Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Menciptakan Collaborative Learning Guru dan Peserta Didik Melalui Aplikasi Padlet Pada Sekolah Menengah Atas Pekanbaru Jollyta, Deny; Nasien, Dewi; Nora Marlim, Yulvia; Gustientiedina, Gustientiedina; Adiya, M. Hasmil; Mukhsin, Mukhsin; Rahmadian Yuliendi, Rangga; Kamal, Ahmad; Hajjah, Alyauma; Johan, Johan
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 8, No 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3682

Abstract

Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru.Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA. Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya.Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.
A Combined MobileNetV2 and CBAM Model to Improve Classifying the Breast Cancer Ultrasound Images Muhammad Rakha; Mahmud Dwi Sulistiyo; Dewi Nasien; Muhammad Ridha
Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS) Vol. 6 No. 1 (2024): Journal of Applied Engineering and Technological Science (JAETS)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/jaets.v6i1.4836

Abstract

Breast cancer is the main cause of death in women throughout the world. Early detection using ultrasound is very necessary to reduce cases of breast cancer. However, the ultrasound analysis process requires a lot of time and medical personnel because classification is difficult due to noise, complex texture, and subjective assessment. Previous studies were successful in ultrasound classification of breast cancer but required large computations and complex models. This research aims to overcome these shortcomings by using a lighter but more accurate model. We integrated the CBAM attention module into the MobileNetV2 model to improve breast cancer detection accuracy, speed up diagnosis, and reduce computational requirements. Gradient Weighted Class Activation Mapping (Grad-CAM) is used to improve classification explanations. Ultrasound images from two databases were combined to train, validate, and test this model. The test results show that MobileNetV2-CBAM achieves a test accuracy of 93%, higher than the complex models VGG-16 (80%), VGG-19 (82%), InceptionV3 (80%), and ResNet-50 (84%). CBAM is proven to improve MobileNetV2 performance with an 11% increase in accuracy. Grad-CAM visualization shows that MobileNetV2-CBAM can better focus on localizing important regions in breast cancer images, providing clearer explanations and assisting medical personnel in diagnosis.
Pelatihan Literasi Numerasi Imersif Bebasis VR untuk Peningkatan Kompetensi Guru di KKG Rayon 1 Waisai Rokhima, Nur; Pamungkas, Dwi; Setiawan, Agus; Nasien, Dewi; Putri, Ramalia Noratama; Tavip, Achmad; Nursalim; Oraple, Ezri Trivena
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v5i1.1110

Abstract

Langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan adalah memberikan pelatihan literasi numerasi, terutama di era globalisasi yang menuntut penguasaan teknologi kontemporer. Tujuan program adalah untuk memberikan 40 guru anggota KKG Rayon 1 Waisai, Raja Ampat, pelatihan literasi numerasi melalui virtual reality (VR). Program ini memberikan pendampingan intensif kepada peserta untuk memastikan keterampilan yang diajarkan dapat diterapkan secara efektif. Metode yang digunakan termasuk memberikan instruksi tentang pengoperasian perangkat VR, membuat konten pembelajaran berbasis numerasi yang menggunakan kearifan lokal Papua, dan menerapkan VR dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Hasil program menunjukkan bahwa guru memiliki kemampuan yang lebih baik untuk menggunakan perangkat virtual reality dan membangun skenario pembelajaran numerasi yang berbasis teknologi. Melalui evaluasi pascapelatihan, terjadi peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi VR sebesar 85%, berdasarkan hasil angket dan wawancara. Siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman numerasi sebesar 70%, yang diukur melalui hasil tes literasi numerasi sebelum dan sesudah implementasi. Partisipasi aktif peserta dalam pelatihan mencapai 95%, mencerminkan antusiasme yang tinggi terhadap metode pembelajaran berbasis teknologi. Dengan menggabungkan teknologi modern dengan kearifan lokal, program ini menghasilkan pembelajaran yang relevan dan inventif. Dalam waktu dekat, diharapkan pelatihan ini dapat diterapkan di wilayah lain untuk membantu transformasi pendidikan berbasis teknologi di Indonesia.
Analysis of the Among System-Based Discovery and Inquiry Learning Models Hermita, Neni; Putra, Zetra Hainul; Alim, Jesi Alexander; Fitriani, Mike; Nasien, Dewi; Mahbubah, Khoiro
JOURNAL OF TEACHING AND LEARNING IN ELEMENTARY EDUCATION (JTLEE) Vol. 5 No. 2 (2022): August 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/

