Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Media Pembelajaran WARTOP (Wayang Karakter Tokoh Pahlawan) Untuk Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang Setiani, Puspita Pebri
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 1, No 2 (2018): Buku Teks Sejarah dan Sejarah Indonesia
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.135 KB) | DOI: 10.17509/historia.v1i2.9749

Abstract

WARTOP (Wayang Karakter Tokoh Pahlawan) untuk mata kuliah pada jurusan sejarah dan sosiologi adalah sebuah media yang belum ada dan perlu dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pengembangan WARTOP (Wayang Karakter Tokoh Pahlawan) dengan model ADDIE pada mata kuliah Sejarah Kontemporer Indonesia semester 5 di IKIP BUDI UTOMO MALANG tahun ajaran 2016/2017 serta menjadi media sejarah yang efektif, inovatif, kreatif dan menyenangkan dalam menumbuhkan dan meningkatkan rasa nasionalisme. Disamping itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas hasil pengembangan WARTOP (Wayang Karakter Tokoh Pahlawan) dengan model ADDIE pada mata kuliah Sejarah Kontemporer Indonesia semester 5 di IKIP BUDI UTOMO MALANG tahun ajaran 2016/2017, menurut review ahli, uji coba perorangan, uji coba kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Adapun subjek validasi terdiri dari seorang ahli isi mata kuliah, seorang ahli media pembelajaran, seorang ahli desain pembelajaran, 7 mahasiswa untuk uji coba perorangan, 14 mahasiswa untuk uji coba kelompok kecil dan 40 mahasiswa untuk uji coba lapangan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah pencatatan dokumen dan angket. Teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah sebuah WARTOP (Wayang Karakter Tokoh Pahlawan) yang dikembangkan berdasarkan desain (storyboard) yang di rancang. Validitas WARTOP (Wayang Karakter Tokoh Pahlawan) adalah: (1) menurut review ahli isi mata kuliah menunjukkan kategori baik (92%) , (2) menurut review ahli desain pembelajaran berada pada kategori baik (88%), (3) menurut review ahli media pembelajaran menunjukkan kategori baik (86%), (4) berdasarkan hasil uji coba perorangan menunjukkan kategori baik (83%), (5) berdasarkan uji coba kelompok kecil berada pada kategori baik (82%), (6) berdasarkan uji coba lapangan menunjukkan kategori baik (81%). dengan demikian WARTOP (Wayang Karakter Tokoh Pahlawan) ini tidak perlu di revisi dan dapat digunakan untuk penelitian lebih lanjut.
Pengembangan Video Pembelajaran Screencast-o-matic (SOM) Berbasis Problem Based Learning (Pbl) Pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Di Ikip Budi Utomo Malang Khotimah, Khusnul; Setiani, Puspita Pebri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v6.n1.2021.pp35-45

Abstract

Pengembangan video pembelajaran menggunakan media aplikasi screencast-o-matic adalah penelitian yang mengembangkan materi perkuliahan secara daring yang mengkombinasi antara visual, dan audio visual dengan mengunakan model pembelajaran berdasarkan masalah. Tujuan pengembangan video pembelajaran yakni untuk memudahkan mahasiswa dalam memahami materi dan  meningkatkan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. Model pengembangan produk menggunakan model Research Development (RD) dari Borg and Gall. Produk pengembangan video pembelajaran diuji melalui evaluasi ahli, uji coba dan uji lapangan. Evaluasi ahli dilakukan oleh ahli pembelajaran, desain media dan meteri. Instrumen pengumpul data yang digunakan dalam pengembangan adalah angket. Teknik analisis yang digunakan dalam pengembangan adalah analisis deskriptif kuantitatif berupa persentase dan rata-rata. Hasil evaluasi produk pada ahli pembelajaran menunjukkan kategori baik (82%), ahli desain media menunjukkan kategori baik (86%), ahli materi menunjukkan kategori baik (90%). Pada uji coba yang dilakukan menghasilkan skor  92% dengan kategori baik dan pada uji lapangan menghasilkan skor penilaian 89% dengan kategori baik, dengan demikian produk berupa video pembelajaran screencast-o-matic ini dapat digunakan dalam pembelajaran dan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut.The development of instructional videos using the screencast-o-matic application media is a study that develops online lecture materials that combine visual and audio-visual using a problem-based learning model. The purpose of developing instructional videos is to make it easier for students to understand the material and improve students' higher order thinking. The product development model uses Research Development Model (RD) from Borg and Gall. Products are tested through expert judgment, trials and field trials. Expert judgment consists of aspects of learning, media design and materials. The data collection instrument used in this development was a questionnaire. The analysis technique used is the percentage and average. The results of expert assessment are 1) the learning aspect shows a good category (82%), 2) the media design aspect shows a good category (86%), 3) the material aspect shows a good category (90%). In the trials conducted, the score was 92% in good category. Based on the field test results in an assessment score of 89% with a good category. based on the results of product trials, this learning video cannot be used in learning and further research can be carried out.
Sosialisasi Budaya Anti Bullying Berbasis Interaksi Sosial di SMP Dharma Wanita 02 Wajak Melalui Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) Lenti, Fabianus Aksa; Randem, Memo; Nugroho, Riki Andriyanto; Setiani, Puspita Pebri; Amrullah, Haris; Muliyono, Nurwakhid
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/mpgj4p36

