk kelas yang menggunakan model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) dengan pendekatan open ended termasuk kedalam kategori tinggi sedangkan kualitas peningkatan kemampuan representasi untuk kelas yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan pendekatan saintifik termasuk ke dalam kategori sedang.Kata Kunci:           Kemampuan Representasi Matematis, Model Pembelajaran ATI, Pendekatan Open Ended.
Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Ditinjau Dari Kemandirian Belaja Di Kampung Nelayan Pangandaran Attamami, Rusdi; Fatimah, Ai Tusi; Sunaryo, Yoni
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 3, No 3 (2022): OKTOBER
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v3i3.8751

Abstract

Latar belakang masalah pada penelitian ini berangkat dari aktivitas masyarakat Kampung Nelayan Pangandaran yang melibatkan matematika di dalamnya dan munculnya pandemi covid-19 yang menyebabkan penyelenggaraan pembelajaran dilakukan secara tentatif. Oleh karenanya perlu diadakan analisis kemampuan koneksi matematis siswa yang ditinjau dari kemandirian belajar. Dari berbagai literatur, kajian pustaka dan penelitian sebelumnya, diperoleh informasi bahwa kemandirian belajar dapat berpengaruh terhadap penguasaan kemampuan koneksi matematis siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa di Kampung Nelayan Pangandaran ditinjau dari kemandirian belajar. Strategi yang digunakan dalam penelitiana ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Subjek pada penelitian ini terdiri dari tujuh orang siswa kelas IX yang tersebar dalam tiga Rukun Tetangga yang merupakan wilayah Kampung Nelayan Pangandaran. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah agket kemandirian belajar, soal tes kemampuan koneksi matematis dan pedoman wawancara. Soal yang dirancang memanfaatkan permasalahan kontekstual yang terdapat dalam aktivitas keseharian masyarakat. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa 1) seluruh siswa dengan kemandirian belajar kurang dan cukup memiliki kemampuan koneksi konteks dengan konsep matematis; 2) lima siswa dengan kemandirian belajar kurang dan cukup memiliki kemampuan koneksi antar konsep matematis; 3) tiga siswa dengan kemandirian belajar kurang dan cukup memiliki kemampuan koneksi antar prosedur matematis.