Abstract

This study compares the syntax of the discovery learning and inquiry learning models based on the Among system. This research was a descriptive type of research and used a comparative design. The method of data collection in this research was a literature study. The literature study used is research that is in accordance with the research of researchers and the latest research. The results found that the learning model of discovery learning and inquiry learning based from the Among system was very well implemented in elementary schools. The use of these various models can be adapted to the needs of the educator. Along with the literature study, these two models can support students' abilities and create meaningful learning for students.
Perbandingan Implementasi Machine Learning Menggunakan Metode KNN, Naive Bayes, dan Logistik Regression Untuk Mengklasifikasi Penyakit Diabetes Dewi Nasien; Darwin, Ricalvin; Cia, Alexander; Leo Winata, Andrean; Go, Jerry; M.C, Richard; Charles Wijaya, Ryan; Charles Lo, Kevin
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v4i1.640

Abstract

Penyakit diabetes menjadi sorotan karena sifatnya yang kronis, dengan gejala utama berupa peningkatan kadar gula darah di atas batas normal. Diabetes terjadi ketika tubuh tidak dapat efisien mengambil glukosa ke dalam sel untuk diubah menjadi energi, menyebabkan penumpukan gula ekstra dalam aliran darah. Penelitian ini menggunakan ekstraksi fitur dengan Analisis Komponen Utama (Principal Component Analysis - PCA) dengan threshold 80%, menghasilkan 5 fitur utama. Fitur-fitur ini kemudian digunakan sebagai input untuk tiga classifier, yaitu K-Nearest Neighbors (KNN), Naive Bayes, dan Regresi Logistik. Data yang digunakan berasal dari Kaggle, dengan pembagian data 70:30 dan 80:20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Naive Bayes memberikan akurasi terbaik, mencapai 79% pada pembagian data 80:20. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa algoritma Naive Bayes adalah pilihan terbaik untuk klasifikasi data diabetes dalam penelitian ini.
Klasifikasi Penyakit Jantung Menggunakan Decision Tree dan KNN Menggunakan Ektraksi Fitur PCA Dewi Nasien; Sirvan, Sirvan; Deny, Deny; Ryan Syahputra, Ryan Syahputra; Akbar Marunduri, Alberta; Prawinata See, Richardo
JEKIN - Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jekin.v4i1.641

Abstract

Penyakit jantung, yang merupakan penyebab utama kematian, menjadi fokus penanganan dan pembiayaan BPJS Kesehatan. Untuk upaya preventif, prediksi penyakit jantung pada pasien menjadi langkah penting. Dalam penelitian ini, proses klasifikasi dilakukan menggunakan dua metode, yaitu decision tree dan KNN, untuk memprediksi penyakit jantung. Metode decision tree dan KNN merupakan pendekatan yang umum digunakan dalam klasifikasi penyakit jantung. Decision tree membangun model keputusan berbasis pohon, sedangkan KNN menggabungkan beberapa decision tree untuk meningkatkan kinerja dan kestabilan prediksi. Hasil evaluasi performa kedua metode dapat memberikan pandangan yang komprehensif tentang keefektifan masing-masing dalam memprediksi penyakit jantung pada dataset yang digunakan. Metrik evaluasi seperti akurasi, precision, recall, dan F1 score akan memberikan informasi tentang sejauh mana model mampu mengklasifikasikan data dengan benar dan mengidentifikasi kasus penyakit jantung dengan baik
PENCARIAN LOKASI FOTOGRAFI ASIA HERTITAGE BERBASIS LOCATION BASED SERVICE (LBS) MENGGUNAKAN ALGORITMA A-STAR Pandapotan, Boris Yosua; Nasien, Dewi
Jurnal Manajamen Informatika Jayakarta Vol 4 No 1 (2024): JMI Jayakarta (February 2024) Seleksi Paper SENATIKA-4 (October 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Jayakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52362/jmijayakarta.v4i1.1302