Abstract

Bullying merupakan penyalahgunaan kekuasaan atau kekuatan yang dimiliki untuk menyakiti atau menindas orang lain dengan sengaja sehingga korban menjadi tertekan, trauma, dan tidak berdaya. Bullying identik dengan intimidasi dengan berbagai bentuk dari pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah sehingga menimbulkan dampak negatif terhadap pihak yang lebih lemah. Sosialisasi budaya anti bullying berbasis interaksi sosial di SMP Dharma Wanita 02 Wajak melalui program (PMBP). Tujuan adalah untuk menambah wawasan siswa mengenai Anti Bullying Berbasis Interaksi Sosial, dalam menciptakan pendidikan anti-bullying memerlukan upaya nyata dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak.  Kegiatan ini meliputi: 1) pemberian materi, 2) melakukan diskusi secara bersama, 3) memberikan gambar hasil bullying. Hasil kegiatan PMBP memberikan ilmu pengatahuan kepada peserta didik arti penting nya stop bullying serta dampak terhadap korban
Penyuluhan Dan Pelatihan Adaptasi Teknologi Dengan Materi Sejarah Kecamatan Pujon Kepada Siswa Kelas IX MTs Miftahul Ulum Pujon Prayogi, Sinta; izza, ismatul; Sa'dana, Kusuma; Khotimah, Khusnul; Setiani, Puspita Pebri; Arsyad, Muhammad Naharuddin
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/m9xjhw94

Abstract

Pembelajaran sejarah sering dianggap sebagai suatu materi yang membosankan dan rumit, karena membutuhkan tingkat pemahaman dan ingatan yang lebih kuat. Namun, di zaman modern yang maju ini semua akan lebih mudah jika kita dapat memanfaatkan teknologi dengan baik. Perkembangan teknologi sangat membantu manusia dalam berbagai aspek kehidupan karena teknologi bisa diterapkan dalam aspek apapun seperti aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan. Pendidikan saat ini sudah banyak memanfaatkan teknologi yang ada. Materi-materi yang sebelumnya dianggap rumit dapat disampaikan dan dipahami dengan baik oleh peserta didik jika guru dapat mengkolaborasikan materi dan teknologi dengan baik. Penerapan teknologi sudah mulai dijalankan di berbagai sekolah salah satunya di MTs Miftahul Ulum Pujon. Akan tetapi proses penerapan teknologi tersebut masih terhambat oleh terbatasnya media teknologi dan tenaga pendidik yang bisa membantu siswa dalam upaya adaptasi teknologi sepenuhnya. Untuk itu salah satu kelompok mahasiswa Pengabdian Masyarakat Berbasis Potensi (PMBP) Universitas Insan Budi Utomo Malang memberikan penyuluhan dan pelatihan adaptasi teknologi kepada siswa kelas IX MTs Miftahul Ulum Pujon agar bisa memahami materi sejarah dengan bantuan teknologi (laptop). Pelaksanaan PMBP ini menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, praktik mandiri, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan untuk melihat sejauh mana siswa peka terhadap teknologi setelah dilakukannya pelatihan dan penyuluhan adaptasi teknologi
Peran Kompetensi Sosial Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Sejarah Siswa SMK Prajnaparamita Malang Notian; Arsyad, Muhammad Naharuddin; Setiani, Puspita Pebri
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.1894

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam meningkatkan motivasi belajar sejarah siswa, menganalisis peran kompetensi sosial guru dalam meningkatkan motivasi belajar, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa di SMK Prajnaparamita Malang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada kelas 10 Perhotelan dan 4 guru sejarah di SMK Prajnaparamita Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala berupa perbedaan zaman dan karakter siswa yang beragam dan tantangan dalam menghubungkan materi teoritis dengan kebutuhan praktis siswa. Peran kompetensi sosial guru, meliputi kemampuan berkomunikasi, empati, dan membangun hubungan interpersonal yang positif, sangat penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Guru yang mampu mempersiapkan siswa dengan orientasi pembelajaran interaktif serta menyesuaikan metode dengan karakter siswa berhasil meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa secara signifikan. Selain itu, faktor internal seperti minat dan kepercayaan diri siswa, serta faktor eksternal seperti dukungan guru, orang tua, dan lingkungan belajar ikut memengaruhi motivasi belajar siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan kompetensi sosial guru adalah kunci utama dalam meningkatkan motivasi belajar sejarah yang berdampak positif pada hasil belajar siswa.
Pengembangan Media Pembelajaran Sejarah Lokal Candi Jawi Berbasis Video Vlog Untuk Memperkuat Wawasan Siswa Di SMP PGRI 08 MALANG Szulfi Muchammad Syahid; Bashofi, Ferdinan; Setiani, Puspita Pebri
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v4i4.2126

Abstract

Penelitian ini berupaya membuat alat pembelajaran sejarah lokal berupa video vlog tentang Candi Jawi untuk siswa SMP PGRI 08 Malang. Media vlog dipilih karena menggabungkan suara dan gambar yang menarik serta interaktif, sehingga dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap sejarah lokal. Metode penelitian menggunakan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Video vlog yang dibuat menyajikan informasi sejarah Candi Jawi secara kreatif dan mendorong siswa aktif belajar dengan membuat dan menonton vlog tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media vlog efektif meningkatkan minat belajar, pemahaman sejarah, serta rasa cinta dan kesadaran budaya lokal. Media ini juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan sesuai dengan karakter siswa yang terbiasa menggunakan gadget. Jadi, video vlog bisa menjadi alternatif media pembelajaran sejarah yang inovatif di SMP.
BAGAIMANA DINAMIKA TRADISI "MBUAK BALAK" DALAM MANTENAN JAWA DI DESA TIRTOMARTANI? Firnanda, Fani Irma; Setiani, Puspita Pebri; Sunuyeko, Nurcholis; Badar, Ali
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 8 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v8i1.4680

Abstract

Salah satu tradisi yang masih dijumpai di Desa Tirtomarto salah satunya adalah tradisi membuang ayam atau orang jawa menyebut mbuak balak, tradisi ini dilaksanakan saat iring-iringan pengantin dari rumah pengantin pria ke pengantin perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang tradisi mbuak balak dan untuk mengetahui perkembangan atau dinamika dalam tradisi mbuak balak di Desa Tirtomarto. Penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif Deskriptif penelitian menggunakan jenis penelitian lapangan yang mempelajari fenomena di lingkungan secara langsung kehidupan masyarakat yang masih melaksanakan tradisi ini. Teknik pengumpulan data menggunakan data primer data yang diperoleh dari lapangan, dengan wawancara kepada para sesepuh, dan tokoh agama serta beberapa masyarakat yang pernah melakukan tradisi mbuak balak. Sumber data sekunder diperoleh dari jurnal, artikel ilmiah, dan buku-buku. Hasil penelitian ini menunjukkan Tradisi mbuak balak yang ada di Desa Tirtomarto memang tidak mengalami dinamika atau perubahan dari mulai prosesi, makna tidak ada perubahan dari dulu sampai sekarang tetap sama asli dari budaya nenek moyang. Meskipun tradisi ini sedikit bertentangan dengan syariat agama tetapi tradisi ini patut dilestarikan untuk perkembangan kearifan lokal serta budaya yang ada
Pengembangan Video Pembelajaran Screencast-o-matic (SOM) Berbasis Problem Based Learning (Pbl) Pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Di Ikip Budi Utomo Malang Khotimah, Khusnul; Setiani, Puspita Pebri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6 No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jpk.v6i1.3179