Abstract

This research is conducted by Asia Heritage Pekanbaru, which is one of recreational culinary and tourism in Pekanbaru. Asia Heritage offers comprehensive options of attractions, culinary, and photography spots. Still, it has considerable setbacks being less en-route information and signs and pictures to symbolize the tracks en route to the place. This research is on developing a Location Based Service (LBS) application that utilizes A Star Algorithm. This application can detect object position and generates the shortest effective routes to the designated spot by using A Star Algorithm's active reaction to the entitled class. This research later reveals an application named "Asia Heritage." It is a Photographic application that helps and gives the user the features of available photo-on spots, location, attractions, detailed information, and creative editing for a unique and magnifying experience for each user.
Menciptakan Collaborative Learning Guru dan Peserta Didik Melalui Aplikasi Padlet Pada Sekolah Menengah Atas Pekanbaru Jollyta, Deny; Nasien, Dewi; Nora Marlim, Yulvia; Gustientiedina, Gustientiedina; Adiya, M. Hasmil; Mukhsin, Mukhsin; Rahmadian Yuliendi, Rangga; Kamal, Ahmad; Hajjah, Alyauma; Johan, Johan
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol. 8 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v8i2.3682

Abstract

Collaborative Learning requires teachers and students to maintain an engaging learning environment at all times. Problems emerge when teachers, notably high school teachers in Pekanbaru, employ learning material that do not support this. Teachers' creativity is pushed to constantly update how they present materials and evaluate students' knowledge in order to foster a collaborative and pleasurable learning environment. This community service project will help Pekanbaru high school instructors create collaborative and real-time learning tools. The Community Service Team employed an observation strategy to get a sense of learning at Santa Maria High School, which served as an example school. The proposed solution is technologically based, making use of the Padlet application. The Community Service Team offers training methods on smartphones and computers to help people grasp Padlet. The community effort resulted in a polished Padlet that teachers may use to study with students at any time. It is intended that studying using the Padlet application would boost teacher innovation and student learning results at Santa Maria High School, as well as high schools around Pekanbaru.Keywords: Teacher; padlet; collaborative learning; learners;SMA. Abstrak: Pembelajaran Kolaboratif (Collaborative Learning) mengarahkan guru dan peserta didik dalam suasana belajar yang interaktif setiap saat. Permasalahan muncul pada saat media pembelajaran yang digunakan guru tidak mendukung hal tersebut, termasuk guru-guru Sekolah Menengah Atas (SMA) di Pekanbaru. Kreativitas guru ditantang untuk selalu memperbaharui cara penyampaian materi, cara mengevaluasi pemahaman peserta didik hingga penilaian, demi terciptanya suasana belajar yang kolaboratif dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu guru SMA di Pekanbaru dalam mempersiapkan bahan pembelajaran yang kolaboratif dan real time. Tim Pengabdian melakukan metode observasi untuk mendapatkan gambaran pembelajaran melalui SMA Santa Maria yang dijadikan sebagai sekolah sampel. Metode yang diusulkan berbasis teknologi melalui pemanfaatan aplikasi Padlet. Untuk memudahkan pemahaman Padlet, Tim Pengabdian menggunakan metode pelatihan, baik melalui komputer maupun smartphone. Hasil pengabdian adalah Padlet jadi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran bersama peserta didik setiap waktu. Diharapkan pembelajaran melalui aplikasi Padlet mampu meningkatkan kreativitas guru dan hasil belajar peserta didik SMA Santa Maria khususnya dan SMA di Pekanbaru umumnya.Kata kunci: guru; padlet; pembelajaran kolaboratif; peserta didik; SMA.
Convolutional Neural Network Model for Sex Determination Using Femur Bones Nasien, Dewi; Adiya, M. Hasmil; Afrianty, Iis; Farkhan, Mochammad; Butar-Butar, Rio Juan Hendri
JOIV : International Journal on Informatics Visualization Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Society of Visual Informatics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62527/joiv.7.4.1711

Abstract

Forensic anthropology is the critical discipline that applies physical anthropology in forensic education. One valuable application is the identification of the biological profile. However, in the aftermath of significant disasters, the identification of human skeletons becomes challenging due to their incompleteness and difficulty determining sex. Researchers have explored alternative indicators to address this issue, including using the femur bone as a reliable sex identifier. The development of artificial intelligence has created a new field called deep learning that has excelled in various applications, including sex determination using the femur bone. In this study, we employ the Convolutional Neural Network (CNN) method to identify the sex of human skeleton shards. A CNN model was trained on 91 CT-scan results of femur bones collected from Universiti Teknologi Malaysia, comprising 50 female and 41 male patients. The data pre-processing involves cropping, and the dataset is divided into training and validation subsets with varying percentages (60:4, 70:30, and 80:20). The constructed CNN architecture exhibits exceptional accuracy, achieving 100% accuracy in both training and validation data. Moreover, the precision, recall, and F1 score attained a perfect score of 1, validating the model's precise predictions. The results of this research demonstrate excellent accuracy, confirming the reliability of the developed model for sex determination. These findings demonstrate that using deep learning for sex determination is a novel and promising approach. The high accuracy of the CNN model provides a valuable tool for sex determination in challenging scenarios. This could have important implications for forensic investigations and help identify victims of disasters and other crimes.
Teachers' response to STEAM-based media for improving Riau Malay culture learning quality Hermita, Neni; Diniya, Diniya; Dipuja, Diah Anugrah; Nasien, Dewi; Wijaya, Tommy Tanu
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Directorate of Research and Community ServiceUniversitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v8i1.71302