Abstract

Pengembangan video pembelajaran menggunakan media aplikasi screencast-o-matic adalah penelitian yang mengembangkan materi perkuliahan secara daring yang mengkombinasi antara visual, dan audio visual dengan mengunakan model pembelajaran berdasarkan masalah. Tujuan pengembangan video pembelajaran yakni untuk memudahkan mahasiswa dalam memahami materi dan  meningkatkan berpikir tingkat tinggi mahasiswa. Model pengembangan produk menggunakan model Research & Development (R&D) dari Borg and Gall. Produk pengembangan video pembelajaran diuji melalui evaluasi ahli, uji coba dan uji lapangan. Evaluasi ahli dilakukan oleh ahli pembelajaran, desain media dan meteri. Instrumen pengumpul data yang digunakan dalam pengembangan adalah angket. Teknik analisis yang digunakan dalam pengembangan adalah analisis deskriptif kuantitatif berupa persentase dan rata-rata. Hasil evaluasi produk pada ahli pembelajaran menunjukkan kategori baik (82%), ahli desain media menunjukkan kategori baik (86%), ahli materi menunjukkan kategori baik (90%). Pada uji coba yang dilakukan menghasilkan skor  92% dengan kategori baik dan pada uji lapangan menghasilkan skor penilaian 89% dengan kategori baik, dengan demikian produk berupa video pembelajaran screencast-o-matic ini dapat digunakan dalam pembelajaran dan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut.The development of instructional videos using the screencast-o-matic application media is a study that develops online lecture materials that combine visual and audio-visual using a problem-based learning model. The purpose of developing instructional videos is to make it easier for students to understand the material and improve students' higher order thinking. The product development model uses Research & Development Model (R&D) from Borg and Gall. Products are tested through expert judgment, trials and field trials. Expert judgment consists of aspects of learning, media design and materials. The data collection instrument used in this development was a questionnaire. The analysis technique used is the percentage and average. The results of expert assessment are 1) the learning aspect shows a good category (82%), 2) the media design aspect shows a good category (86%), 3) the material aspect shows a good category (90%). In the trials conducted, the score was 92% in good category. Based on the field test results in an assessment score of 89% with a good category. based on the results of product trials, this learning video cannot be used in learning and further research can be carried out.
Development of Evernoted Learning Media Center as Learning Innovation and Assistive Technology for People with Disabilities Novariyanto, Rizki Agung; Utami, Prihma Sinta; Bashofi, Ferdinan; Rahadian, Septa; Setiani, Puspita Pebri; Firdausi, Faizah Ulumi; Sunuyeko, Nurcholis
JTP - Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 26 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jtp.v26i3.49654

Abstract

The development of Evernoted Learning Media Center aims to introduce inclusive learning innovations for people with disabilities. This study presents the design and implementation of an Evernoted-based learning platform with accessibility features. Employing the Research and Development (R&D) method, a need analysis was initially conducted through interviews with teachers and principals at three Special Needs Schools (SLB/Sekolah Luar Biasa) in Malang City. The analysis results were used to design an appropriate Evernoted Learning Media Center design. The platform incorporates accessibility features, including alternative text, contrast settings, and layer readers. Findings revealed that Evernoted could be configured into an effective learning medium, offering flexibility, personalization, and ease of  users access with various types of disabilities, especially deaf people. The analysis results demonstrated that Evernoted Learning Media Center could be an effective alternative for meeting the varied learning needs of students with disabilities, particularly deaf people, through two versions: an augmented reality (AR)-based Android application and a virtual tour-based website. Validation results indicated the platform’s feasibility at 83.17%, categorizing it as very feasible to be tested on students with disabilities.
Community Empowerment in Social Capital Perspective (Study on Kalianget Salt Farmer Group in Sumenep Regency) Yuliastina, Roos; Isyanto, Isyanto; Setiani, Puspita Pebri
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 3 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i3.803

Abstract

Community empowerment is an alternative development paradigm that aims to empower society and foster independence. From the perspective of social capital development, it can increase community empowerment. Social capital can increase a sense of ownership and trust within the community. A sense of trust and ownership among community members can ensure sustainable development. The research method used qualitative methods. Data collection techniques used observation and interviews. There were seven informants: four coastal residents from Karanganyar village and four from Pinggirpapas village, Kalianget subdistrict, Sumenep Regency. The results of the research showed that three dimensions of social capital, including (1) Networks or ties, (2) Trust, and (3) Values and Norms. The explanation of the three elements of social capital includes (1) Social Network, a pattern of exchange interactions based on the principle of benefit or advantage; (2) Community Trust, communities or groups unite and contribute to each other; (3) Values and Norms: general standards regarding individual behavior and attitudes related to social life in society. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 11: Sustainable Cities and CommunitiesSDG 17: Partnership for the Goals