Abstract

STEAM-based learning (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) is a learning approach that combines these five fields of science in one learning activity. This approach aims to develop students' critical thinking, creative and problem-solving skills. The current study seeks to analyze teacher responses in implementing STEAM-based learning media to improve the quality of learning in Riau Malay Culture subjects. This research was conducted using a qualitative approach. Data was collected through questionnaires distributed to elementary school teachers who teach Riau Malay Culture subjects in Pekanbaru City, Riau. The research results show that teachers have a positive response to the implementation of STEAM-based learning media. Teachers assess that STEAM-based learning media can improve the quality of learning in Riau Malay Culture subjects. This is because STEAM-based learning media can make learning more interesting, interactive and meaningful for students. However, it should be noted that teachers are necessary to possess a deep understanding of the STEAM approach in order to pursue effective implementation. Therefore, there needs to be support from the school in providing the facilities and infrastructure needed to implement STEAM-based learning media.
Co-Authors Adiya, M. Hasmil Agus Joko Purwanto ahmad kamal, ahmad Ahmad Mulyadi Akbar Marunduri, Alberta Alin Meisya Putri Alyauma Hajjah Amalia Sapriati Andi Andi Angriawan, Sherkhing Anwar Senen Azliza Yacob Azurah A. Samah Butar-Butar, Rio Juan Hendri Charles Lo, Kevin Charles Wijaya, Ryan Cia, Alexander Cici Oktaviani Dahliyusmanto, Dahliyusmanto Darwin, Ricalvin Deny Deny, Deny Deny Jollyta Desnelita, Yenny Devi Willeam Anggara Devi Willieam Anggara Diniya, Diniya Dipuja, Diah Anugrah Dwi Pamungkas Erlin Erma Yunita Farkhan, Mochammad Fenly Fenly Feri Candra Firman Afriadi Fitri Indriani Fitriani, Mike Frendly Lombu Go, Jerry Gusman, Taufik Gustientiedina Gustimal Witri Habibollah Haron Ihsan, M. Nurul Iis Afrianty Iis Afrianty Imran B. Mu’azam Jack Billie Chandra Jesi Alexander Alim Johan Johan Johanes Johanes Leo Leo Leo Winata, Andrean Lina Warlina M. JAYA ADI PUTRA, S.Si, M.Pd, M. JAYA ADI M.C, Richard Mahbubah, Khoiro Mahmud Dwi Sulistiyo Marlim, Yulvia Nora Mestika Sekarwinahyu Mike Fitriani Mochammad Farkhan Muhammad Rakha Muhammad Ridha Nazara, Elvin Meiwati Neni Hermita Nopendri Nopendri Nor Fatihah Ismail Nur Asiah Nurwijayanti Oraple, Ezri Trivena Pandapotan, Boris Yosua Prawinata See, Richardo Putra Yansen, Eka Rahmadian Yuliendi, Rangga Ramalia Noratama Putri Ria Asrina Marza Rianda, Gilang Rifqa Gusmida Syahrun Barokah Rio Asikin Rio Rokhima, Nur Roni Sanjaya Ryan Syahputra, Ryan Syahputra Salama A. Mostafa Sardius, Sardius Setiawan, Laurensius Rendi Siddik, M. Sirait, Andrio Pratama Sirvan, Sirvan Sri Tatminingsih Steven Owen Sukabul, Ahmad Suliana Supriati, Amelia Suroyo Suroyo Suroyo Tavip, Achmad Ummi Sri Rahmadhani Wicaksono, Mahfuzan Hadi Wijaya, Tommy Tanu Wilda Susanti Yuli Astuti Yulianti, Deni Yusnita Rahayu Zetra Hainul Putra Zeva Adi Fianto Zirawani Baharum Zirawani Baharum